Produksi Animasi
B. Penerapan Quality Control pada Produksi Animasi
5. Test Screening
Test screening adalah pemutaran pratinjau (preview) film atau acara televisi sebelum rilis ke publik untuk mengukur reaksi penonton. Penonton test screening dipilih dari berbagai daerah yang nantinya akan mengisi kuesioner atau umpan balik terkait film yang telah ditonton. Umpan balik tersebut akan menjadi pertimbangan untuk mengubah beberapa bagian dari film tersebut.
Test screening biasanya dilakukan untuk film animasi yang bersifat komersial agar film diminati penonton, laku, dan mendapatkan keuntungan yang besar. Selain itu, test screening ini dilakukan oleh penonton sesuai dengan target film animasinya agar umpan
balik yang didapatkan sesuai dengan target penonton. Untuk animasi yang dibuat berdasarkan pesanan, test screening dilakukan dengan penonton yang terbatas, misalnya tim produksi dan konsumen yang memesan animasi tersebut. Meskipun demikian, test screening ini bertujuan untuk mendapatkan umpan balik untuk menyempurnakan animasi yang sedang diproduksi.
Gambar 6.8 Test screening
Sumber: Ponysmasher/youtube.com/
sandberganimation (2019)
Proses pelaksanaan quality control dapat dilakukan beriringan saat melakukan produksi animasi mulai dari tahap praproduksi, produksi, dan pascaproduksi. Dengan dilaksanakannya quality control, animasi yang dibuat akan mendekati sempurna sesuai dengan yang telah direncanakan atau diinginkan oleh konsumen.
Eksplorasi 6.5
Untuk menambah wawasanmu terkait test screening, cobalah untuk melakukan penelusuran informasi di laman internet. Setiap film yang diproduksi oleh studio film besar pasti dilakukan test screening lebih dahulu. Dengan demikian, carilah 2 artikel mengenai kegiatan test screening pada film.
Bacalah secara saksama artikel tersebut. Setelah itu, buatlah ringkasan terhadap artikel tersebut. Terakhir, tulislah tanggapanmu terhadap kedua artikel tersebut.
Sertailah tanggapanmu dengan argumentasi yang logis. Untuk memudahkanmu melakukan eksplorasi ini, isilah dalam bentuk format berikut.
Judul Film : ………..
Judul Artikel : ………..
Sumber Artikel : ………..
Ringkasan Artikel : ………..
Tanggapanmu : ………..
………..
………..
………..
Rangkuman
1. Quality control merupakan proses yang dilakukan oleh sebuah perusahaan untuk memastikan pembuatan produknya berkualitas. Selain itu, perusahaan juga dapat meminimalisasi kesalahan yang dilakukan manajemen dan stafnya serta mengontrol efektivitas waktu dan efisiensi biaya.
2. Quality control bermanfaat untuk membangun reputasi, membangun kepercayaan stakeholder, meningkatkan hubungan dengan konsumen, dan menciptakan otomatisasi.
3. Tipe metode quality control, yaitu X-bar R, Taguchi, dan 100% inspection.
a. X-bar R chart adalah chart control untuk data variabel dalam pemeriksaan stabilitas proses pada industri.
b. Taguchi adalah metode yang menekankan peran penelitian dan pengembangan, desain produk, dan pengembangan produk untuk mengurangi terjadinya cacat dan kegagalan pada produk.
c. 100% inspection adalah metode yang dilakukan dengan melihat dan menilai semua bagian produk
4. Penerapan quality control pada produksi animasi dilakukan dengan cara manajemen produksi (production management), key visual, Gantt Chart, form revisi, dan test screening.
Asesmen Kompetensi 6
Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat!
1. Proses untuk memastikan bahwa produk yang dibuat berkualitas, meminimalisasi manajemen dan staf melakukan kesalahan, serta mengefektifkan biaya dan waktu disebut ….
a. review d. controlling manajemen b. perencanaan e. quality manajemen c. quality control
2. Berikut ini yang tidak termasuk manfaat dari quality control adalah ….
a. menciptakan situasi b. membangun reputasi c. menciptakan otomatisasi
d. membangun kepercayaan stakeholder
e. meningkatkan hubungan dengan staf lainnya
3. Metode quality control yang digunakan untuk data variabel dalam pemeriksaan stabilitas proses pada industri adalah ….
a. Taguchi c. X Bar Y Chat e. Inspeksi dadakan b. X Bar R Chart d. 100% Inspection
4. Model quality control untuk mengurangi terjadinya cacat dan kegagalan pada produk adalah ….
a. Taguchi b. X Bar R Chart c. X Bar Y Chat d. 100% inspection e. Inspeksi dadakan
5. Pengawasan terhadap seluruh produksi untuk menyeimbangkan dan memprioritaskan kebutuhan pada seluruh departemen agar produksi dapat selesai tepat waktu dilakukan oleh ….
a. director b. animator c. stakeholder d. project leader
e. management produksi
6. Key visual adalah tema grafis yang muncul di seluruh materi iklan dan media komunikasi. Berikut ini yang tidak termasuk komponen key visual adalah ….
a. logo d. transisi
b. huruf e. desain karakter c. layout
7. Tim dapat mengetahui posisi ketika mengerjakan produksi animasi, siapa yang mengerjakan, kapan harus dikerjakan, dan selesai dikerjakan. Hal ini dapat dilihat melalui ….
a. script d. Gantt Chart b. taguchi e. lembar disposisi c. storyboard
8. Setiap output yang telah dihasilkan oleh tim akan melalui proses revisi sebagai quality control. Berikut ini yang tidak termasuk isi form revisi adalah ….
a. key visual
b. rekomendasi revisi c. rekomendasi perbaikan d. rekomendasi pergerakan e. keterangan teks, audio, visual
9. Form revisi akan menghasilkan dua rekomendasi, yaitu major revision dan minor revision. Perbedaan di antara keduanya adalah …
a. Major revision harus dilakukan pada pascaproduksi, minor revision merupakan perbaikan pada pra produksi.
b. Major revision harus cepat dan tanggap dilakukan revisi, minor revision dapat diperbaiki jika film sudah diedarkan.
c. Major revision bersifat penting dan harus segera dilakukan, minor revision bersifat perbaikan yang tidak perlu diperhatikan.
d. Major revision bersifat tidak mendasar atau sedikit perbaikan, minor revision bersifat mendasar, dan akan menghasilkan banyak perbaikan.
e. Major revision bersifat mendasar dan akan menghasilkan banyak perbaikan, minor revision bersifat tidak mendasar atau perbaikan bersifat teknis.
10. Test screening dilakukan dengan jumlah penonton yang terbatas, yaitu tim produksi dan konsumen yang memesan animasi. Hal ini bertujuan agar ….
a. laku di pasaran b. melakukan revisi c. sempurna hasil filmnya d. mendapat umpan balik e. segera dirilis filmnya
Proyek Praktikum
I. Petunjuk Umum
1. Periksalah dengan teliti dokumen proyek praktikum.
2. Baca dan pahami maksud soal agar tidak terjadi kesalahan pekerjaan.
3. Bekerjalah dengan memperhatikan jadwal dan alur pengerjaan.
4. Peralatan utama dan bahan telah disediakan sesuai dengan kebutuhan.
5. Ketika bekerja, perhatikan keselamatan kerja.
II. Alat dan Bahan
1. PC atau Laptop 2. Perekam suara 3. Buku catatan III. Soal/Tugas
1. Judul Tugas: Membuat worksheet Gantt Chart 2. Langkah Kerja:
a. Buatlah kelompok terdiri atas 3 orang.
b. Siapkan komputer/laptop.
c. Siapkan teks prosedur membuat worksheet Gantt Chart.
d. Simak kembali video membuat worksheet Gantt Chart pada pranala https://bit.ly/ganttchartxqc
e. Mulailah membuat worksheet Gantt Chart menggunakan komputer.
3. Presentasikan hasil worksheet Gantt Chart kepada teman-teman kelas.
Pengayaan
Jika 70–100% materi bab ini sudah dikuasai, kamu dapat melakukan aktivitas pengayaan, yaitu dengan menyimak video manejemen produksi film animasi-Webinar Animasi Series Amikom Yogyakarta. Silakan pindai kode QR yang disediakan. Sebagai alternatif, kamu juga dapat mengetikkan pranala https://youtu.be/U0yeLm9uiA8 dalam peramban gawai atau personal computer-mu.
Refleksi
Bagaimana pemahamanmu terhadap materi bab ini? Tentunya pengetahuanmu tentang quality control, tipe metode quality control, dan penerapan quality control pada produksi animasi (manajemen produksi, key visual, Gantt Chart, form revisi, dan test screening) semakin luas. Sekarang, silakan kamu merefleksikan diri dengan memberi tanda centang (√) dalam kolom “Ya”
dan “Tidak” untuk setiap pernyataan di bawah ini. Isilah sesuai dengan pendapatmu yang sebenarnya.
No. Pertanyaan Ya Tidak
1. Saya mampu menjelaskan pengertian dan manfaat quality control.
2. Saya mampu menjelaskan tipe metode quality control.
3. Saya mampu menjelaskan penerapan quality control pada produksi animasi.
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA, 2023
Dasar-Dasar Animasi untuk SMK/MAK Kelas X
Penulis: Nina Tri Daniati, Rida Mulyadi, Agus Nugroho ISBN: 978-623-194-442-9 (no.jil.lengkap PDF)
978-623-194-443-6 (jil.1 PDF)