• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penelitian Terdahulu

BAB II KAJIAN KEPUSTAKAAN

A. Penelitian Terdahulu

Pada bagian ini peneliti mencantumkan berbagai hasil penelitian terdahulu yang terkait dengan penelitian yang hendak dilakukan, kemudian membuat ringkasannya, baik penelitian yang sudah terpublikasikan ataupun belum terpublikasikan. Dengan melakukan langkah ini, maka akan dilihat sampai sejauh mana orisinalitas dan posisi penelitian yang dilakukan.14

Sebagai penunjang kajian dalam penelitian ini, peneliti sudah melakukan telaah pustaka dengan melakukan kajian terhadap penelitian terdahulu yang memiliki keterkaitan dengan judul peneliti, penelitian- penelitian skripsi terdahulu. Maka peneliti menelaah kembali dari beberapa literatur yang berhubungan erat dan mendukung dengan penelitian ini. Adapun penelitian terdahulu yang berkaitan dengan kajian dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Skripsi karya Rospita Rahayu, "Peranan Pembiayaan BSI KUR Mikro Dalam Meningkatkan Pendapatan Nasabah" (2021), Institut Agama Islam Negeri Bengkulu.15

Hasil dari penelitian ini adalah peranan pembiayaan BSI KUR Mikro terhadap UMKM yaitu dengan cara memberikan bantuan modal, memberikan masukan dan rekomendasi serta memberikan pengawasan

14 Tim Penyusun, Pedoman Penulisan Karya Tulis ilmiah IAIN Jember, (Jember, IAIN Jember Pres, 2019), 91

15 Rospita Rahayu, “Penerapan Pembiayaan BSI KUR Mikro Dalam Meningkatkan Pendapatan Nasabah”, (Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Bengkulu: 2021)

sebelum mendapatkan pembiayaan maupun sesudah mendapatkan pembiayaan.

Persamaan dari skripsi ini dengan penelitian peneliti adalah sama- sama membahas tentang KUR Mikro di Bank Syariah Indonesia.

Sedangkan perbedaan skripsi ini dengan penelitian peneliti adalah dalam skripsi ini membahas tentang peran BSI KUR Mikro terhadap UMKM, sedangkan dalam penelitian peneliti membahas implementasi akad murabahah wa al-wakalah di BSI.

2. Skripsi karya Misbachul Huda, "Implementasi Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro Syariah Dalam Pengembangan Usaha Mikro di BRI Syariah KC Madiun" (2019), Institut Agama Islam Negeri Ponorogo.16

Hasil penelitian ini adalah BRI Syariah KC Madiun menyalurkan pembiayaan KUR Mikro Syariah fokus pada usaha mikro sector perdagangan. Implementasi pembiayaan KUR Mikro Syariah pada BRI Syariah KC Madiun berjalam dengan baik dan tidak ditemukan adanya kendala, dilaksanakan secara tepat sasaran yaitu kelompok usaha yan layak dan produktif yang sudah berjalan minimal 6 bulan.

Persamaan dari skripsi ini dengan penelitian peneliti adalah sama- sama membahas tentang kredit usaha rakyat. Perbedaan pada skripsi ini dengan skripsi peneliti adalah dalam skripsi ini tentang implementasi dan peran KUR dalam pengembangan usaha mikro, sedangkan dalam

16 Misbachul Huda, “Implementasi Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro

Syariah Dalam Pengembangan Usaha Mikro di BRI Syariah KC Madiun”, (Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo: 2019)

19

penelitian peneliti membahas implementasi akad murabahah dan akad wakalah dalam produk pembiayaan kredit pembiayaan rakyat.

3. Skripsi karya Erin Al Khoeriyah, "Implementasi Akad Murabahah Bil Wakalah Pada Pembiayaan KPR BRI Syariah IB (Studi kasus BRI Syariah KC Bandar Lampung Kedaton)" (2020), Institut Agama Islam Negeri Metro.17

Hasil penelitian ini adalah Akad murabahah bil wakalah pada pembiayaan KPR BRI Syariah IB dimana bank mewakilkan pembeliannya kepada nasabah, namun rumah yang diperjual belikan yang seharusnya secara prinsip menjadi milik bank terlebih dahulu tetapi disini langsung terjadi akad murabahah sebelum rumah tersebut secara prinsip menjadi milik bank.

Persamaan dari skripsi ini dengan penelitian peneliti adalah sama- sama membahas tentang akad murabahah dan akad wakalah pada produk pembiayaan di lembaga syariah, dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Perbedaan pada skripsi ini dengan penelitian peneliti adalah dalam skripsi ini objek yang digunakan yaitu pembiayaan KPR BRI Syariah IB, sedangkan pada penelitian peneliti tema yang digunakan yaitu produk pembiayaan kredit usaha rakyat (KUR).

17 Erin Al Khoeriyah, "Implementasi Akad Murabahah Bil Wakalah Pada Pembiayaan

KPR BRI Syariah IB (Studi kasus BRI Syariah KC Bandar Lampung Kedaton)", (Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Metro: 2020)

4. Skripsi karya ST. Mugnianti, "Analisis Penerapan Akad Murabahah Dalam Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah Di BMT Fauzan Azhima Parepare" (2020), Institut Agama Islam Negeri Parepare.18

Hasil penelitian dalam skripsi ini yaitu, dalam pelaksanaannya BMT memfokuskan pembiayaan murabahah terhadap peningkatan dan perkembangan usaha perorangan atau usaha mikro yang ada di kota Parepare terkhusus pada pengusaha yang ada disekitar BMT itu sendiri.

Persamaan skripsi ini dengan penelitian peneliti adalah sama-sama membahas tentang akad murabahah pada produk pembiayaan syariah.

Yang menjadi perbedaan pada skripsi ini dengan penelitian peneliti adalah pada skripsi ini lokasi skripsi ini yaitu di BMT sedangkan lokasi penelitian peneliti yaitu di Bank syariah Indonesia.

5. Skripsi karya Andhika Qonita Lutfiyah, “Kesesuaian Akad Murabahah Bil Wakalah Dengan Fatwa DSN-MUI NO. 04/DSN-MUI/VI/2000 Pada Produk Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat Di Bank Syariah Indonesia (BSI) KC Mataram” (2022), Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.19

Hasil dari penelitian skripsi ini, yaitu penerapan akad murabahah bil wakalah pada produk pembiayaan KUR di BSI KC Mataram dilakukan melalui beberapa tahapan. Yang pertama tahap sales yang dilakukan oleh

18 ST. Mugnianti, “Analisis Penerapan Akad Murabahah Dalam Pengembangan Usaha

Mikro Kecil Menengah Di BMT Fauzan Azhima Parepare”, (Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Parepare: 2020)

19 Andhika Qonita Luthfiyah, “Kesesuaian Akad Murabahah Bil Wakalah Dengan Fatwa

DSN-MUI NO. 04/DSN-MUI/VI/2000 Pada Produk Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat Di Bank Syariah Indonesia (BSI) KC Mataram”, (Skripsi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta: 2022)

21

Account Officer Micro, yang kedua tahap analisa pembiayaan, yang ketiga tahap pemberian putusan, serta yang ke empat tahap akad dan pencairan.

Persamaan skripsi ini dengan penelitian peneliti adalah sama-sama membahas tentang akad murabahah dan akad wakalah pada produk kredit usaha rakyat. Yang menjadi perbedaan pada skripsi ini dengan penelitian peneliti adalah rumusan masalah bagaimana tentang penerapan akad murabahah bil wakalah pada pembiayaan KUR sesuai dengan Fatwa DSN- MUI No. 04/DSN-MUI/VI/2000 sedangkan rumusan masalah pada skripsi peneliti bagaimana implementasi akad murabahah pada produk pembiayaan KUR.

6. Skripsi karya Hikmatul Fauziyah, “Analisis Akad Murabahah Bil Wakalah Pada Pembiayaan Ultra Mikro (Umi)” (2021), Institut Ilmu Al-Qur’an Jakarta .20

Hasil penelitian skripsi ini, Pembiayaan Ultra Mikro melalui beberapa tahapan yaitu: Uji Kelayakan-Akad Pemesanan Barang- Pencairan Dana dan Akad Wakalah-Akad Murabahah-Angsuran- Pelunasan.

Persamaan skripsi ini dengan penelitian peneliti adalah sama-sama membahas tentang akad murabahah dan akad wakalah pada produk pembiayaan syariah dan sama-sama menggunakan metode kualitatif. Yang menjadi perbedaan pada skripsi ini dengan penelitian peneliti adalah pada skripsi ini yaitu lokasi penelitian skripsi ini yaitu di KSSP Abdi Kerta

20 Hikmatul Fauziyah, “Analisis Akad Murabahah Bil Wakalah Pada Pembiayaan Ultra

Mikro (Umi)”, (Skripsi, Universitas Islam Ngeri Syarif Hidayatullah, Jakarta: 2021)

Raharja KCP Ciputat sedangkan lokasi penelitian peneliti yaitu di bank syariah Indonesia KCP Situbondo.

7. Skripsi karya Nurul Ica Kusniatin, “Analisis Mekanisme Pembiayaan Murabahah Bil Wakalah Dalam Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di BSI KCP Ponorogo Cokroaminoto” (2021), Institut Agama Islam Negeri Ponorogo.21

Hasil penelitian dari skripsi ini yaitu, Alasan menggunakan pembiayaan murabahah bil al-wakalah dalam Kredit Pemilikan Rumah di BSI KCP Ponorogo Cokroaminoto yaitu pembiayaan tersebut memudahkan nasabah dan bank, karna cenderung nasabah ingin membeli barang yang dibutuhkannya sendiri dari pada mewakilkannya kepada pihak bank. Selain itu ketidak mungkinan bank untuk meyediakan semua barang yang di butuhkan nasabah.

Persamaan skripsi ini dengan penelitian peneliti adalah sama-sama membahas tentang akad murabahah. Perbedaan pada skripsi ini dengan penelitian peneliti adalah skripsi ini menjelaskan tentang produk pembiayaan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) sedangkan penelitian peneliti menjelaskan tentang produk pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

8. Lutfiatul Hasanah, “Penerapan Akad Murabahah Bil Wakalah Pada Pembiayaan Multiguna Tanpa Agunan (MTA) Untuk Modal Usaha Pada Masa Pandemic di BMT UGT Nusantara Indonesia CAPEM Kraksaan

21 Nurul Ica Kurniatin, “Analisis Mekanisme Pembiayaan Murabahah Bil Wakalah Dalam

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di BSI KCP Ponorogo Cokroaminoto”, (Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo: 2001)

23

Probolinggo” (2021), Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.22

Hasil dari skripsi ini, yaitu pihak BMT mewakilkan anggota membeli barang untuk keperluan usaha dengan menggunakan akad wakalah. Setelah itu BMT menjual kembali barang yang sudah dibeli oleh anggota kepada anggota dengan tambahan harga yang telah disepakati.

Persamaan skripsi ini dengan penelitian peneliti yaitu sama-sama membahas akad murabahah dan akad wakalah. Perbedaan antara skripsi ini dengan penelitian peneliti yaitu objek skripsi ini yaitu pembiayaan multiguna tanpa agunan (MTA), sedangkan objek penelitian peneliti yaitu produk pembiayaan kredit usaha rakyat (KUR).

9. Azharudin, ”Pelaksanaan Pembiayaan Dana Kredit Usaha Rakyat Melalui Akad Murabahah di Bank Syariah Indonesia KCP Sarolangun”

(2021), Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.23

Hasil penelitian dari skripsi ini, yaitu mekanisme akad murabahah dalam produk pembiayaan dimulai dari melengkapi persyaratan dalam pengajuan pembiayaan murabahah BSI KCP Sarolangun, yang terdiri dari syarat permohonan pembiayaan badan hukum atau badan usaha. Tahapan alur proses pembiayaan dimulai dari inisiasi, pengumpulan data, evaluasi pembiayaan, putusan pembiayaan, dan akad pembiayaan.

22 Lutfiatul Hasanah, “Penerapan Akad Murabahah Bil Wakalah Pada Pembiayaan Multiguna Tanpa Agunan (MTA) Untuk Modal Usaha Pada Masa Pandemic di BMT UGT Nusantara Indonesia CAPEM Kraksaan Probolinggo”, (Skripsi, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember:2021)

23 Azharudin, ”Pelaksanaan Pembiayaan Dana Kredit Usaha Rakyat Melalui Akad Murabahah di Bank Syariah Indonesia KCP Sarolangun”, (Skripsi, Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi: 2021)

Persamaan skripsi ini dengan penelitian peneliti yaitu sama-sama membahas tentang pembiayaan kredit usaha rakyat, serta alur pengajuan pembiayaan KUR di BSI. Yang menjadi perbedaan pada skripsi ini dengan penelitian peneliti adalah pada skripsi ini tidak mengikut sertakan akad wakalah, sedangkan skripsi peneliti mengikut sertakan akad wakalah.

10. Skripsi karya Deby Chintya Harahap, “Analisis Implementasi Akad Murabahah Bil Wakalah Pada Produk Pembiayaan BSM Imlan” (2020), Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan.24

Hasil penelitian dari skripsi ini, yaitu penyertaan akad wakalah pada pembiayaan murabahah termasuk dalam jenis penggabungan akad yang dibolehkan, namun setiap rukun dan syarat dalam kedua akad ini harus terpenuhi jika akan digabungkan agar tidak terjerumus kedalam muamalah yang terlarang.

Persamaan skripsi ini dengan penelitian peneliti adalah sama-sama membahas tentang akad murabahah yang di ikut sertakan dengan akad wakalah. Yang menjadi perbedaan pada skrispi ini dengan penelitian peneliti yaitu pada skripsi ini membahas tentang produk pembiayaan BSM Implan, sedangkan pada skripsi peneliti membahas tentang pembiayaan kredit usaha rakyat.

24 Deby Chintya Harahap, “Analisis Implementasi Akad Murabahah Bil Wakalah Pada Produk Pembiayaan BSM Implan”, (Skripsi, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara: 2020)

25

Tabel 1.2 Penelitian Terdahulu No

Nama, Judul, dan

Tahun Penelitian Hasil Penelitian Persamaan Perbedaan 1 Rospita Rahayu,

“Peranan Pembiayaan BSI KUR Mikro Dalam Meningkatkan Pendapatan Nasabah di KC Bengkulu", Tahun (2021).

Peranan pembiayaan BSI KUR Mikro terhadap UMKM yaitu dengan cara member ikan bantuan modal, memberikan masukan dan rekomendasi serta memberikan

pengawasan sebelum mendapatkan

pembiayaan maupun sesudah mendapatkan.

Sama-sama membahas tentang KUR Mikro di Bank Syariah

Indonesia.

Skripsi ini membahas tentang peran BSI KUR Mikro terhadap UMKM.

2 Misbachul Huda,

“Implementasi Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro Syariah Dalam Pengembangan Usaha Mikro di BRI Syariah KC Madiun”, Tahun (2019).

BRI Syariah KC Madiun menyalurkan pembiayaan KUR Mikro Syariah fokus pada usaha mikro sector perdagangan.

Sama-sama membahas tentang kredit usaha rakyat (KUR).

Skripsi ini membahas peran KUR dalam

pengembanga n usaha mikro.

3 Erin Al Khoeriyah,

“Implementasi Akad Murabahah Bil Wakalah Pada Pembiayaan KPR BRI Syariah IB (Studi Kasus BRI Syariah KC Bandar Lampung

Kedaton)” Tahun (2020).

Akad murabahah bil wakalah pada

pembiayaan KPR BRI Syariah IB dimana bank mewakilkan

pembeliannya kepada nasabah, namun rumah yang diperjual belikan yang seharusnya secara prinsip menjadi milik bank terlebih dahulu tetapi disini langsung terjadi akad murabahah sebelum rumah tersebut secara prinsip menjadi milik bank.

Sama-sama membahas tentang akad murabahah dan akad wakalah pada produk pembiayaan di lembaga syariah.

Skripsi ini objek yang digunakan yaitu pembiayaan KPR BRI Syariah IB.

4 ST. Mugnianti,

"Analisis

Dalam pelaksanaannya BMT memfokuskan

Sama-sama membahas

Skripsi ini lokasi skripsi

Penerapan Akad Murabahah Dalam Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah Di BMT Fauzan Azhima Parepare" Tahun (2020).

pembiayaan murabahah terhadap peningkatan dan perkembangan usaha perorangan atau usaha mikro yang ada di kota Parepare terkhusus pada pengusaha yang ada disekitar BMT itu sendiri.

tentang akad murabahah pada produk pembiayaan syariah.

ini yaitu di BMT.

5 Andhika Qonita Lutfiyah,

“Kesesuaian Akad Murabahah Bil Wakalah Dengan Fatwa DSN-MUI NO. 04/DSN- MUI/VI/2000 Pada Produk

Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat Di Bank Syariah Indonesia (BSI) KC Mataram” Tahun (2022).

Penerapan akad

murabahah bil wakalah pada produk

pembiayaan KUR di BSI KC Mataram, melalui beberapa tahap Yang pertama tahap sales yang dilakukan oleh Account Officer Micro, yang kedua tahap analisa pembiayaan, yang ketiga tahap pemberian putusan, serta yang ke empat tahap akad dan pencairan.

Sama-sama membahas tentang akad murabahah dan akad wakalah pada produk kredit usaha rakyat

Objek skripsi ini

menggunaka n kesesuaian dengan Fatwa DSN-MUI No. 04/DSN- MUI/VI/2000

6 Hikmatul Fauziyah,

”Analisis Akad Murabahah Bil Wakalah Pada Pembiayaan Ultra Mikro

(Umi)”Tahun (2021).

Hasil penelitian skripsi ini, Pembiayaan Ultra Mikro melalui beberapa tahapan yaitu: Uji Kelayakan-Akad Pemesanan Barang- Pencairan Dana dan Akad Wakalah-Akad Murabahah-Angsuran- Pelunasan.

Sama-sama membahas tentang akad murabahah dan akad wakalah

Berbeda lokasi penelitian.

7 Nurul Ica Kusniatin,

“Analisis Mekanisme Pembiayaan Murabahah Bil Wakalah Dalam Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di BSI KCP Ponorogo

Pembiayaan murabahah bil al-wakalah dalam Kredit Pemilikan Rumah di BSI KCP Ponorogo

Cokroaminoto yaitu pembiayaan tersebut memudahkan nasabah dan bank, karna cenderung nasabah

Sama-sama membahas akad murabahah.

Skripsi ini menjelaskan tentang produk pembiayaan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR).

27

Cokroaminoto”

Tahun (2021).

ingin membeli barang yang dibutuhkannya sendiri dari pada mewakilkannya

8 Lutfiyatul Hasanah,

Penerapan akad murabahah bil wakalah pada pembiayaan multiguna tanpa agunan (MTA) untuk modal usaha pada masa

pandemi di BMT UGT Nusamtara Indonesia CAPEM Kraksaaan

Probolinggo”

Tahun (2021).

Pihak BMT

mewakilkan anggota membeli barang untuk keperluan usaha dengan menggunakan akad wakalah. Setelah itu BMT menjual kembali barang yang sudah dibeli oleh anggota kepada anggota dengan tambahan harga yang telah disepakati.

Sama-sama membahas tentang akad murabahah dan akad wakalah.

Objek skripsi ini yaitu pembiayaan multiguna tanpa agunan (MTA).

9 Azharudin,

“pelaksanaan pembiayaan dana kredit usaha rakyat melalui akad murabahah di Bank Syariah Indonesia KCP Sarolangun”

Tahun (2021).

Tahapan alur proses pembiayaan dimulai dari inisiasi,

pengumpulan data, evaluasi

Pembiayaan, putusan pembiayaan, dan akad pembiayaan.

Sama-sama membahas tentang pembiayaan kredit usaha rakyat, serta alur pengajuan pembiayaan KUR di BSI.

Pada skripsi ini tidak mengikut sertakan akad wakalah.

10 Deby Chintya Harahap, “Analisis Implementasi Akad Murabahah Bil Wakalah Pada Produk

Pembiayaan BSM Implan” Tahun (2020).

Penyertaan akad wakalah pada

pembiayaan murabahah termasuk dalam jenis penggabungan akad yang dibolehkan, namun setiap rukun dan syarat dalam kedua akad ini harus terpenuhi jika akan digabungkan agar tidak terjerumus ke dalam muamalah yang terlarang.

Sama-sama membahas tentang akad murabahah yang di ikut sertakan dengan akad wakalah.

Pada skripsi ini membahas tentang produk pembiayaan BSM Implan.

Sumber: Diolah oleh peneliti

Dokumen terkait