BAB III METODE PENELITIAN
8. Analisis Data dan Refleksi
Untuk mengetahui keefektifan suatu metode dalam kegiatan pembelajaran perlu dilaksanakan analisis data. Pada penelitian tindakan kelas ini digunakan analisis deskripsi kualitatif, yaitu suatu metode penelitian yang bersifat menggambarkan kenyataan atau fakta sesuai dengan data diperoleh dengan tujuan untuk mengetahui hasil kemampuan mengenal huruf hijaiyah dengan menggunakan media kartu huruf. Berikut ini merupakan cara yang dilakukan untuk menganalisis data.
a. Penilaian Observasi Aktivitas Guru
Penjelasan ini di dapatkan dari pengamatan aktivitas guru selama proses kegiatan pembelajaran berlangsung.
Kriteria penilaian dilakukan terhadap aspek-aspek dalam sebuah tabel yang terdapat pada lampiran dengan cara
memberi ceklis pada angka (1-5) yang terdapat pada kolom penlilaian.
1 = sangat tidak baik/ sangat rendah/ tidak pernah 2 = tidak baik/ rendah/ jarang
3 = bisa/ cukup/ kadang-kadang 4 = baik/ tinggi/ sering
5 = sangat baik/ sangat tinggi/ selalu43
Adapun yang dipakai untuk menghitung aktivitas guru menggunakan rumus sebagai berikut:
Keterangan :
NP = nilai persen yang dicari atau diharapkan R = skor mentah yang diperoleh guru
SM = skor maksimum ideal dari tes yang bersangkutan 100 = bilangan tetap44
Table 4.6.
Pedoman Konversi Ketuntasan Aktivitas Guru45 No Presentase ketuntasan aktivitas
guru
Keterangan
1. 86-100% Sangat baik
2. 76-85% Baik
3. 60-75% Cukup
4. 55-59% Kurang
5. ≤54% Kurang Sekali
b. Penilaian Observasi Aktivitas Anak
Penilaian ini di dapatkan dari pengamatan aktivitas anak selama proses kegiatan pembelajaran berlangsung.
Kriteria penilaian dilakukan terhadap aspek-aspek dalam sebuah tabel yang terdapat pada lampiran dengan cara
43 Eko Putro Widoyoko, Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian, (Yogyakarta:
PUSTAKA Pelajar, 2012), hlm.204.
44 Ngalim Purwanto, Prinsip-Prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2008), hlm. 102.
45 Ibid., hlm. 103.
memberi ceklis pada angka (1-5) yang terdapat pada kolom penilaian.
1= sangat tidak baik / sangat rendah/ tidak pernah 2= tidak baik/ rendah/ jarang
3= bisa/ cukup/ kadang-kadang 4= baik/ tinggi/ sering
5= sangat baik/ sangat tinggi/ selalu46
Adapun yang dipakai untuk menghitung aktivitas anak menggunakan rumus sebagai berikut :
Keterangan :
NP = nilai persen yang dicari atau diharapkan R = skor mentah yang diperoleh anak
SM = skor maksimum ideal dari tes yang bersangkutan 100 = bilangan tetap47
Tabel 4.7.
Pedoman Konversi Ketuntasan Aktivitas Anak48 No Presentase ketuntasan aktivitas
anak
Keterangan
1. 86-100% Sangat baik
2. 76-85% Baik
3. 60-75% Cukup
4. 55-59% Kurang
5. ≤ 54 % Kurang sekali
c. Penilaian Observasi Kemampuan Mengenal Huruf Hijaiyah Penilaian ini di dapatkan dari pengamatan kemampuan mengenal huruf hijaiyah selama proses kegiatan pembelajaran berlangsung. Kriteria penilaian dilakukan terhadap aspek-aspek dalam sebuah tabel yang terdapat pada
46 Eko Putro Widoyoko, Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian, (Yogyakarta:
PUSTAKA Pelajar, 2012), hlm. 204.
47 Ngalim Purwanto, Prinsip-prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2008), hlm.102.
48 Ibid., hlm. 103.
lampiran dengan cara memberi ceklis pada angka (1-5) yang terdapat pada kolom penilaian.
1= sangat tidak baik / sangat rendah/ tidak pernah 2= tidak baik/ rendah/ jarang
3= bisa/ cukup/ kadang-kadang 4= baik/ tinggi/ sering
5= sangat baik/ sangat tinggi/ selalu49
Adapun yang dipakai untuk menghitung kemampuan mengenal huruf hijaiyah menggunakan rumus sebagai berikut :
Keterangan :
NP = nilai persen yang dicari atau diharapkan
R = skor mentah yang diperoleh kemampuan mengenal huruf hijaiyah
SM = skor maksimum ideal dari tes yang bersangkutan 100 = bilangan tetap50
Tabel 4.8.
Pedoman Konversi Ketuntasan Kemampuan Mengenal Huruf Hijaiyah51
No Presentase ketuntasan kemampuan mengenal huruf hijaiyah
Keterangan
1. 86-100% Sangat baik
2. 76-85% Baik
3. 60-75% Cukup
4. 55-59% Kurang
5. ≤ 54 % Kurang sekali
49 Eko Putro Widoyoko, Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian, (Yogyakarta:
PUSTAKA Pelajar, 2012), hlm. 204.
50 Ngalim Purwanto, Prinsip-prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2008), hlm.102.
51 Ibid., hlm. 103.
1) Analisis data ketuntasan individual
Analisis sata ketuntasan individual dapat di hitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut:
Tabel 4.9.
Pedoman Konversi Ketuntasan Individual 52 No Presentase ketuntasan kemampuan
mengenal huruf hijaiyah
Keterangan
1. 86-100% Sangat baik
2. 76-85% Baik
3. 60-75% Cukup
4. 55-59% Kurang
5. ≤ 54 % Kurang sekali
2) Analisis data ketuntasan klasikal
Analisis data ketuntasan klasikal dapat di hitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut:
d. Indikator Keberhasilan
Indikator keberhasilan penelitian tindakan ini ada 3 bagian yang pertama, indikator keberhasilan aktivitas guru, indikator keberhasilan aktivitas anak, dan indikator keberhasilan kemampuan mengenal huruf hijaiyah adalah sebagai berikut:
1) Indikator keberhasilan aktivitas guru
Indikator keberhasilan aktivitas guru apabila terjadi peningkatan kemampuan guru dalam mengenalkan huruf hijaiyah , dimana terlihat dari kemampuan guru dalam membicarakan tema yang akan dilaksanakan, memperkenalkan media kartu huruf hijaiyah, menjelaskan aturan mengenal huruf hijaiyah dengan menggunakan media
52 Ibid., hlm. 103.
kartu huruf hijaiyah, membuat kesepakatan bersama anak, mengawasi anak, memberikan reward, mengarahkan anak untuk duduk di tempat masing-masing, bernyanyi bersama dan menutup kegiatan dengan do‟a. penelitian dianggap selesai dan berhasil jika aktivitas guru pada kategori baik minimal yakni ≥ 80 %.
2) Indikator keberhasilan anak
Indikator keberhasilan aktivitas anak apabila terjadi peningkatan kemampuan selama pembelajaran dilaksanakan dari awal sampai akhir, dimana terlihat saat anak membalas salam, bersiap masuk kelas, menunggu guru menyiapkan media kartu huruf hijaiyah, berdo‟a sebelum kegiatan, diperkenalkan media oleh guru, melakukan kegiatan dengan menggunakan media kartu huruf hijaiyah, duduk rapi selesai kegiatan, bernyanyi bersama dan menutup kegaiatan dengan do‟a. Penelitian dianggap selesai dan berhasil jika aktivitas siswa masuk pada kategori baik yakni ≥ 80%.
3) Indikator keberhasilan kemampuan mengenal huruf hijaiyah
Indikator keberhasilan kemampuan mengenal huruf hijaiyah, apabila terjadi peningkatan kemampuan mengenal huruf hijaiyah, dimana terlihat dari kemampuan anak mengetahui huruf-huruf hijaiyah, mengetahui jumlah huruf hijaiyah, menyebutkan huruf hijaiyah dengan benar, menyebutkan huruf hijaiyah secara berurutan, mampu menunjukkan huruf hijaiyah yang memiliki titik satu, dua atau lebih. Penelitian dianggap selesai dan berhasil jika kemampuan mengenal huruf hijaiyah anak usia 4-5 tahun dengan menggunakan media kartu huruf hijaiyah masuk pada kategori baik minimal yakni ≥ 80%.
Ada dua kategori keberhasilan yaitu ketuntasan individual dan klasikal. Penerapan media kartu huruf hijaiyah dikatakan berhasil dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiyah jika anak memenuhi indikator keberhasilan yaitu sebagai berikut:
a) Indikator keberhasilan individual
Anak dikatakan tuntas dalam mengenal huruf hijaiyah dengan menggunakan media kartu huruf hijaiyah apabila anak tersebut telah mencapai skor ≥ 80% dengan kategori yakni baik.
b) Indikator keberhasilan klasikal
Satu kelas dikatakan tuntas dalam mengenal huruf hijaiyah dengan menggunakan media kartu huruf hijaiyah apabila seluruh anak tersebut mencapai skor ≥ 80% dengan kategori yakni baik.
BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A.Deskripsi Setting Penelitian
1. Sejarah Singkat RA Pembina NW Mataram
Raudlatul Athfal (RA) Pembina NW Mataram Desa Nyangget, Kecamatan Selagalas Kota Mataram dalam sejarah berdirinya, muncul atas dasar kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan usia dini. Yayasan Pembina Pendidikan Nahdlatul Wathan Kecamatan Selagalas merespon kebutuhan masyrakat tersebut, sehingga berdirilah RA Pembina NW Mataram yang berada di Nyangget Kota Mataram.
Raudlatul Athfal (RA) Pembina NW Matara mini dimulai pada tahun pelajaran 2007/2008, kemudian di daftarkan ke Kementrian Agama Kantor Kota Mataram dan Alhamdulillah pada tanggal 18 bulan September Tahun 2012 mendapatkan legalitas berupa SK dengan Nomor : Kw.19.1/258/2014.
Pada perkembangannya RA ini mengalami kemajuan yang signifikan baik dari segi kuantitas jumlah anak didik yang tiap tahunnya terus bertambah sampai pada tahun ini berjumlah 32 anak.
Dari segi kualitas alhamdulillah sangat memuaskan, dari dasar itulah tokoh masyarakat, Yayasan, komite bahkan pengawas RA Kota Mataram pun terus memotivasi dan menyarankan agar terus meningkatkan kuantitas dan kualitas RA Pembina NW Kota Mataram ini.
Kondisi saat ini RA Pembina NW Mataram ini memiliki sarana prasarana yang refresentatif, baik dari segi bangunan RA maupun dari sarana Pendidikan dan sarana bermain anak. Kemudian ditunjang pula oleh para pendidik yang sudah memiliki kualifikasi akademik yang professional, juga para pendidiknya selalu meningkatkan kualitasnya baik melalui kegiatan workshop, diklat maupun dalam kegiatan KKRA (kelompok kerja Raudlotul Athfal) dan KKG RA (kelompok kerja guru Raudlotul Athfal).
Pelaksanaan kegiatan baik di tingkat kecamatan maupun di tingkat kabupaten, RA Pembina NW Mataram Kota Mataram mini
selalu mengikutsertakan para peserta didik baik dalam kegiatan lomba maupun dalam kegiatan rutinnya dengan prestasi yang sangat memuaskan.
2.Letak Geografis RA Pembina NW Mataram
Secara geografis, RA Pembina NW Mataram terletak di tengah-tengah Dusun Nyangget, Kelurahan Selagalas, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Adapun batas-batas wilayah RA Pembina NW Mataram adalah sebagai berikut:
a. Sebelah Utara : Rumah warga Dusun Nyangget.
b. Sebelah Selatan : Parit Dusun Nyangget
c. Sebelah Timur : Rumah warga Dusun Nyangget d. Sebelah Barat : Rumah warga Dusun Nyangget 3. Profil RA Pembina NW Mataram
a. Identitas
Nama : RA Pembina NW Mataram
Status : Swasta
NPSN : 698858806
Nomor HP : 081803658230 Izin Operasional :
b. Data Kepala Sekolah
Nama Lengkap dan Gelar : Baiq Siti Zakiah, S.Ag
Jenis Kelamin : Perempuan
Pendidikan : Strata-1
Nomor Telpon/HP : 081803658230 c. Alamat Lembaga
Jalan : Jln. Gora 1
Kelurahan : Selagalas Kecamatan : Sandubaya
Kabupaten/Kota : Kota Mataram
Provinsi : Nusa Tenggara Barat
Kode Pos :83237
4. Visi dan Misi RA Pembina NW Mataram
Baiq Siti Zakiah, S.Ag selaku kepala sekolah RA Pembina NW Mataram menjalankan kepemimpinannya dengan berpegang teguh pada visi dan misi yang telah dikembangkannya.
Adapun visi dan misi RA Pembina NW Mataram yaitu:
a. Visi
Mempersiapkan generasi muslim yang sholeh, cerdas, disiplin, mandiri dan berwawasan global yang berlandaskan Al- Qur‟an dan hadist.
b. Misi
1) Menanamkan gemar ibadah sejak dini.
2) Melatih kemandirian dan sikap sosial pada anak agar bisa menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang sesamanya.
3) Mengembangkan kemampuan bakat dan minat anak sejak dini.
4) Menumbuh kembangkan semangat belajar dan disiplin . 5) Melaksanakan pembelajaran aktif, kreatif, efektif dan
menyenangkan .
6) Melatih anak bertanggung jawab di sekolah dan di rumah . 7) Menumbuh kembangkan sikap, perilaku dan amaliyah yang
islami berlandaskan Al-Qur‟an dan hadist.
8) Memberikan Pendidikan yang seimbang antara imtaq dan iptek
5. Keadaan Guru atau Tenaga Pengajar
RA Pembina NW Mataram mempunyai 4 tenaga pengajar dan staf tata usaha. Secara lebih rinci tenaga pengajar dan staf tata usaha tersebut dirincikan dalam tabel berikut :
Tabel 4.9
Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan RA Pembina NW Mataram
No Nama Jenis
Kelamin
Jabatan 1 Baiq Siti Zakiah,
S.Ag
P Kepala Sekolah
2 Imraatin Toyibah, S.Pd
P Operator
3 Sugiarsih S.Pd P Guru Kelas A
4 Satimin S.Pd P Guru Kelas B
6. Keadaan Anak RA Pembina NW Mataram
Anak merupakan salah satu komponen penting dalam suatu lembaga pendidikan. Anak merupakan sasaran utama dalam pendidikan yang membutuhkan bimbingan, pembinaan, pengajaran untuk mencapai kemampuan anak yang optimal.
Anak RA Pembina NW Mataram berjumlah 27 anak yang terdiri dari 2 kelompok belajar yang akan dirincikan pada tabel berikut :
Tabel 4.10
Data Peserta Didik RA Pembina NW Mataram Tahun Pelajaran 2021/2022
Rombongan Belajar Jumlah Anak
Kelompok A 10
Kelompok B 17
Total 27
B. HASIL PENELITIAN
Penelitian tindakan kelas (PTK) ini untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiyah pada anak usia 4-5 tahun di RA Pembina NW Mataram dengan menggunakan media kartu huruf hijaiyah. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam II siklus dengan beberapa tahap kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.
Adapun kegiatan yang dilakukan sebelum penelitian tindakan kelas yaitu membuat perangkat pembelajaran berupa RKH dengan menerapkan media kartu huruf hijaiyah, menyusun lembar observasi aktivitas guru, lembar aktivitas aktivitas siswa, dan lembar observasi kemampuan mengenal huruf hijaiyah. Pelaksanaan tindakan ini dilakukan pada tanggal 25 April sampai 25 Mei 2022 adapun yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah guru kelas A (Ibu Sugiarsih) dan anak kelompok A yang berjumlah 10 anak yang terdiri dari 5 orang perempuan dan 5 orang laki-laki.
Data hasil penelitian di ambil pada masing-masing akhir siklus I dan II yang terdiri dari data hasil observasi. Data hasil observasi didapatkan dari data aktivitas guru dan aktivitas anak selama proses kegiatan belajar mengajar berlangsung sesuai dengan lembar observasi yang telah disiapkan sebelumnya. Sedangkan data peningkatan
kemampuan mengenal huruf hijaiyah diperoleh dari data observasi hasil evaluasi belajar anak di akhir siklus. Data-data yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode rumus yang telah ditentukan sebelumnya. Berikut hasil penelitian yang telah dilaksanakan.
1. Hasil penelitian siklus I
Pada siklus 1 peneliti melaksanakan penelitian selama 4 kali pertemuan yang dimulai pada hari Senin 25 April 2022 sampai hari Sabtu 14 Mei 2022. Berikut tahap-tahap penelitian pada siklus I:
a. Tahap Perencanaan
Setelah peneliti mendapatkan surat izin penelitian dari kampus dan dari Bakesbangpolda Kota Mataram untuk melaksanakan penelitian di RA Pembina NW Mataram, langkah- langkah yang dilakukan peneliti selanjutnya adalah melakukan koordinasi dengan guru Kelompok A. Berdasarkan hasil koordinasi dengan guru kelas, peneliti kemudian Menyusun perangkat pembelajaran sebagai berikut:
1) Menyusun Rencana Pelaksanaan Harian (RPPH) bermain kartu huruf hijaiyah untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiyah pada anak usia 4-5 tahun disesuaikan dengan tema yang sedang dibahas.
2) Menyiapkan media kartu huruf hijaiyah yang akan digunakan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiyah.
3) Membuat lembar observasi yaitu lembar observasi aktivitas guru dan anak serta lembar observasi penilaian kemampuan mengenal huruf hijaiyah dengan menggunakan media kartu huruf hijaiyah
b. Tahap Pelaksanaan
1) Pertemuan Pertama Siklus I
Pertemuan pertama dilaksanakan pada hari Senin tanggal 25 April 2022. Berikut tahapan kegiatan sesuai dengan RKH yang telah direncanakan:
a) Kegiatan Pembuka
Kegiatan pembuka, pada kegiatan pembuka guru memulai dengan mengucapkan salam dan berdo‟a sebelum kegiatan. Kegiatan selanjutnya yaitu guru
menyampaikan tentang materi yang akan dibahas yaitu tema kebutuhanku sub tema makanan dan minuman.
Guru membuka wawasan anak melalui kegiatan bercakap-cakap tentang jenis-jenis makanan dan minuman.
b) Kegiatan Inti
Kegiatan inti, pada kegiatan ini guru melanjutkan pembelajaran dengan terlebih dahulu menjelaskan tentang media kartu huruf hijaiyah yang akan digunakan dalam pembelajaran. pada pertemuan pertama ini, guru mengenalkan 10 huruf hijaiyah yaitu dari huruf ۱ (Alif) sampai dengan huruf ر (Ro'). Guru menjelaskan kepada anak cara bermain media kartu huruf hijaiyah yaitu dengan cara guru memperkenalkan terlebih dahulu huruf hijaiyah kepada anak, kemudian guru menanyakan kembali kepada anak huruf apa yang ditunjuk oleh guru, selanjutnya guru menanyakan secara acak huruf hijiayah,lalu anak diminta untuk menunjukkan huruf yang bentuknya mirip dan yang memiliki titik dan tidak.
c) Kegiatan Penutup
Kegiatan penutup, pada kegiatan penutup guru melakukan recalling atau pengingat kembali materi dan media kartu huruf hijaiyah yang telah diajarkan .
2) Pertemuan kedua pada siklus I
Pertemuan kedua dilaksanakan pada hari Selalsa tanggal 26 April 2022. Berikut tahapan kegiatan sesuai dengan RKH yang telah direncanakan:
a) Kegiatan Pembuka
Kegiatan pembuka, pada kegiatan pembuka guru memulai kegiatan dengan mengucapkan salam dan berdo‟a sebelum kegiatan. Kegiatan selanjutnya yaitu guru menyampaikan tentang materi yang akan dibahas yaitu tema kebutuhanku sub tema makanan dan minuman. Guru membuka wawasan anak melalui kegiatan bercakap-cakap tentang jenis-jenis makanan dan minuman.
b) Kegiatan Inti
Kegiatan inti, pada kegiatan ini guru melanjutkan pembelajaran dengan mengenalkan 10 media kartu huruf hijaiyah yaitu huruf ز (Za‟) sampai dengan ف (Fa‟).
Guru meminta anak menyebutkan dari huruf ز (Za‟) sampai dengan ف (Fa‟) maka guru membantu anak menyebutkan huruf hijiayah dan diikuti oleh anak.
Setelah itu anak maju ke depan untuk menunjukkan huruf yang bentuknya mirip dan memiliki titik, demikian seterusnya hingga semua anak mendapat giliran satu persatu.
c) Kegiatan Penutup
Kegiatan penutup, pada kegiatan penutup guru melakukan recalling atau pengingatan Kembali materi dan kartu huruf hijaiyah yang telah diajarkan .
3) Pertemuan Ketiga Pada Siklus I
Pertemuan ketiga dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 27 April 2022. Berikut tahapan kegiatan sesuai dengan RKH yang telah direncanakan:
a) Kegiatan Pembuka
Kegiatan pembuka, pada kegiatan pembuka guru memulai kegiatan dengan mengucapkan salam dan berdo‟a sebelum kegiatan. Kegiatan selanjutnya yaitu guru menyampaikan tentang materi yang akan dibahas yaitu tema kebutuhanku sub tema makanan dan minuman. Guru membuka wawasan anak melalui kegiatan bercakap-cakap tentang jenis-jenis makanan dan minuman.
b) Kegiatan Inti
Kegiatan inti, pada kegiatan ini guru melanjutkan pembelajaran dengan terlebih dahulu menjelaskan tentang media kartu huruf hijaiyah yang akan digunakan dalam pembelajaran. pada pertemuan pertama ini, guru mengenalkan 10 huruf hijaiyah yaitu dari huruf ق (Qof) sampai dengan huruf ي (Ya'). Guru menjelaskan kepada anak cara bermain media kartu
huruf hijaiyah yaitu dengan cara guru memperkenalkan terlebih dahulu huruf hijaiyah kepada anak, kemudian guru menanyakan kembali kepada anak huruf apa yang ditunjuk oleh guru, selanjutnya guru menanyakan secara acak huruf hijiayah,lalu anak diminta untuk menunjukkan huruf yang bentuknya mirip dan yang memiliki titik dan tidak.
c) Kegiatan Penutup
Kegiatan penutup, pada kegiatan penutup guru melakukan recalling atau pengingat kembali materi dan media kartu huruf hijaiyah yang telah diajarkan . 4) Pertemuan Keempat Pada Siklus I
Pertemuan keenam dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 28 April 2022. Berikut tahapan kegiatan sesuai dengan RKH yang telah direncanakan:
a) Kegiatan Pembuka
Kegiatan pembuka, pada kegiatan pembuka guru memulai kegiatan dengan mengucapkan salam dan berdo‟a sebelum kegiatan. Kegiatan selanjutnya yaitu guru menyampaikan tentang materi yang akan dibahas yaitu tema kebutuhanku sub tema makanan dan minuman. Guru membuka wawasan anak melalui kegiatan bercakap-cakap tentang jenis-jenis makanan dan minuman.
b) Kegiatan Inti
Kegiatan inti, pada kegiatan ini guru melanjutkan pembelajaran dengan memberikan tes secara lisan. Guru sudah menyiapkan lembar soal untuk observasi kemampuan mengenal huruf hijaiyah anak yang terbagi sesuai dengan tahap-tahap mengenal huruf hijaiyah.
Pada tahap konkret, guru meminta anak menghitung berapa jumlah huruf hijaiyah. Selanjutnya guru meminta anak mencari huruf hijaiyah dari huruf ۱(Alif) sampai dengan huruf ر (Ro’), kemudian anak menyebutkan huruf-huruf hijaiyah tersebut. Selanjutnya
guru meminta anak mencari huruf hijaiyah dari huruf ز (Za’) sampai dengan huruf ف (Fa’), kemudian anak menyebutkan huruf-huruf hijaiyah tersebut. Kemudian guru meminta anak mencari huruf hijaiyah dari huruf ق (Qof) sampai dengan huruf ي (Ya'), lalu anak menyebutkan huruf-huruf hijaiyah tersebut. Selanjutnya guru meminta anak mengurutkan media kartu huruf hijaiyah dari huruf ۱(Alif) sampai dengan huruf ي (Ya').
Kemudian pada tahap transisi, anak mencari dan membedakan antara huruf hijaiyah yang mempunyai titik dan tidak memiliki titik. Kemudian guru meminta anak untuk menyebutkan huruf-huruf hijaiyah tersebut dengan makhraj yang benar.
c) Kegiatan penutup
Pada kegiatan penutup guru melakukan recalling atau pengingatan kembali materi dan kartu huruf hijaiyah yang telah diajarkan.
c. Tahap Observasi
Pada tahap observasi ini, peneliti melakukan pengamatan terhadap aktivitas guru, aktivitas anak, dan evaluasi hasil peningkatan kemampuan mengenal huruf hijaiyah pada anak ketika proses belajar mengajar berlangsung. Adapun hasil observasi aktivitas guru, aktivitas anak dan evaluasi hasil peningkatan kemampuan mengenal huruf hijaiyah anak pada setiap pertemuan siklus 1 adalah sebagai berikut:
1) Hasil observasi pertemuan 1 siklus I
a) Hasil observasi aktivitas guru pada Pertemuan 1 siklus I Tabel 4.11 Hasil Observasi Aktivitas Guru
Pertemuan 1 Siklus I Siklus
Skor maksimal
Total Skor
Rata-rata Kategori Pertemuan
1
27 18 66,66% Cukup
Baik
Setelah menghitung persentase aktivitas guru dapat diberikan kriteria penilaian sebagai berikut:
5 = 86-100% Sangat baik 4 = 76-85% Baik
3 = 60-75%Cukup 2 = 55-59%Kurang 1 = ≤ 54 %Kurang sekali
Dari deskripsi di atas dapat dilihat bahwa skor aktivitas guru pada pertemuan 1 siklus I sebesar 66,66%
dan terkategori yakni cukup baik.
b) Hasil observasi aktivitas anak pada pertemuan 1 siklus I Tabel 4.12 Hasil Observasi Aktivitas Anak
Pertemuan 1 Siklus I Siklus 1 Skor
maksimal
Total
Skor Rata-rata Kategori
Pertemuan 1 26 17 65,38% Cukup
Baik
Setelah menghitung persentase aktivitas anak dapat diberikan kriteria penilaian sebagai berikut:
5= 86-100% Sangat baik 4= 76-85% Baik
3= 60-75%Cukup
2 = 55-59%Kurang 1 = ≤ 54 %Kurang sekali
Dari deskripsi di atas dapat dilihat bahwa skor aktivitas anak pada pertemuan 1 siklus I sebesar 65,38% dan terkategori yakni cukup baik.
2) Hasil observasi pertemuan 2 siklus I
a) Hasil observasi aktivitas guru pada Pertemuan 2 siklus I
Tabel 4.13 Hasil Observasi Aktivitas Guru Pertemuan 2 Siklus I Siklus 1 Skor
maksimal
Total
Skor Rata-rata Kategori
Pertemuan 2 27 17 62,96% Baik
Setelah menghitung persentase aktivitas guru dapat diberikan kriteria penilaian sebagai berikut:
5= 86-100% Sangat baik 4= 76-85% Baik
3= 60-75%Cukup 2 = 55-59%Kurang 1 = ≤ 54 %Kurang sekali
Dari deskripsi di atas dapat dilihat bahwa skor aktivitas guru pada pertemuan 2 siklus I sebesar 62,96% dan terkategori yakni cukup baik.
b) Hasil observasi aktivitas anak pada pertemuan 2 siklus I
Tabel 4.14 Hasil Observasi Aktivitas Anak Pertemuan 2 Siklus I
Siklus 1 Skor maksimal
Total Skor
Rata-
rata Kategori Pertemuan
2 26 19 73,07% Baik
Setelah menghitung persentase aktivitas anak dapat diberikan kriteria penilaian sebagai berikut:
5= 86-100% Sangat baik 4= 76-85% Baik
3= 60-75%Cukup 2 = 55-59%Kurang 1 = ≤ 54 %Kurang sekali
Dari deskripsi di atas dapat dilihat bahwa skor aktivitas siswa pada pertemuan 2 siklus I sebesar 73,07% dan terkategori yakni cukup baik.
3) Hasil Observasi Pertemuan 3 Siklus I
a) Hasil observasi aktivitas guru pada pertemuan 3 siklus I
Tabel 4.15 Hasil Observasi Aktivitas Guru Pertemuan 3 Siklus I Siklus 1 Skor
maksimal
Total Skor
Rata-
rata Kategori Pertemuan
3
27 19 70,37% Baik
Setelah menghitung persentase aktivitas guru dapat diberikan penilaian patokan sebagai berikut:
5= 86-100% Sangat baik 4= 76-85% Baik
3= 60-75%Cukup 2 = 55-59%Kurang 1 = ≤ 54 %Kurang sekali
Dari deskripsi di atas dapat dilihat bahwa skor aktivitas guru pada pertemuan 3 siklus I sebesar 70,37% dan terkategori cukup baik.
b) Hasil Observasi Aktivitas Anak Pada Pertemuan 3 siklus I
Tabel 4.16 Hasil Observasi Aktivitas Anak Pertemuan 3 Siklus I Siklus 1 Skor
maksimal
Total Skor
Rata-
rata Kategori Pertemuan
5 26 18 69,23% Cukup
baik