ABSTRAK
Selama kehamilan terjadi perubahan hormon yang mengubah respon imun dan mediator respon inflamasi. Hal ini kemudian menyebabkan masalah dalam rongga mulut terutama gingivitis dan infeksi periodontal. Gingivitis kehamilan dikarakteristikan dengan eritema, edema, hiperplasia dan peningkatan perdarahan. Salah satu metode untuk menilai kesehatan jaringan gingiva adalah dengan indeks gingiva modifikasi. Indeks ini menilai keparahan gingivitis berdasarkan warna dan konsistensi jaringan gingiva.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui status kesehatan gingiva pada ibu hamil dengan indeks gingiva modifikasi, mengetahui hubungan usia kehamilan, dan faktor- faktor (sosio- ekonomi, pola makan, oral hygiene) yang dapat mempengaruhi skor indeks gingiva modifikasi.
Desain penelitian ini cross sectional dan jenis penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan metode analisis uji Spearman’s rho. Metode pengambilan sampel purposive sampling dan sampel berjumlah 44 orang.
Hasil penelitian menunjukkan mayoritas ibu hamil mengalami inflamasi ringan dengan sedikit perubahan warna, sedikit perubahan tekstur melibatkan seluruh margin atau papilla gingiva, dengan skor indeks terkecil 0,5 dan terbesar 2,7. Terdapat hubungan antara usia kehamilan, sosio- ekonomi, pola makan, dan oral hygiene dengan skor indeks gingiva modifikasi. Usia kehamilan berpengaruh 20.3% terhadap skor indeks gingiva modifikasi. Sosio- ekonomi dilihat dari pendidikan berpengaruh 18,4 %, sedangkan pekerjaan 11,5 %, dan pendapatan 33,6 %. Pola makan berpengaruh 31,2% dan oral hygiene berpengaruh 16,3% terhadap skor indeks gingiva modifikasi.
Kesimpulan penelitian ini adalah status kesehatan gingiva ibu hamil berdasarkan indeks gingiva modifikasi mayoritas termasuk inflamasi ringan dengan sedikit perubahan warna, sedikit perubahan tekstur melibatkan seluruh margin atau papilla gingiva. Terdapat hubungan antara usia kehamilan, sosio- ekonomi, pola makan, dan oral hygiene dengan skor indeks gingiva modifikasi.
vi Universitas Kristen Maranatha ABSTRACT
During pregnancy hormonal changes occur that alter the immune response
and mediator of the inflammatory response. Thus causes problems in the oral
cavity, especially gingivitis and periodontal infections. Pregnancy gingivitis is characterized by erythema, edema, hyperplasia and increased bleeding. One
method to assess gingival health tissues is by using modified gingival index.This
index assesses severity of gingivitis by color and the consistency of gingival tissue.
The purpose of this study was to determine the health status of gingiva in pregnant women with modified gingival index, to know the relationship of gestational age, and other factors (socio-economic, dietary, oral health) which may affect modified gingival index score.
The study design is cross sectional with analytic descriptive, using Spearman's rho test analysis method. Sampling method with purposive sampling and sample amounted to 44 people.
The results showed that pregnant women had mild inflammation with slight discoloration, slight textural changes involving all gingival margins or papillae, with the smallest index score is 0.5 and the largest 2.7. There is a relationship between gestational age, socio- economic, diet, and oral hygiene with a modified gingival index score. The gestational age had a 20.3% effect on the modified gingival index score. Socio - economic factor that showed from education are 18,4 %, while occupation is 11,5%, and income is 33,6% affect modified gingival index score. Dietary 31,2% and oral hygiene 16,3% affect modified gingival index score.
The conclusions of this study is majority of gingival health status in pregnant woman based on modified gingival index including mild inflammation with slight discoloration, slight textural changes involving all gingival margins or papillae . There is a relationship between gestational age, socio- economic, diet, and oral hygiene with a modified gingival index score.
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ... i
LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING ... ii
SURAT PERNYATAAN ... iii
LEMBAR PERSETUJUAN PERBAIKAN (REVISI) ... iv
ABSTRAK ... v
ABSTRACT ... vi
PRAKATA ... vii
DAFTAR ISI ... x
DAFTAR TABEL... xv
DAFTAR DIAGRAM ... xvii
DAFTAR GAMBAR ... xviii
DAFTAR LAMPIRAN ... xix
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1. Latar Belakang ... 1
1.2. Identifikasi Masalah ... 3
1.3. Tujuan Penelitian ... 4
1.4. Manfaat Karya Tulis Ilmiah ... 4
1.4.1. Manfaat Ilmiah ... 4
1.4.2. Manfaat Praktis ... 4
xi Universitas Kristen Maranatha
1.6. Hipotesis ... 8
1.7. Metodologi Penelitian ... 8
1.8. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 8
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 9
2.1. Kehamilan ... 9
2.2. Jaringan Periodontal ... 11
2.3. Gingiva ... 12
2.3.1. Anatomi Gingiva ... 12
2.3.2. Vaskularisasi, Limfatik dan Inervasi Gingiva ... 13
2.3.3. Gambaran Klinis Gingiva Normal ... 14
2.4. Gingivitis ... 15
2.4.1. Patogenesis Gingivitis ... 16
2.4.2. Gingivitis Kehamilan ... 17
2.5. Indeks Gingiva ... 19
2.5.1. Modified Gingival Index ... 20
2.6. Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Masa Kehamilan ... 21
2.7. Profil Puskesmas Cimahi Selatan ... 22
BAB III BAHAN DAN METODE PENELITIAN ... 24
3.1. Alat dan Bahan ... 24
3.1.1. Alat Penelitian ... 24
3.2. Populasi dan Sampel Penelitian ... 25
3.2.1. Populasi Penelitian ... 25
3.2.2. Sampel Penelitian ... 25
3.2.2.1. Metode Pengambilan Sampel ... 25
3.2.2.2. Kriteria Sampel ... 26
3.3. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 26
3.3.1. Lokasi Penelitian ... 26
3.3.2. Waktu Penelitian... 26
3.4. Metode Penelitian... 26
3.4.1. Desain Penelitian ... 26
3.4.2. Alur Penelitian ... 27
3.4.3. Variabel Penelitian ... 28
3.4.4. Definisi Operasional ... 28
3.5. Prosedur Penelitian ... 31
3.6. Pengolahan Data ... 31
3.7. Metode Analisis ... 31
3.7.1. Analisis Deskriptif ... 32
3.7.2. Analisis Statistik ... 32
3.8. Aspek Etik Penelitian ... 32
BAB IV HASIL PENELITIAN ... 33
4.1. Hasil Penelitian ... 33
xiii Universitas Kristen Maranatha
4.1.1.1. Profil Responden berdasarkan Usia ... 33
4.1.1.2. Profil Responden berdasarkan Pekerjaan ... 34
4.1.1.3. Profil Responden berdasarkan Tingkat Pendidikan ... 34
4.1.1.4. Profil Responden berdasarkan Pendapatan ... 35
4.1.1.5. Profil Responden berdasarkan Usia Kehamilan ... 35
4.1.1.6. Profil Responden berdasarkan Kondisi dalam Rongga Mulut ... 36
4.1.1.7. Profil Responden berdasarkan Gejala Mual Muntah ... 37
4.1.1.8. Profil Responden berdasarkan Rutinitas Pola Makan ... 37
4.1.1.9. Profil Responden berdasarkan Frekuensi Sikat Gigi ... 38
4.1.1.10. Profil Responden berdasarkan Penggunaan Alat Bantu Lain ... 39
4.1.1.11. Profil Responden berdasarkan Kunjungan ke Dokter Gigi... 40
4.1.1.12. Status Kesehatan Gingiva Ibu Hamil ... 40
4.1.2. Analisis Hubungan ... 42
4.1.2.1. Hubungan Skor Indeks Gingiva Modifikasi dengan Usia Kehamilan ... 42
4.1.2.2. Hubungan Skor Indeks Gingiva Modifikasi dengan Sosio-Ekonomi ... 44
4.1.2.3. Hubungan Skor Indeks Gingiva Modifikasi dengan Pola Makan ... 49
4.1.2.4. Hubungan Skor Indeks Gingiva Modifikasi dengan Oral Hygiene ... 50
BAB V SIMPULAN DAN SARAN ... 59
5.1. Simpulan ... 59
5.2. Saran ... 59
DAFTAR PUSTAKA ... 61
LAMPIRAN ... 64
xv Universitas Kristen Maranatha
DAFTAR TABEL
Tabel 3.1. Penilaian Skor Modified Gingival Index ... 28
Tabel 3.2 Inteval Skor Kategori Oral Hygiene ... 30
Tabel 3.3 Interval Skor Kategori Pola Makan ... 30
Tabel 4.1. Profil Responden berdasarkan Usia ... 34
Tabel 4.2. Profil Responden berdasarkan Pekerjaan ... 34
Tabel 4.3. Profil Responden berdasarkan Tingkat Pendidikan ... 35
Tabel 4.4. Profil Responden berdasarkan Pendapatan ... 35
Tabel 4.5. Profil Responden berdasarkan Usia Kehamilan ... 36
Tabel 4.6. Profil Responden berdasarkan Kondisi dalam Rongga Mulut ... 36
Tabel 4.7. Profil Responden berdasarkan Gejala Mual Muntah ... 37
Tabel 4.8. Profil Responden berdasarkan Rutinitas Pola Makan ... 38
Tabel 4.9. Profil Responden berdasarkan Frekuensi Sikat Gigi ... 39
Tabel 4.10. Profil Responden berdasarkan Penggunaan Alat Bantu Lain ... 39
Tabel 4.11. Profil Responden berdasarkan Kunjungan ke Dokter Gigi ... 40
Tabel 4.12. Status Kesehatan Gingiva Ibu Hamil Puskesmas Cimahi Selatan ... 41
Tabel 4.13. Hubungan antara Skor Indeks Gingiva Modifikasi dengan Usia Kehamilan ... 43
Tabel 4.14. Tabulasi Silang antara Skor Indeks Gingiva Modifikasi dengan Usia Kehamilan ... 43
Tabel 4.16. Tabulasi Silang antara Skor Indeks Gingiva Modifikasi dengan
Pendidikan ... 45
Tabel 4.17. Hubungan antara Skor Indeks Gingiva Modifikasi dengan
Pekerjaan ... 46
Tabel 4.18. Tabulasi Silang antara Skor Indeks Gingiva Modifikasi dengan
Pekerjaan ... 46
Tabel 4.19. Hubungan antara Skor Indeks Gingiva Modifikasi dengan
Pendapatan ... 47
Tabel 4.20. Tabulasi Silang antara Skor Indeks Gingiva Modifikasi dengan
pendapatan ... 48
Tabel 4.21. Hubungan antara Skor Indeks Gingiva Modifikasi dengan Pola
Makan ... 49
Tabel 4.22. Tabulasi Silang antara Skor Indeks Gingiva Modifikasi dengan
Pola Makan ... 49
Tabel 4.23. Hubungan antara Skor Indeks Gingiva Modifikasi dengan Oral
Hygiene ... 50
Tabel 4.24. Tabulasi Silang antara Skor Indeks Gingiva Modifikasi dengan
xvii Universitas Kristen Maranatha
DAFTAR DIAGRAM
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1. Periodonsium ... 11
Gambar 2.2. Anatomi Gingiva ... 13
Gambar 2.3. Gingivitis Kehamilan parah di Regio Anterior Bawah ... 18
xix Universitas Kristen Maranatha
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 Surat Izin Pencantuman Lokasi Penelitian pada Judul Skripsi... 64
Lampiran 2 Lembar Persetujuan Komisi Etik ... 65
Lampiran 3 Surat Pengantar Izin Penelitian dari FKG ... 66
Lampiran 4 Surat Pengantar Izin Penelitian dari Kantor Kesatuan Bangsa ... 67
Lampiran 5 Surat Izin Penlitian di Puskesmas Cimahi Selatan ... 68
Lampiran 6 Lembar Informed Consent ... 69
Lampiran 7 Lembar Kuisioner ... 70
Lampiran 8 Lembar Pemeriksaan ... 72
Lampiran 9 Foto Penelitian ... 73
Lampiran 10 Hasil Data Kuisioner dan Pemeriksaan ... 74
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Kehamilan merupakan salah satu peristiwa penting dalam kehidupan seorang
wanita, dimana terjadi beberapa perubahan baik fisik maupun fisiologis. Selama
kehamilan terjadi perubahan hormon yang mengubah respon imun dan mediator
respon inflamasi. Hal ini kemudian menyebabkan masalah dalam rongga mulut terutama gingivitis dan infeksi periodontal.1,2
Perubahan oral yang terjadi selama kehamilan telah diidentifikasi selama
bertahun tahun. Pregnancy gingivitis adalah salah satu yang paling umum
ditemukan, terjadi pada 30 sampai 100% ibu hamil. Penyakit ini dikarakteristikan
dengan eritema, edema, hiperplasia, dan peningkatan perdarahan. Perubahan
inflamasi gingiva biasanya diobservasi pada bulan kedua atau ketiga kehamilan
dan menetap atau meningkat selama trimester kedua dan menurun pada bulan
terakhir kehamilan. Gingivitis akan menjadi semakin parah pada bulan
kedelapan.3,4
Di Indonesia, gingivitis merupakan masalah mulut dan gigi yang sering
dialami ibu hamil, yaitu sekitar 5% - 10% mengalami pembesaran gingiva.
Penelitian pada 67 ibu hamil di Poliklinik Kandungan dan Kebidanan Rumah
2
ibu hamil memiliki kerbersihan mulut yang buruk dan 79,10% mengalami
gingivitis sedang (Yuniar,2004). Selain itu, penelitian 127 ibu hamil di Puskemas
Jatinangor pada tahun 2009 menunjukkan 0% ibu hamil dengan derajat gingivitis
normal, gingivitis ringan 27,56% , gingivitis sedang 70,08% , dan gingivitis berat
sebesar 2,36% (Ilfi,2009) .2,5
Dari penelitian di wilayah kerja Puskesmas Rappang, Kabupaten Sidrap tahun
2014 terdapat hubungan antara tingkat kerbesihan rongga mulut dan status gingiva
ibu hamil. Semakin buruk tingkat kebersihan mulut maka status gingivanya juga
semakin buruk dan salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat kebersihan
mulut adalah pendidikan.6,7
Academy of general dentistry menunjukkan bahwa wanita hamil yang menderita gangguan kesehatan gigi dan mulut berisiko 3-5 kali lebih besar untuk
melahirkan bayi prematur. Sementara wanita hamil yang menderita gingivitis,
memiliki risiko lebih tinggi untuk melahirkan bayi prematur dengan berat badan
lahir rendah.2
Salah satu metode untuk menilai kesehatan jaringan gingiva adalah dengan
modified gingival index yang dikembangkan oleh RR Lobene, J Weatherford, NM Ross, RA Lamm, dan C Menaker pada tahun 1986. Indeks gingiva modifikasi
menilai keparahan gingivitis berdasarkan warna dan konsistensi jaringan gingiva.
Para ilmuwan indeks gingiva modifikasi menghilangkan probing pada cara
pemeriksaan indeks gingiva H Loe dan J Silness pada tahun 1963 karena dianggap
3
diaplikasikan untuk pemeriksaan berulang dan memungkinkan pemeriksa
melakukan intrakalibrasi dan interkalibrasi. Selain itu para ilmuwan
menginginkan indeks yang lebih sensitif dari sebelumnya, dan akurat terhadap
perubahan gingiva yang mengalami inflamasi. 4
Penyuluhan untuk pemeliharaan dan peningkatan kesehatan gigi dan rongga
mulut ibu hamil bisa dimulai dari lingkungan sekitar. Dari hasil survey
pendahuluan, ditemukan cukup banyak populasi ibu hamil dan belum pernah
dilakukan penelitian serupa di lokasi penelitian. Karena itu penulis memilih lokasi
penelitian di Puskesmas Cimahi Selatan. Dengan dilakukannya penelitian ini
diharapkan ibu hamil dapat memperoleh informasi mengenai perubahan status
kesehatan gingiva yang terjadi dan meningkatkan kesadaran untuk lebih menjaga
kebersihan rongga mulut.
Cimahi Selatan dengan modified gingival index ?
2. Apakah terdapat hubungan antara modified gingival index scores dengan usia
4
3. Apakah faktor- faktor seperti sosio-ekonomi, pola makan dan oral hygiene
memiliki hubungan dengan modified gingival index scores ibu hamil ?
1.3. Tujuan Penelitian
Tujuan Penelitian sebagai berikut :
1. Mengetahui gambaran status kesehatan gingiva pada ibu hamil di Puskesmas
Cimahi Selatan dengan modified gingival index
2. Mengetahui hubungan modified gingival index scores dengan usia kehamilan
ibu
3. Mengetahui hubungan faktor- faktor seperti sosio-ekonomi, pola makan dan
oral hygiene dengan modified gingival index scores ibu hamil
1.4. Manfaat Karya Tulis Ilmiah
1.4.1. Manfaat Ilmiah
1. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk dilakukannya
penelitian lain mengenai kesehatan gigi dan rongga mulut ibu hamil.
2. Penelitian ini juga diharapkan dapat menunjang perkembangan Ilmu
Kedokteran Gigi.
1.4.2. Manfaat Praktis
1. Bagi tenaga kesehatan, sebagai sumber informasi mengenai kesehatan gingiva
pada ibu hamil, sehingga dapat menentukan rencana pencegahan penyakit
5
2. Bagi ibu hamil, memberikan informasi tentang pentingnya menjaga kesehatan
gigi dan rongga mulut selama kehamilan dan memberi motivasi agar
meningkatkan dan menjaga kesehatan gigi dan rongga mulutnya pada masa
kehamilan
3. Bagi peneliti, menjadi tambahan ilmu pengetahuan dan wawasan mengenai
status kesehatan gingiva pada wanita hamil
1.5. Kerangka Pemikiran
Pada saat kehamilan, hormon seksual meningkat secara drastis. Estrogen
dapat meregulasi proliferasi selular, diferensiasi, dan keratinisasi. Sedangkan
progesteron mempengaruhi permeabilitas mikrovaskulatur, mengubah tingkat dan
pola produksi kolagen. Selain itu, konsentrasi hormon seksual di CGF,
menyediakan media tumbuh untuk patogen periodontal. Perubahan hormonal
menyebabkan peningkatan respon inflamasi gingiva terhadap bakteri plak,
sehingga mengakibatkan edema gingiva, dan dapat terjadi perdarahan walaupun
dengan sentuhan ringan.Keparahan gingivitis meningkat pada usia kehamilan dua
atau tiga bulan, bertepatan dengan peningkatan sirkulasi estrogen dan progesteron.
Kemudian bertambah parah pada usia kehamilan 8 bulan dan menurun pada usia
kehamilan 9 bulan seiring dengan penurunan sirkulasi homon estrogen dan
progesteron.8
Pemeriksaan gigi dan mulut harus dilakukan selama masa kehamilan dan
kebersihan rongga mulut harus lebih ditingkatkan. Penting untuk mengedukasi
6
termasuk penanganan dengan dental radiografi.9 Wanita yang tidak menerima
perawatan dental secara rutin baik sebelum atau selama kehamilan, meningkatkan
resiko tidak mendapat informasi terkait pentingnya kesehatan rongga mulut pada
periode kehamilan. Bahkan ketika terdapat masalah dalam rongga mulut,
kebanyakan wanita tidak berkonsultasi dengan dokter gigi. Selain itu perilaku
pemeliharaan oral hygiene yang baik sangat berperan dalam menentukan derajat
kesehatan, upaya pemeliharaan oral hygiene yang dapat dilakukan seperti
menyikat gigi minimal dua kali sehari, pemilihan bulu sikat gigi yang lembut dan
ukuran yang sesuai, menggunakan dental floss berkumur dengan air setelah
muntah, perbanyak konsumsi buah, dan kurangi konsumsi makanan minuman
dengan kadar gula tinggi.10
Dalam kesehatan mulut, terdapat faktor- faktor yang dipengaruhi oleh tingkat
sosio- ekonomi seseorang. Individu dengan tingkat sosial- ekonomi rendah
biasanya tidak mampu mendapatkan makanan yang sehat, pengetahuan yang
kurang akan gaya hidup sehat, dan terdapat keterbatasan dalam finansial sehingga
mempengaruhi kunjungan ke dokter gigi. Individu dengan tingkat sosio- ekonomi
yang tinggi memiliki akses yang lebih mudah terhadap pelayanan kesehatan, dan
waktu yang lebih banyak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan seperti
kesehatan mulut.5,6
Penyakit periodontal dapat mempengaruhi kesehatan janin dan kondisi
kehamilan, termasuk di dalamnya dapat mempengaruhi terjadinya kelahiran
prematur yang disertai dengan berat badan lahir rendah (BBLR) ataupun kelahiran
7
memiliki resiko kematian 40 kali lebih besar selama periode neonatal
dibandingkan bayi dengan berat badan lahir normal. Maka kesehatan rongga
mulut merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan wanita hamil.2
Pregnancy gingivitis merupakan salah satu kelainan periodontal yang biasa
terjadi pada ibu hamil. Pregnancy gingivitis terjadi pada margin gingiva dan
interdental papila dan dikarakteristikan dengan eritema, edema, hyperplasia dan
peningkatan perdarahan. Gingiva tampak halus dan mengkilap memberikan
gambaran seperti rasberi. Berdasarkan gambaran histologis, tidak ada perbedaan
diantara pregnancy gingivitis dan bentuk lain gingivitis, tetapi pregnancy
gingivitis dikarakteristikan dengan respon yang berlebihan terhadap iritan lokal.3,4
Indeks gingiva digunakan untuk menentukan prevalensi dan keparahan
gingivitis pada survey epidemiologi, untuk menilai keparahan gingivitis pada
individu, dan dapat digunakan pada uji klinis untuk agen preventif atau
terapeutik.11 Modified gingival index yang dikembangkan pada tahun 1986, pada
dasarnya sama dengan indeks gingiva Loe dan J Silness, hanya menghilangkan
probing karena dianggap dapat menggangu plak dan mengiritasi gingiva, serta
mendefinisikan ulang sistem penilaian untuk gingivitis ringan dan sedang.4
Kriteria untuk modified gingival index, yaitu skor 0 untuk kriteria tidak adanya
inflamasi, skor 1 untuk inflamasi ringan dengan sedikit perubahan warna, sedikit
perubahan tekstur tetapi tidak seluruh margin gingiva atau papilla, skor 2 untuk
inflamasi ringan dengan kriteria yang sama dengan sebelumnya tetapi melibatkan
seluruh margin atau papilla gingiva, skor 3 untuk inflamasi sedang dengan
8
atau papilla gingiva. Sedangkan skor 4 untuk inflamasi parah, dengan warna
kemerahan yang jelas, edema dan atau hipertrofi margin atau papilla gingiva
disertai perdarahan spontan atau ulserasi.4
1.6. Hipotesis Penelitian
Terdapat hubungan antara usia kehamilan dan modified gingival index scores
dari hasil pemeriksaan kesehatan gingiva ibu hamil. Faktor- faktor seperti sosio-
ekonomi, pola makan, dan oral hygiene dapat mempengaruhi kondisi kesehatan
gingiva ibu hamil.
1.7. Metodologi Penelitian
Rancangan penelitian ini adalah cross sectional dengan pengambilan sampel
menggunakan metode purposive sampling
1.8. Lokasi dan Waktu Penelitian
Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Cimahi Selatan pada bulan Februari
BAB V
SIMPULAN DAN SARAN
5.1. Kesimpulan
Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada ibu hamil di Puskesmas Cimahi
Selatan, dapat disimpulkan bahwa :
1. Status kesehatan gingiva ibu hamil berdasarkan modified gingival index
mayoritas termasuk inflamasi ringan dengan sedikit perubahan warna, sedikit
perubahan tekstur melibatkan seluruh margin atau papilla gingiva.
2. Terdapat hubungan antara usia kehamilan dengan skor indeks gingiva
modifikasi, semakin besar usia kehamilan, skor indeks gingiva semakin
meningkat.
3. Faktor- faktor seperti sosio- ekonomi, pola makan dan oral hygiene memiliki
hubungan dengan skor indeks gingiva modifikasi. Tingkat sosio- ekonomi
dan oral hygiene yang rendah meningkatkan skor indeks gingiva, selain itu
pola makan yang banyak juga dapat meningkatkan skor indeks gingiva.
5.2. Saran
1. Menambah wawasan ibu hamil melalui penyuluhan mengenai pentingnya
menjaga kesehatan gigi dan mulut selama masa kehamilan.
2. Adanya program atau upaya pemerintah untuk meningkatan status sosio
ekonomi masyarakat setempat sehingga berdampak pada peningkatan
60
Universitas Kristen Maranatha 3. Pemeriksaan status kesehatan gingiva ibu hamil menggunakan indeks gingiva
lain.
4. Mencari hubungan antara oral hygiene simplified index dengan modified
gingival index scores.
5. Membandingkan status kesehatan gingiva pada ibu hamil dan tidak hamil
yang memiliki status sosio- ekonomi, pola makan dan oral hygiene yang
sama.
STATUS KESEHATAN GINGIVA PADA IBU HAMIL
DENGAN MODIFIED GINGIVAL INDEX
DI PUSKESMAS CIMAHI SELATAN K OTA CIMAHI
SKRIPSI
Karya Tulis Ini Dibuat Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Kedokteran Gigi
CHRESTELLA OCTA ANGELINE
1390032
FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI
UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA
vii
PRAKATA
Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena
Berkat, Rahmat, Karunia serta Penyertaan-Nya penulis dapat menyelesaikan
Karya Tulis Ilmiah dengan judul “Status Kesehatan Gingiva pada Ibu Hamil
dengan Modified Gingival Index di Puskesmas Cimahi Selatan” dapat diselesaikan
dengan baik. Karya Tulis Ilmiah ini disusun sebagai salah satu syarat untuk
memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi (S.KG) di Fakultas Kedokteran Gigi
Universitas Kristen Maranatha, Bandung.
Penulis menyadari dalam penulisan dan penyusunan Karya Tulis Ilmiah ini
banyak menerima bantuan dan dukungan dari berbagai pihak secara langsung
maupun tidak langsung. Oleh karena itu dalam kesempatan ini penulis ingin
megucapkan terima kasih sebesar- besarnya kepada :
1. Winny Suwindere, drg., M.S., selaku Dekan Fakultas Kedokteran Gigi
Universitas Kristen Maranatha Bandung.
2. Dr. George Soetjipto Soegiharto, drg., Sp.Perio., selaku pembimbing utama
dan Rimonta Febby Gunanegara, dr., Sp.OG, M.Pd.Ked., selaku
pembimbing kedua yang telah meluangkan waktu, tenaga, saran, dan pikiran
untuk mengarahkan penulis dalam penulisan karya tulis ilmiah ini.
3. Henry Mandalas, drg., Sp.Perio dan Ignatius Setiawan, drg., MM selaku
penguji yang telah memberikan masukan, arahan dan bimbingan dalam
4. Shelly Lelyana, drg., Sp.PM selaku koordinator sidang yang telah
memberikan masukan, arahan, dan bimbingan dalam penyelesaian karya
tulis ilmiah ini.
5. Seluruh staf pengajar dan karyawan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas
Kristen Maranatha.
6. Ayah, Bambang K., Ibu, Florensia Lina, dan Kakak, Daniel Eka P., terima
kasih atas segala dukungan moral dan material, perhatian, doa, semangat
dan kasih sayang yang telah diberikan kepada penulis selama menyelesaikan
skripsi ini.
7. Karin, Cindy, Gina, Eka dan teman- teman lainnya yang telah banyak
membantu, memberikan semangat, menemani dan memberi dukungan
kepada penulis dalam pelaksanaan dan penyelesaian skripsi ini.
8. Teman-teman FKG 2013 yang telah mendukung dan membantu penulis
dalam penyusunan skripsi ini.
9. Kakak-kakak FKG UKM angkatan 2008, 2009, 2010, 2011, 2012 yang telah
memberikan masukan dan bantuan untuk membantu penulis selama
penelitian.
10. Semua pihak yang terlibat yang mendukung dan memotivasi penyusunan
skripsi ini yang tidak dapat penulis sebutkan satu-persatu atas semangat,
dukungan, saran dan doa yang sangat berguna bagi penulis dalam
pelaksanaan dan penyelesaian skripsi ini.
ix
Terima kasih atas segala kebaikan yang telah diberikan, kiranya Tuhan yang
membalasnya. Akhir kata penulis memohon maaf atas kesalahan yang terjadi
selama penyusunan skripsi ini. Semoga skripsi ini dapat memberikan manfaat
bagi perkembangan ilmu kedokteran gigi. Tuhan Yesus memberkati.
Bandung, Juni 2017
Penulis
DAFTAR PUSTAKA
1. Rikawarastuti, Ngatemi, Harahap NN. Periodontal disease on pregnant women (Case Study: Pondok Labu Village, South Jakarta, Indonesia). International Journal of Public Health Science; 2016; 2 (5): 170-175.
2. Soulissa Abdul Gani. Relationship between pregnancy and periodontal
disease. Jurnal PDGI; 2014: 3 (63): 71-77. [cited 2016 Nov 15]. Available
from URL : http://jurnal.pdgi.or.id/index.php/jpdgi/article/view/96
3. Clouse Amy L, Sherif Katherine. Women health’s in clinical practice. New Jersey: Humana Press; 2008:276.
4. Bathla Shalu MDS. Periodontics rivisited. India: Jaypee Brothers Medical Publishers; 2011: 32, 47, 75- 76, 246.
5. Rahmi Ilfi. Kebersihan mulut, kondisi gusi dan prilaku pemeliharan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil di puskesmas jatinangor. Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran; 2009.
6. Trisnayati T. Status penyakit periodontal pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas rappang kabupaten sidrap (Berdasarkan usia kehamilan dan tingkat pendidikan). Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin Makassar; 2014.
7. Said F, Ida R, Sri H, Rina H. Hubungan perilaku memelihara gigi dengan penyakit pulpa pada pasien di poliklinik gigi puskesmas basuni: Gambaran indeks kebersihan mulut berdasarkan tingkat pendidikan masyarakat sungkai kalimantan selatan. Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin; 2011; 4(1): 5-7.
8. Newman MG, Takei HH, Klokkevold PR. Caranzza FA. Carranza’s
Clinical periodontology. 11 th ed. Singapore: Elsevier; 2012: 260, 416-
417.
9. Cunningham, F Gary. et al. Williams obstetrics. 24th ed. USA: The McGrawHill Companies, Inc; 2014: 172,184, 187.
10.Stegeman CA, Davis JR. The dental hygienist’s guide to nutricional
62
Universitas Kristen Maranatha 11.Jayaprakash K. A. Short textbook of preventive and community dentistry.
New Delhi: Jaypee Brothers Medical Publisher; 2004: 63.
12.Dorland, Newman. 2002. Kamus Kedokteran Dorland. Edisi 29, Jakarta:EGC; 2002: 569.
13.Lockhart RN.MSN, Dr.Lydon S. Asuhan kebidanan kehamilan fisiologis dan patologis. Tangerang Selatan: Binarupa Aksara; 2014: 405-406, 409,413.
14.Mala Arora, Alok Sharma. A practical guide to first trimester of pregnancy. 1st ed. India: Jaypee Brothers Medical;2014: 32, 34.
15.Suryono, drg. Ph.D. Bedah dasar periodonsia. ed 1. Yogyakarta: Deepublish; 2014: 2, 40.
16.Scheid RC, Weiss G. Woelfel’s dental anatomy. 8th ed. China: Lippincott Williams & Wilkins; 2012: 200.
17.Robinson PJ, Maddalozzo D. Gynecology and obstetrics. China: Lippincott Williams & Wilkins; 2004.
18.Hidayati, Kuswardani, Rahayu G. Pengaruh kebersihan gigi dan mulut dan status gingivitis pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas andalas. Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Andalas; 2012. [cited 2016 Nov 17]
Available from URL :
jurnalmka.fk.unand.ac.id/index.php/art/article/download/129/125
19.T Teodora, I Danila. Sosioeconomic status and oral health. Journal of Preventive Medicine 2005; 13 (1-2): 116-121.
20.Mwaiswelo RO, Masalu JR. Oral health knowledge and behavior among pregnant woman in keyla district, mabeya, tanzania. Tanzania dent J. 2007: 47-51.
21.Colgate oral care and the university of Adelaide. Pregnancy and oral health. Colgate caries control program. 2009. [cited 2017 Feb 07].
63
https://www.adelaide.edu.au/arcpoh/dperu/special/pregnancy/pregnancy_ practice_info.pdf
22.Steven G, Obstetric: normal and problem pregnancies. 7th ed. Philadelphia: Elsevier; 2017: 104.
23.G Juan, S Jimmy, W Nairn. Social class and oral health: A comparison
between the 1988 and the 1998 adult oral health surveys. King’s College
London. 2004.
24.ThomasJ.Salinas,D.D.S. When and how often you should brush your
teeth.Mayo Foundation for Medical Education and Research. 2016. [cited