• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Data

Dalam dokumen pengembangan e-atlas vertebrata (Halaman 95-101)

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN

B. Analisis Data

81

Dari hasil uji normalitas diketahui signifikansi 0,080> 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa nilai residual terdistribusi normal.

Setelah data yang dihasilkan terdistribusi normal maka dapat dilanjutkan dengan uji T tes. Hasil uji T test yaitu sebagai berikut:

Tabel 4.11 Paired Sample Statistic

Mean N Std. Deviation Std. Error Mean

Pair 1 PRETEST 40,0000 24 4,17029 ,85126

POST TEST 76,2500 24 8,24226 1,68244

Tabel 4.12

Paired Sample Correlation

N Correlation Sig.

Pair 1 PRETEST & POST TEST 24 ,000 1,000

Dari hasil T test dapat di simpulkan bahwa nilai signifikansi 0,000 <

0,05 yang artinya terdapat perbedaan hasil tes yang signifikan antara sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran yang dikembangkan.

82

Berdasarkan penilaian yang diberikan oleh validator ahli materi yaitu Bapak Husni Mubarok, S.Pd., M.Si. dan Bapak Mohammad Wildan Habibi, M.Pd sebagai validator media pembelajaran atlas vertebrata yang telah dikembangkan. Dari aspek kelayakan isi diperoleh rata-rata skor presentase yaitu 89% pada kategori “sangat valid”. Penjabaran pada aspek tersebut adalah sebagai berikut. Hasil presentase dari validator pertama mendapatkan presentase 81,2% dari 8 butir pertanyaan. Hasil skor presentase validasi tersebut diperoleh dari skor yang diberikan sebanyak 26 dibagi dengan skor maksimum 32 kemudian dikali 100%. Sedangkan perolehan dari validator kedua didapatkan skor presentase 96,8% dari 8 butir pertanyaan. Hasil skor yang diberikan sebanyak 31 dibagi dengan skor maksimum 32 dan dikalikan 100%.

Dari hasil presentase kedua validator tersebut didapatkan rata-rata 89% pada aspek kelayakan isi dengan kiteria “sangat valid”.

Pada aspek kelayakan kebahasaan didapatkan rata-rata dari kedua validator yaitu 92,8% dengan kriteria “sangat valid”.

Penjabaran pada aspek tersebut adalah sebagai berikut. Hasil presentase dari validator pertama didapatkan presentase 85,7% dari 7 butir pertanyaan dengan skor penilaian yang didapatkan adalah 24 dibagi dengan skor maksimum 28 kemudian dikali 100%.

Sedangkan perolehan dari validator kedua didapatkan skor presentse 100%. Skor penilaian yang diberikan sebanyak 28 dibagi dengan

83

skor maksimum 28 lalu dikali 100%. Dari hasil kedua validator tersebut didapatkan rata-rata 92,8% pada aspek kelayakan kebahasaan dengan kriteria “sangat valid”.

Berdasarkan hasil dari validasi ahli materi, media e-atlas vertebrata yang telah dikembangkan sangat valid. Hal ini menunjukkan bahwa media pembelajaran e-atlas vertebrata dapat diuji cobakan pada peserta didik dalam proses pembelajaran biologi.

Berdasarkan data kualitatif yang diperoleh dari saran dan komentar para validator seperti yang sudah dituliskan pada tabel perlu adanya perbaikan yaitu merombak desain awal atlas karena terlalu banyak penjelasan dibandingkan gambar karena pada dasarnya atlas lebih memperbanyak gambar dan hanya dengan kata tunjuk, menambahkan sedikit penjelasan mengenai pohon filogeni beserta gambaran pohon filogeni dan menambahkan beberapa spesies untuk melengkapi beberapa ordo sehingga siswa dapat memahami pengidentifikasi lebih banyak spesies.

b. Analisis Hasil Validasi Ahli Media

Berdasarkan penilaian yang telah diberikan oleh validator ahli media yaitu untuk validator pertama, Bapak Dr. Andi Suhardi, ST., M.Pd dan validator kedua Bapak Nanda Eska Anugrah Nasution, M.Pd. didapatkan rata-rata presentase nilai pada aspek kelayakan kegrafikan yaitu 92% dengan kategori “sangat valid”.

Penjebaran nilai pada aspek tersebut adalah sebagai berikut. Hasil

84

presentase nilai dari validator pertama adalah 94,3% dari 22 pertanyaan. Hasil presentase diperoleh dari jumlah skor yang diberikan oleh validator pertama sebanyak 83 dibagi dengan skor maksimum 88 kemudian dikali 100%. Sedangkan perolehan nilai presentase dari validator kedua yaitu 89,7%. Hasil pesentase diperoleh dari jumlah skor yang diberikan oleh validator kedua yaitu sebanyak 79, kemudian dibagi skor maksimum 88 lalu dikali 100%.

Dari kedua hasil validator tersebut didapatkan rata-rata presentase yaitu sebanyak 92% dengan kategori “sangat valid” pada aspek kelayakan kegrafikan.

Pada aspek kelayakan kebahasaan didapatkan rata-rata presentase dari kedua validator yaitu 100%. Dengan kategori

“sangat valid”. Hasil presentase nilai dari validator pertama adalah 100% dari 7 pertanyaan. Hasil presentase diperoleh dari jumlah skor yang diberikan yaitu sebanyak 28 kemudian dibagi dengan jumlah skor maksimum 28 lalu dikali 100%. Sedangkan perolehan presentase nilai dari validator kedua yaitu 100%. Hasil presentase diperoleh dari jumlah skor yang diberikan yaitu 28 kemudian dibagi dengan jumlah skor maksimum 28 lalu dikali 100%. Hasil presentase nilai yang didapatkan dari kedua validator tersebut adalah 100% dengan kategori “sangat valid”.

Berdasarkan hasil validasi ahli media, media pembelajaran e-atlas vertebrata yang telah dikembangkan dalam kategori valid

85

yang artinya media pembelajaran dapat di uji cobakan kepada siswa dalam proses belajar mengajar pada materi animalia khususnya sub bab vertebrata.

Berdasarkan data kualitatif yang diberikan oleh validator berupa komentar dan saran yang telah tersaji dalam tabel, media pembelajaran yang dibuat perlu adanya perbaikan yaitu mengganti cover, memperbaiki tata letak gambar dan penjelasan serta warna latar agar terlihat lebih menarik dan mampu membangkitkan motivasi belajar peserta didik.

c. Analisis Hasil Validasi Ahli Praktisi

Berdasarkan penilaian ahli praktisi yaitu Ibu Aulia Ayu Suryanitha, S.Pd selaku guru mata pelajaran biologi SMA Panca Marga 1 Lamongan, media pembelajaran e-atlas vertebrata yang dikembangkan mendapatkan nilai presentase 83,3% dengan kategori

“sangat valid”. Hasil skor validasi tersebut diperoleh dari jumlah skor yang diberikan yaitu sebanyak 40 dibagi dengan skor maksimum 48 dan dikali 100%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa e-atlas vertebrata sudah valid dan dapat dipergunakan dalam pembelajaran biologi pada materi animalia khususnya sub bab vertebrata.

Data kualitatif yang didapatkan dari komentar dan saran dari ahli praktisi yang telah tersaji pada tabel 4.6, media pembelajaran yang dibuat perlu adanya sedikit perbaikan mengenai ada beberapa

86

tanda panah yang warnanya kurang kontras dengan latar belakang sehingga pembaca kurang jelas, dan lebih detail lagi menjelaskan gambar anatomi secara umum serta nama bagiannya sehingga siswa dapat memahami gambar apa yang disajikan.

2. Analisis Hasil Respon Siswa Terhadap E-Atlas Vertebrata

Nilai kepraktisan atlas vertebrata didapatkan dari angket respon siswa yang telah disebar kepada 24 siswa kelas X IPA 3. Penyebaran angket dilakukan untuk mengetahui respon peserta didik terhadap media pembelajaran eatlas vertebrata yang telah dikembangkan. berdasarkan analisis data dengan 12 butir pertanyaan, jumlah peserta didik yang memilih kategori “sangat setuju” sebanyak 130, kategori “setuju”

sebanyak 157, kategori “kurang setuju” sebanyak 10. Sehingga presentase keseluruhan yang didapatkan yaitu 84,5% dengan kategori

“sangat baik” sehingga secara keseluruhan media pembelajaran e-atlas vertebrata yang dikembangkan dapat dipergunakan dalam pembelajaran biologi pada materi animalia khususnya sub bab vertebrata.

3. Analisis Hasil Uji Keefektifan E-Atlas Vertebrata

Untuk menguji keefektifan produk yang dikembangkan dilakukan uji t-test. Uji t-test dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh suatu perlakuan yan diberikan kepada objek penelitian.

Sebelum dilakukan uji t-test maka perlu dilakukan uji normalitas untuk mengetahui apakah data yang diperoleh terdistribusi normal atau tidak.

Uji normalitas yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan

87

uji Kolmogorov-Smirnov. Dari hasil tabel 4.8 menunjukkan bahwa data terdistribusi normal dibuktikan dengan signifikansi yang didapatkan yaitu 0,080. Sesuai dengan teori jika 0,080 > 0,05 maka dapat dinyatakan nilai residual terdistribusi normal.

Setelah data terdistribusi normal maka dapat dilanjutkan dengan uji t-test. Berdasarkan hasil perhitungan pada tabel 4.11 diperoleh nilai sig (two-tailed) adalah 0,000. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa 0,000

< 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran e-atlas vertebrata. Maka dapat disimpulkan e-atlas vertebrata sebagai media pembelajaran biologi dapat dikatakan efektif.

Dalam dokumen pengembangan e-atlas vertebrata (Halaman 95-101)

Dokumen terkait