• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN DENGAN MODEL SPRINGATE DALAM MEMPREDIKSI POTENSI KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN PERTAMBANGAN SUB SEKTOR BATU BARA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "ANALISIS LAPORAN KEUANGAN DENGAN MODEL SPRINGATE DALAM MEMPREDIKSI POTENSI KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN PERTAMBANGAN SUB SEKTOR BATU BARA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Dari Hasil perhitungan laba sebelum bunga dan pajak terhadap total aktiva yang dimiliki masing-masing perusahaan maka dapat terlihat bahwa asset produktif PT.. Indosat Tbk belum

bunga dan pajak (EBIT) dengan beban bunga. Rasio ini mengukur seberapa jauh laba bisa berkurang tanpa menyulitkan perusahaan dalam memenuhi kewajiban membayar bunga tahunan.

disimpulkan bahwa leverege keuangan perusahaan yang diukur dari Rasio Hutang Jangka Panjang Dengan Modal Sendiri, Rasio Total Hutang dan Rasio Laba Operasi Atas Beban Bunga

Tahun 2012 nilai rasio laba sebelum pajak terhadap total aset turun sebesar 0,05 menjadi 0,06 atau 6% hal ini berarti setiap Rp 1.000 total aset yang dimiliki

Nusantara Inti pada tahun 2011 dan 2012 mengalami penurunan modal kerja yang sangat signifikan,serta mengalami penurunan laba dan penjualan sehingga dapat membuat

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kondisi fundamental (rasio lancar, rasio tingkat pengembalian aset, rasio hutang terhadap ekuitas dan rasio perputaran

Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kebangkrutan pada perusahaan sektor transportasi dengan menggunakan metode Springate (S-Score) pada

Rudianto 2013:257 menyatakan rumus metode Z-Score yang kedua sebagai berikut: Keterangan: X1=Modal Kerja/Total Aset X2= Laba Ditahan/Total Aset X3= EBIT/Total Aset X4= Nilai Buku