BAB III METODE PENELITIAN
B. Prosedur Pengembangan
Ada beberapa langkah dalam penelitian dan pengembangan, adapun langkah-langkah tersebut yaitu:
Gambar 3.1
Langkah-langkah penelitian dan pengembangan
Berdasarkan pendapat Sugiono, dirumuskan tahap-tahap penelitian yang disesuaikan dengan kebutuhan. Penelitian yang akan dilakukan hanya sampai uji coba pemakaian skala kecil, sebab penelitian ini merupakan penelitian pengembangan sederhana. Jadi, langkah-langkah penelitian yang akan dilakukan yaitu: (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validitas desain, (5) revisi desain atau produk, (6) uji coba produk skala kecil.
56 Emzir, Metodologi Penelitian Pendidikan Kuantitatif & Kualitatif, (Jakarta: Rajawali Pers, 2015), H. 263
Potensi dan masalah
Pengumpulan data
Desain produk
Validitas desain Uji coba
produk
Revisi desain
1. Potensi dan Masalah
Penelitian dapat berangkat dari adanya potensi dan masalah. Potensi adalah segala sesuatu yang apabila di dayagunakan akan memiliki nilai tambah. Sedangkan masalah adalah penyimpangan antara yang diharapkan dan apa yang terjadi.57
Dalam pendidikan anak usia dini, sangat minim sekali bahan ajar mengenai media yang dapat mengembangkan kecerdasan naturalis, media yang di gunakan di lembaga pendidikan anak usia dini lebih dominan dengan media yang kurang menarik dan bersifat monoton. Melalui permasalahan ini, peneliti mencoba melakukan penelitian dan pengembangan guna terciptanya bahan ajar tentang media big book dalam peningkatan kecerdasan naturalis bagi anak usia 4-5 tahun.
Potensi dan masalah yang dikemukakan dalam penelitian harus di tunjukkan dengan data yang empiric. yaitu adanya penurunan kemampuan perkembangan kecerdasan naturalis anak usia 4-5 tahun di TK Ar-Rahma Desa Rigangan 3 Kabupaten Kaur pada observasi tahap awal pra penelitian.
2. Pengumpulan Informasi
Setelah potensi dan masalah dapat di tunjukkan secara factual dan uptodate, maka selanjutnya perlu dikumpulkan berbagai informasi yang dapat digunakan sebagai bahan untuk perencanaan produk yang diharapkan dapat mengatasi masalah tersebut. Disinilah diperlukan metode penelitian tersendiri.
57 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, (Bandung: Alfabeta, 2016), H. 298
Metode apa yang akan digunakan untuk penelitian tergantung permasalahan dan ketelitian tujuan yang ingin di capai.
3. Desain Produk
Produk yang dihasilkan dalam penelitian research and development bermcam-macam. Dalam bidang pendidikan, produk yang dihasilkan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pendidikan. Produk-produk pendidikan misalnya kurikulum yang spesifik untuk keperluan pendidikan tertentu, metode mengajar, media pendidikan, buku ajar, modul, kompetensi tenaga kependidikan, sistem evaluasi, model uji kompetensi, penataan ruang kelas untuk model pembelajaran tertentu dan lain sebagainya.58
Dalam penelitian research and development ini, peneliti membuat desain produk berupa bahan ajar untuk pendidik di lembaga pendidikan anak usia dini. Bahan ajar ini berbenuk big book yang berisi gambar-gambar alam sekitar, seperti pemandangan, hewan, dan alam semesta guna mengoptimalkan kecerdasan naturalis anak usia 4-5 tahun. Pada tahap ini kegiatan yang akan dilakukan untuk mendesain produk adalah dengan melakukan tindakan berikut ini:
a. Menganalisis media pembelajaran big book. Sebelum mengembangkan media big book, maka penelitiakan melakukan analisis terhadap materi atau isi dari media big book mulai dari yang terdekat dari lingkungan
58Sugiono, Metodologi Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, (Bandung: Alfabeta, 2010), H . 300
sekitar anak tentang kecerdasan naturalis, yaitu tentang gambar hewan, pemandangan dan alam semesta.
b. Menganalisis karakteristik anak usia 4-5 tahun sesuai dengan media big book yang akan dikembangkan. Pada langkah ini peneliti membandingkan media big book apakah sudah sesuai atau belum dengan karakteristik anak usia 4-5 tahun. Pada tahap ini peneliti membuat sendiri instrument penilaian media big book guna mengetahui kelayakan media big book tersebut sesuai dengan karakteristik anak usia 4-5 tahun.
c. Mengembangkan media big book berdasarkan karakteristik anak usia 4-5 tahun. Setelah mengetahui kelayakan atau tidaknya media big book pada anak usia 4-5 tahun, maka langkah selanjutnya adalah peneliti melakukan pengembangan media big book meliputi perubahan ukuran media big book menjadi lebih besar, perubahan isi gambar media big book agar lebih menarik minat anak, serta penyampaikan pesan yang terkandung di dalam media big book menjadi lebih jelas.
4. Validasi Desain
Langkah selanjutnya adalah melakukan validasi desain.Validasi desain merupakan proses penilaian rancangan produk yang dilakukan dengan memberi penilaian berdasarkan pemikiran rasional, tanpa uji coba lapangan.
Validasi produk dapat dilakukan dengan meminta beberapa orang pakar dalam bidangnya untuk menilai desain produk yang telah dibuat.59 Adapun
59 Emzir, Metodologi Penelitian Pendidikan Kuantitatif & Kualitatif, (Jakarta: Rajawali Pers, 2015), H. 273
nama-nama pakar yang akan menguji validasi produk yaitu dosen IAIN Bengkulu Ibu Septi Fitriana, M. Pd selaku pakar media pembelajaran guna menilai kelayakan produk tersebut. Selain itu validasi kedua dilakukan juga oleh IAIN Bengkulu selaku pakar perkembangan anak Ibu Dini Widiyanti, M.
Pd. Kemudian yang ketiga adalah validasi yang dilakukan oleh guru praktik mengajar di tempat penelitian.
Setelah desain produk di validasi oleh pakar, maka akan dapat diketahui kelemahannya. Dimana kelemahan tersebut kemudian dikurangi dan diperbaiki oleh peneliti. Adapun kriteria penilaian tersebut dapat dilihat pada lampiran.
5. Revisi Desain
Setelah desain produk di validasi melalui diskusi dengan pakar dan ahli lainnya, peneliti selanjutnya melakukan revisi terhadap produk yang di buatnya berdasarkan masukan-masukan dari pakar atau ahli tersebut.
6. Uji Coba Produk Skala Kecil
Uji coba tahap awal dilakukan dengan stimulasi penggunaan produk yang sudah dihasilkan. Setelah di stimulasikan, maka dapat di uji cobakan pada kelompok yang terbatas. Pengujian di lakukan dengan tujuan untuk mendapatkan informasi apakah produk baru tersebut lebih efektif dan efisien dibandingkan produk yang lama atau yang lain.
Pengujian dapat dilakukan dengan eksperimen yaitu membandingkan efektivitas produk baru atau dengan membandingkan dengan kelompok yang
tetap menggunakan produk lama. Pengujian tahap awal ini dapat dilakukan dengan metode eksperimen dengan melakukan tindakan sebagai berikut:
a. Guru memperlihatkan media big book di depan anak-anak.
b. Guru bercerita tentang isi dari media big book kepada anak-anak.
c. Guru melakukan wawancara langsung kepada anak terkait media big book tersebut guna mengetahui kemampuan perkembangan kecerdasan naturalis anak.
d. Setelah di uji cobakan data yang telah terkumpul kemudian di analisis.