BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Penelitian
1. Hasil penelitian Siklus 1
Kegiatan yang di lakukan pada siklus I yaitu dengan menerapkan pembelajaran Make a Match dengan materi “Perubahan ruang dan intraksi antarruang akibat faktor alam dan manusia” pembelajaran, peneliti bersama guru mempersiapkan Hal-hal sebagai berikut:
1). Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) 2). Menyiapkan Meja Pembelajaran
3). Menyiapkan Lembar Observasi Untuk Menilai Aktivitas Guru Dan Siswa Selama Peroses Pembelajaran
4). Menyiapkan Soal Evaluasi Untuk Mengetahui Kualitas Belajar Hasil Belajar Siswa Dalam Bentuk Tulisan.
lxxii b. Tahap Pelaksanaan Tindakan
Pelaksanaan penelitian untuk siklus 1 berlangsung dalam dua kali pertemuaan yaitu, pada tanggal 22 Juli 2019, satu pertemuan 2 x 45 menit kemudian di lanjutkan dengan evaluasi. Pada sikulus ini di ikuti oleh 22 siswa laki-laki kelas VIII. Adapun proses belajar mengajar mengacu pada rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang sudah di persiapkan . Adapun urainnya sebagai berikut:
1). Kegiatan Awal (Pendahuluan)
Kegiatan awal di mulai dengan mengucap salam, kemudian berdoa, siswa mempersiapkan perlengkapan belajarnya, meskipun ada beberapa yang tidak siap dengan alasan lupa membawa buku dan juka alat tulis.
2). Kegiatan inti (45 menit)
a). Guru menjelaskan materi pelajaran dan siswa memperhatikan dengan baik, namun ada bebrapa siswa yang masih berbicara dan bermain dengan teman sebangkunya. Guru pun terus menasehati dan memberikan peringatan pada mereka.
b). Guru dan peneliti membagikan kelompok kepada siswa untuk menerapkan model Make a Match. Siswa di bagi menjadi 2 kelompok, Misalnya kelompok A dan kelompok B. Kedua kelompok tersebut diminta berhadep-hadepan, Dalam tahap- tahap ini banyak siswa yang masih ribut dan merasa malu dan
lxxiii
tidak nyaman karena beberapa siswa berhadepan dengan teman lain.
c). Guru membagikan kartu pertanykaan kepada kelompok A dan jawabannya kepada kelompok B. Pertanykaan tersebut sudah disiapakan sebelumnya seperti, Apa saja Ciri-ciri negara ASEAN dan jawaban di pegang oleh kelompok B seperti Berbentuk hampir seperti lingkaran, Seperti kepulauan yang berpisah- pisah, Lebih konpeleks dan beragam biasanya, Berbentuk memanjang.
d). Guru dan peneliti menyampaikan kepada siswa bahawa mereka harus mencari/ mencocokan jawaban yang di pegang dan kartu kelompok lain.
e). Guru dan peneliti meminta semua kelompok A untuk mencari pasangan di kelompok B. Jika mereka sudah menemukan pasangan masing-masing, guru/peneliti meminta siswa melaporkan diri kepadanya. Peneliti mencatat meraka pada kertas yang sudah di siapkan. Pada tahap ini siswa sangat banyak yang ribut dan mencari pasangannya masing-masing, masih banyak siswa yang keliru dalam mencari pasangan.
f). Jika waktu sudah habis, mereka harus di beritahu bahwa waktu sudah habis, siswa yang belum menemukan pasangannya di minta untuk berkumpul tersendiri dan mendapat hukuman.
lxxiv
g). Guru dan peneliti memanggil pasangan untuk presentasi. Pasangan lain dan siswa yang tidak mendapat pasangan memperhatiakan dan memberikan tanggapan apakah pasangan itu cocok atau tidak. Ada siswa yang bisa memprsentasikan hasil diskusinya dengan teman pasangannya.
h). Guru dan peneliti memberikan konfirmasi tentang kebenaran dan kecocokan pertanyakaan dan jawaban dari pasangan yang memberikan presentasi, begitu seterusnya sampai serluruh pasangan melakukan prsentasi.
3). Kegiatan Penutup (10)
Pada kegiatan penutup guru dan siswa membuat kesimpulan tentang perubahan ruang dan intraksi antrruang akibat faktor alam dan manusia. Pesertadidik bersama guru berdoa untuk mengakhiri pelajaran, guru memberi salam penutup.
c. Hasil Observasi
Hasil observasi di peroleh dari pengamatan yang dilakukan oleh peneliti terhadap guru dan siswa selama proses pembelajaran berlangsung dengan mengisi lembar observasi yang telah disiapkan, peneliti melakukan observasi terhadap sikap perilaku siswa selama proses pembelajaran berlangsung serta keterampilan guru dalam mengajar dan menggunakan model Make a Match pada materi perubahan ruang dan intraksi antrruang akibat faktor alam dan manusia
lxxv 1). Hasil Observai kegiatan Guru.
Tabel 3.7
Hasil Observasi Aktivitas Guru Siklus 1
No Kegiatan Guru Sekor
1 Sekor perolehan 18
2 Sekor maksimal 30
3 Persentase 60%
4 Katagori Baik
Melihat tabel (3.7) diatas data hasil observasi aktivitas guru selama pembelajaran berlangsung dengan menggunakan Make a Match pada siklus 1 tergolong baik hal ini dapat dilihat dari sekor perolehan mencapai 18 dan sekor maksimal mencapai 30 dengan persentase mencapai 60%. Keaktifan guru dalam memberikan arahan bimbingan dan motivasi kepada siswa selama peroses belajar mengajar. Meskipun belum maksimal dalam artian masih ada yang perlu di perbaiki. Oleh karena itu, guru perlu meningkatkan aktivitasnya dalam peroses belajar mengajar guna meningkatkan kualitas pembelajaran data selengkapnya.
lxxvi 2). Hasil observasi aktivitas siswa
Berdasrakan observasi yang telah dilakukan terlihat sudah krekteria-krekteria yang sudah ditetapkan, namun masih ada kekurangan-kekurangan dan hal-hal yang prlu diperhatikan, antara lain:
Tabel 3.8
Hasil Aktivitas Siswa kelas VIII Siklsus I
No Kegiatan Guru Sekor
1 Sekor perolehan 20
2 Sekor maksimal 30
3 Persentase 66,66%
4 Katagori Baik
Dari tabel (3.8) diatas, data hasil observasi aktivitas siswa selama proses pembelajaran dengan menggunakan Make a Match pada siklus I tergolong aktif di lihat dari sekor perolehan 20 dan sekor maksimal 30 dengan prsentase mencapai 66,66%. Hal ini dapat dilihat dari antusiasme siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.
Walaupun aktivitas siswa perlu ditingkatkan lagi agar berdampak juga pada peningkatan hasil belajar IPS.
3). Evaluasi Hasil Belajar Siswa
Hasil evaluasi di laksanakan pada tiap akhir siklus. Evaluasi di laksankan dalam bentuk soal isian. Data hasil belajar siswa dapat dilihat pada tabel 3.9 berikut
lxxvii Tabel 3.9
hasil evaluasi belajar siswa Siklus I
No Analisis Hasil Belajar Siswa
Kelas VIII Hasil Belajar
1 Jumlah Siswa 22
2 Nilai Tertinggi 80
3 Nilai Terendah 60
4 Jumlah Siswa Yang Ikut Tes 22
5 Jumlah Siswa Yang Tuntas 12
6 Jumlah Siswa Yang Tidak Tuntas 10
7 Jumlah Nilai 1,525
8 Nilai Rata-Rata 69,32%
9 Jumlah Siswa Yang Tuntas Secara Kelasikal 54,54%
10 Katagori Ketuntasan Tidak Tuntas
Dari data tabel (3.9) kelas VIII siklus I dapat dilihat hasil belajar evaluasi siswa sengan jumlah siswa yang ikut tes 22 orang, hanya 12 orang siswa yang dinyatakan tuntas dan yang tidak tuntas 10 orang dengan nilai rata-rata 69,36 dengan jumlah siswa yang tuntas secara kelasikal mencapai 54,54%. Hal ini disebabkan karena siswa belum memahami secara mendalam materi tersebut. Sementara ketuntasan siswa yang diharapkan mencapai 85%. Dengan begitu perlu diadakan perbaikan pada siklus berikutnya.
lxxviii
a) Jumlah siswa yang tuntas 12 karena faktor:
(1) Abdul Aziz: Dinyatakan tuntas karena pada saat belajar siswa ini sangkat antusias dalam mencari pasangan atau mencari jawaban dari soal yang sudah di tentukan.
(2) Abdul latif saukani: Siswa ini sangat aktif belajar dalam menggunkan metode make a match, setelah mencocokan jawabannya siswa ini bisa mempersentasikan hasil dari kecocokan jawabannya.
(3) Ahmad fahriadi: Siswa ini dinyatakan tuntas karena saat belajar menggunakan metode make a match aktif, rafi, sopan dan turut pada aturan, cepat dalam mencocokan jawabannya.
(4) Ahmad yani muktar: Saat menggunakan kelompok dengan menggunakan metode make a match siswa ini benar dalam mencocokan jawabannya.
(5)
Deni johandi: Siswa ini saat menjelaskan jawabannya benar dan aktif saat dijelaskan langsung ngerti.(6) Hamdi: Dengan menggunakan metode make a match siswa ini lebih aktif dan dan bener dalam menjelaskan.
(7) Ahmad fazly daud: Dengan menggunakan make a match siswa jadi cepat dalam memahami pelajaran dan cepat dalam mencari pasangannya, bisa menjelaskan.
(8) M.Faizanul pajri: Dengan menggunakan metode make a match siswa ini yang dulunya pendiam nilai kurang sekarang nilai siswa
lxxix
trsebut jadi meningkat karena keaktifan dan antusiasnya dalam belajar menggunakan metode make a match
(9) M.Abdullah: Siswa cepat memahami pelajaran dengan adanya penggunaan metode make match
(10) M.Izral: Begitu juga dengan siswa yang ini cepat dalam memahami pelajaran cara menjelaskan juga jelas dan benar (11) Ulul azmi: Intraksi siswa saat belajar dengan menggunakan
make a match sangat aktif sehingga nilainya ada peningkatan.
(12) Wahyudi: Siswa di nyatakan tuntas karena mampu mencocokan kartu soal tersebut dan cepat menangkap pembelajaran tersebut.
b) Jumlah siswa yang tidak tutas berjumlah 10 disebabkan karena faktor:
(1) Dimas : Dinyatakan tidak tuntas karena faktor belum memahami metode make a match, masih banyak yang main-main dengan teman sebangkunya.
(2) L.Ribahan hidayat: Tidak jauh beda dengan faktor yang sebelumnya yaitu masih kurang memahami metode yang di gunakan siswa kebanyakan main-main dan mencoret-coret bukunya.
(3) M.Ardi: Penyebab siswa tidak tuntas karena saat mencari pasangan atau kecocokan jawaban masi sulit, kurang memahami metode.
lxxx
(4) M.Ramzi: Siswa tidak dinyatakan tuntas karena kurang tepat dalam menjelaskan hasil kecocokan jawaban dari soal tersebut.
(5) M.Rody sanjaya: Siswa tidak dinyataka tuntas karena pada saat mempersentasikan hasil diskusi mencari pasanagan tidak benar tidak sesuai dengan jawaban dari soal tersebut.
(6) Farid: Intraksi siswa dalam belajar menggunakan metode make a match tidak begitu ada antusiasnya, masih bingung dan main- main.
(7) M.Irsad: Siswa tidak dinyatakan tuntas karena saat menggunkan kelompok tidak ada yang memperhatikan penjelasan dari guru maka siswa tidak tau apa yang di jelaskan sehingga nilainya tidak mencapai ketuntasan.
(8) Saepullah : Siswa tidak tuntas karena belum bisa menjelaskan hasil kecocokan jawabanya.
(9) M.Arzaki ramdani: Siswa masih sering main di saat temannya menjelaskan, disaat ada pertanyakaan siswa tidak bisa jawab.
(10) M.Irfan hakim: Pada saat guru bertanya siswa tidak bisa jawab dan tidak memahami pelajaran, cendrung lambat dalam menangkap pelajaran
d. Tahap refleksi
Berdasarkan hasil observasi dan evaluasi pelaksanaan tindakan siklus 1 menunjukan bahwa hasil belajar yang di peroleh belum mencapai indikator keberhasilan kinerja yang telah di tetapkan yaitu 85% siswa
lxxxi
memperoleh nilai 70 hal ini dapat di katakan bahwa pelaksanaan tindakan siklus 1 masih belum sempurna dimana kegiatan siswa masih tergolong kurang aktif.
Kegiatan pembelajaran yang telah terlaksana dengan baik pada peroses pembelajaran siklus 1 ini adalah sebagai berikut:
1. Masih ada siswa yang kurang berani untuk menjawab, bertanya, menanggapi atupun merespon pertanyakaan dari guru
2. Siswa kurang bersemangat dalam mengikuti pelajaran sehingga siswa banyak yang tidur dan main-main hanya sebagaian saja yang benar-benar memperhatikan.
3. Kekurangan-kekurangan yang terjadi pada pelaksanaan peroses pembelajaran pada siklus 1 yaitu:
a. Saat mengawali pembelajaran guru tidak memberikan motivasi sehingga siswa tidak semangat dalam belajar
b. Dalam menyajikan materi terlihat bahwa guru belum sepenuhnya menguasai materi.
c. Dalam menerapkan model Make a Match guru mengerti tentang konsep dan penerapan model Make a Match tetapi karena guru baru pertama kali menerapkannya sehingga penerapannya kurang maksimal.
lxxxii