LITERAKSI
1. Perkembangan Animasi Dunia
Selain seorang kartunis pada media koran, Blackton juga dikenal sebagai jurnalis. Pada 1896, ia meliput penemuan baru Thomas Alfa Edison tentang Vitascope. Sebuah perangkat yang menjadi cikal bakal teknologi proyektor film.
Teknik film animasi sendiri terus berkembang setelah dikenalkan oleh Blackton. Pada 1914, Earl Hurd menemukan teknik baru dalam membuat film kartun yang disebut cell animation. Teknik ini memisahkan gambar latar belakang diam dengan gambar yang bergerak. Bagian yang bergerak ini digambar di atas seluloid transparan. Pada praktiknya, pada saat pengambilan gambar, animator hanya perlu menumpangkan bagian yang bergerak itu di atas gambar latar belakangnya. Dengan teknik ini, animator hanya perlu membuat bagian gambar yang bergerak saja. Sementara itu, gambar latar belakangnya cukup dibuat satu kali. Teknik inilah yang menjadi acuan untuk membuat film animasi sampai abad XX.
Film animasi pun bermunculan dengan berbagai teknik. Pada 1928, Walt Disney menjadi animator pertama yang memadukan animasi dan suara melalui film berjudul Steamboat Willie.
Film tersebut melahirkan karakter animasi yang dikenal hingga saat ini yaitu Mickey Mouse. Pada film itu, proses pengisi suara Mickey Mouse dan pasangannya, Minnie Mouse, dilakukan oleh Walt Disney sendiri.
Kemunculan animasi tidak terlepas dari beberapa versi ceritanya.
Keragaman versi cerita animasi biasanya berkaitan dengan awal mula penciptaan animasi, mulai dari tokoh pencipta, lokasi penciptaan animasi, dan bentuk awal animasi. Berdasarkan hal tersebut, keberagaman kemunculan animasi tersebut menunjukkan bahwa manusia mempunyai kebutuhan yang sama dalam hal memvisualisasikan sebuah gerakan objek.
Sejarah animasi dimulai pada zaman purba, dengan ditemukannya lukisan-lukisan pada dinding gua di Spanyol yang menggambarkan
“gerak“ dari binatang-binatang. Pada 4000 tahun yang lalu, bangsa Mesir menghidupkan suatu peristiwa dengan gambar-gambar yang dibuat pada dinding.
Ketika manusia mulai menyadari bahwa gambar bisa dipakai sebagai alternatif media komunikasi, timbullah keinginan menghidupkan lambang- lambang tersebut menjadi cermin ekspresi kebudayaan. Hal tersebut terbukti dengan penemuan berbagai artefak pada peradaban Mesir Kuno, 2000 tahun Sebelum Masehi. Sebagai contoh, penemuan beberapa panel yang menggambarkan aksi dua pegulat dalam berbagai pose.
Bagaimana perkembangan animasi yang timbul setelah masa itu?
Berikut ini perkembangan animasi dunia dari masa ke masa.
a. Era Film Tanpa Suara (The Silent Era: 1900–1930)
Seorang seniman Amerika Serikat, James Stuart Blackton, mencoba membuat sebuah karya animasi dari objek gambar pada tahun 1906. Berbekal kemampuannya menggambar, ia mencoba menggambar rangkaian objek dengan bentuk perpindahan posisi pada setiap gambarnya. Setelah itu, gambar animasi sederhana terwujud. Bentuk animasi tersebut dilakukan dengan pergantian tayangan rangkaian gambar secara cepat.
Awal abad ke-20 menjadi permulaan para seniman bereksperimen membuat dan menyempurnakan karya animasi dengan berbagai teknik animasi. Film animasi pertama adalah Humorous Phase of Funny Face (1906) dan Fantasmagorie (1908). Teknik yang digunakan kedua film tersebut adalah animasi stop-motion dan teknik gambar tradisional.
Pada tahun 1914, film Gertie the Dinosaur Winsor karya Mccay muncul.
Teknik animasinya menggunakan keyframe. Selanjutnya, tahun 1919, film Felix the Cat dirilis sebagai karya kolaborasi Pat Sullivan dan Otto Messmer.
Film tersebut sukses meraih perhatian dari penonton. Selanjutnya, tahun 1928, film Steamboat Willie sukses meraih simpati penonton karena sudah menampilkan musik dan suara dari karakternya. Steamboat Willie menjadi film animasi pertama dengan format tampilan yang disertai suara.
b. Era Keemasan Animasi (Golden Age of Animation: 1930–1960) Pada masa ini, animasi berkembang pesat
dan mendapatkan apresiasi yang bagus dari masyarakat karena kemunculan hiburan yang menampilkan gambar gerak. Era Keemasan Animasi (Golden Age) menjadi pertanda transformasi film dari animasi hitam putih menjadi tampilan berwarna. Karakter kartun yang muncul dan menjadi ikon pada masa ini adalah Mickey Mouse, Donald Duck, Popeye, Bugs Bunny, Betty Boop, dan Tom and Jerry.
Tahun 1930, animator memproduksi beragam film animasi, seperti Merrie Melodies dan Looney Tunes yang dikembangkan oleh Warnet Brothers.
Selain itu, Disney mengeluarkan animasi pertamanya yang berjudul Snow White and The Seven Dwarfs. Film tersebut menggunakan teknik tradisional serta menjadi keunggulan dan karakteristik Disney. Selanjutnya, film yang berdurasi lama muncul, seperti Pinocchio, Fantasia, Dumbo, dan Bambi.
c. Era Film Animasi Televisi (The American Television Era: 1960–1980-an) Era ini ditandai dengan pesatnya teknologi
layar kaca atau televisi. Sebenarnya, perkembangan era ini merupakan respons atas pesatnya teknologi televisi. Berbagai studio animasi membuat serial animasi untuk tayang televisi. Tahun 1960, Flintstones yang merupakan karya Hanna-Barbera untuk ABC menjadi serial animasi pertama yang tayang.
Pada tiga dekade berikutnya, film animasi Flintstones meraih kesuksesannya.
Mengikuti kesuksesan tersebut, muncullah film animasi lainnya, yakni Yogi the Bear dan Pink Panther Show. Bahkan, animasi dari Jepang juga turut meramaikan perkembangan era ini, yakni kemunculan anime yang mulai digemari oleh para penonton Amerika melalui serial Star Blazers dan Robotech.
d. Era Animasi Modern (Modern Era: 1980–Sekarang)
Computer Generated Imagery (CGI) merupakan teknologi animasi yang mengawali terjadinya revolusi dunia animasi. Hal ini terjadi karena adanya pergantian teknik animasi tradisional yang mulai berganti dengan teknologi CGI. Kemampuan perangkat komputer dapat membuat model 3D yang
Gambar 2.5 Film animasi klasik Disney
Sumber: Disney/screeningnotes.com(2013)
Gambar 2.6 Film animasi televisi Flintstones
Sumber: Joseph Barbera/imdb.com (2013)
bergerak secara lebih realistis mengikuti imajinasi animator ataupun penonton. Teknik CGI ini mendominasi pengembangan animasi hingga saat ini. Pada 1984, rumah produksi Graphic Group merilis film pendek dengan teknologi CGI, yakni film The Adventures of Andre and Wally B. Studio inilah yang menjadi cikal bakal berdirinya studio animasi Pixar.
Pada tahun 1995, Studio Pixar film merilis film animasi 3D populer yaitu Toy Story. Hal ini sekaligus menjadi studio pertama yang kali pertama memproduksi film durasi panjang dengan teknologi CGI.