BAB III METODE PENELITIAN
5. Jenis Instrumen dan Cara Penggunaannya
dapat dikatakan berhasil. Peneliti mengambil pencapaian presentase keberhasilan dalam penelitian yaitu ≥80% yang termasuk dalam kulifikasi “Baik”.
Tabel 4.1 Kisi-Kisi Instrumen Observasi Aktivitas Guru No Indikator Sub Indikator
1. Perencanaan a. Guru menyambut kedatangan anak.
b. Guru menyiapkan Rencana Kegiatan Harian (RKH).
c. Guru menyiapkan tempat atau ruang kelas yang akan digunakan anak pada saat kegiatan berlangsung.
d. Guru menyiapkan media kartu huruf hijaiyah.
e. Guru memastikan tempat dan media yang akan digunakan pada kegiatan aman bagi anak.
2. Pelaksanaan a.Guru mengajak anak untuk berbaris
b.Guru mengajak anak masuk kelas, kemudian mengarahkan anak untuk duduk rapi di tempat masing-masing.
c.Guru mengajak anak untuk berdo‟a sebelum melakukan kegiatan.
d.Guru membuka kegiatan, mengecek kehadiran anak dan menanyakan kabar anak.
e.Guru mengajak anak bernyanyi bersama untuk membangkitkan semangat anak.
f. Guru bercakap-cakap dengan anak tentang tema dan sub tema yang akan dilakukan.
g.Guru dan anak membuat kesepakatan sebelum pembelajaran dimulai.
h.Guru memperkenalkan media kartu huruf hijaiyah.
i. Guru memperkenalkan terlebih dahulu satu per satu kartu huruf hijaiyah
j. Guru mengangkat satu persatu kartu huruf hijaiyah sambil menyebutkan huruf-huruf hijaiyah yang terdapat pada kartu huruf hijaiyah
k.Guru membimbing anak untuk mengenal dan menyebutkan huruf-huruf hijaiyah
l. Guru meminta anak untuk menyebutkan huruf-huruf hijaiyah sambil berkata ۱ (Alif), ب (Ba’), ت (Ta’)
m. Guru meminta anak mencari huruf ۱(Alif)ر(Ro’) n.Guru meminta anak mencari
huruf (Za’) ف (Fa’)
o.Guru meminta anak mengurutkan kartu huruf hijaiyah (Za’) ف (Fa’)
p.Guru meminta anak mengurutkan kartu huruf hijaiyah ق (Qof)sampai ي(Ya') q.Guru mengawasi anak selama kegiatan pembelajaran berlangsung.
r. Guru memberikan reward kepada keberhasilan anak dalam mengenal huruf
hijaiyah dengan media kartu huruf hijaiyah.
3. Penutup a. Guru mengarahkan anak untuk duduk rapi di tempat masing-masing.
b. Recalling.
c. Guru bernyanyi bersama anak d. Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan berdo‟a.
2) Lembar aktivitas anak
Lembar aktivitas anak yang digunakan untuk mengamati aktivitas belajar anak sebagai respon atas pelaksanaan tindakan pembelajaran yang dilakukan guru selama pembelajaran berlangsung. Lembar observasi yang digunakan dalam media kartu huruf hijaiyah ini adalah lembar observasi berupa aktivitas anak.
Tabel 4.2. Kisi-Kisi Observasi Aktivitas Anak No Indikator Sub Indikator
1. Kegiatan sebelum pembelajaran
a. Anak menerima sambutan dari guru
b. Anak mengikuti kegiatan harian guru
c. Anak bersiap masuk kelas di tempat masing-masing d. Anak siap untuk mengikuti
pembelajaran
e. Anak menunggu guru menyiapkan media kartu huruf hijaiyah.
2. Kegiatan saat pembelajaran
a. Anak berbaris di depan kelas
b. Anak memasuki kelas c. Anak berdo‟a sebelum
memulai kegiatan
d. Anak mengikuti kegiatan pembelajaran
e. Anak bernyanyi untuk membangkitkan semangat f. Anak bercakap-cakap
dengan guru mengenai tema yang akan dilakukan g. Anak diperkenakan media
kartu huruf hijaiyah oleh guru
h. Anak membuat
kesepakatan bersama guru i. Anak diperkenalkan
terlebih dahulu oleh guru satu persatu huruf hijaiyah j. Anak menyebutkan satu
persatu huruf hijaiyah yang diangkat oleh guru yang terdapat pada kartu huruf hijaiyah
k. Anak dibimbing oleh guru untuk mengenal dan menyebutkan huruf-huruf hijaiyah
l. Anak menyebutkan huruf- huruf hijiayah sambil berkata alif ۱, ba’ب, dan ta’ت
m. Anak mencari huruf ۱(Alif) ر(Ro’)
n. Anak mencari huruf (Za’) ف (Fa’)
o. Anak mengurutkan kartu huruf hijaiyah (Za’) ف (Fa’)
p. Anak mengurutkan kartu
huruf hijaiyah ق (Qof) sampai ي(Ya')
q. Anak diberikan reward terhadap keberhasilan.
3. Kegiatan setelah pembelajaran
a. Anak duduk rapi di tempat duduk masing-masing.
b. Anak menjawab pertanyaan guru
c. Anak bernyanyi sebelum pulang
d. Berdo‟a sebelum pulang.
Tabel 4.3. Instrumen Observasi Kemampuan Mengenal Huruf Hijaiyah
No Indikator Sub Indikator 1 Kemampuan
anak dalam mengenal huruf- huruf hijaiyah
a. Anak dapat mengetahui huruf-huruf hijaiyah b. Anak dapat mengetahui
jumlah huruf hijaiyah 2 Kemampuan
anak dalam menyebutkan huruf-huruf hijaiyah
a. Anak mampu
menyebutkan huruf hijaiyah dengan benar
b. Anak mampu
menyebutkan huruf-huruf hijaiyah sesuai dengan makhrajal hurufnya 3 Kemampuan
anak dalam menyebutkan huruf hijaiyah secara berurutan maupun secara acak
a. Anak mampu menyebutkan huruf hijaiyah dengan benar secara acak
b. Anak mampu menyebutkan huruf hijaiyah secara berurutan
4 Kemampuan anak
membedakan huruf-huruf yang hampir memiliki kesamaan
a. Anak mampu
menunjukkan perbedaan bentuk huruf hijaiyah yang tidak memiliki titik
b. Anak mampu
menunjukkan huruf hijaiyah yang memiliki titik satu, dua atau lebih.
b. Wawancara
Menurut Hopkins dan Rochiati wawancara adalah suatu cara untuk mengetahui situasi tertentu di dalam kelas dilihat dari sudut pandang yang lain. Orang-orang yang di wawancarai dapat termasuk beberapa orang anak, kepala sekolah, berupa pegawai, tata usaha sekolah, orang tua anak dan lain-lain.
Secara garis besar ada dua macam pedoman wawancara diantaranya adalah sebagai berikut:
1) Pedoman wawancara tidak terstruktur, yaitu pedoman wawancara yang hanya memuat garis besar yang akan ditanyakan pewawancara sebagai pengemudi jawaban responden.
2) Pedoman wawancara terstruktur, yaitu pedoman wawancara yang disusun secara terperinci sehingga menyerupai check-list pada nomor yang sesuai.40
Pada penelitian ini, peneliti menggunakan wawancara terstruktur dan wawancara tidak terstruktur digunakan sebagai teknik pengumpulan data tentang informasi apa yang diperoleh.41 Dengan menggunakan kedua teknik wawancara ini akan mempermudah peneliti mendapatkan data yang lebih banyak di tempat penelitian.
Adapun hal-hal yang peneliti siapkan terkait alat- alat wawancara dalam hal ini adalah buku catatan untuk
40 Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, (Jakarta:
PT Rineka Cipta, 2010), hlm. 270.
41 Sugiyono ,Metode Penelitian Kuantatif Kualitatif dan R&D, (Bandung: PT Alfabeta, 2015), hlm.233.
mencatat semua hasil percakapan atau sebagai tempat jawaban alternatif dalam penelitian ini, kemudian alat rekam sebagai alat untuk merekam hasil wawancara dan terlebih dahulu peneliti sebelum bertindak untuk melakukannya harus meminta izin kepada semua pihak (kepala sekolah dan guru). Dan data yang peneliti dapatkan dari hasil wawancara yaitu tentang bagaimana analisis penerapan media kartu huruf hijaiyah dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiyah pada anak usia 4-5 tahun di RA Pembina NW Mataram.
Berikut merupakan lembar wawancara bagi anak dan guru tentang kemampuan mengenal huruf hijaiyah pada anak usia 4-5 tahun di RA Pembina NW Mataram:
a) Lembar Wawancara Anak
Tabel 4.4. Instrumen Wawancara Kemampuan Mengenal Huruf Hijaiyah
No Rumusan Masalah
Indikator No
Pertanyaan 1. Bagaimana
penerapan media kartu huruf hijaiyah dalam
meningkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiyah
a. Anak mampu
mengungkapkan
perasaanya ketika sedang mengikuti pembelajaran mengenal huruf hijaiyah
1, 2
b. Anak mampu mengetahui huruf-huruf hijaiyah
3, 4 c. Anak mampu memahami
metode yang digunakan oleh guru
5, 6
d. Anak merasa senang dan nyaman ketika mengikuti pembelajaran huruf hijaiyah
7, 8
b) Lembar Wawancara Guru
Tabel 4.5. Instrumen Wawancara Kemampuan Mengenal Huruf Hijaiyah
No Rumusan Masalah
Indikator Nomor Pertanyaan 1. Bagaimana
penerapan media kartu huruf hijaiyah dalam
meningkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiyah
a. Guru harus mampu mengetahui kemampuan anak dalam mengenal huruf hijaiyah
1, 2, 3
b. Guru harus mempunyai media yang menarik dalam mengenalkan huruf hijaiyah
4, 5
c. Guru mampu mengetahui bakat dan minat anak
6
d. Guru harus menyediakan dan memahami metode
pembelajaran
7, 8
e. Guru harus mampu mengelola dalam proses pembelajaran
9
c. Dokumentasi
Dokumen merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu. Dokumen bisa berbentuk tulisan, gambar, atau karya- karya monumental dari seseorang.42 Bentuk dokumen yang digunakan peneliti adalah gambar atau foto kegiatan selama pembelajaran dilaksanakan. Dalam penelitian ini dokumentasi merupakan metode yang digunakan untuk mencari data atau dokumen-dokumen yang ada di kelas atau di sekolah untuk mempermudah peneliti dalam melengkapi pengumpulan data mengenai kemampuan mengenal huruf hijaiyah melalui media kartu anak-usia 4-5 tahun melalui media kartu huruf di RA Pembina NW Mataram.
Berikut beberapa dokumentasi yang dapat di ambil pada RA Pembina NW Mataram antara lain sebagai berikut :
1) Dokumentasi foto kegiatan pembelajaran terkait dengan penerapan media kartu huruf hijaiyah dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiyah.
2) Data guru RA Pembina NW Mataram 3) Data anak RA Pembina NW Mataram