• Tidak ada hasil yang ditemukan

PA'AK DAERAH

Dalam dokumen P€R€NCANAAN (Halaman 110-114)

PENDAPATAN DAEKAH

B. PENDAPATAN ASLI DAERAH

1. PA'AK DAERAH

7)

Pengertian Pajak

Daerah

Pengertian pajak daerah menurut pendapat beberapa pakar perpalakan antara

lain:

a)

Prof. Dr. P. J.

A Adriani:

Paiak adalah

iuran

masyarakat kepada negara

fyang

dapat dipaksakanJ yang

terutang

oleh yang wajib

membayarnya menurut peraturan-peraturan umum

[undang-

undangJ dengan

tidak

mendapat prestasi kembali yang langsung dapat

dituniuk

dan yang berguna

untuk

membiayai pengeiuaran- pengeluaran

umum

berhubungan

dengan tugas n€gara

untuk menyelenggarakan pemerintahan.

Prof. Dr. H. Rochmat Soemitro SH: pajak adalah iuran ralgrat kepada kas Negara berdasarkan undang-undang (yang dapat dipaksakan)

dengan tiada mendapat iasa timbal [kontra prestasi]

yang langsung dapat ditunjukkan dan yang digunakan untuk membayar pengeluatan umum. Definisi tersebut kemudian dikoreksinya yang

berbunyi

sebagai

berikue

Pajak adalah peralihan kekayaan dari pihak rakyat kepada kas Negara untuk membiayai pengeluaran

rutin dan

surplusnya digunakan

untuk public

saving yang merupakan sumber utama untuk membiayai p ublicinvestmenL

Menurut

perspelitif

ekonomi palak dipahami sebagai .beralihnya sumber daya dari sektor swasta kepada sektor publik". pemahaman

ini

memberikan gambaran bahwa adanya pajak menyebabkan dua

situasi menladi berubah.

Pertama,

berkurangnya

kemampuan

individu dalam menguasai sumber daya untuk

kepentingan penguasaan barang dan jasa, Kedua, bertambahnya kemampuan keuangan negara dalam penyediaan barang dan iasa

publik

yang merupakan kebutuhan masyarakat.

b)

cl

100

{p9c4oooooooooo}ooooocoo+o+coooooao coooooooooooooooaa c ooooc o c oooo

r]fetlcdlll]'an iiltl Ptnq{tng!frfa Dkfdh

Atas dasar penjelasan tersebut di atas maka dapat ditarik kesimpulan dari aspek pengertian dan perspektif pajak terdapat 5 flima) unsur utama palak yang meliputi:

a

Merupakan iuran atau punEutanyang diperoleh dari masyarakat.

b. Dipungut atas dasar

Undang-Undang

dan peraturan

yang berlaku.

c.

Dapat dipaksakan, bahkan dapat dikenakan

sanki

bagi yang tidak membayar.

d.

Tidak menerima kontra prestasi secara langsung.

e.

Digunakan untuk membiayai pengeluaran umun pemerintah Pajak daerah adalah iuranwalib masyarakatdaerah atau

kontribusi

waiib masyarakat daerah kepada pemerintah daerah yangterutang oleh orang pribadi atau badan 1rang dapat dipaksakan berdasarkan undang-undang.

2)

Jenis-Jenis Pajak

Daerah

Berdasarkan UU No 28 Tahun 2009, tentang Paiak dan Retribusi Daerah, pemerintah daerah diberi kewenangan untuk memungut 5

[ima)

ienis paiak provinsi dan 11 [sebelas] ienis pajak kabupaten/kota, yaitu:

(1)

Pajak

Provinsi

a.

Paiak Kendaman

Bermotor

Obiekpaiak ini adalah kepemilikan dan/atau penguasaan kendaraan

bermotor dan

subjeknya adalah orang

pribadi

atau badan yang

memiliki dan/atau

menguasai kendaraan

bermotor.

Sedangkan yang meniadi wajib paialmya adalah orang pribadi atau badan yang

memiliki

kendaraan bermotor. Dalam

hal walib

pajalmya berupa badan maka kewajiban perpajakannya

diwakili

oleh pengurus atau kuasa badan

tersebut

b.

Bea

Balik

Nama Kendaraan

Bermotor

Obiek paiak ini adalah penyerahan kepemilikan

kendaraan

bermotor dan

subielinya adalah orang

pribadi

atau badan yang dapat menerima penyerahan kendaraan bermotor. Sedangkan yang

menjadi wajib

pajaknya adalah

orang pribadi atau

badan yang menerima penyerahan kendaraan bermotor.

t0l

l!11'DUr \i^ Lr lil -r lH F-uF IPD\

d.

Paiak Bahan Bakar Kendaraan

Bermotor

0b jek pajak ini adalah bahan bakar kendaraan bermotoryang disediakan atau dianggap digunakan untuk kendaraan bermotoE termasuk bahan bakar yang digunakan untuk kendaraan di aif, Kemudian, subiek paiak

ini

adalah konsumen bahan bakar kendaraan bermotor. Sedangkan yang meniadi wajib pajaknya adalah orang pribadi atau badan yang menggunalan bahan bakar kendaraan bermoton

Paiak

Air

Permukaan

Obiek

pajak ini

adalah pengambilan

dan/atau

pemanfaatan

air permukaan dan subjeknya adalah orang pribadi atau

badan

yang dapat

melakukan pengambilan

dan/atau

pemanfaatan

air permukaan.

Sedangkan

yang menjadi waiib pajaknya

adalah orang

pribadi

atau badan yang melakukan pengambilan dan/atau pemanfaatan air permukaan.

Paiak

Rokok

Obiek

pajak ini

adalah

konsumsi rokok dan

subjeknya adalah

konsumen rokok.

Sedangkan

yang menjadi wajib

pa.jaknya

adalah pengusaha

pabrik rokok/produsen dan importir rokok yang memiliki izin berupa Nomor Pokok

Pengusaha Barang Kena Cukai.

{2)

Paiak

Kabupat€n/Kota

a.

Paiak

Hotel

0bjek pajak ini adalah pelayanan yang disediakan oleh hotel dengan pembayaran termasuk iasa penunjang sebagai kelengkapan hotel yang sifatnya memberikan kemudahan dan kenyamanan, termasuk fasilitas olah raga dan hiburan. Kemudian subjek paiak

ini

adalah

orang pribadi atau

badan yang melakukan pembayaran kepada orang pribadi atau badan yang mengusahakan hotel..

b,

Paiak Restoran

Objek pajak ini adalah pelayanan yang disediakan oleh restoran dan sub.jeknya adalah orang pribadi atau badan yang membeli makanan

dan/atau

minuman

dari

restoran. Sedangkan yang menjadl

wajib

pajaknya adalah

orang pribadi atau

badan yang mengusahakan restoran.

102

i:tttt:.a:talrti dJrt rcnln 4fanlt' Dit?ath

Paiak

Hiburan

Objek paiak ini adalah jasa

penyelenggaraan

hiburan

dengan dipungut balraran dan sub.jeknya adalah orang

pribadi

atau badan yang menikmati hiburan. Sedangkan yang meniadi

waiib

palaknya adalah orang pribadi atau badan yang menyelenggarakan hiburan.

Paiak Reklame

Objek palak ini adalah semua

penyelenggaraan

reklame

dan subieknya adalah orang

pribadi atau

badan yang menggunakan reklame. Sedangkan yang menjadi

wajib

paiaknya adalah orang pribadi atau badan yang menyelenggarakan reklame.

Paiak Penerangan

falan

Objek pajak ini adalah

penggunaan

tenaga listrih baik

yang dihasilkan

sendiri

maupun yang diperoleh

dari

sumber

lain

dan subjeknya adalah orangpribadi atau badanyang dapatmenggunakan tenaga

liskik

Sedangkan yang menjadi waiib pajaknya adalah orang

pribadi

atau badan yang menggunakan tenaga

listrik.

Dalam hal tenaga

listrik

disediakan oleh sumber lain, maka yang meniadi wajib pajaknya adalah penyedia tenaga

listrik.

Paiak

Mineral

Bukan Logam dan Batuan

Objek pajak

ini

adalah kegiatan pengambilan mineral bukan logam dan batuan dan subjeknya adalah orang

pribadi

atau badan yang

dapat

mengambil

mineral bukan logam dan

batuan. Sedangkan yang menjadi waiib pajaknya adalah orang pribadi atau badan yang mengambil mineral bukan logam dan batuan.

Paiak

Parkir

Obiek paiak ini adalah penyelenggaraan tempat parkir di luar badan Ialan, baik yang disediakan berkaitan dengan pokok usaha maupun yang disediakan s€bagai suatu usaha, termasuk penyediaan tempat penitipan kendaraan bermotor.

Paiak

Air

Tanah

Objekpafakini adalah pengambilan dan/atau pemanfaatan air tanah dan subjeknya adalah orang

pribadi

atau badan yang melakukan pengambilan

dan/atau

pemanfaatan

air tanah.

Sedangkan yang

ooooooOOOC C C COO a OOOOOOOO S 0 0 CO oooooOO COOOO 0 OOOOOOOCO C OOOOO a OOOO0 0 O 103

l.loDLrr ll.{ra huLrAH ii!{ P IPIrN

meniadi waiib

paiaknya adalah

orang pribadi atau

badan yang melakukan pengambilan dan/atau pemanfaatan air tanah.

Pajak Sarang Burung

Walet

0bjek pajak

ini

adalah pengambilan dan/atau pengusahaan sarang burung walet dan subieknya adalah orang

pribadi

atau badan yang melakukan pengambilan

dan/atau

mengusahakan sarang burung walet. Sedangkan yang meniadi wajib pajaknya adalah orang pribadi atau badan yang melakukan pengambilan dan/atau mengusahakan sarang burung waleL

Paiak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan

Perkotaan

Obiek pajak ini adalah bumi dan/atau bangunan yang dimiliki, dikuasai, dan/atau dimanfaatkan oleh orang pribadi aau badan, kecuali kawasan yang digunal€n untuk kegiatan usaha perkebunan, perhutanarL dan pertambangarl Subiek pajak ini adalah orang pribadi atau badan y:ang secara nyata mempun],ai suatu hak atas bumi dan/aAu memperoleh manfuatatas bumi, dan/atau memiliki, menguasai, dan/atau memperoleh manfaat atas bangunan. Sedangkan yang meniadi wajib paiatmi,a adalah oralg pribadi atau badan yang secara nyata mempunyai suatu hak atas bumi dan/atau memperoleh manfaat atas bumi, dan/atau memiliki, menguasai, dan/atau memperoleh manhat atas bangunan.

Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan

Objek paiak ini adalah perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan dan subieknya adalah orang

pribadi

atau badan yang memperoleh hak atas tanah dan/atau bangunan. Sedangkan yang menjadi waiib pajalmya adalah orang

pribadi

atau badan yang memperoleh hak atas tanah dan/atau bangunan.

Dalam dokumen P€R€NCANAAN (Halaman 110-114)