Jenis Umpan dan Hasil Tangkapan Kepiting Bakau (Scylla serrata) di Kawasan Hutan Mangrove Kelurahan Belawan Sicanang Kecamatan Medan Belawan Provinsi Sumatera Utara
Teks penuh
Dokumen terkait
Struktur populasi kepiting bakau ditinjau dari kelimpahan kepiting bakau, hubungan lebar karapas dengan bobot tubuh, pola pertumbuhan, dan faktor kondisi.. Kualitas habitat kepiting
The results showed that the mangrove forest is very tight criteriawhere mangrove density ≥ 1500 ind/ha, the relative dominance ≥ 75%, the abundance of mangrove crab 16300 –
Upayakonservasi habitat dilakukan dengan menganalisa karakteristik biofisik kimialingkungan seperti kondisi vegetasi mangrove di Hutan Mangrove Kelurahan Belawan Sicanang
Pertumbuhan kepiting betina cenderung lebih ke arah lebar karapas karenakepiting betina akan moulting setiap akan melakukan proses kopulasi.Pada kepiting bakau jantan moulting
Biologi Populasi Kepiting Bakau (Scylla serrata) di Habitat Mangrove Taman Nasional Kutai Kabupaten Kutai Timur. Pengelolaan Zona Pemanfaatan Ekosistem Mangrove melalui
Struktur populasi kepiting bakau ( Scylla serrata ) ditinjau dari kelimpahan kepiting bakau ( Scylla serrata ), hubungan lebar karapas dengan bobot tubuh, pola pertumbuhan,
Hasil uji lanjut mann- whitney menunjukkan jenis umpan biji nangka pada waktu penangkapan pagi dan malam berpengaruh nyata terhadap bobot kepiting bakau yang masuk ke
Tingkat Kematangan Gonad (TKG) Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh bahwa persentase tingkat kematangan gonad kepiting bakau lebih tinggi pada TKG I