BAB IV BAB IV
R, EPUBUK INDONESTA
-69-
(3) Pemeriksaan kesehatan
sebagaimanadimaksud
padaayat
(21dilakukan terhadap Produk
Hewanyang tidak termasuk jenis Media
PembawaHPHK yang
dilarang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35.(41 Dalam hal hasil pemeriksaan sanitasi
sebagaimanadimaksud pada ayat
(21ternyata Produk
Hewan terjadikebocoran, kerusakan Kemasan dan/atau segel,
danperubahan fisik, dilakukan uji
Keamanan Pangan,uji
Keamanan Pakan,
uji Mutu
Pangan,dan/atau uji Mutu
Pakan.
(5)
Pelaksanaanuji
sebagaimanadimaksud pada ayat
(4) mempertimbangkan ketersediaanfasilitas pengujian
di Tempat Pemasukan.Pasal 1 14
(1) Pemasukan Hewan sebagaimana dimaksud
dalamPasal ll2 ayat
(21huruf b dapat dikecualikan
dari sertifikat kesehatan.(21
Pemasukan Hewan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dilengkapisurat
keterangan kesehatan Hewan dari dokter Hewan penanggung jawab kesehatannya.(3)
Terhadap Hewan sebagaimanadimaksud pada ayat
(1)dilakukan tindakan Karantina Hewan
berupa pemeriksaan administratif dan kesesuaian dokumen, serta pemeriksaan kesehatan.Pasal 1 15
Dalam hal pemeriksaan administratif dan kesesuaian dokumen sebagaimana dimaksud dalam Pasal
Il2
ayat (1) atau Pasal 114ayat (3)
dilakukan
di atas alat angkut, ternyata:a.
Produk Hewan atau Hewantertular
HPHK; ataub. jenis Media
Pembawa HPHKyang dilarang
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35,dilakukan
penolakan sebagaimanadimaksud
dalam Pasal 77 ayatii) huruf
a angka 1 dan angka 2subhuruf
a).Pasal 1 16
PRESIDEN
REPUBUK INDONESIA
-70-
Pasal 116
(1)
Dalam hal Media Pembawa HPHK sebagaimana dimaksud dalam Pasaltl2
ayat (2)dilakukan
Transit, harus beradadi
bawah pengawasan Pejabat Karantina Hewan di tempat Transit.(21 Media Pembawa HPHK
sebagaimanadimaksud
padaayat
(1) dilarangkeluar dari
tempatTransit
selainuntuk tujuan dikirim
ke lokasi bencana.Pasal 1 17
Ketentuan
lebih lanjut
mengenai Pemasukan Media Pembawa HPHK yangdiperuntukkan
sebagaibantuan
penanggulangan bencana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 12 diatur dalamperaturan lembaga pemerintah yang melaksanakan
tugas pemerintahandi
bidang Karantina.Paragraf 8
Tindakan Karantina Hewan terhadap Orang, Alat Angkut, Peralatan,
Air,
atau Pembungkus Pasal 118(U Terhadap orang, alat angkut, peralatan, air,
ataupembungkus yang
diketahui atau
diduga terkontaminasiatau berpotensi membawa HPHK, dikenai
tindakanKarantina Hewan yang bertujuan untuk
mencegahpenyebaran HPHK atau penyakit Hewan menular.
(21 Diketahui atau diduga membawa HPHK
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) didasarkan pada:a.
pemberitahuan penanggungjawab alat angkut
yang melakukan lalu lintas dari atau Transit di negara, Area,atau
daerahterjangkit status situasi
wabah penyakit Hewan menular;b. riwayat
perjalanan orangdari atau Transit di
negara,Area, atau daerah terjangkit status situasi
wabah penyakit Hewan menular;c. indikasi adanya kontak langsung alat
angkut,peralatan, air, atau pembungkus dengan
Media Pembawa HPHK yang telah ditolak atau dimusnahkan akibat tidak dapat disembuhkan dari HPHK; ataud.
hasil pemeriksaan terhadap Media Pembawa HPHK.(3)
Selain.
. .REPUBLIK INDONESIA
-71
-(3)
Selain dikenaitindakan
Karantina Hewan yang bertqiuanuntuk
mencegah penyebaran HPHK atau penyakit Hewanmenular
sebagaimanadimaksud
padaayat
(1), terhadap alat angkut yang akan digunakanuntuk
mengangkut:a.
Hewan, dilakukan pemeriksaan kelayakan pemenuhan persyaratan kesejahteraan hewan; ataub. Produk Hewan dan/atau Media Pembawa
Lain,dilakukan
pemeriksaanpersyaratan sanitasi
sesuaijenis Media Pembawa HPHK untuk
mencegahkerusakan dan terjadinya pencemaran.
(4)
Terhadapalat angkut
yangtidak
memenuhi persyaratan sebagaimanadimaksud
padaayat
(3), Pejabat KarantinaHewan menerbitkan surat penolakan pemuatan
Media Pembawa HPHKke
atasalat angkut dan tidak
diizinkanuntuk
mengangkut Media Pembawa HPHK.Pasal 119
(1)
Tindakan Karantina Hewan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 118 ayat (1) berupa:a.
penolakan terhadapalat angkut,
peralatan,air,
atau pembungkus;b.
perlakuan terhadap orang, alat anglmt, peralatan, air, atau pembungkus; atauc.
pemusnahan terhadap peralatan, atau pembungkus.(21
Tindakan Karantina Hewan sebagaimana dimaksud padaayat (1) bertujuan untuk
mencegah penyebaran HPHK atau penyakit Hewan menular.(3)
Penolakan sebagaimana dimaksud pada ayat (1)humf
a,berupa penolakan sandar terhadap alat angkut,
atau penolakan bongkar Media Pembawa HPHK.(4)
Perlakuan sebagaimana dimaksud padaayat
(1)huruf
b,dan
pemusnahan sebagaimanadimaksud pada ayat
(1)hunrf c, dilakukan
apabilaalat angkut telah
bersandar,atau Media
Pembawatelah diturunkan dari atas
alat angkut.(5)
Dalamhal
peralatanatau
pembungkus yangtidak
dapatdiberikan perlakuan sebagaimana dimaksud
padaayat (1)
hunf
b,dilakukan
pemusnahan.Pasalt2O...
PRESIDEN
REPUELIK TNDONESIA
_72_
Pasal 120
Ketentuan lebih
lanjut
mengenaitata
caratindakan
KarantinaHewan terhadap orang, alat angkut, peralatan, air,
atau pembungkus sebagaimanadimaksud
dalam Pasal 1 18diatur dalam peraturan lembaga pemerintah yang
melaksanakan tugas pemerintahandi
bidang Karantina.Paragraf 9
Tindakan Karantina Hewan terhadap Media Pembawa HPHK
untuk
Pameran, Sirkus,dan/atau
Kontes Pasal 121(1) Pemasukan dan Pengeluaran Media
Pembawa HPHKuntuk pameran, sirkus, dan/atau kontes
dikenaipersyaratan tindakan Karantina Hewan
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 56.(21 Media
PembawaHPHK
sebagaimanadimaksud
padaayat (1) dapat berupa Hewan dan Produk Hewan.
(3)
Terhadap Pemasukan Media Pembawa HPHK sebagaimana dimaksud pada ayat (1):a. dilakukan tindakan Karantina Hewan di
tempattindakan
Karantina Hewan yang telah disetujui; danb.
selama penyelenggaraanpameran, sirkus, dan/atau kontes
beradadi bawah
pengawasandokter
Hewan Karantina.(41 Terhadap Pengeluaran Media Pembawa
HPHK sebagaimana dimaksud pada ayat (1):a. dilakukan tindakan Karantina Hewan di
TempatPengeluaran atau
di
luar Tempat Pengeluaran; danb. memenuhi persyaratan teknis Area atau
negaratujuan.
Pasal 122
(1) Untuk memperoleh persetujuan tempat
tindakanKarantina Hewan sebagaimana dimaksud
dalam PasalL2l
ayat (3)huruf
a, penyelenggara pameran, sirkus,dan/atau kontes
mengajukan permohonan kepadaunit
kerja Tempat Pemasukan setempat.
(2)
Persetujuan.
. .REPUELII( INDONESIA
-73-
(21 Persetujuan tempat tindakan Karantina
Hewansebagaimana dimaksud pada ayat (1)
harus mempertimbangkanstatus dan situasi
HPHK pada Area tujuan.(l)) Selama
penyelenggaraanpameran, sirkus, dan/atau
kontes, Media Pembawa HPHKdilarang
diperjualbelikandan/atau
dibawa keluar dari tempat penyelenggaraan.(41 Penyelenggara pameran, sirkus, dan/atau
kontessebagaimana
dimaksud pada ayat (1) harus
segeramengeluarkan Media
PembawaHPHK setelah
selesai penyelenggaraandari wilayah
Negara Kesatuan Republik Indonesia atau Area tujuan.(5)
Dalam hal:a.
Media Pembawa HPHK sebagaimanadimaksud
padaayat (3) diperjualbelikan atau dibawa keluar
dari tempat penyelenggaraan; ataub.
Media Pembawa HPHK sebagaimanadimaksud
pada ayat (4)tidak
segeradilakukan
Pengeluaran,dikenai tindakan Karantina Hewan
untuk
Pemasukan.Pasal 123
Ketentuan lebih