• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS KLASIFIKASI KABUPATEN DI JAWA TENGAH BERDASARKAN POPULASI TERNAK MENGGUNAKAN FUZZY CLUSTER MEANS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ANALISIS KLASIFIKASI KABUPATEN DI JAWA TENGAH BERDASARKAN POPULASI TERNAK MENGGUNAKAN FUZZY CLUSTER MEANS"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Jumlah Populasi Ternak Terbanyak Berdasarkan  Kota/Kabupaten  di Jawa Tengah Tahun 2012  Variabel  Kota/Kabupaten  Jumlah
Tabel 3. Pusat Cluster menggunakan 3 Cluster
Tabel 4. Pusat Cluster menggunakan 4 Cluster

Referensi

Dokumen terkait

Objek tersebut akan diklasifikasikan ke dalam satu atau lebih cluster (kelompok) sehingga objek-objek yang mempunyai kesamaan yang tinggi akan berada dalam satu cluster

Clustering adalah proses pengelompokan satu set objek data ke dalam beberapa kelompok atau cluster sehingga objek dalam sebuah cluster memiliki jumlah kemiripan

Pengertian clustering keilmuan dalam data mining adalah pengelompokan sejumlah data atau objek ke dalam cluster ( group ) sehingga setiap dalam cluster tersebut akan berisi

Pengelompokan kabupaten/kota di Jawa Timur berdasarkan potensi sektoral terhadap PDRB Jawa Timur tahun 2014 menggunakan Fuzzy C-Means Cluster menghasilkan jumlah

pengelompokan sejumlah data atau objek ke dalam cluster (group) sehingga setiap dalam cluster tersebut akan berisi data yang semirip mungkin dan berbeda dengan

Berdasarkan kualitas ketepatan pengelompokan menggunakan rasio simpangan baku dalam cluster dan antar cluster (rasio Sw/Sb), pengelompokan data obligasi korporasi

Pengelompokan kabupaten/kota di Jawa Timur berdasarkan indikator kemiskinan sesuai dengan jumlah cluster optimum menghasilkan bahwa pada pengelompokan dengan metode CM

Berdasarkan kualitas ketepatan pengelompokan menggunakan rasio simpangan baku dalam cluster dan antar cluster (rasio Sw/Sb), pengelompokan data obligasi korporasi