BAB V KESIMPULAN, KETERBATASAN PENELITIAN, DAN SARAN…
5.1. Kesimpulan
Selama periode pengamatan menunjukkan bahwa data telah terdistribusi normal. Hal ini dapat dilihat dari uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi yang menunjukkan bahwa tidak terdapat variabel yang menyimpang dari uji asumsi klasik. Ini mengidentifikasikan bahwa data yang tersedia telah memenuhi syarat untuk menggunakan model persamaan regresi linier berganda.
Berdasarkan analisis dan pembahasan yang telah dilakukan pada bab sebelumnya terhadap variabel–variabel yang mempengaruhi Return On Assets pada perusahaan perbankan devisa di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2017, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Berdasarkan hipotesis satu (H1) Kredit Bermasalah yang di proksikan sebagai Non Perfoming Loan (NPL) memiliki hubungan positif dan berpengaruh signifikan terhadap Return On Assets (ROA) Ini ditunjukkan dari nilai signifikansi yang lebih kecil dari pada 0,05 yaitu sebesar 0,033 dengan nilai koefisien sebesar 0,078. Hal ini bertentangan dengan dengan hipotesis yang diajukan maka Ho1 tidak dapat ditolak. Walaupun NPL naik karena sebagian debitur belum membayar kewajibanya, Perubahan laba akan dapat tetap
meningkat hal tersebut bisa saja terjadi dan dapat dijelaskan jika total kredit yang diberikan juga meningkat, sehingga pendapatan bunga pinjaman yang belum terbayar dapat ditutupi oleh bunga pinjaman dari realisasi pinjaman baru.. Selain itu peningkatan pendapatan diluar bunga atau fee base income yang mampu menutup penurunan pendapatan bunga karena NPL. Hasil penelitian ini sesuai dengan hasil penelitiian yang dilakukan oleh Nur Aini (2013).
2. Berdasarkan Hipotesis dua (H2) Beban Operasional terhadap Pendapatan Oprasional (BOPO) memiliki hubungan negatif dan berpengaruh signifikan terhadap Return On Assets (ROA) Ini ditunjukkan dari nilai signifikansi yang lebih kecil daripada 0,05 yaitu sebesar 0,000 dengan nilai koefisien sebesar - 0,104. Sehingga hipotesis yang menyatakan bahwa BOPO berpengaruh negatif terhadap ROA tidak terbukti atau Ha2 tidak dapat ditolak. Hasil penelitian ini sesuai dengan hasil penelitiian yang dilakukan oleh Listyorini Wahyu Widati (2012)
3. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis tiga (H3), Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Return On Assets (ROA). Ini ditunjukkan dari nilai signifikansi yang lebih kecil daripada 0,05 yaitu sebesar 0,596. Dengan demikian hipotesis keempat yang terdapat pengaruh positif antara CAR terhadap ROA dapat diterima atau dengan katalain Ha3 tidak dapat ditolak. Hasil penelitian ini sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Rosana Nur Oktavia Subagiono Putri dan Sayu Kt. Sutrisna Dewi (2017).
Indonesia Banking School
4. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis empat (H4), Loan to Deposit Ratio (LDR) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Return On Assets (ROA). Ini ditunjukkan dari nilai signifikansi yang lebih kecil daripada 0,05 yaitu sebesar 0,993. Dengan demikian hipotesis keempat yang menyatakan terdapat pengaruh positif antara LDR terhadap ROA dapat diterima atau dengan kata lain Ha4 tidak dapat ditolak. Hasil penelitian ini sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Rosana Nur Oktavia Subagiono Putri dan Sayu Kt. Sutrisna Dewi (2017)
5.2. Keterbatasan
1. Dalam mengambil variabel yang digunakan dalam penelitian, yaitu hanya terbatas pada variabel–variabel rasio keuangan saja, dengan tidak mempertimbangkan faktor ekonomi makro seperti tingkat suku bunga, tingkat inflasi dan lain-lain, selain itu penelitian ini menggunakan alat bantu aplikasi statisti SPSS versi 24.
2. Objek penelitian hanya pada perusahaan perbankan devisa yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI)
3. Periode penelitian yang di gunakan hanya 5 tahun terakhir yaitu, tahun 2013 sampai dengan tahun 2017.
4. Model uji yang digunakan adalah regresi linear berganda.
5.3. Saran 1. Akademisi
1) Untuk peneliti selanjutnya diharapkan untuk dapat menambahkan rasio keuangan lainya sebagai variabel independen seperti perlu menambahkan variabel-variabel lain yang mempengaruhi Return On Assets (ROA), misalnya Net Interest Margin (NIM), Giro Wajib Minimum (GWM), pencadangan penghapusan aktiva produktif (PPAP).
2) Menambahkan rentang waktu yang lebih panjang sehingga nantinya diharapkan hasil yang diperoleh akan lebih dapat digeneralisasikan.
2. Perusahaan Perbankan (Emiten)
Bagi perussahaan perbankan, sebaiknya memperhatikan rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), sebagai acuan pengambilan keputusan. Karena variabel tersebut terbukti dapat mempengaruhi profitabilitas secara signifikan. Jika perusahaan mampu menekan nilai BOPO maka profitabilitas yang dihasilkanpun dapat meningkat.
91 Indonesia Banking School
Abdullah, Tantri. 2012. Bank dan Lembaga Keuangan. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Aini, N. 2013. “Pengaruh car, nim, ldr, bopo dan kualitas aktiva produktif terhadap perubahan laba studi pada perusahaan perbankan yang terdaftar bei”, Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan. 2(1): 14-25.
Ali, Masyhud. 2004. Asset Liability Management (Menyisiati Risiko Pasar dan Risiko Operasional ). Jakarta: PT. Gramedia.
Bank Indonesia. 1995. Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 28/4/UPPB perihal Persyaratan Bank Umum Bukan Bank Devisa menjadi Bank Umum Devisa.
Bank Indonesia. 1998. Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia Nomor N0.30/11/KEP/DIR tentang tata cara Penilain Kesehatan Bank.
Bank Indonesia. 2013. Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 15/7/DPNP Perihal Pembukaan jaringan Kantor Bank Umum Berdasarkan Modal Inti.
Bank Indonesia. 2015. Peraturan Bank Indonesia Nomor 17/11/PBI/2015 Tentang perubahan Atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 15/15/PBI/2013 tentang Giro wajib Minimum Bank Umum Dalam Rupiah dan Valuta Asing Bagi Bank umum.
Retnadi. Djoko 2006. Memilih Bank yang Sehat Kenali Kinerja dan Pelayanannya.
Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Fahmi, Ilham. 2012. Analisis Kinerja Keuangan. Bandung: Alfabeta.
Gujarati, D. 2007. Dasar-dasar Ekonometrika Jilid 2. Jakarta: Salemba Empat.
Ghozali, Imam. 2005. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Edisi Ketiga. Semarang: Badan Penerbit Universitas Dipenogoro.
______, Imam. 2007. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS.
Semarang. Badan Penerbit Universitas Diponegoro Semarang.
_______, Imam. 2012. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS.
Semarang. Badan Penerbit Universitas Diponegoro Semarang.
_______, Imam. 2013. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 19. Semarang. Badan Penerbit Universitas Diponegoro Semarang.
Ismail. 2011. Manajemen Perbankan Teori Menuju Aplikasi. Jakarta: Kencana Media Group.
Kasmir. 2004. Manajemen Perbankan. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.
______. 2012. Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.
______. 2015. Manajemen Perbankan. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.
Latumaerisa, Julius R. 2014. Manajemen Bank Umum. Jakarta: Mitra Kencana Media.
Margono. (2010). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Erlangga.
Negara, dkk. 2014. “Pengaruh Capital Adequacy Ratio Penyaluran Kredit dan Non Peforminh Loan pada Probabilitas”, E-Jurnal Akuntansi Universitas Udaya. ISSN 2302-8556 (2): 325-339.
Indonesia Banking School
Nachrowi, Hardus Usman. 2006. Pendekatan Populer dan Praktis Ekonometrika untuk Analisis Ekonomi dan Keuangan. Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Pohan, Aulia. 2002. “Arah dan Perkembangan Kebijakan Perbankan Nasional”, Ventura. Vol 5(1): 21-28.
Rosana Oktavia. 2017. Pengaruh Ldr, Car, Npl, Bopo Terhadap Profitabilitas.
Lembaga Perkreditan Desa Kota Denpasar. 6(10): 5607-5635.
Siamat, dahlan. 2002. Manajemen Lembaga Keuangan. Edisi Kedua. Jakarta:
Lembaga Penerbitan FEUI.
Sofyan, S.H. (2013). Analisis Kritis Atas Laporan Keuangan Edisi 11. Rajawali Pers.
Jakarta.
Sugiono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D.
Bandung:Alfabeta
_______. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:
Alfabeta.
_______. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : CV Alfa Beta
Supriyono, Maryanto. 2011. Buku Pintar Perbankan. Yogyakarta: CV. Andi Offset.
Thamrin, Francis Tantri. 2012. Bank dan Lembaga Keuangan Cetakan ke 1. Jakarta:
PT. Rajagrafindo Persada.
Suwandi, J, Oetomo, H. 2017. “Pengaruh CAR, NPL, BOPO dan LDR Terhadap ROA pada BUSN Devisa”. Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen. 6(7): 1-21.
Veithzal Rivai, et al. 2007. Bank And Financial Management: Conventional And Syaria System. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
____________, et al. 2012. Commercial Bank Management dari teori ke praktik.
Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.
Warsa, N.M. 2016. “ Pengaruh CAR,LDR dan NPL terhadap ROA pada Sektor Perbankan di Bursa Efek Indonesia. E-Jurnal Manajemen Unud. 5(5): 165- 174.
Widati, L.M. 2012. “Analisis Pengaruh Camel terhadap Kinerja Perusahaan Perbankan yang Go Publik. Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan. 1(2): 105-119.
Winarno, Wing Wahyu. 2013. Analisis Ekonometrika dan Statistika dengan Eviews edisi ketiga. Unit Penerbit dan Percetakan STIM YKPN. Yogyakarta.
Sumber Lainnya :
www.idx.co.id. (diakses Maret 2018 ) www.bi.go.id ( diakses Februari 2018) www.ojk.go.id (diakses Februari 2018)
95 Indonesia Banking School
HASIL UJI PENELITIAN Lampiran 1 : Sampel yang Diteliti
Nama Bank TAHUN ROA NPL BOPO CAR LDR
Bank Bukopin, Tbk 2017 0.9 6.37 99.04 10.52 81.34
2016 0.54 3 94.36 14.22 83
2015 1.39 2.13 87.56 13.56 86.34 2014 1.33 2.07 88.72 14.21 83.89 2013 1,75 1.56 82.73 15.12 85.8 Bank Capital Indonesia 2017 0.79 2.77 92.24 22.56 50.61
2016 1 3.17 89.11 20.64 55.34
2015 1.1 2.38 90.27 17.7 55.78
2014 1.33 0.24 87.81 16.43 58.13 2013 1.59 0.19 86.38 20.13 86.38 Bank Central Asia, Tbk 2017 3.89 0.45 58.65 23.1 78.22 2016 3.96 0.31 60.44 21.9 77.12 2015 3.84 0.22 63.22 18.7 81.06 2014 3.86 0.22 62.43 16.9 76.77 2013 3.84 0.19 61.52 15.7 75.35 Bank Danamon
Indonesia, Tbk
2017 3 2.8 72.11 22.1 72.1
2016 2.3 3.1 77.25 20.9 77.3
2015 1.7 3 85.56 19.7 83.4
2014 3.14 1.34 76.61 17.19 92.6 2013 2,75 1.14 79.67 17.9 92.6 Bank Maspion Indonesia 2017 1.6 1.38 83.34 21.59 97.14
2016 1.67 0.81 83.81 24.32 99.88
2015 1.1 0.5 89.53 19.33 92.96
2014 0.82 0.7 92.59 19.43 77.2
2013 1.11 0.61 88.88 21 85.73
Bank Mega, Tbk 2017 2.24 1.41 81.28 24.11 56.47 2016 2.36 2.56 81.81 26.21 55.35 2015 1.97 1.8 85.72 22.85 65.05 2014 1.16 1.34 91.25 15.23 65.85 2013 1.14 1.64 89.66 15.74 57.41 Bank Mestika Dharma 2017 3.19 1.32 69.04 35.21 81.02 2016 2.3 2.18 78.48 35.12 80.93 2015 3.53 1.36 68.58 28.26 101.61 2014 3.86 1.52 65.85 26.65 101.31 2013 5.42 1.37 54.13 26.99 102.35 Bank Nusantara
Parahyangan, Tbk
2017 -0.9 4.5 108.42 17.5 93.99 2016 0.15 4.07 98.52 20.57 84.18 2015 0.99 3.98 91.91 18.07 90.17 2014 1.32 1.41 88.37 16.55 85.19 2013 1.58 0.45 86.35 15.75 84.44 Bank OCBC NISP, Tbk 2017 1.96 0.72 77 17.51 93.42 2016 1.85 0.77 79.84 18.28 89.86 2015 1.68 0.78 80.14 17.32 98.05 2014 1.79 0.8 79.46 18.74 93.59 2013 1.81 0.35 78.03 19.28 92.49 Bank Rakyat Indonesia
Agroniaga, Tbk
2017 1.45 1.31 86.48 29.58 88.33 2016 1.49 1.36 87.59 23.68 88.25 2015 1.55 1.32 88.63 22.12 87.15 2014 1.47 1.32 87.85 19.06 88.94 2013 1.66 0.95 85.88 21.6 87.11 Bank Sinarmas, Tbk 2017 1.26 2.34 88.94 18.31 80.57 2016 1.72 1.47 86.23 16.7 77.47 2015 0.95 2.99 91.67 14.37 78.04 2014 1.02 2.56 94.54 18.38 83.88 2013 1.71 2.12 88.5 21.82 78.72
Indonesia Banking School
Lampiran 2 : Output Statistika Deskriptif Descriptive Statistic
N Minimum Maximum Mean Std. Deviation
NPL 55 .19 6.37 1.6858 1.24243
BOPO 55 54.13 108.42 82.7996 11.02143
CAR 55 10.52 35.21 20.1165 4.86683
LDR 55 50.61 102.35 81.7678 12.92261
ROA 55 -.90 5.42 1.8905 1.13591
Valid N (listwise) 55
Lampiran 3 : Uji Regresi Linear Berganda
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
t Sig.
Collinearity Statistics
B Std. Error Beta Tolerance VIF
1 (Constant) 10.282 .500 20.576 .000
NPL .078 .036 .086 2.198 .033 .699 1.432
BOPO -.104 .004 -1.009 -24.233 .000 .612 1.635
CAR .004 .008 .019 .534 .596 .852 1.174
LDR 2.404E-5 .003 .000 .008 .993 .964 1.037
a.Dependent Variable: ROA
Indonesia Banking School
Lampiran 4 : Output Uji Normalitas a. Normal Probability Plot
b. Kolmogorov-Smirnov test
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardized Residual
N 55
Normal Parametersa,b Mean .0000000
Std. Deviation .26164587 Most Extreme Differences Absolute .059
Positive .059
Negative -.037
Test Statistic .059
Asymp. Sig. (2-tailed) .200c,d
a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
c. Lilliefors Significance Correction.
d. This is a lower bound of the true significance.
Indonesia Banking School
Lampiran 5 : Output Uji Asumsi Klasik a. Uji Heteroskedastisitas
Scatter Plot
b. Uji Multikolinearitas
Coefficientsa
Model
Collinearity Statistics Tolerance VIF 1 (Constant)
NPL .699 1.432
BOPO .612 1.635
CAR .852 1.174
LDR .964 1.037
a. Dependent Variable: ROA
c. Uji Auto korelasi Runs Test Runs Test
Unstandardized Residual
Test Valuea -.01342
Cases < Test Value 27 Cases >= Test Value 28
Total Cases 55
Number of Runs 23
Z -1.495
Asymp. Sig. (2-tailed) .135 a. Median
Indonesia Banking School
Lampiran 6 : Output Uji t
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
T Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) 10.282 .500 20.576 .000
NPL .078 .036 .086 2.198 .033
BOPO -.104 .004 -1.009 -24.233 .000
CAR .004 .008 .019 .534 .596
LDR 2.404E-5 .003 .000 .008 .993
a. Dependent Variable: ROA
Lampiran 7 : Output Uji R2
Model Summaryb
Model R R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the
Estimate Durbin-Watson
1 .973a .947 .943 .27191 1.240
a. Predictors: (Constant), LDR, CAR , NPL, BOPO b. Dependent Variable: ROA