Profesi di Bidang Animasi
B. Peluang Usaha dalam Industri Animasi
Saat ini, industri animasi telah berkembang dengan pesat. Hampir semua bidang aktivitas manusia diwarnai dengan animasi. Animasi memberikan peran penunjang yang sangat besar dalam kemajuan bidang lainnya, mulai dari kesehatan, pendidikan, bisnis, hiburan, hingga keamanan.
Industri animasi memberikan peluang usaha yang sangat luas. Animasi termasuk sektor industri kreatif yang sedang berkembang dan mendapat dukungan pemerintah. Saat ini, animator Indonesia terlibat aktif dalam pembuatan berbagai film kelas dunia, seperti film Transformer, Tintin, Superman, Doraemon, Iron man 1 dan 2, The Hobbit, Star Trek, serta serial Upin dan Ipin.
Animasi banyak dimanfaatkan dalam berbagai bidang. Sebagai contoh, kamu sering menonton tayangan televisi ataupun media sosial yang berbasis video. Konten animasi tersebut bisa berupa bidang kesehatan, olahraga, sosial, politik, ataupun agama. Dalam video tersebut terdapat tayangan animasi, baik yang bersifat utuh maupun sebagai pengiring tayangan video. Dengan demikian, produk animasi merupakan hasil kolaborasi beberapa bidang pekerjaan.
Dalam menapaki karier sebagai kreator animasi, kamu dapat mulai membuat profil diri di aplikasi jaringan profesional melalui internet. Aplikasi-aplikasi tersebut bisa kamu gunakan untuk mencari pekerjaan, tempat magang, dan mempelajari keterampilan sebagai animator. Cobalah untuk memberanikan diri melebarkan jaringan agar menjadi seorang animator Indonesia dan menjadi andalan animator dunia.
Secara umum, bisnis animasi terdiri atas bisnis animasi di bidang jasa (service) dan di bidang kepemilikan intelektual (IP). Bisnis animasi di bidang jasa adalah bisnis yang menawarkan layanan animasi kepada klien. Layanan yang ditawarkan dapat berupa produksi animasi, pengembangan karakter, pembuatan animasi untuk iklan, video game, film, atau program televisi. Sementara itu, bisnis animasi di bidang jasa biasanya melibatkan tim kreatif yang terdiri atas animator, ilustrator, desainer karakter, dan komposer. Bisnis ini sering bekerja sama dengan klien untuk membuat
animasi sesuai dengan kebutuhan dan visi mereka. Bisnis animasi di bidang jasa dapat dijalankan sebagai perusahaan produksi animasi atau sebagai freelancer.
Bisnis animasi bidang jasa di antaranya adalah iklan komersial dan serial animasi. Contoh dari bidang jasa ini dapat dilihat pada gambar berikut.
LITERAKSI
Untuk memperdalam pengetahuanmu tentang bisnis animasi bidang jasa, khususnya contoh iklan komersial animasi, pindailah kode QR berikut.
Gambar 3.10 Contoh Iklan Komersial Animasi
Sumber: PocariID (2020)
Selain bisnis animasi bidang jasa, kamu juga harus mencermati bisnis animasi di bidang kepemilikan intelektual (IP). Berdasarkan definisi dari World Intellectual Property Organization, intellectual property (IP) adalah suatu bentuk karya cipta seperti literatur, seni, dan desain yang digunakan untuk keperluan komersial. Bisnis animasi di bidang kepemilikan intelektual (IP) adalah bisnis yang berfokus pada pengembangan karakter dan konsep animasi yang dimiliki dan dilindungi oleh hak cipta, dengan menciptakan karakter dan cerita yang unik dan dapat dipasarkan dalam berbagai bentuk, seperti film, program televisi, merchandise, dan permainan video.
Bisnis animasi di bidang kepemilikan intelektual biasanya membutuhkan investasi awal yang besar untuk mengembangkan karakter dan konsep animasi yang kuat. Bisnis ini sering melibatkan tim kreatif yang terdiri atas animator, ilustrator, penulis skenario, dan desainer karakter. Bisnis animasi di bidang kepemilikan intelektual dapat memperoleh pendapatan dari royalti, penjualan merchandise, lisensi, dan produk-produk lainnya.
Berikut ini beberapa contoh nama IP beserta nama pencipta dan kategori tampilan karakternya.
Tabel 3.1 Daftar nama IP, pencipta dan kategori tampilan karakter
No. Nama Karakter Pencipta Kategori Tampilan Karakter 1. Adit Sopo Jarwo dan
Tendangan Halilintar
MD Animation Manusia
2. Astamon Ebit Jatayu Bukan Manusia
3. Alif Alya HHK Animation Manusia
4. Angel Dives Mualin Hibaturrahman Manusia
5. Bedu Adul Lautan Animasi Manusia
6. Bilu Mela Mikairu Bukan Manusia
7. Binekon Mardoko dan Haryadi (Belantara Studio)
Bukan Manusia
8. Bunbu, The Bunny Hangga Ganiadi Bukan Manusia 9. Battle of Surabaya MSV Picture Manusia
10. Captain Josh Play Studio Bukan Manusia
11. Culo Boyo Cak Ikin Bukan Manusia
12. Didi Tikus Pixel Efekt Bukan Manusia
Sumber:Sumber: Santoso (2018)
Gambar 3.11 Visualisasi karakter IP berdasarkan Tabel 3.1
Sumber: Santoso (2018)
LITERAKSI
Untuk memperdalam pengetahuanmu tentang contoh animasi yang merupakan produk IP, cermatilah gambar berikut. Jika ingin melihat tayangan contoh serial animasi, cobalah untuk mengetikkan pranala https://www.youtube.
com/watch?v=MQTjPIrVy5E di komputer atau gawaimu.
Kamu juga bisa memindai kode QR yang tersedia.
Gambar 3.12 Contoh Serial Animasi
Sumber: MD Entertainment (2022)
Eksplorasi 3.2
1. Buatlah beberapa kelompok di kelasmu. Setiap kelompok terdiri atas 3—4 orang.
2. Lakukan survei dan observasi untuk mencari produk IP di bidang animasi yang ada di sekitarmu.
3. Tuliskan dalam sebuah lembar observasi kelompok terkait nama karakter, pencipta, dan kategori tampilan karakternya.
4. Sajikan dalam bentuk salindia presentasi, baik dalam aplikasi PowerPoint atau Canva.
5. Presentasikan hasilnya di depan kelas agar mendapatkan masukan dari teman dan gurumu.
Bagaimana proses pembuatan animasi di bidang kepemilikan intelektual (IP)? Berikut ini beberapa tahapan dalam proses pembuatan bisnis animasi tersebut.
1. Ide/Desain
Pada tahap ini, tim kreatif membuat konsep dan ide cerita animasi yang
akan dibuat. Tahap ini meliputi pengembangan ide, konsep visual, serta penentuan karakter dan latar belakang cerita. Setelah ide-ide konsep awal telah dihasilkan, tim kreatif akan melakukan penelitian tentang topik atau tema yang ingin mereka angkat. Hal ini bisa melibatkan membaca buku atau artikel terkait, menonton film atau acara televisi yang serupa, atau melakukan wawancara dengan ahli di bidang tersebut.
2. Register IP
Tahap Register IP adalah tahap mendaftarkan atau melisensikan hak atas kekayaan intelektual guna mencegah orang lain menggunakannya tanpa izin. IP memiliki ciri khas yang bernilai komersial dan hak pribadi.
3. Media
Setelah tahap register IP, tahap berikutnya adalah aplikasi pada media.
Media tersebut dapat berupa serial animasi ataupun merchandise.
4. Marketing
Media promosi IP dapat menggunakan media konvensional. Selain itu, promo IP dapat juga menggunakan media sosial sebagai internet marketing dan personal selling.
5. Distribusi
Distribusi konten adalah pendistribusian informasi atau pengalaman baru, yakni mengenalkan IP character ke masyarakat melalui beragam media.
Salah satu contohnya, pengenalan karakter Pokemon ke masyarakat dengan menampilkannya dalam bentuk animasi yang ditayangkan di stasiun TV.
Eksplorasi 3.3
1. Buatlah beberapa kelompok di kelasmu. Setiap kelompok terdiri atas 3—4 orang.
2. Setelah melakukan survei untuk mencari produk IP di bidang animasi yang ada di sekitarmu, lakukan wawancara terkait proses penyusunan IP yang mereka buat.
3. Sajikan hasilnya dalam bentuk salindia presentasi, baik dalam aplikasi PowerPoint atau Canva.
4. Presentasikan hasilnya di depan kelas agar mendapatkan masukan dari teman dan gurumu.
Gambar 3.13 Ilustrasi tahapan proses pembuatan animasi
Sumber:Sumber: Dana Adnan (2023)
Bagaimana pemahamanmu terkait kedua bisnis animasi tersebut? Agar kamu dapat mengetahui secara jelas terkait perbedaan bisnis animasi di bidang jasa (service) dan bisnis animasi di bidang intellectual property (IP), cermatilah tabel berikut.
Tabel 3.2 Perbedaan antara bisnis jasa dan bisnis IP
No. Bisnis Animasi
Bidang Jasa (Service) Bidang Intellectual Property (IP) 1. Dibuat berdasarkan permintaan klien. Hak cipta milik perusahaan.
2. Harus selesai dikerjakan dalam tempo waktu yang sudah disepakati.
Waktu pengerjaan lebih fleksibel.
3. Harga dan pelayanan sesuai budget dari klien.
Membutuhkan modal yang cukup besar sehingga berisiko tinggi.
4. Pendapatan perusahaan relatif stabil. Mendapatkan nama besar (terkenal).
5. Tidak bisa idealis karena mengikuti pesanan klien.
Dibuat sesuai dengan keinginan perusahaan.
6. Jangka waktu proyek relatif pendek. Jangka waktu pengerjaan relatif lama.
7. Pemasaran lebih mudah. Pemasaran lebih sulit.
Eksplorasi 3.4
1. Buatlah kelompok kerja sekitar 3—4 orang
2. Carilah masing-masing 1 contoh untuk Bisnis animasi bidang jasa di antaranya adalah iklan komersial dan serial animasi
3. Diskusikan tentang masing-masing ciri dari 7 poin di atas pada setiap contoh untuk Bisnis animasi bidang jasa diantaranya adalah iklan komersial dan serial animasi.
4. Sajikan hasilnya dalam bentuk salindia presentasi, baik dalam aplikasi PowerPoint atau Canva.
5. Presentasikan hasilnya di depan kelas agar mendapatkan masukan dari teman dan gurumu.