• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN"

Copied!
37
0
0

Teks penuh

(1)

4.1 Gambaran Umum Obyek Penelitian

4.1.1 Sejarah Perusahaan

Gambar 4.1 Brand Lois Jeans

Sejarah Lois Jeans itu sendiri dimulai pada tahun 50-an pada saat dua bersaudara dari Valencia, Spanyol memulai sebuah usaha pakaian.

Merek Lois Jeans baru lahir pada tahun 1962, yang awalnya dikenal sebagai merek jeans untuk kelas pekerja. Namun tak lama setelah itu Lois Jeans, di bawah naungan perusahaan garmen Saez Moreno Group berkembang sebagai merek jeans dari Eropa yang patut diperhitungkan.

Di luar Spanyol, Inggris dan Perancis adalah dua negara di

kawasan Eropa yang dimana merek Lois Jeans sangat dikenal dan

digemari. Di dua negara pusat mode itulah Lois Jeans membuktikan

(2)

kualitasnya sebagai merek jeans berasal dari eropa yang bisa menjadi pilihan produk yang tak kalah dengan jeans merek Amerika.

Tak hanya memproduksi jeans, Lois Jeans senantiasa mengembangkan line produknya. Dengan beragam pilihan tema dan model produk fashion demi menjawab tantangan dan kebutuhan pasar dunia. Kini Lois Jeans dikenal dengan baik dan dijual di seluruh dunia. Serta menjadi merek jeans asal Spanyol dan setara dengan merek jeans lainnya yang berkualitas internasional. Dan hadir di Indonesia dengan lisensi atas nama PT. Inti Garmindo Persada

1

.

4.1.2 Profil Perusahaan

PT. Intigarmindo Persada didirikan pada tahun 1972 di Jakarta oleh Bapak H. Abdul Halim. Perusahaan ini berkembang dari bentuk usaha distribusi kain denim menjadi produksi pakaian jadi. PT. Intigarmindo Persada sendiri telah menjadi satu perusahaan Garment terkemuka di Indonesia sejak tahun 1978.

PT. Intigarmindo Persada Jakarta merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri garment yang memproduksi pakaian jadi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tersebut. Hasil produksi perusahaan ini berupa pakaian jadi yang bahan bakunya berjenis denim atau yang lebih dikenal blue jeans. Adapun jenis pakaian yang dihasilkan yaitu celana panjang, celana pendek, jaket jeans, rok jeans, dan produk lain yang terbuat dari bahan jeans.

1 Diakses pada tanggal 07 Oktober 2012 dari http://loisjeans.co.id

(3)

Merek dagang (Trade Mark) yang digunakan oleh perusahaan ini dalam memasarkan produknya yaitu “Lois International”. Bahwa PT. Inti Garmindo Persada telah menggunakan merk LOIS sejak tahun 1993 berdasarkan kerjasama lisensi dari LOIS TRADE COMPANY LTD yang berkantor di Spanyol.

4.1.3 Produk Perusahaan

Lois Jeans merupakan brand yang terkenal dengan produk- produknya yang berbahan dasar jeans. Beberapa produk yang dihasilkan oleh Lois Jeans Indonesia :

1. Celana jeans, baik celana pendek maupun celana panjang 2. Jaket

3. Kaos berkerah 4. Kemeja 5. T-shirt 6. Ikat pinggang 7. Dompet 8. Topi

9. Sepatu dan sandal kulit

4.1.4 Pendistribusian Produk

Di Indonesia merek Lois Jeans sendiri sangat diminati, produk-

produk Lois Jeans tersebar di beberapa department store seperti Matahari,

Ramayana, Metro, Centro, Sogo, STAR, Yogya Toserba, Golden Truly

(4)

serta di beberapa toko busana di pelosok daerah. Tapi pendistribusian produk Lois Jeans terbanyak terdapat di Matahari Department Store.

Tempat tersebut di pilih sebagai tempat pendistribusian dengan alasan tempat tersebut sangat banyak tersebar di seluruh Indonesia, dari ujung Indonesia bagian Barat sampai ujung Indonesia bagian Timur.

Selain itu kita juga punya showroom sendiri, total ada 4 buah di seluruh Indonesia yaitu di Jakarta, Bandung, Makassar, dan Surabaya.

Showroom ini sendiri hanya menjual merek Lois Jeans saja.

Selain itu juga, kita punya showroom yang bekerja sama dengan pihak luar yaitu di Bali dan di Yogyakarta.

4.1.5 Visi dan Misi Perusahaan

PT. Intigarmindo melandaskan setiap proses bisnisnya dengan Visi dan Misi, sebagai berikut

2

:

A. Visi :

1. Menjadi perusahaan fashion terkemuka multibrand, di nasional maupun internasional.

B. Misi :

1. Memasuki seluruh pasar yang ada di Indonesia di kelas medium dan high image serta mempersiapkan diri untuk ekspansi di pasar dunia.

2 Our Story // Lois Indonesia. Diakses pada tanggal 03 April 2013 dari

http://www.loisjeans.co.id/ourstory/loisindonesia

(5)

2. Menciptakan produk berkualitas tinggi dan high image yang menjadi fashion leader (trend setter) dengan kreatif anak bangsa

3. Mensejahterakan share holder, karyawan, dan masyarakat.

4. Menjalankan bisnis berdasarkan asaz-asaz agama, dan kekeluargaan.

4.2 Profil Konsumen

Konsumen dari Lois Jeans Indonesia adalah para mahasiswa sampai first jobber. Tapi berjalannya waktu dan juga inovasi yang dilakukan oleh Lois Jeans Indonesia terhadap produk-produknya sekarang konsumennya bergerak meluas ke remaja laki-laki dan perempuan dengan kondisi keuangan menengah sampai menengah keatas yang memperhatikan gaya hidup. Dari masyarakat kota sampai pelosok daerah yang dimana pendistribusian Lois Jeans Indonesia itu sendiri bisa sampai ditemukan di pelosok daerah.

4.3 Hasil Penelitian

Tujuan penjualan adalah bagian akhir yang hendak dicapai melalui

komunikasi itu, seperti halnya prinsip pemasaran modern menganggap

bahwa upaya pemasaran ditujukan untuk mendorong penjualan saat itu

juga penjualan yang berlanjut di kemudian hari. Pemahaman tentang

pentingnya keikutsertaan perusahaan atau organisasi/penyelenggara event

yang dilakukan sendiri oleh perusahaan merupakan pertimbangan yang

(6)

Event yang dilaksanakan oleh Lois Jeans Indonesia beragam,

tergantung dari tujuan yang ingin dicapai dan program yang sedang di jalankan, seperti hadiah, potongan langsung pembelian, tiket gratis, memeriahkan ulang tahun, serta ikut turut serta di dalam event daerah.

Dalam melakukan aktivitas event, Lois Jeans Indonesia mengumpulkan sejumlah data untuk menyusun suatu event agar sesuai dengan tujuan awal diadakannya dan dampak yang di hasilkan sesuai dengan yang di harapkan oleh perusahaan.

Aktivitas event terbagi menjadi tiga bagian, yaitu Calendar Event, Momentum Event, dan Special Event. Calendar Event adalah acara regular

yang dilakukan pada hari, bulan, tahun tertentu secara periodik sepanjang waktu kalendar. Momentum Event adalah acara yang sifatnya khusus dan dilaksanakan pada momen-momen tertentu di luar acara rutin. Special Event adalah acara khusus yang dianggap istimewa.

4.3.1 Analisa Aktivitas Event

Tujuan penjualan adalah bagian akhir yang hendak dicapai melalui komunikasi itu, seperti halnya prinsip pemasaran modern menganggap bahwa upaya pemasaran ditujukan untuk mendorong penjualan saat itu juga penjualan yang berlanjut di kemudian hari. Pemahaman tentang pentingnya keikutsertaan perusahaan atau organisasi/penyelenggara event yang dilakukan sendiri oleh perusahaan merupakan pertimbangan yang berharga di kemudian hari (kennedy, 2009:2).

Seperti yang dikatakan oleh Bapak Jauhari :

(7)

" Karena dengan event itu...selain kita berjualan... kita juga bisa membuat peningkatan image juga....tapi memang porsi berjualan kita lebih besar...untuk event dalam setahun itu porsinya 80%

penjualan 20% image..."

Aktivitas event yang dilaksanakan oleh Lois Jeans Indonesia beragam, tergantung dari tujuan yang ingin dicapai dan program yang sedang di jalankan, seperti yang dijelaskan (Sulyus, 2011:135) bahwa aktivitas event terbagi menjadi tiga bagian, yaitu Calendar Event, Momentum Event, dan Special Event. Calendar Event adalah acara regular

yang dilakukan pada hari, bulan, tahun tertentu secara periodik sepanjang waktu kalendar. Momentum Event adalah acara yang sifatnya khusus dan dilaksanakan pada momen-momen tertentu di luar acara rutin. Special Event adalah acara khusus yang dianggap istimewa.

Hal ini sesuai dengan pernyataan dari Bapak Jauhari :

"(minum soft drink) Kalau event itu...yang dibikin mulai yang bulanan juga ada...tapi itu kecil...dan biasanya kalau liburan, lebaran itu biasanya ada event yang lebih gede lagi..."

Hal tersebut juga dikuatkan dibeberapa kicauan di twiiternya Lois Jeans Indonesia dan beberapa artikel pendukung di beberapa link internet :

(8)

Calendar Event adalah acara regular yang dilakukan pada hari, bulan, tahun tertentu secara periodik sepanjang waktu kalendar.

Gambar 4.2 Event Lois Jeans Indonesia di PRJ

Di Indonesia sendiri, Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta sudah menjadi agenda tetap wisata daerah, sekaligus menjadi ajang terbesar pameran aneka produk

3

. Bagi perusahaan-perusahaan swasta, Jakarta Fair merupakan ajang bisnis sekaligus promosi yang menggairahkan. Sebab tanpa perlu biaya tinggi dan tenaga ekstra keras, pengunjung Jakarta Fair tiap hari mengalir bergantian dalam jumlah ribuan orang. Di PRJ 2012 itu sendiri Lois Jeans Indonesia memberikan sales promotion berupa diskon sampai dengan 70 %. Dan penjualan di PRJ 2012 itu sendiri lumayan menguntungkan dengan angka penjualan mencapai 1.257 produk yang terjual. Dengan perincian 874 buah produk bawahan, 64 produk jaket, 214 produk kemeja, dan 105 produk kaos.

3 Evelina, Lidia. Event Organizing Pameran. Jakarta:PT Indeks. 2005. Hal. 3.

(9)

Momentum Event adalah acara yang sifatnya khusus dan dilaksanakan pada momen-momen tertentu di luar acara rutin.

Gambar 4.3 Event Lois Jeans Indonesia War Of Dance di Surabaya

Dalam rangka menyambut ulang tahunnya yang ke 50 tahun Lois Jeans Indonesia membuat event kompetisi dance. Acara diadakan pada tanggal 23 Juni 2012 bertempat di Atrium Surabaya Town Square (Sutos), Surabaya. Berhadiah puluhan juta rupiah dan produk-produk Lois Jeans.

Acara dimeriahkan oleh Terro Band, selain itu juga ada dance battle,

fashion show, photograph competition, dan tersedia juga free foto booth

dan games (lasso). Acara yang diselenggarakan di sebuah mall tersebut

juga menawarkan program sales promotion berupa diskon sampai dengan

70 %. Diskon besar-besaran ini menurutnya hanya berlangsung tanggal 23

Juni 2012 hingga malam atau tutup mall. Dan penjualan di War Of Dance

di Surabaya 2012 itu sendiri lumayan menguntungkan dengan angka

(10)

penjualan mencapai 116 produk yang terjual. Dengan perincian 45 buah produk bawahan, 13 produk jaket, 26 produk kemeja, dan 32 produk kaos.

Gambar 4.4 Event Lois Jeans Indonesia War Of Dance di Medan

Dalam rangka menyambut ulang tahunnya yang ke 50 tahun Lois

Jeans Indonesia membuat event kompetisi dance. Acara diadakan pada

tanggal 30 Juni 2012 bertempat di Palladium Plaza Medan. Berhadiah

puluhan juta rupiah dan produk-produk Lois Jeans. Acara dimeriahkan

oleh Horizon Band, selain itu juga ada dance battle, fashion show,

photograph competition, dan tersedia juga free foto booth dan games

(lasso). Lois memberikan diskon terbesar untuk masyarakat Medan. Di

Palladium Plaza Medan all item yang di dekat acara War Of Dance yang

bertempat di lantai satu, untuk mall lain seperti Medan Fair, Thamrin, dan

di Matahari-matahari departemen store di Medan. Diskon besar-besaran ini

menurutnya hanya berlangsung tanggal 30 Juni 2012 hingga malam atau

tutup mall. Di Palladium sendiri diskon spesial 50 + 20 persen karena

(11)

bersamaan dengan event ulang tahun Lois. Diskon besar yang cukup jarang terjadi ini cukup menarik minat pengunjung. Terlihat dalam stan Lois di sekitar pintu masuk Palladium Mall terlihat cukup banyak pembeli.

Skinny Jeans yang biasanya 300-an ribu sudah bisa dapat diperoleh hanya setengah harga atau bahkan lebih. Kaos yang 150-an ribu juga hanya setengah harga. Tak hanya itu, konsumen dengan pembelanjaan tertinggi dapat hadiah. Dan penjualan di War Of Dance di Medan 2012 itu sendiri lumayan menguntungkan dengan angka penjualan mencapai 269 produk yang terjual. Dengan perincian 132 buah produk bawahan, 24 produk jaket, 37 produk kemeja, dan 76 produk kaos.

Special Event adalah acara khusus yang dianggap istimewa.

Gambar 4.5 Event Lois Jeans Indonesia Opening Showroom di Mall Kota

Kasablanka, Jakarta

(12)

Dalam rangka pembukaan showroomnya di Mall Kota Kasablanka Jakarta, Lois Jeans Indonesia mengadakan beberapa promo antara lain memberikan special gift dan cashback bila melakukan pembelian produk- produk Lois Jeans senilai tertentu. Berlaku sampai dengan 31 Juli 2012.

Promo yang berlaku sampai dengan tanggal 31 Juli 2012 tersebut itu sendiri lumayan menguntungkan dengan angka penjualan mencapai 104 produk yang terjual. Dengan perincian 32 buah produk bawahan, 11 produk jaket, 24 produk kemeja, dan 37 produk kaos.

Gambar 4.6 Event Lois Jeans Indonesia Opening Showroom di Mall Panakukang, Makassar

Dalam rangka pembukaan showroomnya di Mall Panakukang

Makassar, Lois Jeans Indonesia mengadakan promo antara lain

mendapatkan cashback atau potongan langsung senilai Rp 100.000 untuk

minimum pembelanjaan 1 jeans pria, atau cashback/ potongan Rp 50.000

untuk setiap pembelanjaan Jeans wanita. Berlaku hanya 16 Juni - 15 Juli

2012. Promo dalam rangka pembukaan showroom di sebuah mall yang

(13)

hanya diadakan dari 16 Juni sampai 15 Juli 2012 tersebut itu sendiri lumayan menguntungkan dengan angka penjualan mencapai 53 produk yang terjual. Dengan perincian 16 buah produk bawahan, 8 produk jaket, 12 produk kemeja, dan 17 produk kaos.

Gambar 4.7 Sponsorship Lois Jeans Indonesia di event Musikal Lutung Kasarung

Mendukung budaya lokal Indonesia, Lois Indonesia memberikan

support yang cukup berarti untuk terselenggaranya sebuah pertunjukan

teatrikal Musikal Lutung Kasarung, legenda yang sangat populer dari

tanah Jawa Barat, yang dikemas secara spektakuler oleh para seniman-

seniman berbakat Indonesia. Lois membagikan tiket gratis juga untuk

pelanggan setia Lois Indonesia, bagi yang melakukan pembelanjaan

minimum Rp 500.000. Teater diselenggarakan di Taman Ismail Marzuki -

Jakarta. Berlaku: 19-27 Mei 2012, hanya di showroom Lois PIM Jakarta.

(14)

Promo yang diadakan dalam rangka menyemarakkan acara pertunjukkan teatrikal Musikal Lutung Kasarung itu sendiri lumayan menguntungkan dengan angka penjualan mencapai 156 produk yang terjual. Dengan perincian 56 buah produk bawahan, 24 produk jaket, 36 produk kemeja, dan 40 produk kaos.

Beragam aktivitas event yang dilakukan oleh Lois Jeans Indonesia sesuai dengan tujuan komunikasi pemasaran (Kennedy, 2006:59-61):

1. Perubahan pengetahuan

Pada tahap ini konsumen mengetahui keberadaan sebuah produk, untuk apa produk itu diciptakan, dan ditujukan pada siapa. Pesan diarahkan pada pembombastisan informasi tentang produk, mulai dari merek, fungsi, kegunaan, kemasan, dan figur pengguna produk.

Dalam aktivitas event-eventnya Lois Jeans Indonesia selalu memajang atau membagikan beberapa produknya agar konsumen dan masyarakat luas mengetahui produk-produk terbaru dan keunggulan yang Lois Jeans miliki.

2. Perubahan sikap

Perubahan sikap ditentukan oleh tiga komponen yaitu : a) Cognition (pengetahuan)

b) Affection (perasaan)

c) Conation (perilaku)

(15)

Jika ketiga komponen ini menunjukkan adanya kecenderungan perubahan (cognition, affection, dan conation) maka mungkin sekali akan terjadi perubahan sikap. Perubahan positif mengarah pada keinginan untuk mencoba produk. Pesan diarahkan untuk memperkuat kedudukan merek dengan menggunakan strategi pesan semisal kelebihan produk, gaya hidup, dan citra perusahaan.

Pendekatan persuasive juga dilakukan di dalam beberapa aktivitas event Lois Jeans Indonesia jalankan. Ada kegiatan fashion show yang dibawakan oleh beberapa model. Dan ada booth yang berisi produk-produk dari Lois Jeans dengan harga dibawah harga jual normal alias diskon. Dari kegiatan tersebut diharapkan konsumen dan masyarakat luas mempunyai keinginan untuk mencoba produk-produk Lois Jeans.

3. Perubahan perilaku

Dimaksudkan agar konsumen tidak beralih pada produk lain, dan terbiasa menggunakannya. Pesan diarahkan untuk menunjukkan alasan mengapa produk ini adalah produk terbaik jika dibandingkan dengan produk-produk lainnya dan menumbuhkan emosional terhadap brand.

Dalam beberapa aktivitas eventnya mengadakan turnament

dance di beberapa kota besar. Para konsumen dan masyarakat

luas dilibatkan untuk turut serta dalam beberapa kegiatan event

(16)

yang dilakukan dan sebagai hadiahnya diberikan beberapa produk dari Lois Jeans. Dan kegiatan tersebut diharapkan menumbuhkan emosional terhadap brand Lois Jeans sendiri.

Melalui pengamatan yang sudah penulis lakukan terlihat bahwa Lois Jeans Indonesia melakukan publikasi dengan memasang iklan di Media periklanan utama (Lamb, 2001:217-223) : koran, majalah, radio, televisi, media luar ruang, internet dan world wide web. Sebagai upaya agar konsumen atau masyarakat mengetahui terhadap event yang akan Lois Jeans Indonesia adakan. Tujuan dari publikasi tersebut agar banyak konsumen atau masyarakat yang turut berpartisipasi dalam aktivitas event yang di selenggarakan.

Hal tersebut selaras dengan pernyataan dari Bapak Jauhari :

"Kalau event itu besar biasanya kita gunakan media internet mulai dari situsnya, twitter, facebook...terus juga... kita pasang di media majalah...koran daerahnya...terus juga di radio...kita juga pasang baliho...umbul-umbul...terus juga kita kadang ngasih flyer...tv lokal"

Aktivitas event yang dilakukan harus memperhatikan 4 unsur penting yang merupakan bauran pemasaran, yaitu product, price, place, dan promotion atau lebih dikenal dengan sebutan 4P (Kotler, 2005:236).

Bauran pemasaran itu juga diterapkan dalam aktivitas event Lois Jeans Indonesia.

Sesuai dengan pernyataan dari Bapak Jauhari :

(17)

"

Kalau marketing mix itu kan sesuai dengan segmen yang kita....tuju aja gitu kan....kalo kita tetapin segmennya....di kelas...

menengah sampai atas....ya otomatis produknya mesti sesuai dengan mereka....harga juga gak jual mahal-mahal banget...gak murah-murah juga...Targetnya middle-up usia sekitar 22-35 tahun mahasiswa sampai first jobber (minum soft drink)

"

Bauran pemasaran yang diterapkan dalam aktivitas event Lois Jeans Indonesia juga memperhatikan secara detail unsur-unsur komunikasi sebagai berikut (shimp, 2003:163) :

1. Sumber

Sumber (source) atau pengirim adalah orang atau kelompok orang (misalnya sebuah perusahaan) yang memiliki pemikiran (ide, rencana penjualan, dan lain-lain) untuk disampaikan kepada orang atau kelompok orang yang lain.

Sumber yang dimaksud dalam menjalankan aktivitas event direncanakan dan dijalankan oleh Lois Jeans Indonesia adalah Lois Jeans Indonesia itu sendiri. Dimana Lois Jeans Indonesia membuat sesuatu bentuk yang nantinya akan diterima oleh penerima.

Pernyataan diatas diperkuat dengan pernyataan Bapak Jauhari :

"

Karena dengan event itu...selain kita berjualan... kita juga bisa membuat peningkatan image juga....tapi memang porsi berjualan kita lebih besar...untuk event dalam setahun itu porsinya 80%

penjualan 20% image...

"

(18)

2. Pesan

Pesan (message) sendiri adalah suatu ekspresi simbolis dari pemikiran sang pengirim. Dalam komunikasi pemasaran, pesan dapat berbentuk sebuah iklan, sebuah presentasi penjualan, sebuah rancangan kemasan, berbagai petunjuk di tempat-tempat pembelian (point-of-purchase) dan sebagainya.

Pesan yang dimaksud oleh Lois Jeans Indonesia adalah komunikasi yang dibuat, dimana komunikasi tersebut disampaikan melalui cara langsung atau dipromosikan melalui media yang sesuai dengan sasaran targetnya.

Pernyataan diatas diperkuat juga oleh pernyataan Bapak Jauhari :

"

Sesuai dengan... tujuannya ya...kalau tujuannya memang untuk ke brand ya...kita memang....tujuannya memang ada....semacam...ya dipantau dateng kesana jumlah pengunjungnya berapa banyak...sesuai gak dengan targetnya....terus meriah gak...pesan yang disampaikan kena gak...terus kalau memang tujuannya penjualan ya gampang...penjualan kan ada targetnya...nah target tersebut tercapai gak...jadi balik lagi tujuan awalnya....event ini diadakan buat apa...lebih ke brand atau penjualan....(minum soft drink)

"

3. Saluran penyampaian pesan

Saluran penyampaian pesan (message channel) adalah suatu

saluran yang dilalui pesan dari pihak pengirim, untuk disampaikan

(19)

kepada pihak penerima. Perusahaan menggunakan media elektronik dan media cetak sebagai saluran untuk menyampaikan pesan iklan kepada pelanggan secara langsung melalui wiraniaga, melalui telepon, brosur-brosur surat langsung, display di tempat pembelian, dan secara tidak langsung melalui berita dari mulut ke mulut.

Saluran penyampaian pesan yang dimaksud dalam kegiatan pemasaran Lois Jeans Indonesia adalah saluran penyampaian pesan yang sesuai dengan sasaran target yang diinginkan Lois Jeans Indonesia. Saluran penyampaian pesan yang digunakan sebenarnya tergantung dari tujuan yang diharapkan dari target sasaran. Dalam pemilihan saluran penyampaian pesan Lois Jeans Indonesia harus benar-benar teliti karena jika sampai salah memilih maka tujuan yang diharapkan dari target sasaran tersebut akan besar kemungkinan gagal.

Hasil wawancara dengan Ibu Ida memperkuat pernyataan tentang media ini:

"

Akhir-akhir ini si kita lebih banyak menggunakan media

internet...seperti website kita sendiri...twitter...facebook....selain itu

kita juga memasang iklan di beberapa majalah seperti Trax,

Cosmopolitan, Popular, Aneka Yess, dan di beberapa koran daerah

yang akan diadakan event tersebut, juga di...radio seperti i-

(20)

radio...hard rock...juga memasang poster, spanduk, umbul-umbul, membagikan flyer...

"

4. Penerima

Penerima (receiver) adalah orang atau kelompok orang yang dengan mereka pihak pengirim berusaha untuk menyampaikan ide- idenya. Dalam komunikasi pemasaran, penerima adalah pelanggan dan calon pelanggan suatu produk atau jasa perusahaan.

Penerima yang dimaksud dalam aktivitas event Lois Jeans Indonesia adalah konsumen Lois Jeans dan masyarakat pada umumnya yang akan menjadi konsumen Lois Jeans.

Pernyataan diatas diperkuat dengan pernyataan Ibu Ida:

"

Yang menjadi target ya...yang paling utama ya para konsumen Lois itu sendiri...ditambah lagi masyarakat umum yang datang pada saat event yang belum mengenal dan belum menggunakan produk- produk Lois....Kalau untuk mereka ya minimal si tau dulu lah dengan brand Lois....

"

5. Gangguan

Sebuah pesan yang melintas dalam suatu saluran dipengaruhi oleh stimulus-stimulus eksternal yang mengganggu. Stimulus ini mengganggu penerimaan pesan dalam bentuk yang murni dan orisinil. Gangguan atau distorsi tersebut dinamakan noise.

Gangguan disini adalah beberapa ancaman dari lingkungan baik

internal maupun eksternal. Gangguan tersebut bisa saja

(21)

menggagalkan sebuah aktivitas event ataupun membuat aktivitas event tidak berjalan sesuai dengan harapan.

Pernyataan diatas diperkuat dengan pernyataan Ibu Ida:

"

Selain promosi yang kurang...molornya jadwal acara karena ada bintang tamu yang terlambat datang...massa juga kadang kurang terkontrol karena banyaknya massa yang hadir...apalagi pada musim liburan....

"

6. Umpan Balik

Umpan balik (feedback) memungkinkan sumber pesan memonitor seberapa akurat pesan yang disampaikan dapat diterima. Umpan balik memungkinkan sumber untuk menentukan apakah pesan sampai pada target secara akurat atau apakah pesan tersebut perlu diubah untuk memberikan gambaran yang lebih jelas di benak penerima.

Umpan balik yang dimaksud adalah promosi yang dilakukan oleh Lois Jeans Indonesia mendapat tanggapan dari konsumen dan pihak lainnya terhadap promosi yang dilakukan oleh Lois Jeans Indonesia, seperti konsumen dan masyarakat luas antusias ataupun merasa kecewa terhadap promosi yang diadakan

Pernyataan diatas diperkuat dengan pernyataan Ibu Ida:

"

Diharapkan khususnya para konsumen dari Lois itu sendiri

merasa terhibur dan up to date terhadap produk-produk

Lois....kalau untuk masyarakat yang setidaknya merasa senanglah

(22)

dengan beberapa hiburan yang terdapat dalam event tersebut....dan selanjutnya mereka tahu akan merek Lois dan terpikirkan untuk menggunakan produk-produk dari Lois...

"

Setiap event yang dilakukan oleh Lois Jeans Indonesia memperhatikan beberapa elemen diatas agar hasil yang didapatkan menjadi lebih optimal.

Ini sesuai dengan pernyataan dari Suhendi, yaitu:

"

Bagian penting yang pertama menurut saya adalah

display...artinya pada saat saya menghadiri event tertentu ada sesuatu dari penataan dari tempat itu yang dapat membuat saya langsung mendatangi tempat tersebut....itulah yang paling penting pertama menurut saya...yang kedua proaktive/service yang diberikan kepada orang yang datang ke event tersebut....

"

Bapak Jauhari juga mengatakan hal yang serupa:

"

(makan snack) Tujuan utamanya....event itu kita bikin sifatnya lebih ke brand image atau penjualan....itu aja si intinya yang kita pertimbangkan....kalau lebih ke brand image ya...apa pesan utamanya yang ingin disampaikan...seperti ulang tahun lois jeans yang ke 50 tahun..

"

Hal tersebut juga sesuai dengan definisi komunikasi menurut

Terence A. Shimp , " Komunikasi kemudian dapat dianggap sebagai

proses menciptakan suatu kesamaan (commonness) atau suatu kesatuan

pemikiran antara pengirim dengan penerima." (2003:162). Suatu kesamaan

(23)

yang dimaksud dalam penelitian ini adalah ide dari Lois Jeans Indonesia dalam melaksanakan aktivitas event itu haruslah memang apa yang diinginkan oleh konsumen atau masyarakat di lokasi akan diadakannya aktivitas event tersebut, yang dengan maksud untuk membuat mereka tertarik dengan aktivitas event yang diadakan oleh Lois Jeans Indonesia sehingga pada akhirnya menjadi konsumen tetap Lois Jeans.

Hal ini sesuai dengan pernyataan dari Ibu Ida:

"

Mereka semua si sangat antusias sekali....baik konsumen dari Lois itu sendiri maupun masyarakat yang kebetulan hadir di event tersebut....

"

Ibu Ida juga mengatakan kalau sejauh ini program yang paling besar pengaruhnya dalam sebuah aktivitas event adalah pemberian potongan harga dan pemberian hadiah.

"

Hadiah, diskon...

"

Pernyataan Ibu Ida diperkuat oleh pernyataan dari Suhendi selaku konsumen:

"

Diskon, merchandise

"

Kedua belah pihak yaitu Lois Jeans Indonesia dan konsumen sama-

sama melakukan pertukaran informasi baik secara langsung ataupun tidak

langsung yang pada akhirnya membentuk suatu pengertian atau

kesimpulan tentang aktivitas event seperti apa yang diinginkan konsumen

dan apa yang seharusnya dilakukan oleh Lois Jeans Indonesia terhadap

aktivitas eventnya. Melalui proses tersebut maka aktivitas event yang

(24)

dilakukan akan jadi lebih efisien karena sesuai dengan keinginan kedua belah pihak, dengan begitu setiap aktivitas yang diadakan dari satu ke berikutnya akan menjadi lebih berhasil.

Berdasarkan pernyataan Ibu Ida dan Suhendi dapat diketahui bahwa yang paling berpengaruh dan di tunggu-tunggu di dalam aktivitas event pemberian potongan harga dan pemberian hadiah.

Aktivitas event yang diadakan oleh Lois Jeans Indonesia bukanlah merupakan adaptasi dari Lois Jeans di beberapa negara lainnya.

Secara keseluruhan event yang diadakan oleh Lois Jeans Indonesia ini memang bukanlah adaptasi dari Lois International, dikarenakan masyarakat Indonesia sendiri mempunyai keunikan tersendiri terhadap sebuah event. Selain hal tersebut, dikarenakan juga bahwa masyarakat Indonesia ini terdiri dari beragam etnis dan suku. Jadi penerimaan akan sebuah event yang sama akan berbeda di setiap daerah. Oleh karenanya dalam mengadakan aktivitas event Lois Jeans Indonesia akan mencari beberapa data tentang daerah tersebut. Kemudian hal tersebut akan menjadi pertimbangan dalam aktivitas event yang akan dilakukan.

Hal tersebut senada dengan pernyataan dari Bapak Jauhari :

"

Enggak...Indonesia murni...Spanyol hanya ngasih panduan

koleksi sama materi image untuk koleksi...untuk promosinya mandiri.

"

Bagi konsumen, aktivitas event-event yang menggunakan konsep

promo memberikan produk-produk dengan harga di bawah harga pasaran

(25)

sangat menguntungkan karena mereka bisa mendapatkan barang bermerek yang memiliki kualitas bagus dengan harga yang terjangkau. Melalui pengamatan penulis, terlihat jelas bahwa antusiame pengunjung sangat besar, mulai dari konsumen Lois Jeans sendiri maupun masyarakat luas.

Banyak dari mereka yang memborong produk-produk Lois Jeans. Produk yang paling digemari di beberapa event yang berbeda, tetapi biasanya adalah celana dan kaos.

Hal ini diungkapkan oleh Bapak Jauhari:

"

Celana sama baju si...."

Ibu Ida juga mengatakan hal yang serupa :

"

Kebanyakan dari mereka membeli celana...baju....ada juga

kemeja.."

Antusiasme konsumen yang sangat besar terhadap event dapat terlihat dari komentar konsumen bernama Suhendi:

"Tidak semua event Lois Jeans yang saya datangi, tapi saya sangat senang terhadap event yang Lois Jeans lakukan...Karena saya dapat dengan bangga memakai produk dari Lois...produk itu saya dapatkan dengan harga murah lagi...hehehe....Saya akan datang lagi ke event-event Lois ini...dengan keluarga tentunya...."

Pernyataan dari Suhendi sesuai dengan model komunikasi Osgood

dan Schramm, yaitu model komunikasi yang menggambarkan suatu proses

yang dinamis. Pesan ditransmisikan melalui proses encoding dan

decoding. Hubungan antara encoding dan decoding layaknya sumber

(26)

(encoder)-penerima (decoder) yang saling mempengaruhi satu sama lain.

Namun, pada tahap berikutnya penerima (encoder) dan sumber (decoder), interpreter berfungsi ganda sebagai pengirim dan penerima pesan. Patut dicatat bahwa model ini menempatkan sumber dan penerima mempunyai kedudukan yang sederajat (Onong).

Lois Jeans Indonesia selaku pengirim pesan dan konsumen dan masyarakat luas selaku penerima pesan saling membutuhkan dan beradadalam posisi yang sama. Lois Jeans Indonesia mengadakan event dengan maksud untuk meningkatkan penjualan, tetapi tidak akan berhasil jika tidak ada konsumen dan masyarakat luas yang tertarik untuk membeli, sebaliknya konsumen menginginkan keuntungan dari beberapa kegiatan dari event yang diadakan oleh Lois Jeans Indonesia, jika tidak ada respon yang baik dari Lois Jeans Indonesia maka konsumen tidak akan mendapatkan apa yang mereka inginkan. Hal seperti itulah yang dimaksud saling membutuhkan dalam penyampaian komunikasi, dalam hal ini aktivitas event yang dijalankan oleh Lois Jeans Indonesia.

Dalam aktivitas event Lois Jeans Indonesia, pihak yang paling

bertanggung jawab terhadap keberhasilan sebuah event adalah Marketing

Manager, Marketing Communication, Sales Promotion Girls, Sales

Promotion Boys, Event Organizer. Marketing Manager bertanggung jawab

atas perencanaan event yang sesuai dengan tujuan perusahaan. Marketing

Communication bertanggung jawab terhadap pelaksanaan dan juga

memberikan report untuk evaluasi dari event yang telah diselenggarakan.

(27)

Sales Promotion Girls dan Sales Promotion Boys bertanggung jawab terhadap product knowledge sehingga konsumen dan masyarakat luas teredukasi dan tertarik untuk membeli produk-produk dari Lois Jeans.

4.4 Pembahasan

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan melalui wawancara dengan narasumber, serta dengan pengumpulan data berbagai sumber yang menjelaskan secara terperinci suatu permasalahan yang terjadi pada obyek penelitian serta menganalisa semua data penelitian sesuai dengan fakta yang ada secara menyeluruh mengenai Aktivitas Event Lois Jeans Indonesia Untuk Meningkatkan Penjualan Periode Mei-Agustus 2012.

Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan melalui wawancara secara mendalam (depth interview) peneliti mencoba untuk melakukan pembahasannya. Dibagian pembahasan ini, harapannya adalah agar rangkuman hasil wawancara dapat dimengerti dengan baik, penjabaran dikaitkan dengan teori yang dapat mendukung hasil penelitian tersebut.

Adapun tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui Aktivitas Event Lois Jeans Indonesia Untuk Meningkatkan Penjualan Periode Mei- Agustus 2012.

Event di anggap sebagai salah satu alat bantu komunikasi

pemasaran yang digunakan perusahaan untuk mengkomunikasikan produk

kepada klien (konsumen).

(28)

Tujuan penjualan adalah bagian akhir yang hendak dicapai melalui komunikasi itu, seperti halnya prinsip pemasaran modern menganggap bahwa upaya pemasaran ditujukan untuk mendorong penjualan saat itu juga penjualan yang berlanjut di kemudian hari. Pemahaman tentang pentingnya keikutsertaan perusahaan atau organisasi/penyelenggara event yang dilakukan sendiri oleh perusahaan merupakan pertimbangan yang berharga di kemudian hari.

Aktivitas event yang dilaksanakan oleh Lois Jeans Indonesia beragam, tergantung dari tujuan yang ingin dicapai dan program yang sedang di jalankan, seperti yang dijelaskan (Sulyus, 2011:135) bahwa aktivitas event terbagi menjadi tiga bagian, yaitu Calendar Event, Momentum Event, dan Special Event. Calendar Event adalah acara regular

yang dilakukan pada hari, bulan, tahun tertentu secara periodik sepanjang waktu kalendar. Momentum Event adalah acara yang sifatnya khusus dan dilaksanakan pada momen-momen tertentu di luar acara rutin. Special Event adalah acara khusus yang dianggap istimewa.

Calendar Event adalah acara regular yang dilakukan pada hari, bulan, tahun tertentu secara periodik sepanjang waktu kalendar.

Di Indonesia sendiri, Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta sudah menjadi agenda tetap wisata daerah, sekaligus menjadi ajang terbesar pameran aneka produk

4

. Bagi perusahaan-perusahaan swasta, Jakarta Fair merupakan ajang bisnis sekaligus promosi yang menggairahkan. Sebab

4 Evelina, Lidia. Event Organizing Pameran. Jakarta:PT Indeks. 2005. Hal. 3.

(29)

tanpa perlu biaya tinggi dan tenaga ekstra keras, pengunjung Jakarta Fair tiap hari mengalir bergantian dalam jumlah ribuan orang. Di PRJ 2012 itu sendiri Lois Jeans Indonesia memberikan sales promotion berupa diskon sampai dengan 70 %. Dan penjualan di PRJ 2012 itu sendiri lumayan menguntungkan dengan angka penjualan mencapai 1.257 produk yang terjual. Dengan perincian 874 buah produk bawahan, 64 produk jaket, 214 produk kemeja, dan 105 produk kaos.

Momentum Event adalah acara yang sifatnya khusus dan dilaksanakan

pada momen-momen tertentu di luar acara rutin.

Dalam rangka menyambut ulang tahunnya yang ke 50 tahun Lois Jeans Indonesia membuat event kompetisi dance. Acara diadakan pada tanggal 23 Juni 2012 bertempat di Atrium Surabaya Town Square (Sutos), Surabaya. Berhadiah puluhan juta rupiah dan produk-produk Lois Jeans.

Acara dimeriahkan oleh Terro Band, selain itu juga ada dance battle,

fashion show, photograph competition, dan tersedia juga free foto booth

dan games (lasso). Acara yang diselenggarakan di sebuah mall tersebut

juga menawarkan program sales promotion berupa diskon sampai dengan

70 %. Diskon besar-besaran ini menurutnya hanya berlangsung tanggal 23

Juni 2012 hingga malam atau tutup mall. Dan penjualan di War Of Dance

di Surabaya 2012 itu sendiri lumayan menguntungkan dengan angka

penjualan mencapai 116 produk yang terjual. Dengan perincian 45 buah

produk bawahan, 13 produk jaket, 26 produk kemeja, dan 32 produk kaos.

(30)

Dalam rangka menyambut ulang tahunnya yang ke 50 tahun Lois Jeans Indonesia membuat event kompetisi dance. Acara diadakan pada tanggal 30 Juni 2012 bertempat di Palladium Plaza Medan. Berhadiah puluhan juta rupiah dan produk-produk Lois Jeans. Acara dimeriahkan oleh Horizon Band, selain itu juga ada dance battle, fashion show, photograph competition, dan tersedia juga free foto booth dan games (lasso). Lois memberikan diskon terbesar untuk masyarakat Medan. Di Palladium Plaza Medan all item yang di dekat acara War Of Dance yang bertempat di lantai satu, untuk mall lain seperti Medan Fair, Thamrin, dan di Matahari-matahari departemen store di Medan. Diskon besar-besaran ini menurutnya hanya berlangsung tanggal 30 Juni 2012 hingga malam atau tutup mall. Di Palladium sendiri diskon spesial 50 + 20 persen karena bersamaan dengan event ulang tahun Lois. Diskon besar yang cukup jarang terjadi ini cukup menarik minat pengunjung. Terlihat dalam stan Lois di sekitar pintu masuk Palladium Mall terlihat cukup banyak pembeli.

Skinny Jeans yang biasanya 300-an ribu sudah bisa dapat diperoleh hanya

setengah harga atau bahkan lebih. Kaos yang 150-an ribu juga hanya

setengah harga. Tak hanya itu, konsumen dengan pembelanjaan tertinggi

dapat hadiah. Dan penjualan di War Of Dance di Medan 2012 itu sendiri

lumayan menguntungkan dengan angka penjualan mencapai 269 produk

yang terjual. Dengan perincian 132 buah produk bawahan, 24 produk

jaket, 37 produk kemeja, dan 76 produk kaos.

(31)

Special Event adalah acara khusus yang dianggap istimewa.

Dalam rangka pembukaan showroomnya di Mall Kota Kasablanka Jakarta, Lois Jeans Indonesia mengadakan beberapa promo antara lain memberikan special gift dan cashback bila melakukan pembelian produk- produk Lois Jeans senilai tertentu. Berlaku sampai dengan 31 Juli 2012.

Promo yang berlaku sampai dengan tanggal 31 Juli 2012 tersebut itu sendiri lumayan menguntungkan dengan angka penjualan mencapai 104 produk yang terjual. Dengan perincian 32 buah produk bawahan, 11 produk jaket, 24 produk kemeja, dan 37 produk kaos.

Dalam rangka pembukaan showroomnya di Mall Panakukang Makassar, Lois Jeans Indonesia mengadakan promo antara lain mendapatkan cashback atau potongan langsung senilai Rp 100.000 untuk minimum pembelanjaan 1 jeans pria, atau cashback/ potongan Rp 50.000 untuk setiap pembelanjaan Jeans wanita. Berlaku hanya 16 Juni - 15 Juli 2012. Promo dalam rangka pembukaan showroom di sebuah mall yang hanya diadakan dari 16 Juni sampai 15 Juli 2012 tersebut itu sendiri lumayan menguntungkan dengan angka penjualan mencapai 53 produk yang terjual. Dengan perincian 16 buah produk bawahan, 8 produk jaket, 12 produk kemeja, dan 17 produk kaos.

Mendukung budaya lokal Indonesia, Lois Indonesia memberikan

support yang cukup berarti untuk terselenggaranya sebuah pertunjukan

teatrikal Musikal Lutung Kasarung, legenda yang sangat populer dari

tanah Jawa Barat, yang dikemas secara spektakuler oleh para seniman-

(32)

seniman berbakat Indonesia. Lois membagikan tiket gratis juga untuk pelanggan setia Lois Indonesia, bagi yang melakukan pembelanjaan minimum Rp 500.000. Teater diselenggarakan di Taman Ismail Marzuki - Jakarta. Berlaku: 19-27 Mei 2012, hanya di showroom Lois PIM Jakarta.

Promo yang diadakan dalam rangka menyemarakkan acara pertunjukkan teatrikal Musikal Lutung Kasarung itu sendiri lumayan menguntungkan dengan angka penjualan mencapai 156 produk yang terjual. Dengan perincian 56 buah produk bawahan, 24 produk jaket, 36 produk kemeja, dan 40 produk kaos.

Dalam aktivitas event-eventnya Lois Jeans Indonesia selalu memajang atau membagikan beberapa produknya agar konsumen dan masyarakat luas mengetahui produk-produk terbaru dan keunggulan yang Lois Jeans miliki.

Pendekatan persuasive juga dilakukan di dalam beberapa aktivitas event Lois Jeans Indonesia jalankan. Ada kegiatan fashion show yang dibawakan oleh beberapa model. Dan ada booth yang berisi produk- produk dari Lois Jeans dengan harga dibawah harga jual normal alias diskon. Dari kegiatan tersebut diharapkan konsumen dan masyarakat luas mempunyai keinginan untuk mencoba produk-produk Lois Jeans.

Dalam beberapa aktivitas eventnya mengadakan turnament dance

di beberapa kota besar. Para konsumen dan masyarakat luas dilibatkan

untuk turut serta dalam beberapa kegiatan event yang dilakukan dan

sebagai hadiahnya diberikan beberapa produk dari Lois Jeans. Dan

(33)

kegiatan tersebut diharapkan menumbuhkan emosional terhadap brand Lois Jeans sendiri.

Melalui pengamatan yang sudah penulis lakukan terlihat bahwa Lois Jeans Indonesia melakukan publikasi dengan memasang iklan di media periklanan utama : koran, majalah, radio, televisi, media luar ruang, internet dan world wide web. Sebagai upaya agar konsumen atau masyarakat mengetahui terhadap event yang akan Lois Jeans Indonesia adakan. Tujuan dari publikasi tersebut agar banyak konsumen atau masyarakat yang turut berpartisipasi dalam aktivitas event yang di selenggarakan.

Aktivitas event yang dilakukan harus memperhatikan 4 unsur penting yang merupakan bauran pemasaran, yaitu product, price, place, dan promotion . Bauran pemasaran itu juga diterapkan dalam aktivitas event Lois Jeans Indonesia.

Bauran pemasaran yang diterapkan dalam aktivitas event Lois Jeans Indonesia juga memperhatikan secara detail unsur-unsur komunikasi sebagai berikut :

1. Sumber

Sumber yang dimaksud dalam menjalankan aktivitas event direncanakan dan dijalankan oleh Lois Jeans Indonesia adalah Lois Jeans Indonesia itu sendiri. Dimana Lois Jeans Indonesia membuat sesuatu bentuk yang nantinya akan diterima oleh penerima.

2. Pesan

(34)

Pesan yang dimaksud oleh Lois Jeans Indonesia adalah komunikasi yang dibuat, dimana komunikasi tersebut disampaikan melalui cara langsung atau dipromosikan melalui media yang sesuai dengan sasaran targetnya.

3. Saluran penyampaian pesan

Saluran penyampaian pesan yang dimaksud dalam kegiatan pemasaran Lois Jeans Indonesia adalah saluran penyampaian pesan yang sesuai dengan sasaran target yang diinginkan Lois Jeans Indonesia. Saluran penyampaian pesan yang digunakan sebenarnya tergantung dari tujuan yang diharapkan dari target sasaran. Dalam pemilihan saluran penyampaian pesan Lois Jeans Indonesia harus benar-benar teliti karena jika sampai salah memilih maka tujuan yang diharapkan dari target sasaran tersebut akan besar kemungkinan gagal.

4. Penerima

Penerima yang dimaksud dalam aktivitas event Lois Jeans Indonesia adalah konsumen Lois Jeans dan masyarakat pada umumnya yang akan menjadi konsumen Lois Jeans.

5. Gangguan

Gangguan disini adalah beberapa ancaman dari lingkungan baik

internal maupun eksternal. Gangguan tersebut bisa saja

menggagalkan sebuah aktivitas event ataupun membuat aktivitas

event tidak berjalan sesuai dengan harapan.

(35)

6. Umpan Balik

Umpan balik yang dimaksud adalah promosi yang dilakukan oleh Lois Jeans Indonesia mendapat tanggapan dari konsumen dan pihak lainnya terhadap promosi yang dilakukan oleh Lois Jeans Indonesia, seperti konsumen dan masyarakat luas antusias ataupun merasa kecewa terhadap promosi yang diadakan

Setiap event yang dilakukan oleh Lois Jeans Indonesia memperhatikan beberapa elemen diatas agar hasil yang didapatkan menjadi lebih optimal.

Suatu kesamaan dalam penelitian ini adalah ide dari Lois Jeans Indonesia dalam melaksanakan aktivitas event itu haruslah memang apa yang diinginkan oleh konsumen atau masyarakat di lokasi akan diadakannya aktivitas event tersebut, yang dengan maksud untuk membuat mereka tertarik dengan aktivitas event yang diadakan oleh Lois Jeans Indonesia sehingga pada akhirnya menjadi konsumen tetap Lois Jeans.

Kedua belah pihak yaitu Lois Jeans Indonesia dan konsumen sama-

sama melakukan pertukaran informasi baik secara langsung ataupun tidak

langsung yang pada akhirnya membentuk suatu pengertian atau

kesimpulan tentang aktivitas event seperti apa yang diinginkan konsumen

dan apa yang seharusnya dilakukan oleh Lois Jeans Indonesia terhadap

aktivitas eventnya. Melalui proses tersebut maka aktivitas event yang

dilakukan akan jadi lebih efisien karena sesuai dengan keinginan kedua

(36)

belah pihak, dengan begitu setiap aktivitas yang diadakan dari satu ke berikutnya akan menjadi lebih berhasil.

Dari penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa yang paling berpengaruh dan di tunggu-tunggu di dalam aktivitas event pemberian potongan harga dan pemberian hadiah.

Aktivitas event yang diadakan oleh Lois Jeans Indonesia bukanlah merupakan adaptasi dari Lois Jeans di beberapa negara lainnya.

Secara keseluruhan event yang diadakan oleh Lois Jeans Indonesia ini memang bukanlah adaptasi dari Lois International, dikarenakan masyarakat Indonesia sendiri mempunyai keunikan tersendiri terhadap sebuah event. Selain hal tersebut, dikarenakan juga bahwa masyarakat Indonesia ini terdiri dari beragam etnis dan suku. Jadi penerimaan akan sebuah event yang sama akan berbeda di setiap daerah. Oleh karenanya dalam mengadakan aktivitas event Lois Jeans Indonesia akan mencari beberapa data tentang daerah tersebut. Kemudian hal tersebut akan menjadi pertimbangan dalam aktivitas event yang akan dilakukan.

Bagi konsumen, aktivitas event-event yang menggunakan konsep promo memberikan produk-produk dengan harga di bawah harga pasaran sangat menguntungkan karena mereka bisa mendapatkan barang bermerek yang memiliki kualitas bagus dengan harga yang terjangkau. Melalui pengamatan penulis, terlihat jelas bahwa antusiame pengunjung sangat besar, mulai dari konsumen Lois Jeans sendiri maupun masyarakat luas.

Banyak dari mereka yang memborong produk-produk Lois Jeans. Produk

(37)

yang paling digemari di beberapa event yang berbeda, tetapi biasanya adalah celana dan kaos.

Lois Jeans Indonesia selaku pengirim pesan dan konsumen dan masyarakat luas selaku penerima pesan saling membutuhkan dan beradadalam posisi yang sama. Lois Jeans Indonesia mengadakan event dengan maksud untuk meningkatkan penjualan, tetapi tidak akan berhasil jika tidak ada konsumen dan masyarakat luas yang tertarik untuk membeli, sebaliknya konsumen menginginkan keuntungan dari beberapa kegiatan dari event yang diadakan oleh Lois Jeans Indonesia, jika tidak ada respon yang baik dari Lois Jeans Indonesia maka konsumen tidak akan mendapatkan apa yang mereka inginkan. Hal seperti itulah yang dimaksud saling membutuhkan dalam penyampaian komunikasi, dalam hal ini aktivitas event yang dijalankan oleh Lois Jeans Indonesia.

Dalam aktivitas event Lois Jeans Indonesia, pihak yang paling bertanggung jawab terhadap keberhasilan sebuah event adalah Marketing Manager, Marketing Communication, Sales Promotion Girls, Sales Promotion Boys, Event Organizer. Marketing Manager bertanggung jawab atas perencanaan event yang sesuai dengan tujuan perusahaan. Marketing Communication bertanggung jawab terhadap pelaksanaan dan juga memberikan report untuk evaluasi dari event yang telah diselenggarakan.

Sales Promotion Girls dan Sales Promotion Boys bertanggung jawab

terhadap product knowledge sehingga konsumen dan masyarakat luas

teredukasi dan tertarik untuk membeli produk-produk dari Lois Jeans.

Gambar

Gambar 4.1 Brand Lois Jeans
Gambar 4.2 Event Lois Jeans Indonesia di PRJ
Gambar 4.3 Event Lois Jeans Indonesia War Of Dance di Surabaya
Gambar 4.4 Event Lois Jeans Indonesia War Of Dance di Medan
+4

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil data statistik berkebalikan dengan hipotesis yang diinginkan dan berdasarkan dengan teori bahwa ada perbedaan kadar protein total antara penggiat

Liebra Permana, dimana tindakan yang dilakukan yaitu dengan memberikan alternatif pilihan bentuk kerjasama yang seperti apa yang diinginkan dan memberikan solusi untuk hal

Melaksanakan misi kantor cabang keseluruhan, yaitu untuk membantu direksi memperoleh laba yang wajar melalui penyediaan produk dan jasa perbankan yang dibutuhkan masyarakat

“Tahapan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh pengurus BUMDes dan perangkat desa Tunggangri awalnya menggali potensi masyarakat desa. Masyarakat memiliki ide

Berdasarkan hasil wawancara dengan tokoh masyarakat Desa Sedan terkait adanya faktor pendukung terhadap aktivitas keagaamaan selama masa pandemi beliau mengatakan

Observasi dilakukan terhadap aktivitas guru dan aktivitas peserta didik. Pengamatan dilakukan untuk merekam semua kemampuan dan aktivitas belajar peserta didik dan

Observasi dilakukan dengan menggunakan lembar observasi. Kegiatan yang dilakukan adalah mengamati aktivitas guru, aktivitas siswa, dan aktivitas pembelajaran menggunakan

Aktivitas kerja Humas dimulai dari menentukan suatu daftar acara tahunan tertentu (regular of yearly event), yang kemudian dikaitkan dengan peristiwa-peristiwa khusus