INDONESIA
E. Periode Orde Baru Tahun 1966 - 1998
5. Masa Pemerintahan Presiden Joko Widodo (2014 - 2024)
Selama periode 5 (lima) tahun pertama pemerintahan Presiden Jokowi-Yusuf Kalla telah melakukan upaya besar demi pemerataan dan penegakan keadilan sosial di Indonesia. Beragam kebijakan telah diluncurkan demi meningkatkan kekuatan ekonomi rakyat dan mewujudkan kemandirian ekonomi bangsa. Transformasi struktural menjadi fokus pemerintahan Presiden Joko Widodo yang menyasar tiga fokus fundamental yaitu alokasi sumber daya, kebijakan yang berpihak, hingga pemberdayaan pelaku ekonomi. Transformasi struktural terus berlangsung, sejalan dengan prioritas pembangunan untuk mencapai kemandirian ekonomi dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.14
Pengelolaan pemerintahan berjalan cukup stabil Keberhasilan Pemerintahan Jokowi yang bisa dilihat dari beberapa indikator-indikator , setidaknya World Bank memberikan penilaian yang cukup baik kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo di periode pertamanya. Di mana mulai tahun 2014 persentase indeks efektifitas pemerintahan sebesar 53,85 persen, diakhir periode I tahun 2018 peringkatnya naik menjadi 59 dengan
14Erick Thohir, Ketua TKN Jokowi – Ma’ruf, Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas, dikutip, 27 Juli 2021.
perolehan nilai 59,1 persen.15 Beberapa sektor yang menonjol dalam kemajuan pemerintahan Jokowi-Jk, a) laju kenaikan harga kedalai relatif terjaga untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, b) Kemiskinan terendah c) pemerintah berhasil menurunkan persentase tingkat kemiskinan pada Maret 2018, terendah sepanjang sejarah, d). semakin menurunnya jumlah pengangguran terbuka dan tingkat pengangguran terbuka. e). program jaminan sosial, pelayanan kesehatan semakin merata dan mudah dijangkau oleh siapapun sehingga kesehatan keluarga Indonesia terjaga, khususnya keluarga kelompok masyarakat bawah. f) peningkatan derajat kesehatan mampu mendorong produktivitas dan kualitas hidup masyarakat, generasi masa depan mendapatkan akses pelayanan yang baik. g). Tingkat pendidikan membaik, wajib belajar menjadi 12 dari sebelumnya yang hanya 9 tahun. h) Penguasaan aset mulai menyebar, i) BBM satu harga, 9.
Membangun kawasan perbatasan, j). Poros maritim kian nyata, k).
Perizinan berusaha makin mudah, l). Peringkat investasi membaik, n). Daya saing membaik, o). Proyek strategis nasional, p). Komitmen membangun desa, dan lain-lain.
Kemudian pada periode kedua pemerintahan Presiden Jokowi dan Kiai Haji Maruf Amin yang dilantikan pada tanggal 20 Oktober 2019 untuk masa pemerintahan 5 tahun ke depan, memiliki visi dan misi salah satunya adalah keterkaitan antara peningkatan kualitas SDM dan reformasi birokrasi.
15https://politik.rmol.id/read/2020/08/10/447343/indeks-efektivitas- pemerintahan-jokowi, dikutip, 24 Juli 2021.
Reformasi birokrasi tidak hanya semata-mata penyederhanaan eselonisasi, atau mengubah pola pikir stuktural menjadi fungsional.
Memasuki tahun 2020 menjadi tahun yang paling berat selama pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), bahkan dihadapi oleh seluruh negara tanpa terkecuali, sudah menjangkit pada 196.040.884 orang, dengan angka kematian sebanyak 4.188.536 orang. Wabah Covid-19 atau dikenal juga dengan Novel Coronavirus, awal menjadi penyebab wabah pneumonia di kota Wuhan, Tiongkok pada Desember 2019 dan menyebar ke negara lainnya mulai Januari 2020. Indonesia sendiri mengumumkan adanya kasus covid 19 dari Maret 202. Berdasarkan data yang terjangkit Covid-19 per 29 Juli 2021 total kasus di Indonesia menjadi 3.331.206 positif, pasien sembuh sebanyak 2.686.170 orang. Sedangkan kasus kematian sebanyak 90.552 orang.16
Berbagai kebijakan dikeluarkan pemerintah untuk mengatasi situasi darurat kesehatan dan ekonomi akibat pandemi COVID-19.
Pemerintah menerbitkan Perppu Corona. Pada 12 Mei 2020, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyetujui peraturan Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona Disease 2019 (Covid-19) menjadi Undang-undang (UU). Pemerintahan Jokowi menganggap Perppu ini menjadi sangat penting bagi pemerintah tahun ini.
Sebab untuk menangani pandemi COVID-19 dan menyelamatkan ekonomi
16 ZONABANTEN.com - Update terbaru data sebaran covid-19 hari ini Kamis 29 Juli 2021 yang tersebar di 34 Provinsi Indonesia
dibutuhkan anggaran yang besar, terutama untuk program vaksinasi yang akan diberikan secara gratis untuk para tenaga kesehatan, aparat TNI-Polri dan masyarakat. Disamping biaya untuk penanggulangan dampak sosial masyarkat berupa bantuan sembako dan uang tunai khususnya kepada masyarakat miskin dan terdampak langsung, seperti pelaku usaha UMKM.
Perkembangan dalam bidang hukum ketatanegaraan di era Jokowi beberapa Undang-undang yang berhasil dibuat dan ditetapkan, dan ada diantaranya mengundang kontroversi, seperti Undang-Undang Cipta Kerja, Undang-Undang MK, Undang-Undang KPK. Khusus terkait UU KPP menjadi kontraversi Pertama, kedudukan KPK berada pada cabang eksekutif. Padahal status KPK sebelumnya merupakan lembaga ad hoc independen. Perubahan kedudukan menjadi lembaga pemerintah itu berdampak pada status kepegawaian KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN). Kedua, pembentukan Dewan Pengawas KPK yang tertuang dalam tujuh pasal khusus, yaitu Pasal 37A, Pasal 37B, Pasal 37C, Pasal 37D, Pasal 37E, Pasal 37F, dan Pasal 37G. Selain mengawasi tugas dan wewenang KPK, Dewan Pengawas juga berwenang dalam beberapa hal, di antaranya, memberikan izin atau tidak dalam penyadapan, penggeledahan, dan/atau penyitaan. Ketiga, izin menyadap. Dengan adanya revisi tersebut, KPK tak lagi bebas melakukan penyadapan terhadap terduga tindak pidana korupsi, tapi harus izin Dewan Pengawas. Selain itu, penyadapan yang telah selesai harus dipertanggungjawabkan ke pimpinan KPK dan Dewan Pengawas maksimal 14 hari. Keempat, penerbitan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) untuk perkara tindak pidana korupsi yang penyidikan dan penuntutannya tidak selesai dalam waktu satu tahun, dan Kelima, asal
penyelidik dan penyidik. Dalam revisi itu, penyelidik harus berasal dari Kepolisian RI, sementara penyidik adalah pegawai yang diangkat dan diberhentikan oleh KPK.
Sementara itu ada beberapa Peraturan pemerintah pengganti undang-undang yang ditetapkan. Berikut ini adalah rincian Perpu yang dikeluarkan oleh Presiden Jokowi, yaitu: a) Perppu Nomor 1 Tahun 2015 tentang Perubahan atas UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi. b) Perppu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. c).
Perppu Nomor 1 Tahun 2017 tentang Akses informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan, d) Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Masyarakat.
G.
Perubahan Ketatanegaraan Dalam Dua Dasawarsa di Era Reformasi
Sejarah ketatanegaraan Indonesia mencatat terjadinya perubahan besar dalam sistem pemerintahan, yang ditandai dengan berakhirnya rezim Orde Baru pada 1998 yang telah berkuasa selama 32 tahun, kemudian beralih kepada era reformasi sudah memasuki dua dasawarsa dengan kepemimpinan negara yang sudah silih berganti dari masa teransisi pemerintahan Presiden ke-3 BJ. Habibie, (1998-1999), Presiden ke-4 KH.
Abdurrahman Wahid (1999-2001), dilanjutkan Presiden ke-5 Megawati Soekarno Putri (2001-2004), Presiden ke-6 Soesilo Bambang Yudoyono (2004-2014), dan Presiden ke-7 Joko Widodo (2014-2024). Dalam era reformasi pemerintahan telah banyak perubahan terjadi di Indonesia,
terutama dalam rangka merealisasikan apa yang menjadi agenda reformasi sesuai yang disuarakan oleh para mahasiswa kala itu (1998). Agenda reformasi yang menjadi tuntutan para mahasiswa mencakup 6 tuntutan reformasi sebagai berikut.
1. Menegakkan supremasi hukum
2. Memberantas KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) 3. Mengadili Presiden Soeharto beserta kroninya
4. Melakukan amandemen UUD 5. Mencabut dwifungsi ABRI 6. Memberi otonomi daerah17
Dengan demikian atas dasar agenda reformasi di atas dapat menjadi tolak ukur terhadap arah kebijakan pemerintahan di era reformasi saat ini, apakah sudah sesuai (on the right) dengan yang diharapkan. Dapat diklasifikasi beberapa capaian dari sistem pemerintahan dalam dua dasawarsa (20 tahun) era reformasi berjalan hingga saat ini. Diantara perubahan besar yang paling menonjol sebagai impelementasi dari agenda reformasi sebagai berikut:
17 https://brainly.co.id/tugas/, dikutip, 23 Juli 2021.
1. Pembatasan kekuasaan presiden.
Pada era pemerintahan Orde Baru, Soeharto dapat dipilih berkali- kali sebagai presiden tanpa ada periode pembatasan. Selain itu, wewenang presiden pada era reformasi tak sekuat seperti di era Soeharto berkuasa selama 32 tahun. Misalnya, presiden bukan lagi satu-satunya pihak yang punya kekuasaan untuk membentuk undang-undang. Sesuai Pasal 5 UUD 1945, pasca-amandemen, presiden tidak lagi memiliki kekuasaan tunggal dalam pembentukan Undang-undang, tetapi hanya berhak mengajukan rancangan undang-undang kepada DPR. Selain itu kekuasaan presiden dibatasi paling lama dua periode setelahnya tidak boleh mencalonkan diri atau dipilih kembali.