• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODOLOGI PENELITIAN 1. Pendekatan Penelitian

MASYARAKAT INDONESIA

3. METODOLOGI PENELITIAN 1. Pendekatan Penelitian

ISBN Number: 978-623-90930-6-8

108

akan berkurang sebesar nilai transaksi dan dapat pengguna dapat melakukan pengisian kembali (top-up) (Bank Indonesia,2018).

3. METODOLOGI PENELITIAN

ISBN Number: 978-623-90930-6-8

109 3.4.Teknik Pengambilan Data

Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling utama dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data. Bila dilihat dari segi cara atau teknik pengumpulan data, maka teknik pengumpulan data dapat dilakukan dengan observasi, wawancara, angket dan dokumentasi (Sugiyono., 2014). Namun dalam penelitian ini teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti adalah dengan melalui tiga metode, yaitu:

1. Wawancara

Esterberg mendefinisikan wawancara sebagai pertemuan dua orang atau lebih untuk bertukar informasi dan ide melalui tanya jawab, sehingga dapat dikonstruksikan makna dalam suatu topik tersebut. Dengan wawancara, maka peneliti akan mengetahui hal-hal yang lebih mendalam tentang informan dalam menginterpretasikan situasi dan fenomena yang terjadi, dimana hal ini tidak bisa ditemukan melalui observasi. Dalam melakukan wawancara, peneliti menyiapkan instrument penelitian berupa pertanyaan-pertanyaan tertulis untuk diajukan, dan mencatat apa yang dikemukakan oleh informan. Dengan demikian jenis-jenis wawancara yang digunakan oleh peneliti termasuk kedalam jenis wawancara terstruktur (Sugiyono., 2014)

2. Observasi

Observasi bertujuan untuk mengamati subjek dan objek penelitian, sehingga peneliti dapat memahami kondisi yang sebenarnya. Pengamatan bersifat non- partisipatif, yaitu peneliti berada diluar sistem yang diamati.

3. Dokumentasi

Dokumen merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu. Dokumen bisa berbentuk tulisan, gambar, atau karya-karya monumental seseorang (Sugiyono., 2014). Hasil penelitian dari observasi atau wawancara akan lebih kredibel kalau didukung oleh dokumen-dokumen yang bersangkutan.

3.5. Instrumen Penelitian

Agar penelitian ini terarah, peneliti terlebih dahulu menyusun kisi-kisi instrumen penelitian yang selanjutnya dijadikan acuan untuk membuat pedoman wawancara dan observasi. Adapun kisi-kisi untuk pedoman wawancara adalah sebagai berikut:

No Aspek Indikator

1 Kemudahan

Mudah dipelajari

Mudah digunakan/operasikan Tidak memerlukan usaha besar 2 Kegunaan

Mempercepat transaksi Meningkatkan penghasilan Bermanfaat

3 Keamanan Resiko hilang

Aman terhadap bentuk kejahatan

ISBN Number: 978-623-90930-6-8

110 3.5.Prosedur Penelitian

Tahap Persiapan 1. Mencari fenomena 2. Menentukan tema

3.Melakukan studi literature terhadap teori yang relevan

4. Konsultasi dengan dosen pembimbing terkait dengan teori yang akan diteliti

Tahap Pelaksanaan

1. Observasi dan wawancara dengan subjek penelitian Tahap Akhir Penelitian

1. Setelah didapatkan hasil data, dilakukan pengolahan data.

2. Analisis data

3. Melakukan pembahasan dan menarik kesimpulan 4. Membuat laporan penelitian

3.7. Triangulasi

Triangulasi adalah pengecekan data yang dilakukan peneliti pada sumber- sumber selain subjek penelitian dengan berbagai cara dan dalam kurun waktu tertentu. Dalam penelitian kali ini, terdapat beberapa jenis triangulasi yang digunakan yaitu (Sugiyono., 2014):

1. Triangulasi Sumber

Triangulasi sumber digunakan untuk menguji kredibilitas data dengan cara mengecek data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber. Sumber-sumber tersebut berasal dari orang-orang yang telah mengenal subjek penelitian dengan baik. Data dari beberapa orang tersebut bisa dideskripsikan dann dikategorikan, mana pandangan yang sama, mana pandangan yang berbeda dan mana yang paling spesifik. Data yang telah dianalisis oleh peneliti akan menghasilkan suatu kesimpulan yang selanjutnya dimintakan kesepakatan dengan orang-orang yang menjadi sumber data tersebut. Dalam penelitian ini, tim melakukan triangulasi kepada orang-orang yang mengenal subjek, seperti tetangga tokonya, ataupun karyawannya.

2. Triangulasi Teknik

Triangulasi teknik menguji kredibilitas data dilakukan dengan cara mengecek data kepada sumber yang sama dengan teknik yang berbeda. Misalnya data diperoleh dengan wawancara, lalu dicek dengan observasi, dan dokumentasi.

Bila tiga teknik ini menghasilkan data yang berbeda, maka peneliti melakukan diskusi lebih lanjut kepada sumber data yang bersangkutan untuk memastikan data mana yang dianggap sesuai dengan fakta di lapangan.

ISBN Number: 978-623-90930-6-8

111 3. Triangulasi Waktu

Pengujian kredibilitas dapat dilakukan dengan cara melakukan pengecekan melalui wawancara, observasi atau teknik lain dalam waktu dan situasi yang berbeda. Bila menghasilkan data yang berbeda, maka cara tersebut dilakukan secara berulang-ulang sampai ditemukan kepastian datanya.

3.8. Teknik Analisis Data Penelitian

Untuk teknik analisis data penelitian, tim menggunakan model interaktif menurut Miles dan Huberman (Sugiyono., 2014).

Gbr 3.1. : Analisis data dan model interaktif menurut Miles dan Huberman (Sugiyono., 2014).

Analisis data dalam penelitian kualitatif dilakukan pada saat pengumpulan data berlangsung, setelah selesai pengumpulan data dalam periode tertentu.

Berdasarkan gambar 3.1 diatas, peneliti melakukan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Pada saat pengumpulan data baik wawancara maupun observasi, peneliti sudah melakukan analisis terhadap data tersebut.

Apabila data tersebut setelah dianalisis terasa belum memuaskan, peneliti akan melanjutkan pertanyaan lagi, sampai tahap tertentu sehingga datanya sudah jenuh.

Aktivitas dalam menganalisis data kualitatif yaitu : a. Reduksi Data (Reduction Data)

Reduksi data diartikan sebagai proses pemilihan, pemisahan, perhatian pada penyederhanaan, pengabstrakan dan transformasi data kasar yang muncul dari catatan-catatan tertulis di lapangan. Laporan atau data yang diperoleh dilapangan akan dituangkan dalam bentuk uraian yang lengkap dan terperinci. Data yang diperoleh dari lapangan jumlahnya akan cukup banyak, sehingga perlu dicatat secara teliti dan rinci. Mereduksi data berarti merangkum, memilih hal-hal pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting, serta dicari tema dan polanya.

Dengan demikian, data yang telah direduksi akan memberikan gambaran yang jelas dan mempermudah peneliti untuk melakukan pengumpulan data selanjutya. Data yang diperoleh dari lokasi penelitian dituangkan dalam uraian laporan lengkap dan terperinci. Laporan lapangan direduksi, dirangkum, dipilih hal-hal pokok, difokuskan pada hal-hal penting kemudian dicari tema atau polanya.

b. Penyajian Data (Data Display)

Penyajian data dilakukan dengan tujuan untuk mempermudah peneliti dalam melihat gambaran secara keseluruhan atau bagian tertentu dari penelitian.

ISBN Number: 978-623-90930-6-8

112

Penyajian data dilakukan dengan cara mendeskripsikan hasil wawancara yang dituangkan dalam bentuk uraian dengan teks naratif, dan didukung oleh dokumen- dokumen, serta foto-foto maupun gambar sejenisnya untuk diadakanya suatu kesimpulan.

c. Penarikan Kesimpulan (Concluting Drawing)

Penarikan Kesimpulan yaitu melakukan verifikasi secara terus menerus sepanjang proses penelitian berlangsung, yaitu selama proses pengumpulan data.

Peneliti berusaha untuk menganalisis dan mencari pola, tema, hubungan persamaan, hal-hal yang sering timbul, hipotesis dan sebagainya yang dituangkan dalam kesimpulan yang tentatif. Dalam penelitian ini, penarikan kesimpulan dilakukan dengan pengambilan intisari dari rangkaian kategori hasil penelitian berdasarkan observasi dan wawancara.