4.1 Gambaran Umum Obyek Penelitian
4.1.1 Sejarah Perusahaan
Gambar 4.1 Brand Lois Jeans
Sejarah Lois Jeans itu sendiri dimulai pada tahun 50-an pada saat dua bersaudara dari Valencia, Spanyol memulai sebuah usaha pakaian.
Merek Lois Jeans baru lahir pada tahun 1962, yang awalnya dikenal sebagai merek jeans untuk kelas pekerja. Namun tak lama setelah itu Lois Jeans, di bawah naungan perusahaan garmen Saez Moreno Group berkembang sebagai merek jeans dari Eropa yang patut diperhitungkan.
Di luar Spanyol, Inggris dan Perancis adalah dua negara di
kawasan Eropa yang dimana merek Lois Jeans sangat dikenal dan
digemari. Di dua negara pusat mode itulah Lois Jeans membuktikan
kualitasnya sebagai merek jeans berasal dari eropa yang bisa menjadi pilihan produk yang tak kalah dengan jeans merek Amerika.
Tak hanya memproduksi jeans, Lois Jeans senantiasa mengembangkan line produknya. Dengan beragam pilihan tema dan model produk fashion demi menjawab tantangan dan kebutuhan pasar dunia. Kini Lois Jeans dikenal dengan baik dan dijual di seluruh dunia. Serta menjadi merek jeans asal Spanyol dan setara dengan merek jeans lainnya yang berkualitas internasional. Dan hadir di Indonesia dengan lisensi atas nama PT. Inti Garmindo Persada
1.
4.1.2 Profil Perusahaan
PT. Intigarmindo Persada didirikan pada tahun 1972 di Jakarta oleh Bapak H. Abdul Halim. Perusahaan ini berkembang dari bentuk usaha distribusi kain denim menjadi produksi pakaian jadi. PT. Intigarmindo Persada sendiri telah menjadi satu perusahaan Garment terkemuka di Indonesia sejak tahun 1978.
PT. Intigarmindo Persada Jakarta merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri garment yang memproduksi pakaian jadi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tersebut. Hasil produksi perusahaan ini berupa pakaian jadi yang bahan bakunya berjenis denim atau yang lebih dikenal blue jeans. Adapun jenis pakaian yang dihasilkan yaitu celana panjang, celana pendek, jaket jeans, rok jeans, dan produk lain yang terbuat dari bahan jeans.
1 Diakses pada tanggal 07 Oktober 2012 dari http://loisjeans.co.id
Merek dagang (Trade Mark) yang digunakan oleh perusahaan ini dalam memasarkan produknya yaitu “Lois International”. Bahwa PT. Inti Garmindo Persada telah menggunakan merk LOIS sejak tahun 1993 berdasarkan kerjasama lisensi dari LOIS TRADE COMPANY LTD yang berkantor di Spanyol.
4.1.3 Produk Perusahaan
Lois Jeans merupakan brand yang terkenal dengan produk- produknya yang berbahan dasar jeans. Beberapa produk yang dihasilkan oleh Lois Jeans Indonesia :
1. Celana jeans, baik celana pendek maupun celana panjang 2. Jaket
3. Kaos berkerah 4. Kemeja 5. T-shirt 6. Ikat pinggang 7. Dompet 8. Topi
9. Sepatu dan sandal kulit
4.1.4 Pendistribusian Produk
Di Indonesia merek Lois Jeans sendiri sangat diminati, produk-
produk Lois Jeans tersebar di beberapa department store seperti Matahari,
Ramayana, Metro, Centro, Sogo, STAR, Yogya Toserba, Golden Truly
serta di beberapa toko busana di pelosok daerah. Tapi pendistribusian produk Lois Jeans terbanyak terdapat di Matahari Department Store.
Tempat tersebut di pilih sebagai tempat pendistribusian dengan alasan tempat tersebut sangat banyak tersebar di seluruh Indonesia, dari ujung Indonesia bagian Barat sampai ujung Indonesia bagian Timur.
Selain itu kita juga punya showroom sendiri, total ada 4 buah di seluruh Indonesia yaitu di Jakarta, Bandung, Makassar, dan Surabaya.
Showroom ini sendiri hanya menjual merek Lois Jeans saja.
Selain itu juga, kita punya showroom yang bekerja sama dengan pihak luar yaitu di Bali dan di Yogyakarta.
4.1.5 Visi dan Misi Perusahaan
PT. Intigarmindo melandaskan setiap proses bisnisnya dengan Visi dan Misi, sebagai berikut
2:
A. Visi :
1. Menjadi perusahaan fashion terkemuka multibrand, di nasional maupun internasional.
B. Misi :
1. Memasuki seluruh pasar yang ada di Indonesia di kelas medium dan high image serta mempersiapkan diri untuk ekspansi di pasar dunia.
2 Our Story // Lois Indonesia. Diakses pada tanggal 03 April 2013 dari
http://www.loisjeans.co.id/ourstory/loisindonesia
2. Menciptakan produk berkualitas tinggi dan high image yang menjadi fashion leader (trend setter) dengan kreatif anak bangsa
3. Mensejahterakan share holder, karyawan, dan masyarakat.
4. Menjalankan bisnis berdasarkan asaz-asaz agama, dan kekeluargaan.
4.2 Profil Konsumen
Konsumen dari Lois Jeans Indonesia adalah para mahasiswa sampai first jobber. Tapi berjalannya waktu dan juga inovasi yang dilakukan oleh Lois Jeans Indonesia terhadap produk-produknya sekarang konsumennya bergerak meluas ke remaja laki-laki dan perempuan dengan kondisi keuangan menengah sampai menengah keatas yang memperhatikan gaya hidup. Dari masyarakat kota sampai pelosok daerah yang dimana pendistribusian Lois Jeans Indonesia itu sendiri bisa sampai ditemukan di pelosok daerah.
4.3 Hasil Penelitian
Tujuan penjualan adalah bagian akhir yang hendak dicapai melalui
komunikasi itu, seperti halnya prinsip pemasaran modern menganggap
bahwa upaya pemasaran ditujukan untuk mendorong penjualan saat itu
juga penjualan yang berlanjut di kemudian hari. Pemahaman tentang
pentingnya keikutsertaan perusahaan atau organisasi/penyelenggara event
yang dilakukan sendiri oleh perusahaan merupakan pertimbangan yang
Event yang dilaksanakan oleh Lois Jeans Indonesia beragam,
tergantung dari tujuan yang ingin dicapai dan program yang sedang di jalankan, seperti hadiah, potongan langsung pembelian, tiket gratis, memeriahkan ulang tahun, serta ikut turut serta di dalam event daerah.
Dalam melakukan aktivitas event, Lois Jeans Indonesia mengumpulkan sejumlah data untuk menyusun suatu event agar sesuai dengan tujuan awal diadakannya dan dampak yang di hasilkan sesuai dengan yang di harapkan oleh perusahaan.
Aktivitas event terbagi menjadi tiga bagian, yaitu Calendar Event, Momentum Event, dan Special Event. Calendar Event adalah acara regular
yang dilakukan pada hari, bulan, tahun tertentu secara periodik sepanjang waktu kalendar. Momentum Event adalah acara yang sifatnya khusus dan dilaksanakan pada momen-momen tertentu di luar acara rutin. Special Event adalah acara khusus yang dianggap istimewa.
4.3.1 Analisa Aktivitas Event
Tujuan penjualan adalah bagian akhir yang hendak dicapai melalui komunikasi itu, seperti halnya prinsip pemasaran modern menganggap bahwa upaya pemasaran ditujukan untuk mendorong penjualan saat itu juga penjualan yang berlanjut di kemudian hari. Pemahaman tentang pentingnya keikutsertaan perusahaan atau organisasi/penyelenggara event yang dilakukan sendiri oleh perusahaan merupakan pertimbangan yang berharga di kemudian hari (kennedy, 2009:2).
Seperti yang dikatakan oleh Bapak Jauhari :
" Karena dengan event itu...selain kita berjualan... kita juga bisa membuat peningkatan image juga....tapi memang porsi berjualan kita lebih besar...untuk event dalam setahun itu porsinya 80%
penjualan 20% image..."
Aktivitas event yang dilaksanakan oleh Lois Jeans Indonesia beragam, tergantung dari tujuan yang ingin dicapai dan program yang sedang di jalankan, seperti yang dijelaskan (Sulyus, 2011:135) bahwa aktivitas event terbagi menjadi tiga bagian, yaitu Calendar Event, Momentum Event, dan Special Event. Calendar Event adalah acara regular
yang dilakukan pada hari, bulan, tahun tertentu secara periodik sepanjang waktu kalendar. Momentum Event adalah acara yang sifatnya khusus dan dilaksanakan pada momen-momen tertentu di luar acara rutin. Special Event adalah acara khusus yang dianggap istimewa.
Hal ini sesuai dengan pernyataan dari Bapak Jauhari :
"(minum soft drink) Kalau event itu...yang dibikin mulai yang bulanan juga ada...tapi itu kecil...dan biasanya kalau liburan, lebaran itu biasanya ada event yang lebih gede lagi..."
Hal tersebut juga dikuatkan dibeberapa kicauan di twiiternya Lois Jeans Indonesia dan beberapa artikel pendukung di beberapa link internet :
Calendar Event adalah acara regular yang dilakukan pada hari, bulan, tahun tertentu secara periodik sepanjang waktu kalendar.
Gambar 4.2 Event Lois Jeans Indonesia di PRJ
Di Indonesia sendiri, Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta sudah menjadi agenda tetap wisata daerah, sekaligus menjadi ajang terbesar pameran aneka produk
3. Bagi perusahaan-perusahaan swasta, Jakarta Fair merupakan ajang bisnis sekaligus promosi yang menggairahkan. Sebab tanpa perlu biaya tinggi dan tenaga ekstra keras, pengunjung Jakarta Fair tiap hari mengalir bergantian dalam jumlah ribuan orang. Di PRJ 2012 itu sendiri Lois Jeans Indonesia memberikan sales promotion berupa diskon sampai dengan 70 %. Dan penjualan di PRJ 2012 itu sendiri lumayan menguntungkan dengan angka penjualan mencapai 1.257 produk yang terjual. Dengan perincian 874 buah produk bawahan, 64 produk jaket, 214 produk kemeja, dan 105 produk kaos.
3 Evelina, Lidia. Event Organizing Pameran. Jakarta:PT Indeks. 2005. Hal. 3.
Momentum Event adalah acara yang sifatnya khusus dan dilaksanakan pada momen-momen tertentu di luar acara rutin.
Gambar 4.3 Event Lois Jeans Indonesia War Of Dance di Surabaya
Dalam rangka menyambut ulang tahunnya yang ke 50 tahun Lois Jeans Indonesia membuat event kompetisi dance. Acara diadakan pada tanggal 23 Juni 2012 bertempat di Atrium Surabaya Town Square (Sutos), Surabaya. Berhadiah puluhan juta rupiah dan produk-produk Lois Jeans.
Acara dimeriahkan oleh Terro Band, selain itu juga ada dance battle,
fashion show, photograph competition, dan tersedia juga free foto booth
dan games (lasso). Acara yang diselenggarakan di sebuah mall tersebut
juga menawarkan program sales promotion berupa diskon sampai dengan
70 %. Diskon besar-besaran ini menurutnya hanya berlangsung tanggal 23
Juni 2012 hingga malam atau tutup mall. Dan penjualan di War Of Dance
di Surabaya 2012 itu sendiri lumayan menguntungkan dengan angka
penjualan mencapai 116 produk yang terjual. Dengan perincian 45 buah produk bawahan, 13 produk jaket, 26 produk kemeja, dan 32 produk kaos.
Gambar 4.4 Event Lois Jeans Indonesia War Of Dance di Medan
Dalam rangka menyambut ulang tahunnya yang ke 50 tahun Lois
Jeans Indonesia membuat event kompetisi dance. Acara diadakan pada
tanggal 30 Juni 2012 bertempat di Palladium Plaza Medan. Berhadiah
puluhan juta rupiah dan produk-produk Lois Jeans. Acara dimeriahkan
oleh Horizon Band, selain itu juga ada dance battle, fashion show,
photograph competition, dan tersedia juga free foto booth dan games
(lasso). Lois memberikan diskon terbesar untuk masyarakat Medan. Di
Palladium Plaza Medan all item yang di dekat acara War Of Dance yang
bertempat di lantai satu, untuk mall lain seperti Medan Fair, Thamrin, dan
di Matahari-matahari departemen store di Medan. Diskon besar-besaran ini
menurutnya hanya berlangsung tanggal 30 Juni 2012 hingga malam atau
tutup mall. Di Palladium sendiri diskon spesial 50 + 20 persen karena
bersamaan dengan event ulang tahun Lois. Diskon besar yang cukup jarang terjadi ini cukup menarik minat pengunjung. Terlihat dalam stan Lois di sekitar pintu masuk Palladium Mall terlihat cukup banyak pembeli.
Skinny Jeans yang biasanya 300-an ribu sudah bisa dapat diperoleh hanya setengah harga atau bahkan lebih. Kaos yang 150-an ribu juga hanya setengah harga. Tak hanya itu, konsumen dengan pembelanjaan tertinggi dapat hadiah. Dan penjualan di War Of Dance di Medan 2012 itu sendiri lumayan menguntungkan dengan angka penjualan mencapai 269 produk yang terjual. Dengan perincian 132 buah produk bawahan, 24 produk jaket, 37 produk kemeja, dan 76 produk kaos.
Special Event adalah acara khusus yang dianggap istimewa.
Gambar 4.5 Event Lois Jeans Indonesia Opening Showroom di Mall Kota
Kasablanka, Jakarta
Dalam rangka pembukaan showroomnya di Mall Kota Kasablanka Jakarta, Lois Jeans Indonesia mengadakan beberapa promo antara lain memberikan special gift dan cashback bila melakukan pembelian produk- produk Lois Jeans senilai tertentu. Berlaku sampai dengan 31 Juli 2012.
Promo yang berlaku sampai dengan tanggal 31 Juli 2012 tersebut itu sendiri lumayan menguntungkan dengan angka penjualan mencapai 104 produk yang terjual. Dengan perincian 32 buah produk bawahan, 11 produk jaket, 24 produk kemeja, dan 37 produk kaos.
Gambar 4.6 Event Lois Jeans Indonesia Opening Showroom di Mall Panakukang, Makassar
Dalam rangka pembukaan showroomnya di Mall Panakukang
Makassar, Lois Jeans Indonesia mengadakan promo antara lain
mendapatkan cashback atau potongan langsung senilai Rp 100.000 untuk
minimum pembelanjaan 1 jeans pria, atau cashback/ potongan Rp 50.000
untuk setiap pembelanjaan Jeans wanita. Berlaku hanya 16 Juni - 15 Juli
2012. Promo dalam rangka pembukaan showroom di sebuah mall yang
hanya diadakan dari 16 Juni sampai 15 Juli 2012 tersebut itu sendiri lumayan menguntungkan dengan angka penjualan mencapai 53 produk yang terjual. Dengan perincian 16 buah produk bawahan, 8 produk jaket, 12 produk kemeja, dan 17 produk kaos.
Gambar 4.7 Sponsorship Lois Jeans Indonesia di event Musikal Lutung Kasarung
Mendukung budaya lokal Indonesia, Lois Indonesia memberikan
support yang cukup berarti untuk terselenggaranya sebuah pertunjukan
teatrikal Musikal Lutung Kasarung, legenda yang sangat populer dari
tanah Jawa Barat, yang dikemas secara spektakuler oleh para seniman-
seniman berbakat Indonesia. Lois membagikan tiket gratis juga untuk
pelanggan setia Lois Indonesia, bagi yang melakukan pembelanjaan
minimum Rp 500.000. Teater diselenggarakan di Taman Ismail Marzuki -
Jakarta. Berlaku: 19-27 Mei 2012, hanya di showroom Lois PIM Jakarta.
Promo yang diadakan dalam rangka menyemarakkan acara pertunjukkan teatrikal Musikal Lutung Kasarung itu sendiri lumayan menguntungkan dengan angka penjualan mencapai 156 produk yang terjual. Dengan perincian 56 buah produk bawahan, 24 produk jaket, 36 produk kemeja, dan 40 produk kaos.
Beragam aktivitas event yang dilakukan oleh Lois Jeans Indonesia sesuai dengan tujuan komunikasi pemasaran (Kennedy, 2006:59-61):
1. Perubahan pengetahuan
Pada tahap ini konsumen mengetahui keberadaan sebuah produk, untuk apa produk itu diciptakan, dan ditujukan pada siapa. Pesan diarahkan pada pembombastisan informasi tentang produk, mulai dari merek, fungsi, kegunaan, kemasan, dan figur pengguna produk.
Dalam aktivitas event-eventnya Lois Jeans Indonesia selalu memajang atau membagikan beberapa produknya agar konsumen dan masyarakat luas mengetahui produk-produk terbaru dan keunggulan yang Lois Jeans miliki.
2. Perubahan sikap
Perubahan sikap ditentukan oleh tiga komponen yaitu : a) Cognition (pengetahuan)
b) Affection (perasaan)
c) Conation (perilaku)
Jika ketiga komponen ini menunjukkan adanya kecenderungan perubahan (cognition, affection, dan conation) maka mungkin sekali akan terjadi perubahan sikap. Perubahan positif mengarah pada keinginan untuk mencoba produk. Pesan diarahkan untuk memperkuat kedudukan merek dengan menggunakan strategi pesan semisal kelebihan produk, gaya hidup, dan citra perusahaan.
Pendekatan persuasive juga dilakukan di dalam beberapa aktivitas event Lois Jeans Indonesia jalankan. Ada kegiatan fashion show yang dibawakan oleh beberapa model. Dan ada booth yang berisi produk-produk dari Lois Jeans dengan harga dibawah harga jual normal alias diskon. Dari kegiatan tersebut diharapkan konsumen dan masyarakat luas mempunyai keinginan untuk mencoba produk-produk Lois Jeans.
3. Perubahan perilaku
Dimaksudkan agar konsumen tidak beralih pada produk lain, dan terbiasa menggunakannya. Pesan diarahkan untuk menunjukkan alasan mengapa produk ini adalah produk terbaik jika dibandingkan dengan produk-produk lainnya dan menumbuhkan emosional terhadap brand.
Dalam beberapa aktivitas eventnya mengadakan turnament
dance di beberapa kota besar. Para konsumen dan masyarakat
luas dilibatkan untuk turut serta dalam beberapa kegiatan event
yang dilakukan dan sebagai hadiahnya diberikan beberapa produk dari Lois Jeans. Dan kegiatan tersebut diharapkan menumbuhkan emosional terhadap brand Lois Jeans sendiri.
Melalui pengamatan yang sudah penulis lakukan terlihat bahwa Lois Jeans Indonesia melakukan publikasi dengan memasang iklan di Media periklanan utama (Lamb, 2001:217-223) : koran, majalah, radio, televisi, media luar ruang, internet dan world wide web. Sebagai upaya agar konsumen atau masyarakat mengetahui terhadap event yang akan Lois Jeans Indonesia adakan. Tujuan dari publikasi tersebut agar banyak konsumen atau masyarakat yang turut berpartisipasi dalam aktivitas event yang di selenggarakan.
Hal tersebut selaras dengan pernyataan dari Bapak Jauhari :
"Kalau event itu besar biasanya kita gunakan media internet mulai dari situsnya, twitter, facebook...terus juga... kita pasang di media majalah...koran daerahnya...terus juga di radio...kita juga pasang baliho...umbul-umbul...terus juga kita kadang ngasih flyer...tv lokal"
Aktivitas event yang dilakukan harus memperhatikan 4 unsur penting yang merupakan bauran pemasaran, yaitu product, price, place, dan promotion atau lebih dikenal dengan sebutan 4P (Kotler, 2005:236).
Bauran pemasaran itu juga diterapkan dalam aktivitas event Lois Jeans Indonesia.
Sesuai dengan pernyataan dari Bapak Jauhari :
"
Kalau marketing mix itu kan sesuai dengan segmen yang kita....tuju aja gitu kan....kalo kita tetapin segmennya....di kelas...
menengah sampai atas....ya otomatis produknya mesti sesuai dengan mereka....harga juga gak jual mahal-mahal banget...gak murah-murah juga...Targetnya middle-up usia sekitar 22-35 tahun mahasiswa sampai first jobber (minum soft drink)
"Bauran pemasaran yang diterapkan dalam aktivitas event Lois Jeans Indonesia juga memperhatikan secara detail unsur-unsur komunikasi sebagai berikut (shimp, 2003:163) :
1. Sumber
Sumber (source) atau pengirim adalah orang atau kelompok orang (misalnya sebuah perusahaan) yang memiliki pemikiran (ide, rencana penjualan, dan lain-lain) untuk disampaikan kepada orang atau kelompok orang yang lain.
Sumber yang dimaksud dalam menjalankan aktivitas event direncanakan dan dijalankan oleh Lois Jeans Indonesia adalah Lois Jeans Indonesia itu sendiri. Dimana Lois Jeans Indonesia membuat sesuatu bentuk yang nantinya akan diterima oleh penerima.
Pernyataan diatas diperkuat dengan pernyataan Bapak Jauhari :
"
Karena dengan event itu...selain kita berjualan... kita juga bisa membuat peningkatan image juga....tapi memang porsi berjualan kita lebih besar...untuk event dalam setahun itu porsinya 80%
penjualan 20% image...
"2. Pesan
Pesan (message) sendiri adalah suatu ekspresi simbolis dari pemikiran sang pengirim. Dalam komunikasi pemasaran, pesan dapat berbentuk sebuah iklan, sebuah presentasi penjualan, sebuah rancangan kemasan, berbagai petunjuk di tempat-tempat pembelian (point-of-purchase) dan sebagainya.
Pesan yang dimaksud oleh Lois Jeans Indonesia adalah komunikasi yang dibuat, dimana komunikasi tersebut disampaikan melalui cara langsung atau dipromosikan melalui media yang sesuai dengan sasaran targetnya.
Pernyataan diatas diperkuat juga oleh pernyataan Bapak Jauhari :
"
Sesuai dengan... tujuannya ya...kalau tujuannya memang untuk ke brand ya...kita memang....tujuannya memang ada....semacam...ya dipantau dateng kesana jumlah pengunjungnya berapa banyak...sesuai gak dengan targetnya....terus meriah gak...pesan yang disampaikan kena gak...terus kalau memang tujuannya penjualan ya gampang...penjualan kan ada targetnya...nah target tersebut tercapai gak...jadi balik lagi tujuan awalnya....event ini diadakan buat apa...lebih ke brand atau penjualan....(minum soft drink)
"3. Saluran penyampaian pesan
Saluran penyampaian pesan (message channel) adalah suatu
saluran yang dilalui pesan dari pihak pengirim, untuk disampaikan
kepada pihak penerima. Perusahaan menggunakan media elektronik dan media cetak sebagai saluran untuk menyampaikan pesan iklan kepada pelanggan secara langsung melalui wiraniaga, melalui telepon, brosur-brosur surat langsung, display di tempat pembelian, dan secara tidak langsung melalui berita dari mulut ke mulut.
Saluran penyampaian pesan yang dimaksud dalam kegiatan pemasaran Lois Jeans Indonesia adalah saluran penyampaian pesan yang sesuai dengan sasaran target yang diinginkan Lois Jeans Indonesia. Saluran penyampaian pesan yang digunakan sebenarnya tergantung dari tujuan yang diharapkan dari target sasaran. Dalam pemilihan saluran penyampaian pesan Lois Jeans Indonesia harus benar-benar teliti karena jika sampai salah memilih maka tujuan yang diharapkan dari target sasaran tersebut akan besar kemungkinan gagal.
Hasil wawancara dengan Ibu Ida memperkuat pernyataan tentang media ini:
"
Akhir-akhir ini si kita lebih banyak menggunakan media
internet...seperti website kita sendiri...twitter...facebook....selain itu
kita juga memasang iklan di beberapa majalah seperti Trax,
Cosmopolitan, Popular, Aneka Yess, dan di beberapa koran daerah
yang akan diadakan event tersebut, juga di...radio seperti i-
radio...hard rock...juga memasang poster, spanduk, umbul-umbul, membagikan flyer...
"4. Penerima
Penerima (receiver) adalah orang atau kelompok orang yang dengan mereka pihak pengirim berusaha untuk menyampaikan ide- idenya. Dalam komunikasi pemasaran, penerima adalah pelanggan dan calon pelanggan suatu produk atau jasa perusahaan.
Penerima yang dimaksud dalam aktivitas event Lois Jeans Indonesia adalah konsumen Lois Jeans dan masyarakat pada umumnya yang akan menjadi konsumen Lois Jeans.
Pernyataan diatas diperkuat dengan pernyataan Ibu Ida:
"
Yang menjadi target ya...yang paling utama ya para konsumen Lois itu sendiri...ditambah lagi masyarakat umum yang datang pada saat event yang belum mengenal dan belum menggunakan produk- produk Lois....Kalau untuk mereka ya minimal si tau dulu lah dengan brand Lois....
"5. Gangguan
Sebuah pesan yang melintas dalam suatu saluran dipengaruhi oleh stimulus-stimulus eksternal yang mengganggu. Stimulus ini mengganggu penerimaan pesan dalam bentuk yang murni dan orisinil. Gangguan atau distorsi tersebut dinamakan noise.
Gangguan disini adalah beberapa ancaman dari lingkungan baik
internal maupun eksternal. Gangguan tersebut bisa saja
menggagalkan sebuah aktivitas event ataupun membuat aktivitas event tidak berjalan sesuai dengan harapan.
Pernyataan diatas diperkuat dengan pernyataan Ibu Ida:
"
Selain promosi yang kurang...molornya jadwal acara karena ada bintang tamu yang terlambat datang...massa juga kadang kurang terkontrol karena banyaknya massa yang hadir...apalagi pada musim liburan....
"6. Umpan Balik
Umpan balik (feedback) memungkinkan sumber pesan memonitor seberapa akurat pesan yang disampaikan dapat diterima. Umpan balik memungkinkan sumber untuk menentukan apakah pesan sampai pada target secara akurat atau apakah pesan tersebut perlu diubah untuk memberikan gambaran yang lebih jelas di benak penerima.
Umpan balik yang dimaksud adalah promosi yang dilakukan oleh Lois Jeans Indonesia mendapat tanggapan dari konsumen dan pihak lainnya terhadap promosi yang dilakukan oleh Lois Jeans Indonesia, seperti konsumen dan masyarakat luas antusias ataupun merasa kecewa terhadap promosi yang diadakan
Pernyataan diatas diperkuat dengan pernyataan Ibu Ida:
"
Diharapkan khususnya para konsumen dari Lois itu sendiri
merasa terhibur dan up to date terhadap produk-produk
Lois....kalau untuk masyarakat yang setidaknya merasa senanglah
dengan beberapa hiburan yang terdapat dalam event tersebut....dan selanjutnya mereka tahu akan merek Lois dan terpikirkan untuk menggunakan produk-produk dari Lois...
"Setiap event yang dilakukan oleh Lois Jeans Indonesia memperhatikan beberapa elemen diatas agar hasil yang didapatkan menjadi lebih optimal.
Ini sesuai dengan pernyataan dari Suhendi, yaitu:
"
Bagian penting yang pertama menurut saya adalah
display...artinya pada saat saya menghadiri event tertentu ada sesuatu dari penataan dari tempat itu yang dapat membuat saya langsung mendatangi tempat tersebut....itulah yang paling penting pertama menurut saya...yang kedua proaktive/service yang diberikan kepada orang yang datang ke event tersebut....
"Bapak Jauhari juga mengatakan hal yang serupa:
"
(makan snack) Tujuan utamanya....event itu kita bikin sifatnya lebih ke brand image atau penjualan....itu aja si intinya yang kita pertimbangkan....kalau lebih ke brand image ya...apa pesan utamanya yang ingin disampaikan...seperti ulang tahun lois jeans yang ke 50 tahun..
"Hal tersebut juga sesuai dengan definisi komunikasi menurut
Terence A. Shimp , " Komunikasi kemudian dapat dianggap sebagai
proses menciptakan suatu kesamaan (commonness) atau suatu kesatuan
pemikiran antara pengirim dengan penerima." (2003:162). Suatu kesamaan
yang dimaksud dalam penelitian ini adalah ide dari Lois Jeans Indonesia dalam melaksanakan aktivitas event itu haruslah memang apa yang diinginkan oleh konsumen atau masyarakat di lokasi akan diadakannya aktivitas event tersebut, yang dengan maksud untuk membuat mereka tertarik dengan aktivitas event yang diadakan oleh Lois Jeans Indonesia sehingga pada akhirnya menjadi konsumen tetap Lois Jeans.
Hal ini sesuai dengan pernyataan dari Ibu Ida:
"
Mereka semua si sangat antusias sekali....baik konsumen dari Lois itu sendiri maupun masyarakat yang kebetulan hadir di event tersebut....
"Ibu Ida juga mengatakan kalau sejauh ini program yang paling besar pengaruhnya dalam sebuah aktivitas event adalah pemberian potongan harga dan pemberian hadiah.
"
Hadiah, diskon...
"Pernyataan Ibu Ida diperkuat oleh pernyataan dari Suhendi selaku konsumen:
"
Diskon, merchandise
"Kedua belah pihak yaitu Lois Jeans Indonesia dan konsumen sama-
sama melakukan pertukaran informasi baik secara langsung ataupun tidak
langsung yang pada akhirnya membentuk suatu pengertian atau
kesimpulan tentang aktivitas event seperti apa yang diinginkan konsumen
dan apa yang seharusnya dilakukan oleh Lois Jeans Indonesia terhadap
aktivitas eventnya. Melalui proses tersebut maka aktivitas event yang
dilakukan akan jadi lebih efisien karena sesuai dengan keinginan kedua belah pihak, dengan begitu setiap aktivitas yang diadakan dari satu ke berikutnya akan menjadi lebih berhasil.
Berdasarkan pernyataan Ibu Ida dan Suhendi dapat diketahui bahwa yang paling berpengaruh dan di tunggu-tunggu di dalam aktivitas event pemberian potongan harga dan pemberian hadiah.
Aktivitas event yang diadakan oleh Lois Jeans Indonesia bukanlah merupakan adaptasi dari Lois Jeans di beberapa negara lainnya.
Secara keseluruhan event yang diadakan oleh Lois Jeans Indonesia ini memang bukanlah adaptasi dari Lois International, dikarenakan masyarakat Indonesia sendiri mempunyai keunikan tersendiri terhadap sebuah event. Selain hal tersebut, dikarenakan juga bahwa masyarakat Indonesia ini terdiri dari beragam etnis dan suku. Jadi penerimaan akan sebuah event yang sama akan berbeda di setiap daerah. Oleh karenanya dalam mengadakan aktivitas event Lois Jeans Indonesia akan mencari beberapa data tentang daerah tersebut. Kemudian hal tersebut akan menjadi pertimbangan dalam aktivitas event yang akan dilakukan.
Hal tersebut senada dengan pernyataan dari Bapak Jauhari :
"
Enggak...Indonesia murni...Spanyol hanya ngasih panduan
koleksi sama materi image untuk koleksi...untuk promosinya mandiri.
"Bagi konsumen, aktivitas event-event yang menggunakan konsep
promo memberikan produk-produk dengan harga di bawah harga pasaran
sangat menguntungkan karena mereka bisa mendapatkan barang bermerek yang memiliki kualitas bagus dengan harga yang terjangkau. Melalui pengamatan penulis, terlihat jelas bahwa antusiame pengunjung sangat besar, mulai dari konsumen Lois Jeans sendiri maupun masyarakat luas.
Banyak dari mereka yang memborong produk-produk Lois Jeans. Produk yang paling digemari di beberapa event yang berbeda, tetapi biasanya adalah celana dan kaos.
Hal ini diungkapkan oleh Bapak Jauhari:
"
Celana sama baju si...."
Ibu Ida juga mengatakan hal yang serupa :
"
Kebanyakan dari mereka membeli celana...baju....ada juga
kemeja.."
Antusiasme konsumen yang sangat besar terhadap event dapat terlihat dari komentar konsumen bernama Suhendi:
"Tidak semua event Lois Jeans yang saya datangi, tapi saya sangat senang terhadap event yang Lois Jeans lakukan...Karena saya dapat dengan bangga memakai produk dari Lois...produk itu saya dapatkan dengan harga murah lagi...hehehe....Saya akan datang lagi ke event-event Lois ini...dengan keluarga tentunya...."
Pernyataan dari Suhendi sesuai dengan model komunikasi Osgood
dan Schramm, yaitu model komunikasi yang menggambarkan suatu proses
yang dinamis. Pesan ditransmisikan melalui proses encoding dan
decoding. Hubungan antara encoding dan decoding layaknya sumber
(encoder)-penerima (decoder) yang saling mempengaruhi satu sama lain.
Namun, pada tahap berikutnya penerima (encoder) dan sumber (decoder), interpreter berfungsi ganda sebagai pengirim dan penerima pesan. Patut dicatat bahwa model ini menempatkan sumber dan penerima mempunyai kedudukan yang sederajat (Onong).
Lois Jeans Indonesia selaku pengirim pesan dan konsumen dan masyarakat luas selaku penerima pesan saling membutuhkan dan beradadalam posisi yang sama. Lois Jeans Indonesia mengadakan event dengan maksud untuk meningkatkan penjualan, tetapi tidak akan berhasil jika tidak ada konsumen dan masyarakat luas yang tertarik untuk membeli, sebaliknya konsumen menginginkan keuntungan dari beberapa kegiatan dari event yang diadakan oleh Lois Jeans Indonesia, jika tidak ada respon yang baik dari Lois Jeans Indonesia maka konsumen tidak akan mendapatkan apa yang mereka inginkan. Hal seperti itulah yang dimaksud saling membutuhkan dalam penyampaian komunikasi, dalam hal ini aktivitas event yang dijalankan oleh Lois Jeans Indonesia.
Dalam aktivitas event Lois Jeans Indonesia, pihak yang paling
bertanggung jawab terhadap keberhasilan sebuah event adalah Marketing
Manager, Marketing Communication, Sales Promotion Girls, Sales
Promotion Boys, Event Organizer. Marketing Manager bertanggung jawab
atas perencanaan event yang sesuai dengan tujuan perusahaan. Marketing
Communication bertanggung jawab terhadap pelaksanaan dan juga
memberikan report untuk evaluasi dari event yang telah diselenggarakan.
Sales Promotion Girls dan Sales Promotion Boys bertanggung jawab terhadap product knowledge sehingga konsumen dan masyarakat luas teredukasi dan tertarik untuk membeli produk-produk dari Lois Jeans.
4.4 Pembahasan
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan melalui wawancara dengan narasumber, serta dengan pengumpulan data berbagai sumber yang menjelaskan secara terperinci suatu permasalahan yang terjadi pada obyek penelitian serta menganalisa semua data penelitian sesuai dengan fakta yang ada secara menyeluruh mengenai Aktivitas Event Lois Jeans Indonesia Untuk Meningkatkan Penjualan Periode Mei-Agustus 2012.
Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan melalui wawancara secara mendalam (depth interview) peneliti mencoba untuk melakukan pembahasannya. Dibagian pembahasan ini, harapannya adalah agar rangkuman hasil wawancara dapat dimengerti dengan baik, penjabaran dikaitkan dengan teori yang dapat mendukung hasil penelitian tersebut.
Adapun tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui Aktivitas Event Lois Jeans Indonesia Untuk Meningkatkan Penjualan Periode Mei- Agustus 2012.
Event di anggap sebagai salah satu alat bantu komunikasi
pemasaran yang digunakan perusahaan untuk mengkomunikasikan produk
kepada klien (konsumen).
Tujuan penjualan adalah bagian akhir yang hendak dicapai melalui komunikasi itu, seperti halnya prinsip pemasaran modern menganggap bahwa upaya pemasaran ditujukan untuk mendorong penjualan saat itu juga penjualan yang berlanjut di kemudian hari. Pemahaman tentang pentingnya keikutsertaan perusahaan atau organisasi/penyelenggara event yang dilakukan sendiri oleh perusahaan merupakan pertimbangan yang berharga di kemudian hari.
Aktivitas event yang dilaksanakan oleh Lois Jeans Indonesia beragam, tergantung dari tujuan yang ingin dicapai dan program yang sedang di jalankan, seperti yang dijelaskan (Sulyus, 2011:135) bahwa aktivitas event terbagi menjadi tiga bagian, yaitu Calendar Event, Momentum Event, dan Special Event. Calendar Event adalah acara regular
yang dilakukan pada hari, bulan, tahun tertentu secara periodik sepanjang waktu kalendar. Momentum Event adalah acara yang sifatnya khusus dan dilaksanakan pada momen-momen tertentu di luar acara rutin. Special Event adalah acara khusus yang dianggap istimewa.
Calendar Event adalah acara regular yang dilakukan pada hari, bulan, tahun tertentu secara periodik sepanjang waktu kalendar.
Di Indonesia sendiri, Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta sudah menjadi agenda tetap wisata daerah, sekaligus menjadi ajang terbesar pameran aneka produk
4. Bagi perusahaan-perusahaan swasta, Jakarta Fair merupakan ajang bisnis sekaligus promosi yang menggairahkan. Sebab
4 Evelina, Lidia. Event Organizing Pameran. Jakarta:PT Indeks. 2005. Hal. 3.