• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

Pengembangan LKPD berbasis mind mapping mengacu pada model 4-D yang dimana terdiri dari 4 tahap yaitu, tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (disseminate). LKPD berbasis mind mapping ini telah divalidasi oleh dua validator, adapun analisis data dilakukan sesuai dengan langkah-langka yang telah diuraikan pada bab III sehingga menghasilkan produk yang valid, efektif, dan praktis sesuai dengan tujuan penelitian yang dikemukakan pada bab I, adapun hasil data dan deksripsi dari pengembangan yang dilakukan dapat diuraikan sebagai berikut.

1. Tahap-tahap Pengembangan LKPD berbasis Mind Mapping a. Tahap Pendefinisian (Define)

Pada tahap ini tahap awal yang dilakukan peneliti dalam proses pengembangan LKPD berbasis mind mapping. Adapun tujuan pada tahap ini adalah untuk menetapkan dan mendefinsikan syarat-syarat pembelajaran, yang diawali dengan dengan menganalisis tujuan dalam pembatasan materi pada LKPD berbasis mind mapping yang akan dikembangan.

1) Analisis Awal Akhir

Tahap analisis awal akhir yang dilakukan peneliti dalam mengembangakan produk LKPD berbasis mind mapping adalah peneliti melakukan pengindentifikasian terhadap masalah-masalah yang dihadapi oleh peserta didik dalam proses pembelajaran yang dilakukan pada sekolah yang dipilih yaitu MIS Madani Alauddin Makssar. Tahap ini dilakukan melalui metode wawancara dengan guru wali kelas V dan observasi langsung selama proses pembelajaran. Pada tahap

proses identifikasi ini terdapat beberapa hal penting yang berkaitan dengan bagaimana guru menyajikan materi selama proses pembelajaran, bagaimana suasana belajar dan motivasi siswa dalam belajar, serta mempertahankan alat dan media pembelajaran yang digunakan selama pembelajaran berlangsung khususnya pembelajaran LKPD yang digunakan.

Berdasarkan observasi yang dilakuakan di MIS Madani Alauddin Makassar, Peneliti memperoleh informasi penting dari guru wali kelas V yaitu:

a) Proses pembelajaran yang dilakukan di kelas V MIS Madani Alauddin pada mata pelajaran bahasa Indonesia masih kurang mengaktifkan peserta didik dalam pembelajaran karena sebagian besar proses pembelajaran berpusat pada guru.

b) Pemberian penugasan kepada peserta didik berpacu pada buku paket siswa serta LKPD yang masih sangat sederhana sehingga kegiatan peserta didik di kelas bersifat kurang inovatif.

Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh dia atas, dapat disimpulkan bahwa permasalahan yang dihadapi di kelas V MIS Madani Alauddin Makassar dapat diselesaikan dengan mengembangakan Lembar Kerja Didik berbasis mind mapping pada mata pelajaran bahasa Indonesia.

2) Analisis Peserta Didik

Pada tahap ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui karakteristik peserta didik yang akan dijadikan subjek uji coba produk. Hal ini dilakukan agar produk yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan siswa. Karakteristik peserta didik yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran adalah keterampilan siswa, pegamalam belajar, prestasi dan motivasi peserta didik. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti di kelas V MIS Madani Alauddin Makassar diperoleh hasil sebagai berikut:

a) Kemampuan akademik peserta didik di kelas V pada mata pelajaran bahasa Indonesia memiliki tingkat kognitif yang berbeda-beda, dimana kemampuan peserta didik terdiri beberapa ketegori yaitu tinggi, sedang dan rendah dilihat dari hasil belajar peserta didik.

b) Tingkat keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran masih sangat kurang karena pembelajaran yang masih berpusat kepada guru.

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan dapat dikatakan bahwa peserta didik masih belum aktif mengikuti pembelajaran, karena pembelajaran masih berpusat pada guru, sehingga perlunya LKPD yang mendorong siswa dan melibatkan mereka secara aktif dalam proses pembelajaran. Hal ini sesuai dengan hasil observasi awal yang menunjukkan bahwa LKPD yang digunakan masih sangat sederhana yaitu berupa lembaran-lembaran dan belum sesuai dengan susunan LKPD.

Berdasarkan analisis terhadap hasil observasi awal maka dilakukan pengembangan LKPD berbasis mind mapping pada pokok pikiran mata pelajaran bahasa Indonesia di kelas V MIS Madani Alauddin Makassar yang kemudian diharapkan dapat menunjang pembelajaran sehingga mendorong peserta didik berperan akif dalam pembelajaran sehingga akan tercipta pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik dan tidak hanya berpusat kepada guru.

3) Analisis Tugas

Analisis tugas bertujuan untuk menentukan materi yang tepat untuk pengembangan produk. Analisis materi pada penelitian ini dilakukan dengan mengidentifikasi materi untuk produk yang akan dikembangkan. Adapun materi yang digunakan peneliti dalam mengembangkan produk yaitu tema 1 subtema 1 organ gerak hewan dan manusia materi pokok pikiran, pembelajaran 1,2 dan 3 mata pelajaran bahasa Indonesia. Dalam Kurikulum 2013 khususnya materi pokok

pikiran peserta didik dianjurkan untuk menentukan pokok pikiran dalam teks lisan dan tulis, menyajikan hasil identifikasi pokok pikiran dalam teks tulis dan lisan secara lisan, tulis dan visual. Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti memilih materi tersebut karena sesuai dengan produk yang akan dikembangkan yaitu LKPD berbasis mind mapping yang di dalamnya berisi uraian materi beserta tugas-tugas yang pengerjaannya dengan cara melatih peserta didik dalam individu maupun kelompok agar peserta didik mampu memperoleh jawaban yang optimal dalam proses membangun dan mengeksplorasi pengetahuan.

4) Analisis Konsep

Analisis konsep yang dilakuakn dengan tujuan untuk mengidentifikasi, merinci, menyusun secara sistematis konsep-konsep yang relevan yang akan diajarkan dengan menggunakan LKPD berbasis mind mapping sebagai penunjang pembelajaran. Sebelumnya, pengidentifikasian sumber belajar dilakukan dengan melakukan survei terhadap LKPD yang akan digunakan dengan tujuan untuk merinci dan menyusun konsep utama yang berkaitan dengan materi pembelajaran.

Setelah menelaah pembelajaran, maka diperoleh konsep yang relevan yaitu pembelajaran secara individu dan kelompok.

5) Merumuskan Tujuan

Pada tahap ini dilakukan untuk merumuskan tujuan pembelajaran berdasarkan analisis materi yang bertujuan untuk menentukan batasan-batasan dalam penelitian khususnya pada tujuan pembelajaran. Perumusan tujuan pembelajaran berdasarkan pada kompetensi dasar dan indikator. Kompetensi dasar pada materi pokok pikiran berasal dari KD 3.1 menentukan pokok pikiran dalam teks secara lisan dan tulis. Adapun tujuan pembelajaran pada materi pokok pikiran yaitu sebagai berikut:

Tabel 4.1

Indikator Pencapaian Kompetensi dan Tujuan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Tujuan Pembelajaran

3.1.1 Mencari pokok pikiran pada sebuah paragraf.

3.1.2 Mengembangkan pokok pikiran yang terdapat dalam sebuah paragraf.

1. Dengan kegiatan membaca dan menulis peserta didik dapat menentukan pokok pikiran pada setiap paragraf dalam teks.

2. Melalui metode diskusi, peserta didik dapat menentukan pokok pikiran dan mengembangkan pokok pikiran yang terdapat dalam teks dengan benar.

b. Tahap Perancangan (Design)

Tahap ini berisikan mengenai kegiatan perancangan produk yang akan dibuat dari lembar kerja peserta didik. Pada tahap ini terdiri dari 3 tahap yaitu pemilihan media, pemilihan format dan rancangan awal.

1) Pemilihan media

Media yang digunakan pada penelitian adalah lembar kerja peserta didik berbasis mind mapping yang terdiri dari 3 pembelajaran.

2) Pemilihan format

Pemilihan format bertujuan untuk menentukan format yang akan digunakan sebagai acuan dalam pembuatan lembar kerja peserta didik berbasis mind mapping

pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Format penyusunan LKPD merujuk pada format penyusunan yang dikemukakan oleh Andi Prastowo yang terdiri dari judul, kompetensi dasar yang akan dicapai, informasi singkat serta tugas yang harus dikerjakan.1

3) Rancangan Awal

Pada tahap ini peneliti mulai mengembangakan LKPD yang dibuat oleh guru kelas V. Rancangan awal LKPD yaitu:

a) Format; memiliki ilustrasi/gambar, dan pengaturan ruang/tata letak.

b) Bahasa; merujuk pada pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI), dan struktur kalimat yang sederhana.

c) Isi/materi; diambil pada buku paket berisi materi pembelajaran yang disajikan untuk meningkatkan daya pikir peserta didik, dan mendorong rasa ingin tahu peserta didik.

c. Tahap Pengembangan (Develop) 1) Hasil Penilaian Validasi Ahli

Tahap ini bertujuan untuk menghasilkan bentuk akhir LKPD yang telah dikembangkan pada tahap perancangan. Untuk mengetahui kriteria dalam menentukan baik atau tidaknya suatu produk maka harus divalidasi oleh validasi ahli (validator). Para ahli tersebut diminta untuk mengvalidasi LKPD yang dibuat.

Kemudian koreksi, masukan dan saran dari para ahli digunakan sebagai bahan refleksi dan sebagai dasar untuk revisi LKPD.

1Prastowo, Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif, (Yogyakarta, Diva Press, 2011), h. 207.

Tabel 4.2 Validator

No Nama Jabatan

1 Hj. Misykat Malik Ibrahim, M.Si. Dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan

2 Dra. Hamsiah Djafar, M.Hum. Dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan

Salah satu kriteria utama untuk menilai perangkat pembelajaran layak atau tidak adalah berdasarkan hasil validasi oleh validator. Adapun beberapa aspek penilaian yang perlu diperhatikan yaitu aspek Komponen LKPD, kelayakan media dan kelayakan materi yang terdiri dari beberapa indikator. Hasil validasi diuraikan pada tabel 4.3 sebagai berikut.

Tabel 4.3

Hasil Penilaian Validasi Terhadap LKPD yang Dikembangkan No Aspek

Penilaian

Indikator Hasil

Penilaian

Kategori

1 Komponen LKPD

Judul, identitas peserta didik, petunjuk penggunaan LKPD, KI, KD dan Indikator pembelajaran, tujuan pembelajaran, ruang kosong untuk jawaban

4 Sangat Valid

1 Kelayakan Media

Efesiensi LKPD 3,62 Sangat Valid

2 Keakuratan LKPD 4 Sangat Valid

3 Estetika LKPD 3,83 Sangat Valid

4 Ketahanan LKPD 3,5 Valid

5 Kelayakan Materi

Keamanan LKPD 3,5 Valid

6 Kesesuaian Materi 4 Sangat Valid

7 Keakuratan LKPD 3,5 Valid

8 Kemutakhiran Materi 4 Sangat Valid

9 Mendorong

Keingintahuan

3,5 Valid

Rata-rata 3,74 Sangat Valid

Berdasarkan tabel 4.3, hasil analisis nilai rata-rata kevalidan LKPD dinyatakan dalam kategori sangat valid dengan rata-rata 3,74. Penilaian secara umum untuk LKPD yang dikembangkan ini baik dan dapat digunakan dengan revisi kecil. Sehingga LKPD dinyatakan memenuhi kriteria kevalidan.

2) Hasil Uji Coba LKPD

Perangkat pembelajaran yang telah direvisi berdasarkan masukan dari validator, selanjutnya akan di uji cobakan di kelas V MIS Madani Alauddin. Pada tahap ini peneliti langsung menguji cobakan LKPD yang telah dikembangkan. Uji coba ini bertujuan untuk mengetahui apakah LKPD yang telah dikembangkan efektif atau tidak. Adapun hasil dari uji coba yang dilakukan di kelas V MIS Madani Alauddin Makassar dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.4 Hasil Belajar

No. Nama Nilai Ket

1 A F L 90 L

2 A A Z 85 L

3 A N R 70 L

4 A I A 90 L

5 A M R A 90 L

6 A A M L 85 P

7 A S R 95 P

8 A A A M 80 P

9 H 90 L

10 M K R 95 P

11 L A R 95 P

12 G A 90 L

13 M W A 90 P

14 M H F 90 L

15 M F A F 90 L

16 F R J 95 L

17 M F A S 90 L

18 M A A 95 P

19 M R S 100 P

20 N S G 100 P

Tabel 4.5

Presentase Hasil Belajar

Nilai Keterangan Jumlah Presentase

0 ≤ TPS < 59 Sangat rendah 0 0%

60 ≤ TPS < 69 Rendah 0 0%

70 ≤ TPS < 79 Sedang 1 5%

80 ≤ TPS < 89 Tinggi 3 15%

90 ≤ TPS ≥ 100 Sangat tinggi 16 80%

Berdasarkan tabel 4.5 di atas menunjukkan bahwa hasil belajar kelas V MIS Madani Alauddin Makassar menunjukkan bahwa peserta didik paham sehingga mendapat nilai dengan terendah 70 dan nilai tertinggi 100. Dari 20 peserta didik yang mengikuti tes hasil belajar ini terdapat 0% peserta didik yang berada pada kategori rendah dan sangat rendah. Sedangkan 5% berada pada kategori sedang, 15% berada pada kategori tinggi dan 80% berada pada kategori sangat tinggi.

Selanjutnya terdapat angket respon guru untuk mengukur kepraktisan LKPD yang telah dikembangkan. Data ini diperoleh dengan membagikan angket kepada wali kelas saat proses pembelajaran selesai. Berdasarkan hasil analisis data, angket respon guru dapat diuraikan sebagai berikut:

Tabel 4.6

Hasil Angket Respon Guru

NO NAMA PERNYATAAN

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

1.

Saqjuddin S.Pd., M.Pd

4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

Berdasarkan tabel 4.6 dari respon guru diperoleh hasil bahwa wali kelas V MIS Madani Alauddin merespon baik LKPD yang telah dikembangkan oleh peneliti. Hasil respon guru menunjukkan setuju terhadap LKPD yang dikembangkan berada pada rata-rata 4 yang berarti LKPD yang dikembangkan praktis untuk digunakan.

d. Penyebaran

Tahap keempat yaitu tahap penyebaran, pada penelitian ini dilakukan penyebaran ke dua sekolah yaitu di tempat penelitian sendiri di MIS Madani Alauddin dan di UPT SDN Kassi masing-masing di wali kelas VA dan VB.

Dokumen terkait