BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS
D. Pembahasan
esteem seseorang.127 Selanjutnya, semakin tinggi self esteem seseorang, maka semakin baik capaian akademik yang didapatkannya. Dari pernyataan tersebut, diketahui bahwa salah satu hal yang mempengaruhi hasil belajar adalah self esteem.128
Menurut Utari dalam Verdianingsih, rendahnya self esteem siswa dapat dilihat dari ketidakinginan siswa untuk mengemukakan pendapat dan kemampuannya. Akibat dari rendahnya self esteem adalah menurunnya keinginan belajar siswa, mengaburkan fokus, dan menyebabkan siswa tidak ingin megambil resiko.129
Pada penelitian ini, data hasil angket self esteem yang diberikan dengan 26 item pernyataan. Diperoleh data hasil angket self esteem seperti gambar dibawah ini:
Gambar 4.3
Self esteem di MA Wahid Hasyim Balung Jember
127 Cheema, G. K., & Bhardwaj, M. M. Study of self-esteem and academic achievement in relation to home environment among adolescents. European Journal of Molecular & Clinical Medicine, 08(01), 1978–1987. 2021.
128 Riska Kartika Oktavia, dkk. Pengaruh Self-esteem (Harga Diri) terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas XI SMK Muhammadiyah 1 Temon: 2621-3990. 2022.
129 Jariah, N. A. A., Zulkardi, & Hartono, Y. Penerapan self-esteem dalam pembelajaran matematika menggunakan pendekatan open-ended. HISTOGRAM : Jurnal Pendidikan Matematika, 1(2), 91–99. 2017.
15%
18%
32%
35%
0%
Sangat Tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat Rendah
Berdasarkan gambar diagram 4.3 dapat disimpulkan bahwa self esteem dengan kategori sangat tinggi sebesar 15%, self esteem dengan kategori tinggi sebesar 18%, self esteem dengan kategori sedang sebesar 32%, kategori rendah sebesar 34%, dan self esteem dengan kategori sangat rendah sebesar 0%. Maka dapat disimpulkan bahwa self esteem di MA Wahid Hasyim Balung Jember rata-rata berkategori rendah sebesar 34%.
Self esteem siswa di MA Wahid Hasyim Balung Jember dapat dikatakan memiliki kategori rendah. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi yang telah dilakukan, hal tersebut disebabkan oleh rendahnya kesadaran diri siswa dalam menghargai apa yang ada pada dirinya, sehingga tidak bisa memaksimalkan potensi yang dimiliki demi tercapainya tujuan, dalam hal ini adalah hasil belajar, serta perasaan diabaikan dalam kelompok (dalam hal ini di sekolah). Menurut Muhammad Ikbal, Self esteem yang rendah disebabkan oleh adanya penolakan, diabaikan, dan direndahkan oleh seseorang yang sangat berpengaruh dalam kehidupan mereka, seperti teman sebaya, lingkungan masyarakat, dan anggota keluarga.130 Akibat dari rendahnya self-esteem adalah menurunnya keinginan belajar siswa, mengaburkan fokus, dan menyebabkan siswa tidak ingin megambil resiko.131
130 Muhammad Ikbal & Nurjannah. Meningkatkan Self Esteem Dengan Menggunakan Pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy Pada Peserta Didik Kelas VIII Di SMP Muhammadiyah Jati Agung Lampung Selatan Tahun Pelajaran 2015/2016 : 33-46. 2016.
131 Jariah, N. A. A., Zulkardi, & Hartono, Y. Penerapan self-esteem dalam pembelajaran matematika menggunakan pendekatan open-ended. HISTOGRAM : Jurnal Pendidikan Matematika, 1(2), 91–99. https://doi.org/10.31100/histogram.v1i2.28. 2017.
2. Self confidence siswa di MA Wahid Hasyim Balung Jember
Rasa percaya diri merupakan salah satu kondisi psikologis seseorang yang dapat berpengaruh terhadap aktivitas fisik maupun mental dalam kegiatan belajar yang dilakukan. Seseorang yang memiliki rasa percaya diri yang baik akan selalu yakin pada tindakan yang dilakukannya, merasa bebas melakukan hal – hal yang diinginkannya, serta bertanggung jawab atas setiap perbuatan yang dilakukan. Perbedaan tingkat percaya diri setiap siswa akan mempengaruhi tingkat hasil belajarnya di sekolah dan mempengaruhi cara interaksinya dalam kehidupan sehari – hari.132
Self confidence merupakan kekuatan keyainan mental seseorang atas kemampuan dan kondisi dirinya. Pada penelitian ini, data hasil angket self confidence yang diberikan dengan 18 item pernyataan. Diperoleh data hasil angket disiplin belajar siswa seperti gambar dibawah ini:
Gambar 4.4
Self Confidence di MA Wahid Hasyim Balung Jember
132 Setyowati, Devi dan Widana, I Wayan. “Pengaruh Minat, Kepercayaan Diri, Dan Kreativitas Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika”. Jurnal 104 EMASAINS, V (1) , 66 – 72.
Denpasar: IKIP PGRI Bali. 2012.
15%
19%
29%
37%
0%
Sangat Tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat Rendah
Berdasarkan gambar diagram 4.4 dapat disimpulkan bahwa self confidence dengan kategori sangat tinggi sebesar 15%, self confidence dengan kategori tinggi sebesar 19%, self confidence dengan kategori sedang sebesar 29%, kategori rendah sebesar 37%, dan self confidence dengan kategori sangat rendah sebesar 0%. Maka dapat disimpulkan bahwa self confidence di MA Wahid Hasyim Balung Jember rata-rata berkategori rendah sebesar 37%. Self confidence di MA Wahid Hasyim Balung Jember dapat dikatakan memiliki rata-rata rendah, hal tersebut disebabkan oleh rendahnya kepercayaan diri siswa dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru dan juga rendahnya kepercayaan diri siswa terhadap kemampuan yang dimiliki oleh dirinya.
Hal ini sejalan dengan pendapat yang dikemukakan oleh Narulita yang mengatakan bahwa kepercayaan diri yang tinggi mampu menunjukkan tindakan positif terhadap berbagai kondisi yang mempengaruhi kegiatan belajar maupun hasil belajar. Sebaliknya, kepercayaan diri yang rendah menimbulkan kecenderungan negatif, baik tindakan yang dilakukan secara sadar atau tidak sadar yang merugikan dan menghambat tujuan belajar peserta didik secara keseluruhan.133
Menurut Puji, dkk, mengatakan bahwa adanya kepercayaan diri siswa akan mempunyai semangat belajar yang tinggi serta mampu menciptakan suasana yang interaktif dalam proses belajar mengajar yang akan mendorong serta menggerakkan siswa untuk belajar sehingga memperoleh prestasi
133 Narulita, S. “Pengaruh Minat dan Percaya Diri terhadap Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Kelas V SDN di Kelurahan Selat Dalam”. Skripsi : Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. 2014.
belajar yang baik. Dengan kata lain, ketika seseorang memiliki kepercayaan diri yang tinggi maka mereka akan semangat dalam belajar sehingga memperoleh hasil belajar yang optimal. Sedangkan siswa yang kurang percaya diri dalam mengikuti pembelajaran akan berdampak buruk pada hasil belajarnya.
3. Hasil belajar siswa di MA Wahid Hasyim Balung Jember
Hasil belajar adalah hasil yang diperoleh siswa setelah melakukan kegiatan belajar. Hasil belajar siswa sangat penting sebagai hasil evaluasi belajar yang sudah dilakukan siswa.
Pada penelitian ini, data diperoleh dari hasil Penilaian Tengah Semester Genap Pelajaran Biologi. Dapat diketahui hasil belajar yang diperoleh siswa dapat dilihat pada gambar di bawah ini:
Gambar 4.5
Hasil Belajar di MA Wahid Hasyim Balung Jember
Berdasarkan gambar diagram 4.5, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar dengan kategori sangat tinggi sebesar 5%, hasil belajar dengan kategori tinggi sebesar 16%, hasil belajar dengan kategori sedang sebesar 33%, kategori rendah sebesar 40%, dan hasil belajar dengan kategori sangat
6%
16%
33%
40%
5%
Sangat Tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat Rendah
rendah sebesar 5%. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar di MA Wahid Hasyim Balung Jember rata-rata berkategori rendah sebesar 40%.
Hasil belajar siswa di MA Wahid Hasyim Balung Jember dapat dikatakan memiliki rata-rata rendah, hal tersebut disebabkan faktor yang berasal dari dalam diri siswa maupun dari luar diri siswa. Mujis dan Reynolds menyatakan bahwa self esteem yang rendah memiliki efek yang merugikan terhadap prestasi belajar siswa.134 Kenneth Shore juga mengemukakan bahwa rendahnya self esteem dapat memperendah hasrat belajar, mengaburkan fokus pikiran dan enggan mengambil resiko.135
4. Pengaruh self esteem terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran biologi kelas X MIPA di MA Wahid Hasyim Balung Jember
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh yang signifikan self esteem terhadap hasil belajar di MA Wahid Hasyim Balung Jember. Setelah dilaksanakan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan uji statistik F terbukti bahwa hipotesis alternatif 2 (Ha2) diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa secara individu self esteem berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa di MA Wahid Hasyim Balung Jember. Dari hasil uji t hitung dapat dilihat bahwa self esteem (X1) diketahui nilai thitung = 4,345 lebih besar dari ttabel = 1,990 dengan taraf signifikan 5%. Dapat disimpulkan bahwa variabel self esteem berpengaruh terhadap hasil belajar siswa di MA Wahid Hasyim Balung Jember. Hal ini
134 Alhadad, S. F. Meningkatkan Kemampuan Representasi Multipel Matematis, Pemecahan Masalah Matematis, Dan Self Esteem Siswa SMP Melalui Pembelajaran Dengan Pendekatan Open Ended. Universitas Pendidikan Indonesia. 2010.
135 Verdianingsih, E. Self Esteem Dalam Pembelajaran Matematika. EDUSCOPE, 03(02).
2017.
menunjukkan bahwa semakin tinggi self esteem maka semakin tinggi pula hasil belajar siswa, dan sebaliknya.
Hasil penelitian ini didukung penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh M. Andik Setiawan mahasiswa Pendidikan Matematika Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Tahun 2022 dengan judul “Pengaruh Self Awareness dan Self Esteem terhadap hasil belajar matematika siswa”. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif self esteem terhadap hasil belajar matematika siswa berdasarkan hasil uji t dengan nilai thitung sebesar 2,488 dan nilai sig sebesar 0,014, serta nilai koefisien regresi dari self esteem sebesar 0,214.
Serta didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh Riska Kartika Oktavia, mahasiswa program studi Pendidikan Matematika, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Tahun 2022 dengan judul “Pengaruh Self-esteem (Harga Diri) terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas XI SMK Muhammadiyah 1 Temon”. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara self-esteem dengan hasil belajar sebesar 16,2%. Hasil uji T 0,022 < 0,05, maka Ha ditolak dan Ho diterima.
5. Pengaruh self confidence terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran biologi kelas X MIPA di MA Wahid Hasyim Balung Jember
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh yang signifikan self confidence terhadap hasil belajar di MA Wahid Hasyim Balung Jember. Setelah dilaksanakan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan uji statistik F terbukti bahwa hipotesis alternatif 2 (Ha2)
diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa self confidence berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa di MA Wahid Hasyim Balung Jember.
Dari hasil uji t hitung dapat dilihat bahwa Self confidence (X2), diketahui nilai thitung = 1,347 lebih kecil dari ttabel = 1.990 dengan taraf signifikan 5%.
Dapat disimpulkan bahwa variabel self confidence secara individu tidak berpengaruh terhadap hasil belajar siswa di kelas X MIPA di MA Wahid Hasyim Balung Jember.
Hasil penelitian ini didukung penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Putu Tita Inggriani Cintya Dewi, dkk, mahasiswa Program Studi Penddikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mahasaraswati Denpasar Tahun 2020 dengan judul “Pengaruh Kepercayaan Diri Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 5 Kuta Selatan”. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari self confidence terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 5 Kuta Selatan, ditunjukkan dengan koefisien korelasi sebesar – 0,149 dan hasil ℎ < yaitu −1,183 < 1,67.
Serta didukung oleh penelitian dari Utami dan Nawawi juga menunjukkan tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari rasa percaya diri terhadap hasil belajar matematika, karena tidak semua orang yang memiliki rasa percaya diri tinggi pandai matematika dan tidak semua orang yang memiliki rasa percaya diri rendah pandai matematika. Rendahnya hasil belajar matematika siswa dapat disebabkan siswa masih menganggap matematika adalah pelajaran yang sulit dan membosankan, siswa kurang konsentrasi dan rendahnya pemahaman
konsep siswa.
Menurut Ardila dan Hartanto, jika siswa tidak berkonsentrasi selama pembelajaran, maka hal ini akan berdampak pada kurangnya pemahaman siswa. Kepercayaan diri tidak berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika dapat disebabkan oleh variabel perantara yang tidak diteliti dalam penelitian ini, seperti strategi pembelajaran yang digunakan guru, media pembelajaran, gaya belajar dan kondisi lingkungan belajar siswa.
6. Pengaruh self esteem dan self confidence secara bersama- sama terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran biologi kelas X MIPA di MA Wahid Hasyim Balung Jember
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh yang signifikan antara self esteem dan self confidence secara bersama-sama terhadap hasil belajar di MA Wahid Hasyim Balung Jember. Setelah dilaksanakan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan uji statistik F terbukti bahwa hipotesis alternatif 1 (Ha1) diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa secara bersama-sama self esteem dan self confidence berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa di MA Wahid Hasyim Balung Jember.
Dengan hasil perhitungan SPSS version 25 diperoleh nilai Fhitung = 13,197 lebih besar dari Ftabel = 3,097 dengan taraf kepercayaan 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan self esteem dan self confidence secara bersama-sama terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X MIPA di MA Wahid Hasyim Balung Jember. Artinya semakin tinggi self
esteem dan self confidence maka semakin tinggi pula hasil belajar. Dan sebaliknya, pada penelitian ini self esteem dan self confidence siswa rendah sehingga hasil belajar yang diperoleh siswa juga rendah.
Hasil diatas menunjukkan bahwa self esteem dan self confidence secara bersama-sama berpengaruh terhadap hasil belajar. Jika self esteem dan self confidence tinggi, maka hasil belajar akan semakin baik, dan begitu juga sebaliknya.
Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan Andi Kastiar Latif, dalam penelitiannya menyebutkan bahwa terdapat pengaruh antara Self Esteem dan Self Regulation terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI Madrasah Aliyah Guppi Samata Kabupaten Gowa dengan nilai sumbang Self Esteem dan Self Regulation sebesar 71% terhadap hasil belajar.136 Hasil penelitian ini juga sesuai dengan pendapat Syahidah Putri, dalam penelitiannya menyebutkan bahwa terdapat pengaruh secara signifikan antara self control dan self esteem secara bersama-sama terhadap hasil belajar. Adapun besaran pengaruh self- control dan self esteem secara bersama-sama terhadap hasil belajar sebesar 32,3%.137
Secara teoritis Self Esteem memiliki peran untuk memacu setiap manusia pada umumnya dan siswa pada khususnya supaya bisa mendapatkan hasil belajar yang baik. Hal ini dapat dibuktikan dengan Penelitian Cohen menemukan bahwa seseorang yang memiliki self esteem yang tinggi
136 Latif, Andi Katsiar. Pengaruh Self Esteem dan Self Regulation terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas XI Madrasah Aliyah Guppi Samata Kabupaten Gowa. 2016
137 Putri, Syahidah. Pengaruh Self Control dan Self Esteem terhadap hasill belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) pada siswa di MTS DARUSSALAM KOTA BENGKULU. 2021
cenderung lebih percaya diri dalam hidupnya dibandingkan orang yang mempunyai self esteem yang rendah. Sedangkan Percaya diri merupakan salah satu sikap positif yang diharapkan dimiliki oleh setiap siswa sehingga mereka bisa mengikuti proses pembelajaran dengan baik serta dapat dengan mudah memperoleh informasi yang dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilannya. Menurut Amri dan Firdaus percaya diri memberi pengaruh besar terhadap hasil belajar peserta didik.138
Siswa yang memiliki self esteem dan self confidence yang tinggi maka akan mendapatkan hasil belajar yang maksimal. Dengan adanya self esteem siswa dapat meningkatkan kemauan belajar dari dalam diri sendiri, seperti membuat rangkuman materi belajar sendiri, mengelola dan merencanakan waktu belajar. Siswa yang memiliki self confidence yang tinggi akan mematuhi peraturan yang ada, seperti berusaha dalam menyelesaikan tugas yang diberikan guru dengan baik. Hal ini sejalan dengan teori Maulidya yang mendukung penelitian ini. Siswa yang memiliki self confidence yang tinggi tentu akan memperoleh hasil belajar yang lebih baik.139 Kepercayaan diri dapat membantu peserta didik dalam menumbuhkan potensi dalam diri mereka agar mencapai prestasi belajar Nurul et al.140
Sedangkan siswa yang memiliki self esteem dan self confidence yang
138 Firdaus, A. R. Application Of Everyone is A Teacher Here Learning Model To Improve Self Confidence Students. PrimaryEdu, 2(2), 87–94. 2018.
139 Maulidya, N., & Nugraheni, E. Analisis Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Ditinjau dari Self Confidence. Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 5(3), 2584- 2593.
2021.
140 Nurul, Octaviani A, & Zanthy L.S. Analisis Kemampuan Koneksi Matematis Dan Komunikasi Matematis Ditinjau Dari Kepercayaan 34 Al – Irsyad Journal of Mathematics Education STKIP DDI Pinrang Diri Siswa SMP. JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif), 2(2), 57–64. 2019.
rendah, maka hasil belajarnya pun akan rendah, sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Harris Clemes dan Reynold Bean dalam Hermivia Olva, Yulidar Ibrahim dan Marjohan yang menyatakan bahwa “salah satu faktor terpenting yang menentukan sukses disekolah adalah harga diri. Siswa yang sangat cerdas namun harga dirinya rendah dan bisa mendapatkan hasil yang buruk di sekolah. Siswa dengan harga diri rendah cenderung mendapat sedikit kepuasan disekolah, mereka dengan mudah kehilangan motivasi dan minat untuk belajar”. Jadi remaja atau siswa yang memiliki self-esteem yang rendah akan menunjukkan motivasi untuk belajar rendah dan tidak akan sukses dalam belajar sehingga hal tersebut juga berdampak pada hasil belajar siswa.141 Pendapat lain yang dikemukakan oleh Adi W. Gunawan dalam Neny Irawati dan Nurahma Hajat yang menambahkan bahwa harga diri anak menentukan motivasi untuk belajar dan mencapai prestasi. Jadi, jika seorang anak memiliki harga diri yang tinggi maka anak tersebut secara otomatis memiliki motivasi untuk belajar dan menggapai prestasi. Hal ini tentunya juga berpengaruh terhadap hasil belajar anak, jika anak memiliki harga diri yang tinggi dan motivasi untuk belajar maka anak juga akan memperoleh hasil belajar yang baik.142
Menurut Gunawan self confidence yang rendah akan mengakibatkan siswa merasa tidak berdaya, membuat siswa berperilaku buruk, berpengaruh
141 Hermivia Olva, Yulidar Ibrahim, Marjohan, Hubungan Self-Esteem dengan Motivasi Belajar Remaja Panti Asuhan „Aisyiyah Daerah Cabang Lubuk Bagalung Padang, Jurnal Konseling dan Pendidikan, Vol. 2 No. 2, 2014, hlm. 17
142 Neny Irawati, Nurahma Hajat, Hubungan antara harga Diri (Self-Esteem) dengan Prestasi Belajar pada Siswa SMK N 48 di Jakarta Timur, Jurnal Bimbingan dan Konseling, Vol. X No 2, 2012, hlm. 204
terhadap prestasi secara keseluruhan dan menurunkan semangatbelajar serta motivasi dan prestasi merosot jauh dibawah kemampuan siswa yang sebenarnya.143
Dari pernyataan diatas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa siswa yang memiliki self esteem dan self confidence rendah, maka hasil belajarnya juga akan rendah. Hal ini dikarenakan self esteem dan self confidence b e r p e n g a r u h terhadap hasil belajar. Menurut Darmadi faktor yng mempengaruhi hasil belajar yaitu: 1) Faktor eksternal yang digolongkan dalm faktor sosial dan non-sosial. 2) Faktor internal yang meliputi : minat, sikap, dan motivasi.144
143 Gunawan, A. W. Genius Learning Strategy Petunjuk Praktis Untuk Menerapkan Accelerated Learning. Jakarta: PT Gramedia. 2012.
144 Darmadi. kemampuan dasar mengajar (pp. 188–190). bandung: Alfabeta,Fitria, Nnisa Nur. 2010.
BAB V PENUTUP A. Kesimpulan
Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada siswa kelas X MIPA di MA Wahid Hasyim Balung Jember dengan mengacu pada rumusan masalah, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Self esteem siswa kelas X MIPA di MA Wahid Hasyim Balung Jember dengan kategori sangat tinggi sebanyak 14 siswa dengan presentase 15%, kategori tinggi sebanyak 17 siswa dengan presentase 18%, kategori sedang sebanyak 30 siswa dengan presentase 32%, dan kategori rendah sebanyak 32 siswa dengan presentase 34%.
2. Self confidence siswa kelas X MIPA di MA Wahid Hasyim Balung Jember dengan kategori sangat tinggi sebanyak 14 siswa dengan presentase 15%, kategori tinggi sebanyak 18 siswa dengan presentase 19%, kategori sedang sebanyak 27 siswa dengan presentase 29%, dan kategori rendah sebanyak 34 siswa dengan presentase 37%.
3. Hasil belajar siswa kelas X MIPA di MA Wahid Hasyim Balung Jember dengan kategori sangat tinggi sebanyak 5 siswa dengan presentase 5%, kategori tinggi sebanyak 15 siswa dengan presentase 16%, kategori sedang sebanyak 31 siswa dengan presentase 33%, kategori rendah sebanyak 37 siswa dengan presentase 40%, dan kategori sangat rendah sebanyak 5 siswa dengan presentase 5%.
4. Terdapat pengaruh yang signifikan pada variabel self esteem terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X MIPA di MA Wahid Hasyim Balung Jember tahun pelajaran 2022/2023. Hal ini dibuktikan oleh hasil uji statistik t pada variabel self esteem diperoleh thitung > ttabel (4,345 > 1,990), dengan sig. sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05.
5. Tidak terdapat pengaruh yang signifikan pada variabel confidence terhadap hasil belajar diperoleh thitung < ttabel (1,347 < 1.990), dengan sig. sebesar 0,181 lebih besar dari 0,05.
6. Terdapat pengaruh yang signifikan self esteem dan self confidence secara bersama-sama terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X MIPA di MA Wahid Hasyim Balung Jember tahun pelajaran 2022/2023. Hal ini dibuktikan oleh hasil pengujian hipotesis diperoleh Fhitung > Ftabel (13,197 >
3,097) dengan sig. 0,000 lebih kecil dari 0,05. Maka diartikan bahwa semakin tinggi self esteem dan self confidence siswa, maka semakin tinggi hasil belajar biologi siswa. Self esteem dan self confidence berpengaruh secara bersama-sama terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X MIPA sebesar 22,7%, sedangkan sisanya sebesar 77,3%
dipengaruhi oleh dimensi lain di luar penelitian.
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka terdapat beberapa saran sebagai berikut:
1. Bagi Guru
Guru diharapkan dapat melakukan monitoring berupa tanya jawab, bimbingan dan memotivasi siswa ketika mengikuti kegiatan pembelajaran, menyampaikan informasi tentang pentingnya self esteem dan self confidence terhadap hasil belajar biologi siswa, serta melakukan pendekatan agar siswa aktif ketika proses pembelajaran.
2. Bagi Siswa
Siswa diharapkan dapat meningkatkan self e s t e e m dan self confidence agar mendapatkan hasil belajar yang memuaskan. Salah satu cara untuk meningkatkan self esteem yaitu dengan aktif tanya jawab, tidak rame di kelas dan mendengarkan guru saat pembelajaran berlangsung. Sedangkan untuk meningkatkan self confidence yaitu dengan percaya diri terhadap kemampuan diri, yakin terhadap diri sendiri, aktif dalam pembelajaran dan memiliki harapan yang tinggi.
3. Bagi Peneliti Selanjutnya
Dengan adanya hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk lebih memperdalam dan mengembangkan penelitian selanjutnya seperti menambah variabel bebas maupun variabel terikat atau mengganti variabel terikat yang lebih berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.