BAB III PENYEBAB TIMBULNYA
H. Faktor Eksternal
I. Faktor Internal
1. Lunturnya Nilai-Nilai Pancasila
Jika dibandingkan pemahaman masyarakat tentang Pancasila dengan lima belas tahun yang lalu, sudah sangat berbeda, saat ini sebagian masyarakat cenderung menganggap Pancasila hanya sebagai suatu simbol negara dan mulai melupakan nilai-nilai filosofis yang terkandung di dalamnya.
Padahal Pancasila yang menjadi dasar negara dan sumber dari segala hukum dan perundang-undangan adalah nafas bagi eksistensi bangsa Indonesia. Sementara itu, lunturnya nilai- nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, akibat tidak satunya kata dan perbuatan para pemimpin bangsa, Pancasila hanya dijadikan slogan di bibir para pemimpin, tetapi berbagai tindak dan perilakunya justru jauh dari nilai-nilai luhur Pancasila. Contoh yang tidak baik dari para pemimpin bangsa dalam pengamalan Pancasila telah menjalar pada lunturnya nilai-nilai Pancasila di masyarakat. Penanaman nilai Pancasila dalam masyarakat yang efektif adalah melalui pendidikan budi pekerti atau pendidikan karakter, dengan dasar budi pekerti dapat digunakan untuk merespon situasi pemuda atau pelajar yang banyak mengalami disorientasi.131
Kurangnya komitmen dan tanggung jawab para pemimpin bangsa melaksanakan nilai-nilai Pancasila tersebut, telah mendorong munculnya kekuatan baru yang tidak melihat Pancasila sebagai falsafah dan pegangan hidup bangsa Indonesia. Akibatnya, terjadilah kekacauan dalam tatanan kehidupan berbangsa, di mana kelompok tertentu menganggap nilai-nilainya yang paling bagus. Lunturnya nilai- nilai Pancasila pada sebagian masyarakat dapat berarti awal sebuah malapetaka bagi bangsa dan negara kita. Fenomena itu sudah bisa kita saksikan dengan mulai terjadinya kemerosotan moral, mental dan etika dalam bermasyarakat dan berbangsa terutama pada generasi muda. Timbulnya
131Frans Magnis Suseno, Pendidikan Budi Pekerti dalam Pendidikan Untuk Masyarakat Indonesia Baru (Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia bekerja sama dengan Center For Education and Community Development Studies, 2002), 442.
persepsi yang dangkal, wawasan yang sempit, perbedaan pendapat yang berujung bermusuhan dan bukan mencari solusi untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, anti terhadap kritik serta sulit menerima perubahan yang pada akhirnya cenderung mengundang tindak anarkhis.132 2. Pengaruh Ekonomi Terhadap Kondisi Sosial
Acungan jempol memang layak diberikan kepada Indonesia saat ini, di mana negara kita memulai sebuah transisi ekonomi menuju ekonomi yang mandiri dan maju, pertumbuhan ekonomi yang terjadi memang begitu cepat sekali prosesnya, ditambah daya saing yang tinggi Indonesia mampu melakukan itu semua, krisis global di Eropa dan Amerika justru di jadikan momentum Indonesia untuk menuai hasil di dalam negeri, hasilnya Indonesia berhasil lolos dari jeratan krisis global yang negara Eropa dan Amerika tidak bisa melewatinya.
Kondisi seperti ini memang jarang sekali terjadi, dahulu kita pernah merasakan bagaimana pahitnya krisis ekonomi yang berdampak kepada kondisi politik dalam negeri, tahun 1998 menjadi puncak krisis Ekonomi yang berimbas pada keruhnya suasana politik dalam negeri, dan tahun 1998 merupakan sebagian dari perjalanan kelam pemerintah Indonesia untuk menuju sebuah perubahan, bangsa yang besar tentunya berawal dari sebuah bangsa yang terpuruk.133
Saat ini Pertumbuhan ekonomi yang terjadi di Indonesia memang tidak bisa lepas dari peran serta pemerintah dalam
132http://chayu-21.blogspot.com/2012/06/lunturnya-ideologi-pancasila- dalam-era.html., diakses 14 Juli 2015
133http://suar.okezone.com/read/2013/08/01/58/845642/pengaruh-ekonomi- terhadap-kondisi-sosial-dan-politik, diakses 14 Juli 2015
membangun pondasi baru ekonomi, lapuknya pondasi lama membuat pemerintah bekerja begitu giat mengembangkan potensi yang ada, melihat perkembangan yang sudah berjalan belakangan ini memang tidak bisa dipungkiri bahwa potensi yang ada berhasil membawa pertumbuhan ekonomi yang baik bagi Indonesia, fokus tersebut semakin di giatkan kembali, apalagi posisi strategis Indonesia di dunia dan kawasan Asia menjadikan Indonesia salah satu dari sekian banyak negara yang menjadi tujuan bagi para investor dari negara-negara lain untuk berinvestasi. Formula Frank dan Santos melihat masalah ketergantungan berdasarkan interaksi antara berbagai ekonomi yang berbeda.134
Perjalanan transformasi ekonomi Indonesia bukan tanpa halangan, ketika banyak kalangan menilai bahwa proses transformasi ekonomi Indonesia lebih kepada praktek pencitraan segelintir penguasa, yang harus diperhatikan saat ini ialah bagaimana pemerintah melakukan sebuah kegiatan yang tanpa omong kosong, lebih kepada hasil nyata, yaitu Pertumbuhan Ekonomi.
Ada ideologi yang mengatakan dan mengharuskan negara hanya boleh menjadi penjaga malam (Watcdog), yakni negara dengan sistem kapitalis. Namun ada juga ideologi yang mengharuskan pemerintah/negara mengambil alih semua urusan ekonomi yang menyangkut hajat hidup orang banyak (sosialisme), namun pemerintahan saat ini, yaitu SBY tidak melakukan keduanya, penerapan mekanisme yang dibuat justru tidak ada 2 unsur tersebut, pemerintah/Presiden SBY lebih memilih jalan ketiga yang tidak berhubungan dengan jalan kedua nya di atas, yakni tak semua hal harus diserahkan
134Mansour Fakih, Runtuhnya Teori Pembangunan .. , 134.
kepada mekanisme pasar, negara harus intervensi untuk melindungi kepentingan sosial, dan memang seharusnya yang dilakukan pemerintah adalah seperti itu.135
Pemerintah sepenuhnya mengendalikan keseluruhan dari sistem yang ada, tapi ada timbal balik dari kebijakan yang telah dibuat, tentunya baik untuk keduanya, baik pemerintah juga tidak dirugikan dengan keputusan tersebut dan masyarakat juga mendapatkan hasil yang setimpal dari kebijakan itu, pemerintah juga menjamin bahwa tidak ada yang salah dengan hal itu, proses ini terbilang sangat lama dan harus dimatangkan dengan baik.
3. Politik Pasca Transformasi Ekonomi
Ada yang harus diperhatikan ketika banyak bangsa lain menghadapi sebuah krisis di dalam negaranya, goyangnya system ekonomi yang buruk di dalam daulatnya sebuah negara maka niscahya berpengaruh terhadap kondisi politik negara tersebut, berawal dari sebuah gangguan perekonomian dalam negerinya politik sudah barang tentu menjadi pertaruhan hidup dan mati bagi sistem pemerintahan yang sedang berlangsung. Pada dasarnya teori politik ekonomi yang menggunakan perspektif kelas lebih mempertanyakan siapa yang diuntungkan dari proses pembangunan di dunia ke tiga.136
Seperti yang sudah-sudah banyak negara goyah akibat tidak bisa mengendalikan carut-marut nya ekonomi di dalam negeri mereka, itu berdampak pada krisis politik, lebih parahnya lagi campur tangan dunia luar karena
135http://suar.okezone.com/read/2013/08/01/58/845642/pengaruh-ekonomi- terhadap-kondisi-sosial-dan-politik, diakses 14 Juli 2015
136Mansour Fakih, Runtuhnya Teori Pembangunan .. , 108.
ketidaksukaan atas pemerintahan yang sedang berlangsung semakin membuat kondisi negara tersebut seperti perang saudara, padahal jika negara tersebut lebih mengutamakan solidaritas para pemimpin dan bawahannya, serta tidak adanya sikap ingin menghancurkan penguasa maka kehancuran pemerintahan itu tidak akan terjadi.
Pemerintah Indonesia melihat kasus-kasus yang dialami negara tetangga sebagai pembelajaran bersama bahwa, tidak sembarangan membangun sebuah komunikasi politik jika memang kondisi ekonomi sedang tidak stabil, Presiden SBY selaku kepala negara pernah berkata kepada seluruh jajaran menterinya di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid 2, SBY menyerukan sekaligus memperingatkan adanya gangguan-gangguan baik berskala kecil maupun besar itu bisa menjadi sebuah bom waktu bagi kondisi Politik bangsa Indonesia, apalagi kita saat ini (Indonesia) tengah berada dalam transformasi Ekonomi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar para menteri dapat menjaga stabilitas perekonomian nasional, dan mengambil langkah yang tepat untuk menyelesaikan masalah ekonomi, sehingga tidak mempengaruhi politik dan juga sosial.137
Ini peringatan yang harus benar-benar dicermati bersama, tidak sedikit masalah di dalam negeri yang banyak menyita waktu kita bersama, permasalahan baik ekonomi, sosial dalam negeri bisa sangat berpengaruh terhadap kondisi politik bangsa Indonesia saat ini maupun masa mendatang, hal yang paling penting dan harus kita cermati bersama saat ini ialah, bentuk kepedulian terhadap masalah-masalah
137http://suar.okezone.com/read/2013/08/01/58/845642/pengaruh-ekonomi- terhadap-kondisi-sosial-dan-politik, diakses 14 Juli 2015
bangsa merupakan formula yang baik guna mengendalikan benang kusut kondisi politik dalam negeri pascatransformasi Ekonomi bangsa Indonesia saat ini dan di masa mendatang.