• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis pengukuran kinerja perusahaan dengan metode balanced scorecard : studi kasus pada PT. BPR Tugu Kencana.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis pengukuran kinerja perusahaan dengan metode balanced scorecard : studi kasus pada PT. BPR Tugu Kencana."

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

xvi ABSTRAK

ANALISIS PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN METODE BALANCED SCORECARD

Studi Kasus Pada PT. BPR Tugu Kencana

Susana Nugrahani Universitas Sanata Dharma

Yogyakarta 2013

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kinerja PT BPR Tugu Kencana yang diukur dengan menggunakan metode Balanced Scorecard. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Studi Kasus pada PT BPR Tugu Kencana. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, dokumentasi, dan kuesioner yang ditujukan kepada karyawan dan pelanggan.

Data yang digunakan dalam analisis ini adalah laporan laba rugi dan neraca perusahaan PT. BPR Tugu Kencana dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2012. Teknik analisis data yang digunakan adalah perspektif keuangan berupa perhitungan

return on assets, biaya operasional, loan to deposit ratio dan non performing loan.

Perspektif pelanggan berupa perhitungan pangsa pasar, customer retention, customer

acquisition, customer profitability dan customer satisfaction. Perspektif proses bisnis

internal berupa perhitungan administrative expenses to total revenue. Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan berupa perhitungan produktivitas karyawan, pelatihan karyawan dan kepuasan karyawan serta menggunakan analisis time series.

Hasil analisis data tersebut adalah sebagai berikut: 1) Perspektif keuangan yang mengalami peningkatan adalah Return On Assets dan Biaya Operasional, sedangkan yang mengalami penurunan adalah Non Performing Loan dan Loan to Deposit Ratio. 2) Perspektif pelanggan yang mengalami peningkatan adalah Customer Retention, Customer Acquisition dan Customer Profitability, sedangkan yang mengalami penurunan adalah pangsa pasar. 3) Perspektif proses bisnis internal mengalami penurunan yaitu Administrative Expenses to Total Revenue. 4) Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan yang mengalami peningkatan adalah produktivitas karyawan dan yang mengalami penurunan adalah pelatihan karyawan.

(2)

xvii ABSTRACT

AN ANALYSIS OF COMPANY’S PERFORMANCE MEASUREMENT USING A BALANCED SCORECARD METHOD

A Case Study at PT. BPR Tugu Kencana Susana Nugrahani

Sanata Dharma University Yogyakarta

2013

This research was aimed to know a performance development of PT. BPR Tugu Kencana that was measured using a Balanced Scorecard Method. This research was a case study at PT. BPR Tugu Kencana. Data collection technique was by interview, documentation, and questionnaire addressed to the employees and customers.

The data used in this analysis was taken from profit-loss and statement balance of PT. BPR Tugu Kencana from 2010 to 2012. The data was analysed for financial perspective in return on asset calculation, operational costs, loan to deposit ratio and

non performance loan, for customer’s perspective in market share calculation, customer retention, customer acquisition, customer profitability and customer satisfaction, for internal business process perspective in administrative expense to total revenue calculation, and Learning and growth perspective in employee

productivity calculation, employee training and employee satisfaction and it also used a time series analysis.

The data analysis result were as followed: 1) For financial perspective the ratio that increased was Return on Assets and Operational Costs, while the ratio that decreased were Non Performing Loan and Loan to Deposit Ratio. 2) For customer’s perspective that rose were Customer Retention, Customer Acquisition and Customer Profitability, while that fell was market share. 3) For internal business process perspective the decreased was Administrative Expenses to Total Revenue. 4) For the learning and growth perspective the ratio that increased was employee productivity, while employee training perspective was decreased

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, dapat diketahui bahwa perspektif keuangan belum menunjukkan indikasi yang baik, sedangkan perspektif pelanggan, proses bisnis internal

Bagaimana kemampuan Bank X dalam memberikan manfaat tambahan kepada pelanggan setelah layanan jasa diberikan nasabah. Perspektif Pembelajaran

perspektif, yaitu perspektif pembelajaran dan pertumbuhan, perspektif proses internal bisnis, perspektif pelanggan dan perspektif keuangan. Balance Scorecard memiliki

Perspektif Pelanggan, Perspektif Proses Bisnis Internal, dan Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan, dapat ditarik kesimpulan bahwa dari hasil uji seluruh penilaian

22.01 dengan masing-masing perspektif mendapatkan skor 15 untuk aspek pendidikan karyawan dan skor 7.01 untuk aspek produktivitas karyawan .Kinerja perspektif

Oleh karena itu, diterapkan sistem pengukuran kinerja dengan metode Balanced Scorecard yang dilihat dari empat perspektif yaitu keuangan, pelanggan, proses bisnis internal,

Pada ketiga perspektif yang lain yaitu pelanggan, proses bisnis internal, pembelajaran dan pertumbuhan mengalami peningkatan tetapi tidak cukup membantu menaikkan

Dari perspektif bisnis internal, perusahaan banyak melakukan inovasi-inovasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.Sedangkan dalam perspektif pertumbuhan dan pembelajaran yang