Ruang Lingkup Pembelajaran
B. Penilaian Keterampilan
4. Kombinasi Batik Tulis, Cap dan Ikat Celup
Gambar 2.15
Contoh motif berbentuk lingkaran (Sumber: Dokumen Pribadi)
Gambar 2.16
Contoh pola batik kombinasi cap dan ikat celup (Sumber: Dokumen Pribadi)
Motif-motif yang akan diterapkan dan rancangan pola disiapkan terlebih dahulu untuk mempermudah proses pengerjaannya. Motif disusun sedemikian rupa membentuk pola batik. Dalam hal ini harus memperhatikan posisi batik tulis dan ikat celup pada proses selanjutnya.
Gambar 2.17.
Pengecapan motif (Sumber: Dokumen Pribadi)
Gambar 2.18
Menambahkan motif atau isen batik tulis (Sumber: Dokumen Pribadi)
Gambar 2.19
Pola Batik cap ditambah motif batik tulis dan isen-isen (Sumber: Dokumen Pribadi)
Proses selanjutnya adalah memberi tanda posisi ikatan celup dan pengikatan.
Gambar 2.20
Rancangan penambahan motif batik tulis dan ikat celup (Sumber: Dokumen Pribadi)
Gambar 2.21
Pencelupan warna dan penjemuran (Sumber: Dokumen Pribadi)
Setelah selesai pengikatan maka dilakukan pewarnaan celup. Kain dibiarkan mengering barulah dilakukan pendedelan ikatan. Jika pendedelan ikatan telah dilakukan maka proses pembuatan batik kombinasi ini diakhiri dengan pelorodan.
Untuk menambah pengetahuan siswa maka guru membuat scenario kegiatan sebagai berikut:
Dalam kegiatan ini para siswa diberi tugas untuk mencari gambar dua buah motif. Salah satu motif yang didapatkan ditukar dengan motif milik temannya. Selanjutnya masing-masing siswa membuat motif-motif gabungan sesuai dengan kreatifitasnya. Tugas guru dalam kegiatan ini adalah membimbing siswa bagaimana cara mengkombinasikan dua buah motif yang berbeda.
Gambar 2.22
Dua motif yang akan digabungkan (Sumber: Dokumen Pribadi)
Gambar 2.23
Contoh hasil penggabungan motif (Sumber: Dokumen Pribadi)
Langkah-langkah Pembelajaran Kegiatan Pendahuluan
· Guru mengondisikan peserta didik untuk memulai pembelajaran dengan diawali berdoa dipimpin oleh salah satu peserta didik.
· Salah satu peserta didik diminta untuk mengabsen temannya.
· Guru menyampaikan materi secara garis besar yaitu mengkombinasikan motif batik tulis, cap dan celup.
· Guru menyampaikan tujuan yang akan dicapai setelah pembelajaran.
· Guru menyampaikan cakupan materi dan kegiatan yang akan dilakukan.
· Guru menunjukkan beberapa gambar contoh motif kombinasi.
Kegiatan Inti Ayo Membaca
Pada kegiatan Ayo Membaca peserta didik diarahkan untuk membaca teks materi pelajaran pada buku siswa tentang batik kombinasi. Diharapkan peserta didik mampu memahami secara sepintas tentang batik kombinasi.
Langkah-langkah pada kegiatan ini adalah:
· Peserta didik diarahkan membaca teks materi pelajaran pada buku siswa tentang batik kombinasi
· Guru memberikan penjelasan terkait isi bacaan sambil menunjukkan contoh gambar motif kombinasi.
· Guru secara singkat memberikan gambaran tentang tahapan pembuatan motif kombinasi.
Ayo Lakukan
Pada kegiatan Ayo Lakukan peserta didik diarahkan untuk membuat motif kombinasi batik tulis dan cap.
Langkah-langkah pada kegiatan ini adalah:
· Peserta didik diarahkan untuk membuat rancangan motif batik cap dengan ukuran bidang segi empat berukuran 8 x 8 cm.
· Peserta didik diarahkan untuk menambahkan motif isen-isen pada motif hasil rancangannya.
· Guru memberikan contoh bagaimana cara membuat pola dari hasil membuat motif kombinasi.
· Peserta didik diberi kesempatan bertanya bila ada hal-hal yang kurang jelas.
· Guru memberikan jawaban atas pertanyaan siswa.
Ayo Lakukan
Pada kegiatan Ayo Lakukan peserta didik diarahkan untuk membuat motif kombinasi batik tulis dan ikat celup.
Langkah-langkah pada kegiatan ini adalah:
· Peserta didik diarahkan untuk membuat rancangan motif batik tulis dengan ukuran bidang segi empat berukuran 8 x 8 cm.
· Peserta didik diarahkan untuk membuat pola dari motif hasil rancangannya.
· Guru memberikan contoh bagaimana cara membuat pola dari hasil membuat motif
· Guru membimbing siswa untuk memberi tambahan motif batik ikat celup pada rancangan pola.
· Peserta didik diberi kesempatan bertanya bila ada hal-hal yang kurang jelas.
· Guru memberikan jawaban atas pertanyaan siswa.
Ayo Lakukan
Pada kegiatan Ayo Lakukan peserta didik diarahkan untuk membuat motif kombinasi batik cap dan ikat celup.
Langkah-langkah pada kegiatan ini adalah:
· Peserta didik diarahkan untuk membuat rancangan motif batik cap dengan ukuran lingkaran berjari-jari 8 cm.
· Peserta didik diarahkan untuk membuat pola dari motif hasil rancangannya.
· Guru memberikan contoh bagaimana cara membuat pola dari hasil membuat motif.
· Guru membimbing siswa untuk memberi tambahan motif batik ikat celup pada rancangan pola.
· Peserta didik diberi kesempatan bertanya bila ada hal-hal yang kurang jelas.
· Guru memberikan jawaban atas pertanyaan siswa.
Ayo Menanya
Pada kegiatan Ayo Menanya peserta didik diarahkan untuk bertanya setelah melakukan beragi kegiatan membuat motif batik kombinasi dan pola dari berbagai macam jenis batik.
Langkah-langkah pada kegiatan ini adalah:
· Peserta didik diarahkan untuk menyampaikan pertanyaan terkait kombinasi motif batik dan merancang pola.
· Guru memberikan memberikan pernyataan yang mungkin tidak dimengerti siswa untuk memancing pertanyaan.
· Peserta didik menyampaikan petanyaan untuk dipecahkan bersama.
· Peserta didik menulis pertanyaan dan jawaban pada buku catatan.
Ayo Bekerjasama
Pada kegiatan Ayo Bekerjasama peserta didik diarahkan mencari dua buah gambar motif batik. Kemudian peserta didik saling menukar gambar motif dengan temannya. Dari kartu yang didapatkannya, peserta didik membuat motif gabungan dan menyusunnya menjadi pola batikkombinasi.
Langkah-langkah pada kegiatan ini adalah:
· Peserta didik diarahkan untuk mencari mencari dua buah gambar motif batik.
· Peserta didik saling menukar gambar motif dengan temannya.
· Peserta didik diarahkan untuk membuat motif kombinasi dari gambar motif yang didapatkannya.
· Guru membantu peserta didik membuat pola dari motif kombinasi rancangannya.
Kegiatan Penutup
Ayo Mengulas Kembali
Pada kegiatan Ayo Mengulas Kembali ini, guru bertanya kembali tentang materi yang telah dipelajari dan kesulitan yang dialami dari materi yang telah dipelajari, dengan harapan peserta didik memahami tentang semua materi yang telah disampaikan.
Langkah-langkah pembelajaran:
· Peserta didik diminta untuk menceritakan materi yang telah dipelajari.
· Peserta didik dan guru membuat kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari.
· Guru bertanya tentang materi yang telah dipelajari.
· Guru bertanya tentang manfaat dari mempelari materi untuk kehidupan sehari-hari.
· Guru bertanya tentang materi yang dianggap sulit oleh peserta didik.
· Peserta didik diminta untuk mengulangi apa yang telah dipelajari di rumah.
· Guru meminta salah satu peserta didik untuk memimpin berdoa.
Kerjasama dengan Orangtua
Pada kegiatan ini, peserta didik diminta bekerja sama dengan orangtua untuk menceritakan materi pelajaran yang diterima disekolah.
Diharapkan orangtua mampu membimbing siswa untuk membuat rangkuman materi pelajaran.
Langkah-langkah pembelajaran:
· Peserta didik menceriterakan materi pelajaran di kelas kepada orangtua.
· Orangtua memberikan tanggapan terkait materi pembelajaran yang diceritakan peserta didik.
· Peserta didik mencatat tambahan pendapat, informasi dan pengalaman dari orangtua untuk disampaikan kepada guru.
Penilaian:
A. Penilaian Pengetahuan
1. Teknik penilaian : tes tulis
2. Bentuk : Pilihan Ganda 3. Skor maksimal : 100
Soal :
Pilihlah jawaban yang kamu anggap paling tepat!
1. Hasil penggabungan motif dari dua atau lebih jenis batik disebut
….
a. Motif berdampingan b. Motif kombinasi c. Motif bersebelahan d. Motif berjajar
2. Motif kombinasi disusun sedemikian rupa menjadi ….
a. Pola kombinasi b. Pola berjajar
c. Pola berdampingan d. Pola bersebelahan
3. Motif kombinasi yang dibuat dengan teknik pemalaman adalah….
a. Motif batik cap dan ikat celup b. Motif batik tulis dan ikat celup c. Motif batik tulis dan cap
d. Motif batik tulis, cap dan ikat celup
4. Motif batik dapat disusun menjadi….
a. Satu pola saja b. Dua pola c. Tiga pola
d. Banyak pola, tergantung kratifitas
5. Pewarnaan celup hanya bisa dilakukan pada motif batik….
a. Cap b. Tulis c. Ikat celup d. Semua bisa KUNCI JAWABAN:
1. b. Motif kombinasi 2. a. Pola kombinasi
3. c. Motif batik tulis dan cap
4. d. Banyak pola, tergantung kratifitas 5. c. Ikat celup
Score penilaian:
Nilai akhir : jumlah soal dengan jawaban benar x 20 B. Penilaian Keterampilan
MEMBUAT MOTIF BATIK KOMBINASI
MEMBUAT MOTIF BATIK KOMBINASI
NAMA SISWA : ………. KELAS : ……….
AKTIVITAS
MOTIF YANG DIKOMBINASIKAN
Batik Tulis Batik Cap Batik Ikat Celup
B C K B C K B C K
Merancang Motif Mengkombinasikan Motif
RERATA NILAI : ………..
Baik : Mampu melakukan aktifitas sendiri dengan hasil yang baik.
Cukup : Mampu melakukan aktivitas dengan hasil yang baik meskipun dengan bantuan guru.
Kurang : Belum mampu melakukan aktifitas dengan hasil yang baik meskipun dengan bantuan guru.
Remidial (Pengulangan)
Remidial ditujukan kepada peserta didik yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal yang ditentukan. Remidial dilakukan dengan cara memberikan pembelajaran melalui penggunaan media dan metode yang lebih tepat, atau dengan memberikan tugas yang dapat meningkatkan penguasaan materi yang diajarkan.
Langkah-langkah kegiatan:
1. Guru menentukan peserta didik dan materi yang akan diajarkan ulang.
2. Guru merekap kekurangan penyerapan materi dari peserta didik.
3. Guru menentukan waktu pelaksanaan dan tindakan yang akan dilakukan pada program remedial.
4. Guru mencatat hasil kemampuan siswa setelah program remedial.
PROGRAM REMEDIAL Nama Siswa : ……….
Kelas : ……….
Materi : ………..
Hambatan Siswa
………
………
Kegiatan Yang Dilakukan Tanggal Pelaksanaan: …./…../ ….
………
………
Hasil Kegiatan
………
………
Pengayaan
Pengayaan dilakukan terhadap peserta didik yang telah mencapai KKM.
Pengayaan dilakukan dengan memberikan tugas tambahan atau materi tambahan baik mencakup keluasan materi atau tingkat kesulitan yang lebih tinggi.
BAB III
PROSES PEMBUATAN BATIK KOMBINASI
Pemetaan KD
Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.
Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual, yaitu “Menerima, menjalankan, menghargai, menghayati, dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya”. Sedangkan rumusan Kompetensi Sikap Sosial, yaitu
“Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli (toleran, gotong royong, kerja sama), dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangganya serta cinta tanah air”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.
Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) 3. Memahami, menerapkan,
menganalisis, dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar/prosedural, dan metakognitif sesuai dengan bidang pekerjaan pada tingkat teknis, spesifik, dan kompleks berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga
4. Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, mengolah informasi, dan mengikuti prosedur yang lazim dilakukan serta menyelesaikan masalah sesuai dengan bidang pekerjaan dan kemasyarakatan melalui menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif pada ranah abstrak dan konkret sehingga
masyarakat nasional, regional, dan internasional
menampilkan kinerja dan terukur sesuai dengan standar terkait pengembangan dari sekolah dan masyarakat global
KOMPETENSI DASAR 3 KOMPETENSI DASAR 4 3.3. Menerapkan proses batik tulis
kombinasi cap dan atau ikat celup.
4.3. Membuat batik tulis kombinasi cap dan atau ikat celup.
3.4. Menerapkan teknik warna untuk batik tulis kombinasi batik cap dan atau ikat celup.
4.4. Mewarna karya batik tulis kombinasi batik cap dan atau ikat celup.
3.5. Menerapkan penghilangan lilin malam (nglorod) batik tulis kombinasi batik cap dan atau ikat celup.
4.5. Menghilangkan lilin malam (nglorod) batik tulis kombinasi batik tulis dan atau ikat celup.
Dalam pembelajaran Bab ini peserta didik akan mengenal lebih dekat tentang pembuatan batik dengan motif-motif kombinasi batik tulis, cap dan ikat celup. Dengan melakukan berbagai kegiatan mengamati, mencari tahu dan membaca teks tentang proses pembuatan batik kombinasi, diharapkan peserta didik akan mampu mengetahui, memahami, menganalisa, mendiskripsikan serta mengomunikasikan tentang proses pembuatan batik kombinasi.
Ruang Lingkup Pembelajaran
PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN INDIKATOR
PROSES PEMBUATAN BATIK KOMBINASI
1. Membaca teks bacaan tentang “Proses Pembuatan Batik Kombinasi”
2. Bertanya terkait tentang isi bacaan Proses Pembuatan Batik Kombinasi.
3. Mencermati materi Pembuatan Batik Kombinasi Tulis Dan Cap, Kombinasi Batik Tulis dan ikat celup, Kombinasi Batik Cap dan Ikat celup, Kombinasi batik Tulis, cap dan ikat celup.
4. Berkreasi membuat motif- motif kombinasi batik tulis, cap dan ikat celup.
5. Menggabungkan motif- motif batik tulis, cap dan ikat celup menjadi pola batik kombinasi.
6. Mempraktekkan
pembuatan batik
kombinasi.
7. Menyusun pertanyaan tentang materi pembuatan batik kombinasi.
8. Berinteraksi dengan orang tua tentang pembuatan batik kombinasi sebagai bentuk kegiatan belajar dirumah dengan meminta pendapat orangtua pada lembar kerja siswa.
· Peserta didik mengetahui dan memahami tentang teknik pembuatan batik kombinasi.
· Peserta didik mampu mengombinasikan motif-motif dan menyusunnya dalam berbagai alternatif pola batik kombinasi.
· Peserta didik mampu mempraktekkan cara pembuatan batik kombinasi
Tujuan Pembelajaran
1. Setelah membaca teks proses pembuatan batik kombinasi diharapkan peserta didik mengetahui dan memahami tentang teknik pembuatan batik kombinasi.
2. Setelah melakukan kegiatan mengamati, mencari tahu dan membaca teks tentang proses pembuatan batik kombinasi, siswa diharapkan mampu menggombinasikan motif dan menyusunnya dalam berbagai alternatif pola batik kombinasi.
3. Setelah melakukan kegiatan mengamati, mencari tahu dan membuat tugas tentang proses pembuatan batik kombinasi, siswa diharapkan mampu mempraktekkan cara pembuatan batik kombinasi
Indikator Pencapaian Kompetensi:
1. Peserta didik mampu mengetahui tentang teknik pembuatan batik kombinasi.
2. Peserta didik mampu mengombinasikan motif-motif dan menyusunnya dalam berbagai alternatif pola batik kombinasi.
3. Peserta didik mampu mempraktekkan proses pembuatan batik kombinasi
Media/Alat bantu dan Sumber belajar
· Buku, artikel, teks bacaan yang memuat gambar tentang teknik pembuatan batik kombinasi.
· Gambar motif batik kombinasi dari koran, majalah atau internet jika memungkinkan.
· Bahan sandang batik kombinasi
· Berbagai macam barang produksi dengan bahan kain batik kombinasi.
· Peralatan membatik tulis (canting, kompor wajan batik, gawangan batik, dll)
· Peralatan membatik cap (canting cap, angsang, meja pengecapan dll)
· Peralatan membatik ikat celup (tali, gunting, manik-manik, pendedel benang dll).
Uraian Materi
Sebagai awalan, untuk mempermudah pemahaman para siswa, guru mengarahkan peserta didik untuk membaca teks bacaan pada buku siswa.
Guru memberikan pemahaman kaliamat per kalimat sehingga peserta didik mengetahui gambaran sekilas tentang proses pembuatan batik kombinasi.
Proses Pembuatan Batik Kombinasi
Batik Kombinasi adalah batik yang menggabungkan minimal dua jenis batik. Diantara berbagai jenis batik yang ada, kita dapat menggabungkan batik tulis, cap dan ikat celup. Motif yang dihasilkan tentunya menjadi perpaduan motif yang berbeda dan unik. Hal ini dikarenakan secara visual motif batik tulis, cap dan ikat celup mempunyai bentuk dan ciri masing- masing.
Teknik pembuatan motif dalam batik tulis dengan batik cap hampir mirip karena proses pembuatannya mengunakan lilin malam. Bedanya, pada batik tulis pembuatan motif dilakukan dengan canting tulis, sedangkan pada batik tulis dilakukan dengan canting cap.
Gambar 3.1
Kombinasi batik cap, tulis dan ikat celup (Sumber: Dokumen Pribadi)
Hal yang sangat berbeda terjadi pada pembuatan motif batik ikat celup. Motifnya dihasilkan dari pengikatan pada kain. Didalam ikatannya dimasukkan berbagai jenis pernik benda yang nantinya membentuk berbagai motif yang berbeda-beda. Fungsi dari ikatan adalah sebagai perintang masuknya warna pada waktu pewarnaan. Dalam hal ini fungsi ikatan tali sama dengan lilin malam pada proses batik tulis dan cap.
Dengan perbedaan dasar teknik tersebut maka guru dalam membimbing siswa dalam berkarya batik kombinasi hendaknya lebih menekankan pada perencanaan disain yang matang dan ketelitian pada proses pembuatannya agar menghasilkan karya batik yang baik.
Proses pembuatan batik kombinasi sangat bergantung dari jenis batik yang digabungkan. Dimulai dari teknik membuat motif gabungan, pewarnaan dilanjutkan hingga berakhir pada proses pelorodan. Batik-batik kombinasi mempunyai urutan proses yang berbeda beda.