RENCANA STRATEGIS
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT TAHUN 2016-2020
LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAKARTA
SEPTEMBER 2016
iv
DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL ………. i
LEMBAR PENGESAHAN ………
KATA PENGANTAR ………
ii iii
DAFTAR ISI ………… ……….. iv
BAB I PENDAHULUAN .………. 1
1.1. Dasar Pemikiran ……….
1.2. Arah Kebijakan Renstra Pengabdian kepada Masyarakat ..…..……
1.3. Rencana Strategis Pengabdian kepada Masyarakat ………..…
1 2 2 BAB II LANDASAN PENGEMBANGAN PkM PERGURUAN TINGGI ….. 4
2.1. Visi dan Misi UPN “Veteran” Jakarta ……….
2.2. Visi dan Misi LPPM UPN “Veteran” Jakarta ………..
2.3. Analisis Situasi ……….
2.4. Analisis SWOT ……….
4 4 5 6 BAB III GARIS BESAR RENCANA STRATEGIS UPN “Veteran” Jakarta ….. 9
3.1. Tujuan dan Sasaran ……….
3.2. Strategi dan Kebijakan Unit Kerja ………
9 9 BAB IV PROGRAM KEGIATAN DAN INDIKATOR KINERJA ..…………...
4.1. Program dan Jenis Kegiatan PkM ………
4.2. Rencana Program 2016-2020 ………
11 11 11 BAB V POLA PELAKSANAAN, PEMANTAUAN, EVALUASI DAN
DISEMINASI ……….. 18
BAB VI PENUTUP ………... 21
1 BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Dasar Pemikiran
Sebagai dasar pertimbangan dan pemikiran Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UPN “Veteran” Jakarta dalam hal menyusun RENSTRA Pengabdian kepada Masyarakat 2016-2020 adalah:
1. Pasal 20 ayat (2) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa Perguruan Tinggi berkewajiban menyelenggarakan Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat.
2. Pasal 60 huruf (a) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen menyatakan bahwa dalam melaksanakan tugas keprofesionalan, dosen berkewajiban melaksnakan Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat.
3. Pasal 47 ayat (1) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi menyatakan bahwa “Pengabdian kepada Masyarakat didefinisikan sebagai kegiatan Sivitas Akademika dalam mengamalkan dan membudayakan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa”.
4. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 120 Tahun 2014 tentang Pendirian Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta sebagai Perguruan Tinggi Negeri Dengan Identitas Bela Negara.
5. Pasal 62 ayat (2) Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi menyatakan bahwa Perguruan Tinggi wajib memiliki rencana strategis pengabdian kepada masyarakat yang merupakan bagian dari rencana strategis Perguruan Tinggi.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”
Jakarta menyusun sasaran, strategi, dan kebijakan sampai dengan tahun 2020 yang dituangkan dalam Rencana Strategis Pengabdian kepada Masyarakat (Renstra PkM) 2016- 2020. Renstra ini merupakan arah kebijakan dan pengambilan keputusan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat di UPN “Veteran” Jakarta. Renstra ini disusun melalui
2 pengkajian yang mendalam dan mengacu pada Visi UPN “Veteran” Jakarta, yaitu “Menuju Perguruan Tinggi Badan Hukum, Inovatif, Berdaya Saing yang Beridentitas Bela Negara Tahun 2025”.
1.2. Arah Kebijakan Renstra Pengabdian kepada Masyarakat
Arah kebijakan Renstra PkM LPPM UPN “Veteran” Jakarta mengacu kepada kebijakan Renstra Kemenristekdikti, dimana tujuannya adalah menyejahterakan dan mencerdaskan masyarakat seutuhnya serta sasarannya adalah: (1) meningkatkan kesejahteraan, kesehatan dan pendidikan masyarakat (IPM), (2) meningkatkan pelibatan dosen dalam pengabdian kepada masyarakat, dan (3) meningkatkan daya saing bangsa.
Untuk itu di dalam menetapkan agenda pengabdian, arah dan kebijakan pengelolaan Pengabdian kepada Masyarakat Unggulan UPN “Veteran” Jakarta dirumuskan sebagai berikut:
1. Merumuskan dan menetapkan program dan kegiatan dibidang kesejahteraan, kesehatan dan pendidikan masyarakat, dalam meningkatkan sistem pemberdayaan civitas akademika untuk terwujudnya atmosfir akademik yang kondusif.
2. Menetapkan standar kebijakan dan kegiatan keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai daya saing.
3. Menetapkan arah kebijakan di dalam pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan nilai jual pasar.
1.3. Rencana Strategis Pengabdian Kepada Masyarakat
Rencana strategis (Renstra) Pengabdian kepada Masyarakat adalah arah kebijakan dalam pengelolaan Pengabdian kepada Masyarakat Institusi dalam jangka waktu tertentu.
Renstra Pengabdian kepada Masyarakat UPN “Veteran” Jakarta yang dibuat untuk jangka waktu 5 (lima) tahun sebagai dokumen formal yang mengacu pada Statuta, Rencana Strategis UPN “Veteran” Jakarta. Rencana Induk Pengembangan dan Visi-Misi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPN “Veteran” Jakarta.
Renstra Pengabdian Kepada Masyarakat UPN “Veteran” Jakarta disusun mengacu pada prioritas Riset Nasional Kemenristekdikti 2015-2019, yang terdiri atas bidang fokus:
(1) Kesehatan dan Obat-obatan, (2) Rekayasa dan Energi, (3) Sosial, Ekonomi dan
3 Humaniora, (4) Teknologi Informasi dan Komunikasi, (5) Teknologi dan Manajemen Transportasi, dan (6) Teknologi Pertahanan dan Keamanan.
4 BAB II
LANDASAN PENGEMBANGAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PERGURUAN TINGGI
2.1. Visi dan Misi UPN “Veteran” Jakarta
Visi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta yang menjadi target capaian adalah “Menuju Perguruan Tinggi Badan Hukum, Inovatif, Berdaya Saing yang Beridentitas Bela Negara Tahun 2025”.
Sesuai dengan visi tersebut diatas, UPN “Veteran” Jakarta menetapkan misi sebagai berikut:
1. Meningkatkan kualitas SDM dan membentuk pemimpin visioner yang mampu menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing.
2. Menerapkan sistem manajemen yang transparan dan akuntabel dalam merumuskan strategic action plan jangka menengah dan panjang.
3. Menyiapkan infrastruktur sarana dan prasarana serta anggaran.
4. Mewujudkan budaya organisasi dan budaya mutu dengan menerapkan sistem audit dan manajemen resiko yang kredibel.
5. Melaksanakan tridharma perguruan tinggi dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.
2.2. Visi dan Misi LPPM UPN “Veteran” Jakarta
Sesuai dengan Visi dan Misi UPN “Veteran” Jakarta, LPPM UPN “Veteran” Jakarta memiliki visi adalah “Menjadi Lembaga yang memiliki komitmen terhadap penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang Berdaya Saing di tingkat nasional dan internasional yang Beridentitas Bela Negara”.
Sesuai dengan visi tersebut diatas, LPPM UPN “Veteran” Jakarta menetapkan misi sebagai berikut:
1. Menyelenggarakan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk menghasilkan invensi dan inovasi yang memiliki daya saing.
2. Menyelenggarakan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk mengimplementasikan visi UPN “Veteran” Jakarta.
5 3. Menyelenggarakan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk pengembangan sumberdaya manusia sesuai prioritas pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi.
4. Mendorong dan membantu penyelenggaraan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di wilayah perbatasan, daerah-daerah terpencil, tertinggal, dan pulau terluar.
5. Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap setiap kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
6. Mendorong publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta perolehan HKI.
2.3. Analisis Situasi
Saat ini LPPM UPN “Veteran” Jakarta telah melaksanakan salah satu Tridharma PT yaitu kegiatan PkM dan telah bekerjasama dengan Pemerintahan Daerah Kota Depok, Pemerintahan Daerah Kabupaten Pandeglang dan Pemerintahan Daerah Kabupaten Bogor.
Kerjasama dengan ketiga Pemerintahan Daerah tersebut masih berjalan sampai dengan sekarang. Selain ketiga Pemda LPPM UPN “Veteran” Jakarta pernah melakukan PkM di wilayah pulau terluar dan wilayah perbatasan, yaitu di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik Jawa Timur dan Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat. Selain itu, setiap tahun selalu terlibat atau ikut serta dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh Mako TNI melalui kegiatan Latihan Intregrasi Taruna Dewasa Nusantara (Lasitardanus).
Rekapitulasi kegiatan program Pengabdian kepada Masyarakat dari tahun 2013 sampai 2015, dimana kegiatan PkM seperti terlihat pada gambar 2.1 memperlihatkan aktivitas dosen dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengalami penurunan.
Gambar 2.1. Data Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat
6 Jumlah usulan proposal yang masuk pada tahun 2013 hanya dapat didanai sebanyak 32 judul dengan sebesar dana sebesar Rp. 182.126.000, tetapi ditahun 2014 jumlah usulan proposal, yang didanai hanya sebanyak 16 judul proposal dengan jumlah dana sebesar Rp.
96.510.250, penuruan tersebut terlihat terus menurun hingga tahun 2015, dimana hanya 12 judul proposal yang didanai dengan jumlah dana sebesar Rp. 80.830.000.
Pecapaian pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat terus menurun, hal ini disebabkan karena jumlah proposal yang diajukan hanya beberapa fakultas, sedangkan beberapa fakultas lain melaksanakan PkM dengan menggunakan dana mandiri atau disponsori oleh instansi lainnya, sehingga tidak terdatanya laporan PkM di LPPM. Untuk itu dimasa yang akan datang UPN “Veteran” Jakarta perlu melakukan koordinasi antara Fakultas dan LPPM sesuai OTK yang telah disahkan oleh Menteri Aparatur Negara (MenPAN). Upaya meningkatkan kuantitas dan kualitas pengabdian kepada masyarakat perlu adanya dorongan untuk memberikan motivasi kepada para dosen dengan menggunakan dana internal PT, dana Hibah atau dana program kerjasama antara UPN
“Veteran” Jakarta dengan instansi terkait, sehingga dapat memenuhi capaian yang sudah ditetapkan.
Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dibawah koordinasi LPPM UPN “Veteran” Jakarta pada tahun 2013 dilaksanakan di kecamatan Kaduhejo kabupaten Pandeglang dengan 5 Desa yang diikuti oleh 50 orang mahasiswa yang merupakan wakil dari 7 fakultas di UPNVJ, selanjutnya di tahun 2014 pelaksanaan KKN dilaksanakan di kecamatan Mandalawangi kabupaten Pandeglang di 5 Desa dan diikuti oleh 50 orang mahasiswa yang merupakan wakil dari semua fakultas di UPNVJ. Kemudian ditahun 2015 KKN dilaksanakan dikecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang di 7 Desa dengan jumlah mahasiswa yang mengikuti program ini sebanyak 100 orang mahasiswa. Dengan adanya pelaksanaan KKN yang diikuti oleh mahasiswa dan DPL merupakan pencetus pelaksanaan pengabdian pada masyarakat di desa- desa tersebut.
2.4. Analisis SWOT
Dalam rangka untuk mengetahui keberadaan dan kinerja LPPM UPN “Veteran”
Jakarta maka digunakanlah analisis SWOT. Analisa SWOT terdiri atas faktor internal yaitu
7 kekuatan (Strengths) dan kelemahan (Weaknessess) dan faktor eksternal yaitu peluang (opportunities) dan ancaman (Threats). Adapun hasil pengamatan maka data yang didapatkan untuk analisis SWOT sebagai berikut:
1. Kekuatan
a. Komitmen dan kebijakan pimpinan UPN “Veteran” Jakarta di bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.
b. Keberadaan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang ditetapkan oleh OTK.
c. Kualitas pendidikan dan pengajaran yang meningkat ditandai dengan banyaknya program studi yang akreditasinya membaik, kepangkatan akademik meningkat, dan jumlah sertifikasi akademik dosen yang semakin membaik.
d. Adanya kerjasama dengan berbagai instansi di tingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi.
e. Keberadaan UPN “Veteran” Jakarta secara geografis sangat menguntungkan.
f. Jumlah mahasiswa dan dosen yang bertambah sejalan dengan rasio dosen dan mahasiswa.
2. Kelemahan
a. Pengabdian kepada masyarakat masih dilakukan oleh dosen dengan jabatan akademik masih rendah.
b. Kuantitas dan kualitas kegiatan Penelitian dan PkM masih belum optimal
c. Inventarisasi dan tindak lanjut hasil pengabdian kepada masyarakat dosen dan mahasiswa masih terbatas
d. Ketrampilan dosen dalam mengakses hibah Penelitian dan PkM eksternal masih perlu ditingkatkan
e. Penataan beban kerja dosen, sebagai pengajar dan peneliti/pengabdi belum sesuai dengan tugas pokok dosen, dosen hanya fokus pada pendidikan/pengajaran saja.
f. MoU belum ditindakanjuti dengan kegiatan atau pelaksanaan secara berkesinambungan.
g. Kegiatan PkM masih perlu ditata dengan perencanaan yang tepat sasaran.
3. Peluang
a. Ketersedianya sumber dana yang dialokasikan untuk kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat meningkat.
8 b. Potensi jaringan kerjasama/MoU dalam pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat
masih terbuka peluang.
c. Potensi kearifan lokal di daerah cukup besar 4. Ancaman
a. Masih terjadinya perubahan di tingkat nasional.
b. Kompetisi dengan Perguruan Tinggi lain, sebagai konsekuensi peraturan dan kebijakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat nasional
c. Peningkatan kuantitas dan kualitas dari kompetitor dalam/luar negeri dengan kualifikasi kompetitif
d. Keharusan mematuhi sistem manajemen ISO yang telah ditetapkan e. Perkembangan dan kemajuan perguruan tinggi lain
f. Adanya klaim wilayah desa mitra dari perguruan tinggi lain
g. Masih adanya masyarakat yang belum bisa menerima pelaksanaan PkM.
O S
1. Ketersediaan sumber dana 2. Potensi jaringan
kerjasama cukup banyak 3. Potensi kearifan local
daerah cukup besar
1. Komitmen pimpinan 2. Kualitas SDM meningkat 3. Adanya kerjasama
4. Letak geografis menguntungkan 5. Jumlah mahasiswa dan Dosen
meningkat 1. Target luaran masih rendah
2. Kinerja dosen masih bertumpu pada bidang pendidikan dan pengajaran 3. MOU belum di
tindaklanjuti secara maksimal
4. Rendahnya pengabdian kepada masyarakat yang berdasarkan hasil penelitian.
1. Kompetisi untuk mendapatkan dana hibah sangat tinggi 2. Dinamika perubahan peraturan 3. Perkembangan kemajuan PT lain 4. Adanya klaim desa mitra
5. Masih adanya masyarakat yang belum dapat menerima program pengabdian kepada masyarakat.
W T
Gambar 2.2. Analisis SWOT
SWOT
9 BAB III
GARIS BESAR RENCANA STRATEGIS UPN “VETERAN” JAKARTA
3.1. Tujuan dan Sasaran
Secara umum tujuan dan sasaran Renstra Pengabdian kepada Masyarakat LPPM UPN Veteran Jakarta adalah menerapkan pemikiran logis, kritis dan sistematis serta inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai dengan bidang keahlian. Adapun tujuan dan sasaran Renstra sebagai berikut:
1. Meningkatnya pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat
2. Meningkatkan kualitas dan kuantitas topik dari pengabdian kepada masyarakat berbasis riset di kalangan UPN Veteran Jakarta
3. Meningkatkan publikasi hasil pengabdian kepada masyarakat pada jurnal-jurnal ilmiah jurnal nasional.
4. Meningkatkan jumlah produk dan teknologi tepat guna yang dihasilkan untuk diimplementasikan di masyarakat.
5. Meningkatkan jumlah produk dan teknologi tepat guna hasil pengabdian kepada masyarakat yang memperoleh HKI
6. Mengupayakan LPPM UPN Veteran Jakarta memiliki jurnal pengabdian kepada masyarakat
3.2. Strategi dan Kebijakan Unit Kerja
Pengabdian kepada Masyarakat UPN “Veteran” Jakarta ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan budaya penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, mendorong, menyiapkan dan menjalankan program pengabdian kepada masyarakat, serta memberikan fasilitasi bagi para dosen.
Sesuai dengan peta strategi pengembangan, maka strategi pengembangan di LPPM UPN “Veteran” Jakarta, terdiri atas:
10 1. Membangun pusat-pusat pengabdian kepada masyarakat berskala nasional dan berbasis kearifan lokal yang mampu memenuhi serta memberikan solusi masalah yang dibutuhkan masyarakat
2. Mengembangkan sistem manajemen informasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang akseptabel dan akurat
3. Meningkatkan sistem penjaminan mutu penelitian dan pengabdian kepada masyarakat;
4. Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas tatakelola keuangan
5. Memperluas kerjasama dengan perguruan tinggi atau lembaga lain yang bermutu melalui berbagai program
6. Mengembangkan riset dan solusi tepat guna untuk menyelesaikan berbagai permasalahan dan tantangan secara keberlanjutan.
11 BAB IV
PROGRAM KEGIATAN DAN INDIKATOR KINERJA
Program dan indikator kinerja LPPM UPN “Veteran” Jakarta periode 2016-2020 telah dirumuskan dan ditetapkan dalam rangka untuk meningkatkan kinerja Pengabdian kepada Masyarakat sebagai berikut.
4.1. Program dan Jenis Kegiatan PPM
Berdasarkan keterpaduan antara Rencana Strategis dan Rencana Operasional UPN Veteran Jakarta maupun Rencana Strategis dan Rencana Operasional LPPM UPN Veteran Jakarta maka disusunlah Kebijakan Strategis, Program Kegiatan dan Indikator Kinerja yang diterjemahkan ke dalam agenda tahunan sebagai berikut :
Analisis SWOT menunjukkan bahwa LPPM memiliki kondisi yang memadai dan dapat ditingkatkan. Untuk itu dengan mengacu dan mengevaluasi data SWOT maka ditetapkan strategi yang dipergunakan untuk meningkatkan kinerja LPPM periode 2016- 2020 antara lain:
1. Peningkatan kualitas dan kuantitas serta motivasi SDM untuk melakukan PkM.
2. Pengembangan Prasarana dan Sarana
3. Pembenahan organisasi yang beorientasi pada desentralisasi
4. Pengembangan jaringan kerjasama dengan Asosiation Business Goverment (ABG) 5. Peningkatan jumlah perolehan dana pengabdian kepada masyarakat
4.2. Rencana Program 2016-2020
1. Pemberdayaan SDM sebagai motivator untuk pengembangan kelompok abdimas 2. Mengembangkan pusat-pusat layanan
3. Meningkatkan kerjasama dengan berbagai mitradi tingkat regional dan nasional 4. Meningkatkan jumlah desiminasi / publikasi di tingkat nasional dan internasional 5. Meningkatkan budaya kompetensi abdimas berbasis penelitian
6. Mensinergikan hasil abdimas ke dalam bahan ajar / silabus / modul 7. Memaksimalkan koordinasi antara LPPM dengan Fakultas
12 8. Membangun dan mengembangkan terciptanya inovasi teknologi untuk mendorong
nawacita
Pemetaan Aktivitas dari Isu prioritas LPPM PkM UPN “Veteran” Jakarta dalam kurun waktu 2016 s/d 2020 dapat dilihat pada tabel 4.1 dibawah ini. Dimana pada table tersebut memperlihatkan isu prioritas, permasalahan prioritas, program dan unit kerja, kemitraan dan sumber dana.
13
Tabel 4.1. MATRIK KEGIATAN 2016-2020 PENETAPAN PROGRAM DAN KEGIATAN PPM UPN VETERAN JAKARTA Isu PrioritasPermasalahan PrioritasSolusi Permasalahan Prioritas
Program dan Jenis Kegiatan KemitraanSumber Dana PTCSRPemdaDiktiSumber Lain Kesehatan dan Obat- obatan
1. Rendahnya kualitas status kesehatan dan gizi masyarakat 2.Angka kejadian penyakit menular tinggi dan tidak menular cenderung meningkat.
1. Meningkatkan status kesehatan dan gizi masyarakat 2. Mempercepat perbaikan gizi masyarakat 3. Meningkatkan pengendalian penyakit menular dan tidak menular
1. Pendidikan kesehatan masyarakat terkait dengan ibu dan anak, remaja dan lanjut usia. 2. Pelatihan pembuatan dan pemberian makanan tambahan 3. Pelatihan kader kesehatan di wilayah binaan
Dinas Kesehatan, dan Industri Pangan
√ √ √ √ Rekayasa, Sistem Manufaktur dan Energi
1. Pembangunan ekonomi nasional berbasis maritim (kelautan) belum 1.Peningkatan kemampuan industri maritim dan perkapalan 1. Penerapan / Pelatihan Teknologi Rancang Industri, Pemda, PTN lain
√ √ √ √ √
14
optimal 2. Penggunaan Sumber daya energi baru dan terbarukan belum tersosialisasi kepada masyarakat 2.Penerapan penggunaan energi baru dan terbarukan (biomass, solar panel, wind turbin) 3.Penerapan dan efisiensi bahan bakar alternatif
Bangun Kapal Nelayan 2. Sosialisasi penggunaan energy baru dan terbarukan kepada masyarakat 3. Rancang bangun alat pemanfaatan energy baru dan terbarukan 4. Teknologi pendukung konversi ke bahan bakar Gas/ BBG 5. Desain dan Pemodelan Sistem Manufaktur Sosial, Ekonomi dan Humaniora
1. Rendahnya asset dan produktivitas yang dimiliki Usaha Mikro 2. Jumlah usaha kecil dan 1. Perlu percepatan peningkatan produktivitas UMKM 2. Membangun kehidupan 1. Pelatihan dan Peningkatan Produktivitas dan nilai tambah potensi UMKM Pelaku UMKM, Industri, Pemda
√ √ √ √ √
15
menengah yang rendah 3. Rendah mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara 4. Kurangnya pemahaman terhadap nilai dan norma kebangsaan 5. Rendahnya pemahaman kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak
masyarakat berdasarkan Pancasila / Bela Negara 3. Melakukan internalisasi Nilai, Norma dan etika kebangsaan 4. Meningkatkan pemahaman kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak
2. Sosialisasi Tata Kelola Badan Usaha Milik Desa 3. Sosialisasi bela negara dan pengembangan masyarakat Pengembangan teknologi dan manajemen pulau-pulau terdepan, terpencil dan tertinggal . 4. Sosialisasi kesetaraan dan peningkatan kualitas perempuan serta perlindungan anak Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
1.Rendahnya kontribusi TIK pada produktivitas dan pertumbuhan 1.Peningkatan kontribusi TIK bagi masyarakat local. 2.Pemanfaatan 1.Pelatihan penggunaan TIK bagi masyarakat local Pemda, Industri, LSM√ √ √ √ √
16
ekonomi masyarakat lokal 2.Infrastruktur TIK belum menjangkau wilayah 3T (terdepan, terpencil dan tertinggal) IPTEK bagi pengembangan ekonomi rakyat
2.Pengelolaan sistem informasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) yang meliputi e-government, e-business, e- health, dan industri kreatif; Teknologi dan Manajemen Transportasi
1. Kualitas layanan transportasi masal belum maksimal. 2. Rendahnya kesadaran pengguna transportasi 1. Peningkatan kualitas layanan transportasi masal 2. Meningkatkan kesadaran pengguna transportasi secara aman
1. Pelatihan pelayanan prima/service excellent bagi pengelola transportasi masal. 2. Sosialisasi aturan berkendara secara aman
Pemda, Industri, LSM√ √ √ √ √ Pengemban gan Teknologi Pertahanan dan
1. Tingginya potensi gangguan keamanan yang bersifat multidimensional 1. Meningkatkan kesadaran nasionalisme , kepedulian terhadap 1. Sosialisasi dan penyuluhan teknologi cyber 2. Sosialisasi Pemda, Industri, LSM, Instansi Pemerintah
√ √ √ √ √
17
Keamanan2. Kondisi geografis Indonesia yang luas dan rawan ancaman dari pihak luar 3. Belum tercapainya secara optimal kemandirian teknologi dan Industri pertahanan.
kedaulatan NKRI 2. Meningkatkan pengawasan dan pengamanan lingkungan khususnya diwilayah 3T ( terdepan, terpencil dan tertinggal)
pemahaman tentang pluralisme 3. Workshop tentang kesadaran politik dan pemberantasan jaringan perdagangan dan penggunaan narkoba
18 BAB V
POLA PELAKSANAAN, PEMANTAUAN, EVALUASI DAN DISEMINASI
Pola pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi serta diseminasi program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan LPPM sebagai berikut.
5.1. Pola Pelaksanaan
Pendanaan Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat bersumber dari dana Mandiri Perguruan Tinggi, Hibah DRPM Kemenristekdikti, APBD, Swasta/CSR. Sumber pembiayaan diarahkan pada 3 (tiga) skema yaitu: (1) Setara Iptek bagi Masyarakat (IbM), (2) KKN–PPM, dan (3) Pengabdian bagi Desa Mitra
Target pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen dan mahasiswa di Universitas Pembangunan Nasional ”Veteran”
Jakarta pada periode 2016-2020 terlihat pada tabel 5.1. berikut ini:
Tabel 5.1. Jumlah Capaian Judul Pengabdian kepada Masyarakat No. Uraian 2016 2017 2018 2019 2020
1. Setara IbM 36 80 100 100 100
2. KKN-PPM 2 2 2 4 4
3. Desa Mitra 3 6 9 12 12
Untuk mendukung kegiatan pengabdian berdasarkan Tabel 5.1.diatas dibutuhkan dukungan dana yang bersumber internal dan eksternal. Besaran dana pengabdian kepada masyarakat ditunjukkan pada Tabel 5.2. dibawah ini.
Tabel 5.2. Besaran Pendanaan Pengabdian Kepada Masyarakat
No. Sumber
Pendanaan
Jumlah Pendanaan (x 1.000.000 rupiah) 2016 2017 2018 2019 2020
1. Internal 840 1.075 955 975 1.270
2. Eksternal 0 1.100 1.600 2.750 4.300
Total 840 2.175 2.555 3.725 5.570
19 5.2. Pemantauan dan Evaluasi
Pola pemantauan dan evaluasi Implementasi Renstra PkM yang dilaksanakan oleh LPPM UPN “Veteran” Jakarta berkaitan dengan siklus penjaminan mutu yang dilakukan setiap tahun. Adapun aktivitas/kegiatan pemantauan dilakukan dengan mengikuti tahapan sebagai berikut:
Tabel 5.3. Pola Pemantauan dan Evaluasi Implementasi Renstra PkM
No Parameter Ketersediaan SOP
Ada Tidak
1. Penerimaan Proposal √
2. Klinik Proposal √
3. Rekruetmen Reviewer Internal √
4. Keterlibatan reviewer eksternal dalam seleksi
proposal PkM √
5. Desk evaluasi proposal √
6. Pembahasan proposal √
7. Penetapan Pemenang √
8. Kontrak pengabdian √
9. Monitoring dan evaluasi pengabdian √
10. Seminar hasil pengabdian √
11. Tindak lanjut Pengabdian kepada masyarakat √
12. Tindak Lanjut PkM √
13. Reward √
Setiap pengabdi di UPN “Veteran” Jakarta memperoleh hak yang sama untuk memperoleh pembiayaan sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh Kemenristekdikti RI dan sumber lainnya.
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilakukan oleh UPN
“Veteran Jakarta memiliki dampak secara langsung kepada masyarakat Indonesia yaitu mewujudkan masyarakat yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun regional. Dampak pada masyarakat secara khusus terbagi dalam sembilan bidang yaitu:
1. Bidang Ekonomi: meningkatnya pendapatan keluarga dan kelompok masyarakat melalui kegiatan wirausaha.
2. Bidang Pelestarian Sumber Daya Alam: ketersediaan SDA yang berkelanjutan.
20 3. Bidang Lingkungan Hidup: kelestarian lingkungan hidup.
4. Bidang Pengelolaan Bencana: cepat aksi, dan tepat tanggap bencana.
5. Bidang Politik: meningkatnya partisipasi politik.
6. Bidang Hukum: sadar hukum yang berkeadilan.
7. Bidang Pertahanan dan Keamanan: terwujudnya ketahanan nasional melalui kesadaran bela negara secara optimal.
8. Bidang Kesehatan dan Kesejahteraan Rakyat: meningkatnya derajat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.
9. Bidang Kewilayahan: meningkatnya kesadaran terhadap kedaulatan dan ketahanan wilayah.
5.3. Diseminasi
Hasil kegiatan PkM yang dilaksanakan oleh Dosen dan Mahasiswa diseminasikan dengan cara menyebarluaskan hasil program dalam bentuk:
1. Artikel yang dipublikasikan pada jurnal nasional/prosiding 2. Artikel yang dipublikasikan pada media massa
3. Jasa, metode, model, sistem, produk/barang
4. Pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan wilayah 5. Terbentuknya keamanan dan ketentraman masyarakat
6. Peningkatan mutu perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah
7. Hak kekayaan intelektual (paten, paten sederhana, hak cipta, merek dagang, rahasia dagang, desain produk industri, dan sebagainya)
8. Buku Ajar.
21 BAB VI
PENUTUP
Puji syukur kami ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Rencana Strategis Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pembangunan Nasional
“Veteran” Jakarta telah berhasil disusun sesuai dengan pedoman penyusunan rencana strategis Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat. Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Renstra ini sebagai arah kebijakan program pengabdian kepada masyarakat dilingkungan UPN “Veteran” Jakarta.
Harapan kami bahwa segenap civitas akademika dapat mengejawantahkan 6 bidang fokus yaitu: (1) Kesehatan dan Obat-obatan, (2) Rekayasa, Sistem Manufaktur dan Energi, (3) Sosial, Ekonomi dan Humaniora, (4) Teknologi Informasi dan Komunikasi, (5) Teknologi dan Manajemen Transportasi, dan (6) Teknologi Pertahanan dan Keamanan sehingga tercipta pengabdian kepada masyarakat yang berkualitas dan bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteran dan mencerdaskan masyarakat.
Untuk menjaga keberlanjutan perbaikan mutu (continous improvement) pengabdian kepada masyarakat, kami senantiasa mengevaluasi dan mereview implementasi pelaksanaan program.
Demikian Renstra ini disusun semoga bermanfaat untuk peningkatan mutu dan kemajuan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta.