APBD}
D. SIKLU$ BELAIIIA
2. Pendekatan penganggaran terpadu, dilakukan dengan cara
mengintegrasikan seluruh proses perencanaan dan penganggamn dalam lingkungan SKPD guna menghasilkan dokumen rencana keria dan anggaran.
3.
Adapun penyusunan dengan pendekatan anggaran berbasis kinerja adatah,di mana dilakukan
dengan memperhatikan keterkaitan antara pendanaan yangdi
anggaran kan dengan hasil yang akan dicapaidari
kegiatan yang akan dilaksanakan. Jadi setiap rupiah yang dianggarkanharus dihitung out put
YanE akan dihasilkan.Termasuk efisien dan efektivitas pencapaian hasil dan keluaran yang akan dicapai.
Guna tercapainya penyusunan RKA-SKPD, berdasarkan kepada
3
[tig:a) pendekatan tersebu! serta untukmeniamin terwuj udnya kesinambungan RKA-SKPD, oleh Kepala SKPD dilakukan evaluasi dari hasil pelaksanaan progmm dan kegiatan 2 (dual tahun anggaran sebelumnya sampai dengan semester pertama tahun anggaran berialan. Hal ini dimaksudkan untuk melihat seberapa besar keberhasil pelalsanaan program dan kegiatan dan program dan kegiatan mana yang belum berjalan atau tidak dapat diialankan tahun-tahun sebelumnya atau belum diselesaikan. Sehinggahal ini terlihat
dengan ielas program dan kegiatan mana yang akan segera dijalan atau dilanjuftkan pada tahun-tahun berikutnya, sehingga kesinambungan program dan kegiatan dapat terwuiud, dan pencapaian hasil yang diharapkan dapat terwuiud pula.Langkah
berikutnya, adalah pada
prosestahap 4, di mana
setiapSKPD melakukan penyusunan RKA SKPD
Rencana Keria dan Anggaran [RKA] Satuan Ker,a Pemerintahan Daerah (SKPD) adalah dokumen peren&lnaan dan penganggaran yang berisi rencana pendapatan, rencana
belania program dan kegiatan
SKPD serta rencana pembiayaan sebagai dasar penyusunan APBD. RKA SKPD disusun dengan berpedoman pada Surat Edaran Kepala Daerah tentang Pedoman Penyusunan RKA SI{PD.SKPD menyusun RKA SKPD dengan menggunakan pendekatan kerangka pengeluaran iangka menengah
daerah
penganggaranterpadu,
danOOOOOOC C C 0 OOOOOOOOOOOOOC 0OOOCOOOOOOOO C 0 COOOOoO0OOOOOOC CC OO C O C0 C 0 C 177
lfoDur lvlrrA KULTAB FMP IPDN
penganggaran berdasarkan prestasi kerja. Dokumen RKA SKPD
terdiri dari
Rincian Anggaran Pendapata4 Rincian anggaran Belanja Tidak Langsung, funcian anggaran Belanja Langzung Rekapitulasi anggaran Belanja Langsung Rincian penerimaan Pembiayaan Daerah, dan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah.RIil
SKPDRKA-SKPD
merupakan dokumen
perencanaanadan
penganggaran daerah di mana di dalamnya memuat rencana pendapatan, belanjauntuk
masing-masing program dan kegiatan berdasarkan fungsi untuk tahun yang direncanakan sertadirinci
secaraterinci
sampai dengan obyek pendapaan, belanja dan pembiayaan serta perkiaraan maju untuk tahun mendatang.Atas dasar pedoman penyusunan RKA SKPD, kepala SKPD menyusun Rt(A-
SKPD menggunakan pendekatan kerangka pengeluaran jangka menengah daerah, penganggaran terpadu dan penganggaran berdasarkan prestasi kerja. Penyusunan RKA-SKPD dengan pendekatan pengeluaran iangka menengah
dilaksanalon
dengan melakukan pen)rusunan perkiaraan malu dan merupakan perkiaraan kebutuhan anggaranuntuk
program dan kegiatan yang direncanakan dalamtahun
anggaran kedepan dari tahun yang direncanakan.Penyusunan RKA-SKPD dengan pendekatan kerangka pengeluaran iangka menengah dilaksanakan seiaktahun 2009, sehingga di mana penyusunan anggaran RKA-SKPD tahun 2009 disusun juga mencantumkan proyeksi anggaran untuk program dan kegiatan yang sama untuk tahun 2010.
Pendekatan penganggarun
terpadu dilakukan dengan
memadukanseluruh
pmses perencanaandan
penganggaran pendapatan, belanja dan pembiayaan dalam lingkungan SKPD untuk mendapatkan dokumen rencana kerja dan anggaran SKPD.Pendekatan penganggaran berdasarkan prestasi kerla dilakukan dengan memperhatikan keterkaitan antara pendanaan dengan keluaran yang akan diharapkan
dari
pelaksanaan programdan
kegiatan serta hasil dan manfaatnya yang dapat diharapkan termasukdi
dalamnya efisiensi dalam pencapaian hasil dan keluarannya-Agar dapat berhasil dalam penyusunan
RKA-SKpD berdasarkan pendekatan-pendekatantersebut di atat maka kepala
SKPD perlul7B
ccoooccooooooooccoooootuftqcaqaat.l P(nganE4atafl DaPnh
melakukan evaluasi hasil pelaksanaan program dan kegiatan
untuk
2 [dua) tahun anggaran sebelumnya sampai pada semester pertama tahun anggaran be4alan,sumber: Undang-undang 17 tahun 2003. tentaog Keuafigan Negara, undang-Undang 32 tahtrn 2004, yang t6lah direvisi menjadi Undang-Undang 23 Tahun 20'14, tentang Pemerintahan Daerah- Dan Permendagri 59 tahun 2007.
Informasi,
Dokumen' danFormulir
RKAPada RKA SKPD
dan
PPKD disamping memuat rencana pendapatan, rencana belania untuk masing-masing program dan kegiatan, rencana pembiayaan untuk tahun yang direncanakan dan perkiraan majuuntuk
tahun berikutnya, juga memuat informasi tentang urusan pemerintah daerah, rganisasi, standar biaya, prestasi kerja yang akan dicapai dari program dan kegiatan,Rencana pendapatan dirinci menurutkelompok,ienis, obiekdan Rencana pendapatan
dirinci
menurut kelompok, jenis, objek danrincian
obiek pendapatan daerah yangdipungut/dikelola/diterima
oleh SKPD sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya ditetapkan berdasarkan peraturan perundargan.Rencana
belanja
diklasifrkasikanmenurut kelompok belania tidak
langsung dan belanla langsung selaniutnya dirinci menurut ienis, obiek dan rincian obiek belania.Rencana pembiayaan memuat kelompok peneriimaan pembiayaan yang dapatdigunakan untukmenutup defi sitAPBD dan pengeluaranpembiayaan yang digunakan untuk memanfaatkan surplus APBD yang masing-masinh dirinci berdasarkan jenis, obiek dan rincian oblek pembiayaan.
Informasi urusan pemerintah daerah memuat bidang
urusan pemerintahanyang dikelola
sesuai dengan tugaspokok dan
fungsi organisasi, nama organisasi atau nama SKPD selaku pengguna anggaran/barang nama program dan nama kegiatan yang akan dilaksanakan dalam tahun yang direncanakan.
Prestasi kerla yang hendak dicapai dengan indikator kineria, tolok ukur kineria, dan target kinerja" lndikator kinerja meliputi masukal! keluarar!
oooooOOOOOOCOOoOoooOOOOCOOOOOOOOOOoCCCCCOCOOOOOOOOOCOCCOOOOOOC0CO 179
I'loDUr MAra KULTAH Flv{P IIDN
dan hasil. Tolok
ukur kinerja
merupakan ukuran prestasikerja
yang dicapai dari keadaan semula dengan mempertimbangkan faktor kualitas, kuantitas, efesiensi dan efektMtas pelaksanaan dari setiap program dan kegiatan. Targetkinerja
merupakan hasil yang diharapkandari
suatu program atau keluaran yang diharapkan dari suatu kegiatan.Struktur
APBD merupakan kesatuan yangterdiri dari 1)
pendapatan daerah, 2) belanja daerah yangterdiri
dari belaniatidak
langsung dan belania langsung atau belania kegiatan, dan 3] pembiayaan daerah yang terbagi menladi penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan daerah.Formulir
RKA SKPDmengikuti srruktur
dan Hasifikasi ApBD tersebut, sehingga dalam menyusun RKA SKPD diperlukan enam jenis dokumen penyusunan RKADokumen penyusunan RKA yang harus disiapkan adalah sebagai berikut:
a.
Formulir RKA-SKPD 1: Pendapatanb.
Formulir RI(A-SKPD 2.1: Belanja Tidak Langsungc
Formulir RKA-SKPD 2.2: Rekapitulasi Belania Langsung Berdasarkan Program dan Kegiatand. Formulir
RKA-SKPD2.2.1:
Belanja Langsungprogram dan
per- Kegiatane,
Formulir RKA-SKPD 3.1: penerimaan pembiayaanf.
Formulir RKA-SKPD 3.2: Pengeluaran Pembiayaang.
Proses Penyusunan RKA'
Sebelum dilakukan penyusunan Rencana Kerja anggaran SKPD [RKA- SKPD], maka terlebih dahulu dilakukan penyusunan Rencanakeria SKpDlalu dilanjutkan
dengan Rencana Kerja pemerintah Daerah. Rencana Kerja Pemerintah Daerah adalah himpunan dari seluruh r€ncana Kerja SKPDyang diakumulasi untuk dijadikan
rencana keriapemerintah daerah IRKPD). Penyusunan Rencana Keria SKpD tentunya iuga mengacu kepada bagaimana Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dasn Rencana Stratwegis Daerah dibuat..
Dasar untuk menyusun dan membuatrenstn
SKpD adalah mengacu kepada RPIMD dan Renstra Daerah..
Pen)rusunan RencanaDan
anggaranSKpD,
merupakan rinciandari program dan
kegiatanyang
dijabarkandan termuat
dalam Rencana Keria Pemerindah Daerah [RKpDJ dan Renka SKpD. Adapun penyusunan anggaran merupakan bentuk pengalokasian anggaran180
l.)li)"(>+ooooooooo+oooooooq}o+oooaoooooooooooooooooooooooooooooooioooo. Perertan4atl dafi Petqaftgafin Daemh
atau sumb€r daya keuangan pemerintah daerah berdasarkan Strktur
APBD serta berdasarkan kode rekeningdarikebiiakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS), merupakan iumlah dana yang diberikan kepada masing-masing SKPD untuk mendukung setiap program dan kegiatan. Sehingga PPAS merupakan dasar acuan besarnya anggaran dalam penyusunan RKA SKPD.
Langkah-langkah melalui tahapan/proses penyusunan yang harus diilmti:
Proses penyusunan RKA dilakukan berdasarkan urutan sebagai berikuc
lJ
SKPD menerima Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKASKPD. Berdasarkan SEt€rsebut
SKPDmulai
menyusun RKA masing-masing.2l
SKPD menyusun Rincian Anggaran Pendapatan untuk menghasilkanform
RKA-SKPD 1. Form RKA-SKPD 1 disiapkan hanya oleh SKPDpemungut
pendapatan.Formulir tersebut memuat
pendapatan daerah yangdipungut/dikelola/diterima
oleh SKPD sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya 1.ang ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan.Pengerjaan formulir tersebut adalah sebagai berikut:
aJ
Padabagian atas formulirmencantumkannamaprovinsi/kabupaten/kota yang bersangkutan dan tahun anggaran yang direncanakan
b)
Mencantumkankode dan nama dari urusan pemerintah
ya.ng dilaksanakan sezuaitugas pokokdan fungsi SKPD serta mencantumkan kode dan nama organisasi SKPD. karena formulir tersebut berkaitan dengan pendapatan maka tidak memuat informasi tentang kode dan nama dari program dalam kegiatan.c)
Pada rincian anggaran pendapatan mencantumkan hal-hal sebagai berikut:1.
Kode rekeningdimulai dari
kode pendapatan daerah dalam halini
angka 4 yang selaniutnyadirinci
dalam kelompok, jenis pendapatandengan
menggunakankode rekening
masing- masing satudigit
serta objekdan rincian
obiek pendapaan dengan menggunakan kode rekening masing-masing dua digiL2.
Uraian dari nomor rekening pendapatan mencantumkan nama rekening rincian objek pendapatan, sehingga pendapatan yang dicantumkan padaformulir
tersebut sampai dengan rincian obiek pendapatan.l8l
]\.foDl,r I,l Ara KULTAH FIIIP ] PIIN
3.
Untuk rincian perhitungan pendapatan mencantumkan volume, satuan,tarif/harga
danjumlah
pendapatan yang merupakan perkalian dari volume dan tarifharga.Formulir yang digunakan untuk penyusunan anggarun pendapatan seperti tampak berikut ini:
B""t"krlffksKl€KpD
1lg2
ooocc00cooooooooooaoo00ccoooooocoooooccocoooococoooocoooccoooooooRencana K€rja Dan Angg{ran Formulir
RKA.SKPD 1
Provinsi Kabupate[riKota Tahun Aoggaran
.,...,..-...,.,..
Urusao P€meritrtahan : Lr Organisasi : x.xx
Riocian Pe[dapatan Satuan Kerja Perangkat Daerab KOde
Rekening
Uraian Rincian Perhitungaa Jumlah Rp Volume Satuan
Ta fiIIg
I
5 6Xx xr Xx xx Xx xx Xx
rr
Xx xx Xx xx
Xr rx Xx xx Xx xx )Lr xx
Jumlah Tanggal ...,.,..
Kepals SKPD Keterangan :
I
2.
Tim Anggaran Pemerintah Daerch
No Nama NIP Jabateo Tande Taogan
',
Sumber: Permendagri nomor 13 tahun 2006.
Percn adaflf dan PenganEgar.tn Dsemh
Formulir tersebut memuat rencana belania tidak langsung SKPD untuk tahun yang direncanakan. Informasi yang dimuat dan cara pengisian
formulir
tersebut adalah:a, Pada bagian atas formulir mencantumkan nama provinsi/
kabupaten/kota yang
bersangkutandan tahun
anggaran yang direncanakan.Mencantumnkan kode, nama dan rincian urusan pemerintah yang dilaksanakan sesuai dengan tugas
pokok dan fungsi dari
SLPDserta mencantumkan kode dan nama organisasi. karena Formulir tersebut berkaitan dengan
rincian
belaniatidak
langsung, maka tidak memuat informasi tentang kode dan nama dari program dan kegiatan. Klasifikasi belaniatidak
langsungdibagi menurut
ienis belania yangterdiri
dari: Belanja Pegawai, belania bunga, subsidi,Hiball
Bantuansosial
Belanja bagii hasil, bantuan keuangan dan belanla tidak terduga.Pada rincian anggaran belania tidak langsung mencantumkan haal- hal sebagai berikut:
-
Kode rekening dimulai dari kode belanja daerah. dalam halini
angka 5 selanjutnya
dirinci
dalarn kelompok dan ienis belania dengan menggunakan kode rekening masing-masing satudigit
serta obyek danrincian
obyek belanja dengan menggunakan kode rekening masing-masing dua digit.- Karena pada kolom uraian
mexcantumkanrincian
obyek belania, maka seluruh belania termasuk belania subsidi, belania hibah, belania bantuan sosial, belanja bagi hasil, belanja bantuan keuangan daerah serta belanlatidak
terdyga sampai dengan rincian obyek belania-
Padaformulir tersebut
disamping mencantumkan anggaran belanja tidak langsung untuk tahun yang direncanakan (tahun n) juga mencantumkan perkiraan jumlah belania menurut ienis belanja untuk tahun berikutnya ftahun n+1)Formulir
yang digunakanuntuk
penyusunananggatln
belaniatidak
langsung seperti tampak berikut ini:OoOoCOOOC OCOOOCOOOOOOOOOOOOOOoooc oooooooocooCOOOOOOOgOC C OOOOO0 0 0
C
183i\'loDul- lvtAr^ Kur-tAIJ FMP IPDN
Tabel: 5.6.
RKA.SKPD 2.1.
Rencana Kerjr dan Anggaraa Saluan Kerja Perangkar Da€rah Formulir RKA-SI{PD 2.1.
Provitrsi Kabupaten/Kota Tahun Anggardr. ...
Uruan Pemerintahan : x.xx
Organis6.6i : xJx,xx.
Ri&ian Anggarar B€lanja Tidak Irng$lng Satuan Keija Pemntkat Daerah
Kode RekeniDg Ur.iad fahun n Tahun
N+l
Volurire Satuan Hg-Satuan Jumlah
2 3 6 7
i x x
X x
X X
Jumlah Tanggal
Keprla SKPD
d Keteftngan
1.
ggal Pembahsan Tim Anggamd Pemerinlah Daerah
No Nama NIP Jabaran Tanda Tangan
Sumber: Permendagri Nomor 13 Tahun 2006
4)
SKPD menyusun Rincian Anggaraan Belania Langsung masing-masing kegiatan untuk
menghasilkan RKA-SKPD2.2.1.
Untuk kemudian digabung dalam rekapitulasi Rincian anggaran Belania Langsung untuk menghasilkan RKA SKPD 2.2.rM
Percncuaan dafi PefiEankatdfi Daarrl,lt
Formulir RKA SKPD 2.2.1. digunakan untuk mercncanakan
belaiia
.
Iangsung dari setiap kegiaan sehinggaiumlah formulir tersebutakan mengikuti iumlah kegiatan pada SKPD 5rang bersangkutan Informasi yangdimuat dan
cara pegisianformulir tersebut
adalahsebagai berikut:a,
Padabagian atas formulir
mencantumkannama provinsi/
kabupaten/kota yang bersangkutan dan tahun anggaran