• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUGAS INDIVIDU MATA KULIAH HoSPITAL INTE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "TUGAS INDIVIDU MATA KULIAH HoSPITAL INTE"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS INDIVIDU MATA KULIAH

HOSPITAL INTERPERSONAL RELATIONSHIP

Dosen : Drs. Heru Kusumanto, MBA

Disusun oleh :

Sri Werdiningsih Retno Asmara

NPM : 09052046

UNIVERSITAS RESPATI INDONESIA ( URINDO )

PROGRAM PASCA SARJANA

(2)

1. PENDAHULUAN

DISC Profile System yang sedang banyak digunakan dalam melakukan rekrutment atau pemetaan potensi karyawan disusun oleh seorang psikolog dari Universitas Colombia bernama Dr. William M. Marston pada 1920 & 1930 berdasar teori perilaku. Adapun definisi dasar dari DISC sebagai berikut:

1. D (Dominance) : dorongan untuk mengontrol, meraih tujuan/target. Intensi dasarnya to overcome.

2. I (Influence) : dorongan untuk mempengaruhi, berekspresi, dan didengarkan. Intensi dasar: to persuade.

3. S (Steadiness) : dorongan untuk menjadi stabil dan konsisten. Intensi dasarnya to support.

4. C (Compliance) : dorongan untuk menjadi benar, pasti dan aman. Intensi dasarnya to avoid trouble.

Pada kesempatan ini tool DISC dipakai oleh penulis sebagai alat untuk membantu penulis memberikan gambaran tentang diri karyawan apakah sudah sesuai dengan posisi yang pegangnya sekarang. DISC dilakukan pada lima orang kepala unit RS. Kartika Husada. Dengan membandingkan antara job discription dengan karakter diharapkan akan dapat membantu mengambarkan kesesuaian pekerjaan dengan karakter yang dimilikinya. Apabila karakter kurang sesuai dengan jobdesnya penulis akan dapat memberikan masukan kepada bagian HRD untuk mengevaluasi karyawan tersebut. Rekapitulasi DISC 5 orang tertera dalam tabel dibawah ini :

NO NAMA JABATAN KEPRIBADIAN

D I S C

1 Dian Safitri Ka. Unit Billing & Collection 15 10 14 1

2 Vita Lestari Ka. Unit Laboratorium 8 9 13 8

3 Susanti Ka. Unit Poli Rawat Jalan 8 14 8 10

4 Neneng Ka. Unit Rawat Inap 10 12 10 8

5 Yusfika Apriyani Ka. Unit Kasir 13 11 11 5

2. PEMBAHASAN

(3)

NO NAMA dinas staff sesuai dengan kebutuhan.

b. Mengatur dan mengawasi proses penjaminan pasien asuransi / perusahaan sampai dengan pasien keluar rumah sakit.

c. Mengatur dan mengawasi verifikasi atas klaim tagihan rawat inap dan rawat jalan.

d. Mengatur dan mengawasi tagihan klaim dan pengiriman dokumen klaim rawat jalan dan rawat inap.

e. Mengatur dan mengawasi pembayaran tagihan dan outstanding.

f. Membuat laporan bulanan tagihan asuransi dan perusahaan.

g. Mengadakan koordinasi internal dan eksternal untuk mempercepat pekerjaan dibagiannya h. Membina dan mengarahkan karyawan

bawahannya.

i. Memberikan alih pengetahuan kepada analis baru di unit billing & collection secara individu

DS Responden 1 memiliki nilai dominan D dengan nilai 15 dan tertinggi kedua S dengan nilai 14

Orang dengan dominan D berorientasi pada tugas posisinya yang harus tegas karena berhubungan dengan prosedur – prosedur yang baku pada asuransi dan perusahaan sehingga harus memiliki karakter yang tegas.

Selain itu pekerjaan pada bagian ini menuntut untuk selalu tepat waktu dalam pembuatan tagihan rawat jalan dan rawat inap ke asuransi / perusahaan sehingga harus memiliki komitmen kuat pada pencapaian target. Terlambatnya proses penagihan akan berakibat tidak dapat dibayarnya tagihan tersebut oleh asuransi

(4)

maupun kelompok.

j. Menyusun program dibidangnya.

k. Mengatur dan melaksanakan tugas – tugas lain dari atasan

dapat dipercaya, rileks, pasif dan santai, tidak suka repot repot.

Dengan kombinasi DS akan memperlihatkan style yang objective dan analisis. Mereka mungkin sangat mandiri tetapi juga menikmati kerja dengan baik sebagai tim. Mereka memperlihatkan keteguhan yang kuat dan dapat sukses di banyak hal. Karakter mereka tenang membuat mereka menjadi pemimpin yang baik.

Dengan kombinasi DS ini responden 1 akan mampu menduduki jabatan sebagai kepala unit. Selalu berorentasi pada hasil dan mampu menganalisis semua persoalan yang berhubungan asuransi dan perusahaan.

2 KA. UNIT LAB.

l. Menyusun, mengatur dan mengawasi jadwal dinas karyawan Laboratorium sesuai dengan kebutuhan.

m. Mengatur dan mengendalikan pemakaian bahan Laboratorium.

n. Mengatur seluruh kegiatan di unit rawat Laboratorium

o. Mengadakan pertemuan berkala dengan pelaksana unit Laboratorium.

p. Membimbing karyawan baru di unit Laboratorium.

q. Mengkoordinir unit lain untuk kebersihan Laboratorium.

r. Membuat laporan harian dan bulanan mengenai pemakaian bahan dan rincian pendapatan, registrasi laboratorium dan lain-lain.

s. Memberikan alih pengetahuan kepada analis baru di unit Laboratorium secara individu

SI Nilai dominan S dengan nilai 13 dan tertinggi kedua tipe I dengan 9 point.

Orang dengan dominan S akan memiliki karakter stabil, dapat dipercaya, rileks, pasif dan santai, tidak suka repot repot.

Sebagai petugas laboratorium yang berhubungan prosedur - prosedur dengan hasil yang tepat, akurat dan memerlukan dengan ketelitian yang tinggi maka tipe dengan dominan S ini kurang sesuai dengan jobdesnya karena karakter rileks, pasif dan santai serta tidak suka repot – repot tentu saja bertentangan dengan pekerjaan yang harus dijalaninya.

(5)

maupun kelompok.

t. Meminta hasil interpretasi pemeriksaan kepada dokter patologi klinik

pasien.

Namun sebagai seorang kepala unit harus dilatih untuk menghilangkan sikap pasif dan santai serta tidak mau repot karena akan menghambat tugasnya yang menuntut selalu aktif dan mampu mengambil keputusan dengan cepat.

3 KA. UNIT RAWAT JALAN

a. Menyusun dan mengatur jadwal dinas perawat sesuai dengan kebutuhan

b. Bertanggungjawab terhadap jadwal praktek dokter

c. Menyusun permintaan kebutuhan rutin meliputi alat, obat dan bahan lain yang diperlukan bekerja sama dengan unit lain.

d. Mengatur seluruh kegiatan di poliklinik termasuk kelengkapan peralatan dan kebersihan ruangan.

e. Mengadakan pertemuan berkala dengan pelaksana keperawatan .

f. Membimbing karyawan baru di unit – unit bawahannya dalam melaksanakan tugasnya. g. Berkoordinasi dengan unit lain untuk kebersihan

poliklinik dan lingkungannya.

h. Mengkoordinir koordinator unit poliklinik untuk laporan harian dan bulanan mengenai pelaksanaan asuhan keperawatan, pemakaian bahan dan obat-obatan.

i. Memberikan alih pengetahuan kepada perawat baru di unit rawat jalan secara individu maupun kelompok.

IC Nilai tertinggi pada tipe I dengan point 14 dan tertinggi pada tipe C dengan point 10

Dengan dominan I akan memiliki karakter stabil, dapat dipercaya, rileks, pasif, santai dan tidak repot serta sebagai pendengar yang baik

Dengan perpaduan C Responden ini mampu mengontrol diri, berhati – hati, tepat, akurat standarnya tinggi dan memperhatikan jadwal.

Dengan perpaduan antara I dan C maka responden ini masih cocok sebagai kepala unit rawat jalan. Dengan tugasnya sebagai orang yang bertanggungjawab terhadap seluruh jadwal dokter praktek maka karakter yang akurat, standarnya tinggi dan memperhatikan jadwal akan sangat menunjang.

(6)

Untuk menghilangkan sikap pasif dan santai serta tidak mau repot, perlu diberikan kegiatan - kegiatan yang memiliki target tinggi sehingga akan mampu cepat mengambil keputusan, penanganan kasus - kasus yang sulit apabila ada kegawatdarurat dengan pelatihan penanganan kasus - kasus sulit.

4 KA.UNIT RANAP

a. Menyusun dan mengatur jadwal dinas perawat sesuai dengan kebutuhan.

b. Menyusun permintaan kebutuhan rutin meliputi alat, obat dan bahan lain yang diperlukan bekerja sama dengan unit lain.

c. Mengatur seluruh kegiatan di unit rawat inap d. Mengadakan pertemuan berkala dengan

pelaksanaan keperawatan di unit rawat inap. e. Membimbing karyawan baru di unit rawat inap

dalam melaksanakan tugasnya.

f. Melakukan monitoring kebersihan unit rawat inap dan lingkungannya.

g. Membuat laporan harian dan bulanan mengenai pelaksanaan asuhan keperawatan, pemakaian bahan dan obat-obatan.

h. Memberikan alih pengetahuan kepada perawat baru di unit rawat jalan secara individu maupun kelompok.

i. Mengawasi pelaksanaan system pencatatan dan pelaporan kegiatan pelayanan dan pasien serta mendokumentasikan kegiatan lainnya diruang rawat secara benar

IDS Nilai tertinggi pada tipe I dengan point 12 dan tertinggi ke 2 & 3 pada tipe D & S dengan point 10.

Dengan dominan I akan memiliki karakter stabil, dapat dipercaya, rileks, pasif, santai dan tidak repot serta sebagai pendengar yang baik

Dengan perpaduan D dan S maka responden ini memperlihatkan suatu style yang menyemangati bila termotivasi oleh tujuan. Mereka lebih suka memimpin atau bertanggungjawab terhadap sesuatu, tetapi mereka juga dapat menjadi seorang pendukung. Responden dengan karakter ini memiliki kemampuan menyelesaikan masalah yang kuat dan lebih suka mencapai tujuan mereka dengan pemimpin kelompoknya dengan ketekunan dan kesetiaan. Mereka memiliki kemampuan untuk mendengarkan secara kreatif.

(7)

Namun untuk dapat meminimalisasi sifat dominan I yang pasif dan santai maka responden sebagai seorang kepala unit harus dilatih untuk melaksanakan kegiatan -kegiatan yang memiliki target tinggi sehingga akan mampu cepat mengambil keputusan dan pelatihan penanganan kasus - kasus sulit pada kegawatdarurat di rawat inap.

5 KA. UNIT KASIR

a. Memimpin, mengatur dan mengendalikan kegiatan kasir, neraca keuangan penagihan dan pembelian barang Rumah Sakit

b. Mengatur dan mengawasi pengalokasian dana secara optimal

c. Mengatur dan mengawasi pelaksanaan penagihan piutang.

d. Mengalokasikan dana pelunasan hutang piutang sesuai batas waktu jatuh tempo dan kemampuan perusahaan.

e. Memeriksa penghitungan dan pembayaran honor dokter.

f. Mengatur pelaksanaan pembuatan laporan pasien, kas harian dan realisasi.

g. Mengadakan koordinasi internal dan eksternal h. Membina dan mengarahkan karyawan

bawahannya

i. Menyusun program, anggaran dan laporan tahunan bidang keuangan

j. Mengatur dan melaksanakan tugas – tugas lain dari atasan

DIS Nilai tertinggi tipe D dengan point 13 dan tertinggi ke dua tipe I & S dengan point 11

Responden dengan kombinasi DIS menampilkan kemampuan yang mengagumkan dalam mengerakan orang dan tugas kemasa depan karena visi dan keahlian mereka dalam mengelola orang. Karena sifatnya yang energik dan sosial mereka cenderung berfokus pada tujuan secara umum dan mungkin tidak menghiraukan.

Dalam setiap situasi stress, seorang dengan tipologi ini bertindak dengan keteguhan dan bertahan hingga akhir, hal ini memungkinkan konflik agak sering muncul. Sangatlah menguntungkan bagi seorang dengan tipe ini jika mampu melihat orang lain yang memiliki ketrampilan menganalisis untuk mengumpulkan fakta dan angka yang dibutuhkan sehingga hal detail akan diperhatikan juga.

Dengan karakter DIS maka responden ini sesuai tugasnya sebagai kepala unit kasir, dimana responden ini akan mampu mengelola anak buahnya untuk teliti dalam semua kegiatan yang ada dikasir.

(8)
(9)

3. KESIMPULAN

Berdasarkan pembahasan diatas maka dapat diambil kesimpulan :

Responden 1 : Sesuai dengan Jobdes

Responden 2 : Masih sesuai dengan jobdesnya

Responden 3 : Masih sesuai dengan jobdes.

Responden 4 : Masih sesuai dengan jobdesnya

Responden 5 : Sesuai dengan Jobdes

Untuk responden yang sesuai dengan jobdesnya dapat diartikan responden memang orang yang tepat memegang jabatannya di unitnya.

(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)

Referensi

Dokumen terkait

Pada praktik Pengalaman Lapangan ini, mahasisiwa dilatih untuk melaksanakan tugas-tugas yang dilakukan oleh tenaga pendidik seperti, kegiatan praktik mengajar, menyusun

Pada Praktek Pengalaman Lapangan ini, mahasisiwa dilatih untuk melaksanakan tugas-tugas yang dilakukan oleh tenaga pendidik seperti, kegiatan praktek mengajar, menyusun

PROFESIONALISME GURU ADALAH KUALITAS DIRI SEORANG PENDIDIK UNTUK MENSINERGIKAN SECARA OPTIMAL ANTARA KOMPETENSI YANG DIMILIKI TERHADAP TUNTUTAN DUNIA PENDIDIKAN YANG DITEKUNI

Perangkat lunak merupakan suatu istilah yang digunakan untuk menjabarkan aktivitas dari analisis suatu sistem yang terjadi pada saat hasil produk perangkat lunak

Pada praktik Pengalaman Lapangan ini, mahasisiwa dilatih untuk melaksanakan tugas-tugas yang dilakukan oleh tenaga pendidik seperti, kegiatan praktik mengajar, menyusun

Co-sourcing yang berkaitan dengan teknologi informasi dapat diartikan sebagai kerja sama antara sumber daya internal dan eksternal dalam satu tim yang sama untuk mengembangkan

Hal tersebut upaya siswa dapat melaksanakan praktik dengan baik dan optimal, selain ketersedian kebutuhan peralatan praktik yang harus memadai untuk pelaksanaan praktik siswa,

Intinya proposal adalah sebuah rancangan yang dibuat untuk suatu kegiatan, baik itu seminar, perlombaan, atau kegiatan lainnya agar rencana yang sudah dibuat akan berjalan dengan baik