• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peresmian Gedung Kantor OJK Regional 7

Dalam dokumen OJK - Laporan Triwulan II 2022.pdf (Halaman 195-200)

Sumatera Bagian Selatan

Kantor Regional (KR) 7 Sumbagsel, yang meliputi Provinsi Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, serta membawahi Kantor OJK Provinsi Jambi, Bengkulu dan Lampung ini, memiliki luas lahan

±4.221 m2 dan luas bangunan ±11.941 m2 yang terdiri dari delapan lantai dan satu basement. Gedung KR 7 Sumbagsel menjadi gedung kantor pertama di Kota Palembang bahkan Sumatera Selatan yang mengusung Bangunan Gedung Hijau (Green Building) bersertifikasi gold dari Green Building Council Indonesia (GBCI).

Gedung OJK KR 7 Sumbagsel yang memiliki delapan lantai didesain ramah lingkungan dan ditargetkan mendapatkan sertifikat Gold untuk kriteria New Building dari Green Building Council Indonesia (GBCI).

Ini merupakan salah satu bentuk komitmen OJK untuk mendukung pembangunan ekonomi hijau yang ramah lingkungan dan menjadi gedung yang mengusung konsep hijau pertama di Sumatera Selatan.

Gedung kantor KR 7 sebagai green building memiliki kinerja terukur secara signifikan dalam enghematan energi, air, dan sumber daya lainnya.

Hal itu diwujudkan salah satunya dengan penggunaan material yang ramah lingkungan (tidak menggunakan material yang merusak ozon, serta material yang diproduksi oleh pabrik yang mempunyai standar manajemen lingkungan ISO 14001) dan material lokal yang digunakan gedung ini mencapai 90% dari keseluruhan komponen total.

Konsep arsitektural bangunan juga merepresentasikan vernakular Sumatera Selatan, khususnya area Palembang, yang akrab dengan rumah terapung dan sungai Musi. Perancangan gedung KR 7 ini diwujudkan dengan kolam air dan sistem struktur dengan kolom-kolom bangunan di lantai dasar, yang dapat dibaca sebagai komposisi rumah terapung.

Konsep dinding identitas di depan lobi yang menggambarkan sungai musi ditambah motif bunga tanjung, melati, umpuk, puncuk rebung, dan merah manggis. Sehingga, perpaduan identitas lokal tersebut diharapkan akan memperkuat kehadiran identitas Sumatera Selatan sebagai sumbangan OJK kepada masyarakat dan tata kota Palembang.

4.7.1 Pemenuhan Sumber Daya Manusia

Sesuai Keputusan Rapat Dewan Komisioner (RDK) telah ditetapkan penerimaan pegawai untuk memenuhi kebutuhan pada level Staf yang akan direkrut dari Perguruan Tinggi terbaik melalui penelusuran bakat (Talent Scouting). Rangkaian tahapan seleksi meliputi tes psikometri, tes ke-OJK- an, tes Bahasa Inggris, tes kesehatan, wawancara user, dan pemberkasan. Seluruh tahapan seleksi rekrutmen PCS6 telah selesai dilaksanakan.

Kandidat PCS6 saat ini sedang menjalani pendidikan yang terdiri dari Klasikal, Samapta, On The Job Training (OJT), dan Orientasi. Tahapan pendidikan direncanakan akan selesai pada Januari 2023.

4.7.2 Pembinaan Pegawai

Pada triwulan II-2022, OJK telah melaksanakan Rapat Komite Etik Level Governance bersama Anggota Eksternal pada April 2022 dengan topik Diskusi terkait Usulan Pedoman Kode Etik OJK, pada bulan Mei dengan topik Pembahasan Draft Buku Pedoman Kode Etik dan Tata Tertib/Disiplin Pegawai OJK, dan pada Juni 2022 dengan topik Pembahasan Draft Buku Panduan Kode Etik dan Tata Tertib/Disiplin Pegawai serta FGD/Diskusi terkait Penegakan Kode Etik dan Tata Tertib/

Disiplin Pegawai.

4.7.3 Penyempurnaan Sistem

Informasi Sumber Daya Manusia (SIMFOSIA)

OJK melakukan pengembangan berbagai fitur pada SIMFOSIA, yaitu antara lain fitur Human Asset Value (HAV) pada modul pemetaan SDM, fitur dashboard demografi, dan fitur Riwayat Pengembangan Pegawai yang inline dengan aplikasi Learning Management System (LMS). Selain itu, pada triwulan II-2022 dilakukan koordinasi untuk menyelesaikan inisiatif strategis yang berkaitan dengan pengembangan teknologi dan informasi, yaitu migrasi data laporan hasil asesmen pegawai tahun 2021 (Laporan Umpan Balik dan Laporan Individu) ke modul Document Management System (DMS).

4.7.4 Pengembangan Sumber Daya Manusia

OJK mengimplementasikan berbagai program pengembangan SDK OJK, yaitu antara lain melalui Program Pengembangan Kepemimpinan Berjenjang (PPKB), Program Pengembangan Kepemimpinan (PPK), Program Pengembangan Kompetensi, Program Pendidikan Formal, Program Penugasan, Program Pembelajaran Dari Rumah, Program Asesmen Pegawai, Program Sertifikasi Pengawas Sektor Jasa Keuangan, dan Program Sertifikasi Profesi. Pada triwulan II-2022, beberapa kegiatan pengembangan SDM OJK antara lain:

4.7 Sumber Daya Manusia dan Tata Kelola Organisasi

Tabel IV–7 | Kegiatan Pengembangan SDM Sektor Jasa Keuangan

No. Kegiatan

1. Program Pendidikan Formal Strata-2 dan Strata-3

2. Program Sertifikasi Profesi Financial Risk Manager (FRM), Chartered Financial Analyst (CFA), Certified Information System Auditor (CISA), Certified Information System Security Professional (CISSP), Certified Fraud Examiner (CFE), Certified Anti Money Laundering Specialist (CAMS), Chartered Accountant (CA), Certified Financial Planner (CFP), Pendidikan Kurator, dan Certified Human Resource Program Executive (CHRPe).

3. Program Sertifikasi Pengawas Sektor Jasa Keuangan Bidang Pasar Modal dan EPK 4. Program Penugasan:

• Satu Pegawai ditugaskan untuk mengikuti Secondment OECD Program Clean Energy Finance and Investment Mobilization (CEFIM)

• 73 Pegawai ditugaskan sebagai narasumber pada kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di Lembaga/

Organisasi/Institusi Pendidikan.

5. PPK Non In-House Dalam Negeri, PPK Non In-House Luar Negeri, PPK In-House Dalam Negeri (In-House Training)

6. Program Pembelajaran Dari Rumah melalui 9 modul e-learning pada Learning Management System (LMS) OJK sebagai media pembelajaran yang dapat digunakan oleh seluruh yang dapat diakses oleh seluruh Pegawai yang sedang bekerja dari rumah (work from home).

7. Program Coaching Umpan Balik Hasil Asesmen Pegawai Tahun 2022

4.8 OJK Institute

Sebagai bentuk kontribusi dan pemberian manfaat balik kepada masyarakat khususnya sektor jasa keuangan, OJK melaksanakan beberapa program yang dilaksanakan oleh OJK Institute dalam rangka peningkatan kompetensi SDM, yaitu sebagai berikut:

1. Program Pengembangan SDM Sektor Jasa Keuangan;

2. Cetak Biru Pengembangan SDM-SJK;

3. Penyusunan Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) & Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI);

4. Penelitian Mahasiswa;

5. Praktek Kerja Lapangan;

6. Visit OJK;

7. Riset OJK Institute;

8. E-Library.

Sebagai upaya pencegahan penularan COVID-19 di lingkungan OJK, berbagai kebijakan yang telah diterapkan pada triwulan II-2022 antara lain Penyediaan Vitamin/Suplemen dan Konsumsi Penambah Daya Tahan Tubuh bagi Pegawai. Selain itu, terus dilakukan pemantauan dan penanganan

4.8.1 Pengembangan SDM Sektor Jasa Keuangan

Program Pengembangan SDM Sektor Jasa Keuangan (SJK) ini merupakan bentuk kontribusi OJK kepada sektor jasa keuangan dalam membentuk SDM SJK yang kompeten dan professional. Pelaksanaan kegiatan dalam rangka penyusunan Program Pengembangan SDM SJK yang telah dilakukan selama triwulan II-2022 yaitu sejumlah 11 kegiatan webinar dan workshop sebagai berikut:

kasus positif COVID-19 di lingkungan OJK. Fasilitas deteksi infeksi COVID-19 dan Isolasi Mandiri (ISOMAN) diberikan kepada seluruh Pegawai dan Tenaga Outsourcing untuk mengurangi risiko penularan dan menekan angka COVID-19.

Tabel IV–8 | Pengembangan SDM Sektor Jasa Keuangan

No. Judul Kegiatan Pelaksanaan

1. Webinar “Strategi dan Inovasi dalam Memperkuat Branding Produk Keuangan Syariah” 7 April 2022 2. Webinar “Strategi dan Upaya Penguatan Securities Crowdfunding guna Mendukung

Pembiayaan UMKM di Indonesia” 14 April 2022

3. Webinar “Menuju Kehidupan yang Lebih Bermakna dan Bahagia” 21 April 2022 4. Webinar “Strategi Penguatan SDM IJK Syariah” 26 April 2022 5. Webinar “Carbon Market – Guide to Global Offsetting Mechanism” 12 Mei 2022 6. Webinar “Bank Digitalization: Lesson Learned from Asian Countries” 19 Mei 2022

7. Workshop “GRC Integrated 2022” 31 Mei 2022

8. Webinar “Preventing and Combating Financial Crime in Financial Services Industry” 9 Juni 2022 9. Webinar “Anti Bribery Management System: Experience Through Integrity” 16 Juni 2022 10. Webinar “Peran Digitalisasi dalam Mendorong Peningkatan Inklusi Keuangan” 23 Juni 2022 11. Webinar “Kesiapan BPR dalam Memanfaatkan Teknologi Digital” 30 Juni 2022

4.7.5 Tindakan Preventif Pemeliharaan Kesehatan Pengawai

No. Program Kerja Progress Triwulan II-2022

1. Surat Rekomendasi LSP Pemberian Surat Rekomendasi kepada 7 LSP, yaitu:

1. LSP Pembiayaan Indonesia – 2021 2. LSP Penjaminan – 2021

3. LSP Perasuransian Indonesia – 2021 4. LSP AAMAI – 2021

5. LSP Keuangan Syariah – 2021 6. LSP Perasuransian Syariah – 2021 7. LSP Certif – 2022

2. Administrasi Pendaftaran LSP Follow up pengkinian data sertifikasi LSP terdaftar.

3. Knowledge Management System (KMS) Pembahasan desain modul KMS dan lanjutan review desain modul KMS

4. Sertifikasi Kompetensi SDM Sektor Jasa

Keuangan 7 Asosiasi IJK telah menyampaikan pelaporan data periode Juni 2022

5. Program Peningkatan Kompetensi

Mempersiapkan Future Skills Penyampaian usulan digital skills 6. Kajian Praktik dan Situasi Terkini Human

Capital AAJI telah menyampaikan proposal kajian mengenai

literasi asuransi jiwa dan perkembangan asuransi jiwa di Indonesia. OJK telah menyampaikan tanggapan atas usulan kajian dimaksud.

7. Program Peningkatan Kompetensi SDM

Sektor Jasa Keuangan 7 Asosiasi IJK telah menyampaikan pelaporan data periode Juni 2022

8. Digitalisasi Fungsi Learning 7 Asosiasi IJK telah menyampaikan pelaporan data periode Juni 2022

9. Pemetaan Kompetensi Digital SDM Sektor

Jasa Keuangan 1. Kick Off Penyusunan Kamus Kompetensi Digital.

2. Analisis kompetensi digital yang bersifat generik dan berlaku umum di SJK.

3. Permintaan tanggapan atas konsep awal kompetensi digital dari usulan konsultan.

10. Kamus Kompetensi Sektor Jasa Keuangan Analisis tanggapan terkait penyusunan kamus kompetensi digital setelah FGD

11. Merancang Baru dan Mengkaji Ulang SKKNI 1. Pelaksanaan Konvensi Nasional RSKKNI Bidang Kepatuhan.

2. Pelaksanaan Konvensi Nasional RSKKNI Bidang APU-PPT.

3. Verifikasi Eksternal RSKKNI Bidang Fintech P2P Lending.

4. Persiapan Konvensi Nasional RSKKNI Bidang Fintech P2P Lending.

12. Merancang Baru dan Pengkinian KKNI Pemetaan kebutuhan penyusunan KKNI berdasarkan urgensi masing-masing industri

13 Pemetaan Kebutuhan Sertifikasi Kompetensi SDM Sektor Jasa Keuangan berdasarkan Fungsi

7 Asosiasi IJK telah menyampaikan pelaporan data periode Juni 2022

14. Penyelarasan Kurikulum Pendidikan dengan

Kompetensi di Industri Persiapan FGD Koordinasi Penyelarasan Kurikulum bersama Perguruan Tinggi

15. Program Attachment SDM Sektor Jasa

Keuangan Pemaparan dan diskusi draft terkait program kepada Analis Senior OJK Institute

16. Program Pengembangan SDM Pelaksanakan 10 webinar dan 1 workshop 17. Penyelarasan Kurikulum Pendidikan dan

Pelatihan dengan Kompetensi Terkait Digital

Persiapan FGD Koordinasi Penyelarasan Kurikulum bersama Perguruan Tinggi

18. Pelatihan Kemampuan Baru dan

Peningkatan Kemampuan Terkait Digital Pemantauan dan pelaksanaan rekapitulasi data secara berkala dengan total kegiatan sebanyak 10 program webinar dan 1 workshop

4.8.2 Kegiatan Penyusunan Kerangka Pengembangan SDM SJK

Tabel IV-9 | Implementasi Cetak Biru Pengembangan SDM SJK Tahun 2022

4.8.3 Penyusunan dan Kaji Ulang Rancangan Standar Kompetensi

Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI)

Dalam rangka mengembangkan kompetensi SDM di sektor jasa keuangan, perlu disusun suatu standar kompetensi untuk penyetaraan kompetensi SDM SJK menghadapi persaingan global. OJK sebagai instansi teknis yang berwenang menetapkan jenjang kualifikasi di sektor jasa keuangan, telah melaksanakan beberapa tahapan kegiatan dalam rangka penyusunan/kaji ulang Rancangan SKKNI (RSKKNI) dan Rancangan KKNI (RKKNI) bidang sektor jasa keuangan. Berikut adalah realisasi kegiatan penyusunan dan kaji ulang RSKKNI dan RKKNI pada triwulan II-2022:

a. Workshop Pembahasan Percepatan Penetapan SKKNI pada 20 April 2022 bersama Kemnaker Republik Indonesia.

b. RSKKNI Bidang Kepatuhan:

1. Prakonvensi pada 1 April 2022;

2. Verifikasi Eksternal pada 18 April 2022;

3. FGD Pembahasan Hasil Verifikasi Eksternal pada 20 April 2022;

4. Konvensi pada 14 Juni 2022.

c. RSKKNI Bidang APU-PPT:

1. Prakonvensi pada 6 April 2022;

2. Verifikasi Eksternal pada 26 April 2022;

3. Konvensi RSKKNI Bidang APU-PPT pada 28 Juni 2022.

d. RSKKNI Bidang Fintech P2P Lending:

1. FGD Penyusunan RSKKNI Bidang Fintech P2P Lending pada 5 dan 12 April 2022;

2. FGD Verifikasi Internal RSKKNI Bidang Fintech P2P Lending pada 20 April 2022;

3. Prakonvensi RSKKNI Bidang Fintech P2P Lending pada 27 Mei 2022;

4. Verifikasi Eksternal RSKKNI Bidang Fintech P2P Lending pada 22 Juni 2022.

4.8.4 Penelitian

OJK dalam melaksanakan tugas dan fungsinya memberikan kesempatan kepada para peneliti/

mahasiswa yang berasal dari lembaga pendidikan dalam rangka memperoleh informasi berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan fungsi OJK. Pada triwulan II-2022, terdapat 47 penelitian dalam rangka skripsi/tesis/disertasi.

4.8.5 Praktek Kerja Lapangan

Program Praktek Kerja Lapangan di lingkungan Otoritas Jasa Keuangan bagi pelajar SMA/SMK dan Mahasiswa bertujuan untuk mengembangkan kompetensi dan memberikan pengalaman kerja serta wawasan baru dalam dunia kerja. Pelaksanaan PKL di OJK selama masa work from home pada triwulan II-2022 yaitu sejumlah 121 orang.

Program Magang Kampus Merdeka sudah disetujui oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia per 4 Juli 2022 dan sudah dipublikasikan melalui website Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia per 5 Juli dengan membuka tujuh lowongan. OJK akan menerima total 15 orang magang. Waktu pelaksanaan Kampus Merdeka OJK Batch I yaitu bulan Juli–Desember 2022.

4.8.6 Visit OJK

Program Kunjungan atau Visit OJK adalah program pengenalan organisasi, tugas dan fungsi OJK dan diseminasi mengenai kebijakan OJK yang ditujukan kepada masyarakat khususnya pelajar/mahasiswa atau instansi/lembaga lain yang melakukan kegiatan studi banding ke OJK. Pada triwulan II-2022, belum terdapat kegiatan pelaksanaan Visit OJK.

4.8.7 Riset OJK Institute

a. Pelaksanaan riset OJK Institute 2022 dilaksanakan secara mandiri dengan tema sebagai berikut:

1. Dampak ESG (Environmental Social Governance) terhadap Kinerja Korporasi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Riset ini bertujuan untuk mengidentifikasi korelasi aspek ESG dan menganalisis pengaruh faktor-faktor ESG terhadap kinerja saham, serta menganalisis persepsi investor terhadap ESG sebagai indikator dalam menentukan investasi.

3

16

28 Mahasiswa D-IV dan S1

Mahasiswa S2

Mahasiswa S3

0 10 20 30 40

Grafik IV-6 Realisasi Jumlah Peserta Penelitian

Dalam dokumen OJK - Laporan Triwulan II 2022.pdf (Halaman 195-200)