• Tidak ada hasil yang ditemukan

G. Simpulan dan Saran 1. Simpulan

2. Saran

Berdasarkan hasil dari simpulan di atas, maka ada beberapa hal yang da- pat peneliti sarankan diantaranya:

1. Bagi sekolah: a). Lebih menyederha- nakan sistem penerimaan siswa baru

denganmenerapkansystemonedayser- viceagarcalonsiswalebihmudahmela- kukan prosespendaftaran, karena itu perlu dilakukan pengaturan waktu ba- gi masing-masing calon siswa men- genai kapan dapat melakukan pem- berkasan, agar tidak terjadi penumpu- kan diwaktu yang sama, b). Dalam penerapan disiplin sebaiknya sekolah memiliki komitmen dan konsistensi yang tinggi baik dari level atas sam- pai bawah sehingga tidak ada celah terjadi ―tebang pilih‖ terhadap pe- langgaran disiplin, karena kepalase- kolahmemegang peran penting dalam menciptakan disiplin di sekolah,mulai dari merancang, melaksanakan dan menjaganya, artinya aturan-aturan kedisiplinan dan sangsi pelanggaran harus ditaati secara bersama-sama, c).

Selain punistment terhadap pelangga- ran disiplin, sebaiknya juga dite- rapkan reward bagi siswa yangg me- miliki trade record dengan prilaku disiplin terpuji. Ini dimaksudkan agar siswa memiliki motivasi untuk mela- kukan kebaikan sehingga potensi sis- wa dapat berkembang sesuai dengan fungsi dan tujuanpendidikannasional (Peraturan Menteri Pendidikan Na- sional Republik IndonesiaNomor 39 Tahun 2008 tentang Pembinaan Ke-

siswaan).

d). Sekolah hendaknya mengadakan network yang berkelanjutan dengan alumni, yakni dengan melakukan pe- nelusuran alumni dengan meman- faatkan tekhnologi yang disebut den- gan sistem informasi tracer study143. Agar membentuk jaringan (network) sesama alumni denganjalanmeman- faatkan ICT dan organisasi alumni, khususnya alumni-alumni yang mem- punyai peran nyata di masyarakat. Ini penting dilakukan guna meningkatkan mutu sekolah dengan manajemen berbasis sekolah melalui peran serta alumni. Sehingga SMK Negeri 2 Pa- lembang memiliki eksistensi dan prospek yang menjanjikan sehingga ke depan menjadi rekomendasi bagi siswa untuk menjatuhkan pilihan ber- sekolah.

2. Bagi tenaga pendidik : sebagai guru yang profesional hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai alat untuk mengukur kinerja dan sekaligus untuk mengetahui seberapa jauh derajat ke- berhasilan antara program yang telah direncanakan dengan realisasinya.

3. Pemerintah (Kementerian Pendidikan Nasional Provinsi Sumatera Sela- tan):Hasil penelitian ini diharapkan

143salah satu metode yang digunakan un- tuk menelusuri informasi mengenai alumni

dapat dijadikan sebagai masukan bagi pemerintah khususnya dalam meru- muskan manajemen kesiswaan yang efektif sebagai sarana melakukan pembinaan siswa di Sekolah Menen- gah Kejuruan sehingga dapat membe- rikan hasil sumber daya manusia (SDM) yang baik di wilayah Sumate- ra Selatan

4. Bagi peneliti selanjutnya yakni hasil penelitian ini dapat menjadi pintu ma- suk bagi peneliti lain khususnya hal yang terkait dengan manajemen ke- siswaan. Konsep yang ditemukan da- lam penelitian ini dapat kiranya dila- kukan pengembangan dan kajian le- bih mendalam.

DAFTAR BACAAN

Al Abrasyi, M. Athiyah. 1990, Dasar- Dasar Pokok Pendidikan Islam, Jakarta : Bulan Bintang

Al Barry, M. Dahlan, Kamus Modern Bahasa Indonesia, Arloka, Yo- gyakarta, 2001

Amtu, Onisimus., 2011, Manajemen Pendidikan Di Era Otonomi Daerah: Konsep, Strategi, dan Implementasi, Bandung: Alfabeta Arikunto, Suharsimi. 1993. Manjemen Penelitian. Jakarta: PT. Raja Gra- findo Persada

Amstrong., Michael , 1994, Performance Management, Kogan Page LTD, London

Asnawir, 2006. Manajemen Pendidikan , Padang : IAIN IB Press.

Atmodiwiro., Soebagio. 2000. Manaje- men Pendidikan di Indonesia, Ja- karta, Ardadizya Jaya.

B. Hurlock.,Elizabet , 2007, Child Growth and Development, Published March 1st : Kessinger Publishing

Badruddin, 2014. Manajemen Peserta Didik , Jakarta: Indeks.

Bandi, Delphie., 2007, Pembelajaran anak berkebutuhan khusus dalam setting pendidikan inklusi, Ban- dung: Refika Aditama

Blandford, S. 1998. Managing Disipline in Schools. London and Ne- wYork:Routledge.

Brotosis-

woyo,Suprapto.,1991.Pendidikan Menengah. Makalah Pengantar Diskusi Kelompok Rapat Kerja Nasional. Agustus 1991. Jakarta:

Depdikbud.

Bungin, Burhan., 2003. Analisis Data Penelitian Kualitatif: Pemaha- man Filofofis dan Metodologis ke Arah Penguasaan Model Aplikasi.

Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Burhanuddin, 1994. Perencanaan Stra- tegik. Jakarta: Penerbit Remaja Rosdakarya.

Bya rs, Llloyd L dan Rue, Leslie W.

2006. Human Resource Man- agement, 8 edition, MCGraw – Hill: 2006, Irwin

Carter V. Good, 1973. Dictionary of Education . New York; McGrow Hill, Inc

Cunningham.tt. Sistematic Planning for Education Change. California:

Mayfield Publishing Company.

Danim, Sudarwan. (2007),Visi Baru Ma- najemen Sekolah Dari Unit Biro- krasi ke Lembaga Akademik. Ja- karta. PT Bumi Aksara

Darmono, 2001, Manajemen dan tata kerja perpustakaan sekolah , Ja- karta : Grasindo

Darwis , Jamaluddin, Strategi Belajar Mengajar, Semarang, Fak Tar- biyah, WS, 2008

Deming, Edward., Out of The Crisis.

Cambridge Massachusetts: MIT Press, 2000.

Departemen Agama RI, 2000. Al-Quran dan Terjemahnya. Jakarta: Yaya- san Penterjemah Al-Quran.

Departemen Pendidikan dan Kebu- dayaan, 1999, Panduan Manaje- men Sekolah, Jakarta : Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pendidikan Menengah Umum.

Depdiknas. 2003. Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah; Buku 1 Konsep dan Pelaksanaan. Jakarta : Direktorat SLTP Dirjen Dikdasmen.

Departemen Pendidikan Nasional Re- publik Indonesia, Undang- Undang Republik Indonesia No- mor 20 Tahun 2003 tentang Sis- tem Pendidikan Nasional, Jakar- ta : Biro Hukum dan Organisasi.

Depdikbud Direktorat Jenderal Pendi- didkan Dasar dan Menengah Di- rektorat Pendidikan Menengah Umum. 1999. Panduan Manaje- men Sekolah. Jakarta: Depdikbud.

De Roche, How School Administrators Solve Problem, (New Jersey:

Prentice Hall, 1985)

Dewey., John,Democracy and Educa- tion: An Introduction to the Phi- losophy of. Education. New York: MacMillan, 1964,

Dey,Qualitative Data Analysis: User- Friendly Guide For Social Scien- ties, London and New York:

Routledge, 1993

Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidi- kan Departemen Pendidikan Na- sional. 2009. Pedoman Pelaksa- naan tugas gurudanpengawas, Ja- karta

Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidi- kan Departemen Pendidikan Na- sional, Pedoman Pelaksanaan tugas gurudanpengawas, Jakarta, 2009.

Donelly., James H..et. al., 1984. Funda- mentals of Management, Texas:

Business Publication Inc.

Donnelly, J.H., Gibson, J.L & Ivance- vich, J.M. 1990, Fundamentals of Management . Boston : Richard D. Irwin, Inc

Drucker, Feter, Innovation and Entre- preneurship, terjemah M. An- syar, Edisi Indonesia. Jakarta : Gramedia, 1993.

Elliot, Janet. 1983. The Organization of Productive Work In Secondary Technical and Vocational Educa- tion The United Kingdom. Lon- don: Unesco.

Elfahmi, H.S., 2006. Sekolah Unggul:

Menciptakan Sekolah sebagai Sumber Solusi dan Rumahyang Menyenangkan bagi Setiap Penghuninya. Makalah disajikan dalam National Congress &

Business Forum 2006 diseleng- garakan Magistra Utama, Sura- baya, 4 Maret 2006

Etzioni., Amitai., 1982, Organisasi- organisasi Modern, Jakarta: Pe- nerbit UI

Evans, R. N. & Edwin, L. H.

1978. Foundation of Vocational Education. Columbus, Ohio:

Charles E. Merrill Publishing Company.

Fahmi, Irham ., 2014, Manajemen Teori, Kasus, dan Solusi, Bandung: Al- fabeta

Fattah, Nanang. 2000. Manajemen Ber- basis Sekolah, Bandung: Andira.

Fauzuddin. 2011. Kepemimpinan Transformasional Kepala Seko- lah, StudiMultiKasuspada- DuaSMANegeridanSatuMANe-

geriBerprestasidiKotaBanda Aceh. Disertasi tidak dipublika- sikan. PPs Universitas Negeri- Malang:Malang.

Finch, Curtis R. & Crunkilton, John R.

1984. Curriculum Development in Vocational and Technical Education: Planning, Content, and Implementation. Boston: Al- lyn and Bacon, Inc.

Gaffar, Mohamad Fakhry. 1981. Peren- canaan Pendidikan, Teori dan Metodologi. Jakarta : Depdikbud, Dikti, P2LPTK.

Gibson, L, James, Organization, Beha- vior, Structure, Process, edition 10. Boston. USA, 2000

Gunarso, D. Singgih, 1989, Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja, Jakarta: Gunung Mulia.

Handayaningrat., Soewarno, 1985, Pen- gantar Studi Ilmu Administrasi dan Managemen, Cetakan Kee- nam. Jakarta: PT Gunung Agung.

Hadiwiratama dkk, 1995, Keterampilan menjelang 2020 untuk era global, (Jakarta: Departmen Pendidikan dan Kebudayaan

Hanushek, A Eric & Dennis D, Kimko.

2000. A Survey of Online Jour- nals:Schooling, Labor-Force Quality, and the Growth of Na-

tion, (On-

line),(http://www.aeaweb.org, di- akses 15 Oktober 2013).

Hardjito, Dydiet., 1997, Teori Organisasi dan Teknik Pengorganisasian, Jakarta: Grafindo Persada

Hardjosoedarmo, Soewarso., 2002, Total Quality Management, Yogyakar- ta, Andi Ofset, 2002.

Hasbullah., 2006, Dasar-dasar Ilmu Pendidikan, Jakarta: Rajawali Press.

Hasbullah., 2006, Otonomi Pendidikan, Jakarta: Raja Grapindo Persada.

Hasibuan., 2001, Manajemen Sumber Daya Manusia, Edisi Revisi, Ja- karta: Bumi

Hermawan., Asep Herry, Pengembangan Kurikulum dan Pembelaja- ran,Jakarta: Universitas Terbuka, 2008

Hidayat, 1986. Teori Efektifitas Dalam Kinerja Karyawan. Yogyakarta:

Gajah Mada University Press.

Hoover., Kenneth, R. 1998. Unsur- Unsur Pemikiran Ilmiah dalam Ilmu-Ilmu Sosial. Terjemahan Hartono ,Yogyakarta: Tiara Wa- cana.

Hurlock, Elizabeth B. 1978. Child De- velopment . New York; McGraw- Hill,Inc

Ibrahim Bafadal, 2004, Dasar-Dasar Manajemen dan Supervisi Taman Kanak-Kanak, Jakarta : Bumi Aksara.

IEES ,1986.. Indonesia Education and Human Resources Sector Review.

Chapter VIIVocational/Technical Education. Jakarta: Depdikbud and USAID.

Imron., Ali. 2012. Manajemen Peserta Didik Berbasis Sekolah, Jakarta:

Bumi Aksara.

Jalaluddin dan Sugiono., 2013, Pedoman Penulisan Disertasi, Palembang:

Pasca Sarjana IAIN Raden Fatah Jannah, Miftahul., 2015, Perbedaan

Tingkat Kedisiplinan dan Karak- ter Pribadi Siswa Akselerasi dan Non Akselerasi di MTSn 3 Ma- lang, (Jurnal MBS).

Juharyanto. 2012. Implementasi Kompe- tensi Kepala Sekolah Sebagai Agen Perubahan pada Sekolah Berprestasi: Studi Multi Kasus Pada Tiga Sd/Mi Berprestasi Di Kabupaten Bondowoso, Kabupa- ten Jember dan Kabupaten Situ- bondo.Disertasi Tidak Diter- bitkan, 2012. Malang: Program

Pascasarjana Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Jody L. Fitzpatrick, James R. Sanders, dan Blaine R. Worthen, 2004.

Program Evaluation, Alternative Approaches and Practical Guide- lines ,Boston: Pearson Education Kadarman., A.M. dan Jusuf Udaya. 1996.

Pengantar Ilmu Manajemen; Bu- ku Panduan Mahasiswa. Jakarta:

Gramedia Pustaka Utama.

Kamari, Kun,Ini Fakta Kenapa Wanita Lebih Cepat Dewasa, (online), (http://www.astaga.com/ini- fakta-kenapa-wanita-lebih-cepat- dewasa/), diakses 13 Januari 2015

Karabel, R. L. & Hasley, R. A.

1977. Vocational Education Out- comes: Perspective for Evalua- tion. Columbus: NCRVE.

Kasan, Tholib., Teori dan Aplikasi Ad- ministrasi Pendidikan, Jakarta : Studi Press

Kaufman, Planning Educational System, (New Holland Aveneu: Tech- nomic Publishing Company, Inc).

Kementerian Pendidikan Dan Kebu- dayaan RI, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia pendidi- kan dan Pendidikan dan Penja- minan Mutu Pendidikan, Pedo- man Peminatan Peserta Didik, Jakarta: 2013

Keeves, Educational Environment and Student Achievement. A Multi va- riate Study of The Contributions Mathematics and Science Per- formance During the First Year at The Secondary School. Uppsalle:

Almquist & Wiksell, 1994.

Keith, Sherry dan Girling, Robert H.

1991. Education, Management and Participation: New Direction in Educational Administration.

Mass: Adison Wesley Publishing Co.

Knezevich, S. J. 1984. Administration of Public Education. A Sourcebook for theLeadership and Manage- ment of Education Institutions.

New York: Harper & Row, Pub- lishers.

Komarudin., 1994, Ensiklopedia Ma- najemen, Jakarta: Bumi Aksara Kompri., 2014, Manajemen Sekolah teo-

ri & Praktik, Bandung: Alfabeta Komariah dan Triatna, Visionary Lea-

dership: Menuju Sekolah Efektif, (Jakarta: Bumi Aksara, 2011 Koster, Wayan, “Pengaruh In put Seko-

lah Terhadap Out Come Sekolah Survei di SLTP Negeri DKI Ja- karta, JurnalPendidikan dan Ke- budayaan‖, No. 025 Tahun ke-6, Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Depdiknas, Sep- tember, 2000

Liputan6.com, 3 Maret 2015

M. D. , Miller. 1985. Principles and A Philosophy for Vocational Edu- cation. Ohio:

Mac Gilchrst dan Mortimore, ―The Im- pact of School Development Plans in Primary School‖, in School Effectiveness and School Improvement, Jurnal, (Vol. 8 No.

2, 1997)

Machali, Imam & Ara Hidayat., 2010, Pengelolaan Pendidikan: Konsep, Prinsip, dan Aplikasi dalam Mengelola Sekolah & Madrasah, Yogyakarta, Pustaka EDUCA.

Mahmudi, 2007. Manajemen Kinerja sektor Publik. Yogyakarta: UPP STIM YKPN

Malik. Oemar., 1990. Pendidikan Tena- ga Kerja Nasional, Kejuruan, Kewiraswastaan, dan Manaje- men. Bandung: PT. Citra Aditya Bhakti.

Manullang, M, 1992, Manajemen Personalia, Jakarta : Ghalia In- donesia

Manullang. 1983. Dasar-Dasar Ma- najemen, Jakarta: Ghalia Indone- sia, 1983, cet X.

Martoyo, Susilo. 1998. Pengetahuan Dasar Managemen dan Kepe- mimpinan.Yogyakarta: BPFE Mc. Millan, James H & Sally Schu-

macher. 2006. Research in Edu- cation. USA:Person Education Mertens., M. Donna dan John A.

Mclaughlin, 2004, Research and Evaluation Methods in Special Education, California: A Sage Publications Company.

Milles, M.B & A.M. Huberman., 1994, Qualitative Data Analysis, Cali- fornia: SAGE Publication Inc Miller, Melvin D,Principles and a Phi-

losophy for Vocational Educa- tion, National Center for Re- search in Vocational Education.

Ohio: Ohio State University, 1985.

Minarti, Sri., 2011, Manajemen Sekolah:

Mengelola Lembaga Pendidikan Secara Mandiri. Yogyakarta : Ar-Ruzz Media

Miner, Jacob. 1974. Family Investment in Human Capital: Earning of Woman. Journal of Political Economy.

Mochler, Robert J, The Management Control Process, New York:

Prentice Hall, 1984

Mukhtar dkk, 2003, Sekolah Berprestasi, Jakarta: Nimas Multima.

Mulyasa, 2003. Menjadi Kepala Sekolah Profesional dalam Konteks Me- nyukseskan MBS dan KBK, Ban- dung: Remaja Rosda Karya Mulyasa. E. 2005. Manajemen Berbasis

Sekolah. Bandung: PT. Remaja Rosakarya.

Mulyono. Manajemen Administrasi dan Organisasi Pendidikan, Yogya- karta: AR-Ruzz Media.

Mustari, M, Manajemen Pendidikan, Ja- karta: Raja Grafindo Persada, 2014

Mutthowi., IbrahimIshmat, Al-Ushul Al- Idariyahlial-Tarbiyah,Riyad: Dar al-Syuruq, 1996.

Nasihin, S & Sururi,Pengelolaan Pendi- dikan. Bandung: Jurusan Admi- nistrasi Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia, 2011.

Nasution., Sarimuda, Metode Penelitian Naturalistik. Bandung: Tarsito, 1998.

National Council for Research into Vo- cational Education, Towards a Theory of Vocational Education- al. Columbus, Ohio: NCRVE Publication, 1981

Nu Kencana., Syafiie dkk, Ilmu Admini- strasi Publik, Jakarta: PT. Rineka Cipta, 1999.

Nurhadi,Mulyadi A, The Effects of Schooling Factor on Personal Earning Within the Context of In- ternal Labor Market in PT. Pe- trokimia Gresik (Persero) Indo- nesia. Yogyakarta: PPS IKIP Yogyakarta, 1988.

P. Siagian., Sondang, Organisasi Kepe- mimpinan dan Prilaku Admini- strasi, Jakarta: Gunung Agung.

1985

Patton., Michael,Qualitative Evaluation and Research Methodes, London:

Sage Publication, 1980.

Pedoman Penulisan Disertasi, edisi revisi, Palembang: Program Pasca Sar- jana UIN Raden Fatah Palem- bang, 2016.

Peraturan Bersama antara Menteri Pen- didikan Nasional dan Menteri Agama Nomor 2/VII/PB/2014 Nomor 7 Tahun 2014 bab 2 pasal 7

Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 ta- hun 2005 tentang Standar Na- sional Pendidikan, Jakarta : Cipta Jaya

Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah

Pidarta, Made, Manajemen Pendidikan Indonesia, Jakarta, Melton Putra, 1988

POS SORE, Koran, Jakarta, Rabu, 7 Ok- tober 2015

PP Peraturan Menteri Pendidikan Na- sional Republik IndonesiaNo 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL) un- tuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Prihatin., Eka, Manajemen Peserta Di- dik . Bandung:Alfabeta, 2011.

Purwanto, M. Ngalim,Ilmu Pendidikan Teoretis dan Praktis. Bandung:

Remaja Rosdakarya, 2006.

Purwanto., Ngalim, 2008, Administrasi dan Supervise Pendidikan, Ban- dung: PT Remaja Rosdakarya Qomar., Mujamil. 2007, Manajemen

Pendidikan Islam, Jakarta: Er- langga

Reddin, William J, Managerial Efective- ness, Tokyo: McGraw-Hill Ku- gakusha, Ltd, 1970.

Riduwan,Manajemen Lembaga Pendidi- kan , Bandung: Alfabeta, 2000.

Rivai., Veithzal dan Sylviana Mur- ni,Education Management; Ana- lisis Teori dan Praktik. Jakarta:

Penerbit Rajawali Pers, 2010.

RMOLSUMSEL.COM, Jumat, 27 Fe- bruari 2015.

Robbins, Stephen P., Perilaku Organisa- si, Edisi kesepuluh. Jakarta:

PTIndeks Kelompok Gramedia, 2006.

Rohiat, Manajemen Sekolah: Teori Da- sar dan Praktik, Bandung: Refika Aditama, 2012.

Sagala., Syaipul, Konsep dan Makna Pemeblajaran; untuk Membantu Memecahkan Problematika Bela- jar dan Mengajar. Bandung: CV.

Alfabet, 2004

Saksono, Prasetyo Budi.,Dalam Menuju Sumber Daya Manusia, Jakarta:

Berdaya.Bumi Aksara, 1984.

Sallis, Edward., Manajemen Mutu terpa- du Pendidikan, Terjemah, Jogja- karta: IRCiSoD, 2011

Samani. Muchlas., Keefektifan Program Pendidikan STM: Studi Peneli- tian Pelacakan terhadap Lulusan STM Rumpun Mesin Tenaga dan Teknologi Pengerjaan Logam di Kotamadya Surabaya tahun 1986 dan 1987. Disertasi doktor IKIP Jakarta, 1992

Sastrohadiwiryo., Siswanto, Manajemen Tenaga Kerja Indonesia, Jakarta:

PT. Bumi Aksara, 2003

Semiawan, Cony R., Pengembangan Ki- rikulum untuk SMKTA Menyong- song Era Tinggal Land. Makalah pada Seminar Pengembangan Kurikulum SMK. Juni 1991. Ja- karta: Balitbang Dikbud, 1991.

Setiawaty, Tetty., Manajemen Sekolah Menengah Kejuruan yang Efektif, Disertasi tidak diterbitkan, PPS Universitas Negeri Yogyakarta, 2011

Siagian, P. Sondang.,Teori dan Praktek Kepemimpinan. Jakarta: PT Ri- neka Cipta, 2008

Siagian, P. Sondang., Fungsi-Fungsi Manajerial. Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2007.

Siagian., P. Sondang.,Filsafat Admini- strasi. Jakarta: Penerbit Gunung Agung, 1973.

Singarimbun., Teknik Wawancara, da- lam Masri Singarimbun dan So- fyan Effendi, (ed), Metodologi Penelitian dan Survei, Jakarta:

LP3ES, 1987.

Siregar., Marasudin., "Pengelolaan Pen- gajaran; suatu Dinamika Profesi Keguruan", dalam Chabib Thoha (eds), PBM-PAI di Sekolah; Ek- sistensi Proses Belajar Mengajar Pendidikan Agama, 1998.

Slamet., Pondasi Pendidikan Kejuruan.

Lembaran Perkuliahan. Yogya- karta: Pascasarjana IKIP Yogya- karta 1990.

Sobri dkk.,Pengelolaan Pendidikan. Yo- kyakarta: MultiPressindo, 2009 Sobur, Alex.,Psikologi Umum. Pustaka

Setia, Bandung, 2006.

1.1. Soetjipto dan Raflis Kosasi, 2009.

Profesi keguruan, Jakarta;

Rineka Cipta

1.2. Soetopo, H. & Indrafachrudi, S.

1989., Administrasi Pendidikan.

Malang: IKIP Malang.

Soetopo., Hendiyat . 1982. dan Wasty Soemanto. Pengantar Opera- sional Administrasi Pendidikan.

Surabaya: Usaha Nasional.

Soetopo,Hendyat et.al., Kepemimpinan dan Supervisi Pendidikan, Jakarta: Bina Aksara, 1984 Steers., Richard M. 1985. Efektifitas

Organisasi. Terjemah. Jakarta:

Erlangga.

Suderajat, Hari., 2005, Manajemen Pe- ningkatan Mutu Berbasis Sekolah, Bandung : Cipta Cekas Grafika Sudrajat, Ahmad., Manajemen Kinerja

Guru,

http://id.wordpress.com/tag/ ad- ministrasi_pendidikan. diunduh 3 Februari 2016

Sugiono, 2005, Metodologi Penelitian pendidikan, Bandung: Alfabeta Sukmadinata, N.S. 1988. Prinsip dan

Landasan Pengembangan Kuri- kulum. Jakarta:Depdikbud, P2LPTK.

Sulistiyani, Ambar Teguh. 2003, Ma- najemen Sumber Daya Manu- sia,Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sunarto. 1997. Dasar dan Konsep Pene- litian. Surabaya:PPs IKIP.

Surakhmad, Winarno.,Metodologi pen- gajaran Nasional,Bandung:

Jemmars, 1980

Supriadi, D. 2002. Sejarah Pendidikan Teknik dan Kejuruan di Indone-

sia. Depertemen Pendidikan Na- sional. Jakarta: Depdiknas.

Susilo., Martoyo, 1998, Pengetahuan Dasar Managemen dan Kepe- mimpinan, Yogyakarta: BPFE Sutrisno, J. 2008. Garis-garis Besar

Program Pembinaan SMK Tahun 2008. Jakarta:Direktorat Pembi- naan SMK.

Tatang, M.Amirin, et al. 2010. Manaje- men Pendidikan. Yogyakarta:

UNY Press.

Terry, George,Principle Of Management, Homewood Illionis, Seventh Edi- tion, Richard D. Irwin Inc, 1978 Thorogood, Ray. 1982. Current Themes

in Vocational Education and Training Policies, Part I. Indus- trial and Commercial Training Tilaar, H.A.R. 1991. Sistem Pendidikan

Yang Modern Bagi Pembangu- nan Masyarakat Industri Modern Berdasarkan Pancasila. Makalah pada KIPNAS V September 1991, Jakarta.

Tim Dosen Administrasi Pendidikan UPI.

2011. Manajemen Pendidikan.

Bandung: Alfabeta.

Tim Dosen Jurusan Administrasi Pendi- dikan, 1989, Administrasi Pendi- dikan, Malang : FIP IKIP Malang.

Tim FIKIP-UMS, 2004, Manajemen Pendidikan Bagi Kepala Madra- sah dan Guru, Surakarta : Un- iversitas Muhammadiyah Sura- karta.

Tim Penyusun KBBI. (2003), Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta:

Djambatan

Tirtonirmolo, Urgensi Pendidikan Islam dalam Membina Mental Anak

Tuna Grahita

((ttp://alimanjogja.blogspot.com/

2008/01/urgensi-pendidikan- islam-bagi.html, diakses hari minggu, 19 April 2015)

Tjiptono., Fandy 2004, Strategi Pemasa- ran, edisi kedua, Yogyakarta:

Andi.

Tribun, Jumat 6 Maret 2015

Undang-Undang Dasar Republik Indo- nesia, UUD ‟45 dan Amande- mennya, Surakarta: Pustaka andi- ri.

Usman, Husaini., 2013, Manajemen teo- ri, praktik, dan Riset Pendidikan, Jakarta: Bumi Aksara.

W. Mantja, 2007, Profesionalisasi Tena- ga Kependidikan, Manajemen Pendidikan dan Supervisi Penga- jaran, Malang : Elang Mas.

Wahjosumidjo, 2001, Kepemimpinan Kepala Sekolah : Tinjauan Teori- tik dan Permasalahannya, Jakar- ta : Raja Grafindo Persada.

Wahhab. Abdul Azis, Mencari Arah Ba- ru dalam Pengelolaan Sekolah, Dalam Mimbar pendidikan.

(IKIP Bandung, 1996)

Wenrich, Ralph C. & Wenrich, William J. 1974. Leadership in Adminis- tration of Vocational Education.

Columbus, Ohio: Charles E. Mer- rill Publishing Co.

Widodo dkk, 2002, Kamus Ilmiah Popu- ler Dilengkapi EYD Dan Pem- bentukan Istilah Yogyakarta : Absolut

Widodo., Suparno Eko Widodo, 2011, Manajemen Mutu Pendidikan Untuk Guru dan Kepala Sekolah, Jakarta : Ardadizya Jaya

Wijatno. S, 2009. Pengelolaan Pergu- ruan Tinggi Secara Efisien, Efek- tif, dan Ekonomis untuk Mening- katkan Mutu Penyelenggaraan Pendidikan dan Mutu Lulusan, Jakarta: Salemba Empat

Yager, R.E., 1990, Instructional Out- comes Change, (Lowa Science Teacher Journal

Zakariya., Abi. bin Syaraf An Nawawi ad Dimsyaq, 2000. Riyadhus Sholihin. Beirut: Resalah ublisher.

Zulbakir & Fazil, 1988. Program Pendi- dikan Menengah Teknologi dan Perkembangan IPTEK di Indone-

sia. Makalah disampaikan pada Konvensi Nasional Pendidikan Juli 1988, Bandung

KARAKTERISTIK DAN PROBLEMATIKA HUKUM DI SEKTOR NIR LABA MENUJU GOOD CORPORATE GOVERNANCE

Dr. K. A. Bukhori, M.Hum.

Dosen PPs UIN Raden Fatah Palembang

Email: [email protected] ; [email protected]

ABSTRAK

Sektor nir-laba melalui organisasi/lembaga nir-laba, sebagai pelaku utama aktivitas di sektor ini; negara/lembaga pemerintah, sebagai pelaku yang memiliki peran mengatur aktivitas-aktivitas kemasyarakatan; masyarakat, sebagai pihak yang atas namanya, kepadanya, dan oleh dirinya aktivitas nir laba dirasakan manfaatnya. Namun dalam praktik terkadang timbul permasalahan yang muncul terkait dengan lembaga yang bergerak di sektor nir laba ini, menyangkut sustainability dari lembaga tersebut.

Walaupun bersifat nir laba, namun harus menghasilkan keuntungan dalam menjalankan kegiatannya, untuk mempertahankan kelangsungan hidup lembaga tersebut. Selain itu masalah kepemilikan asset lembaga di sektor nir laba, apakah asset baik benda tetap maupun benda bergerak tersebut mengatasnamakan lembaga, pengurus ataupun pihak lain? Pada sisi lainnya problematika yang ada terkait dengan persoalan internal governance dari lembaga terkait. Hal ini nampak pada munculnya konflik berkepanjangan akibat mekanisme pengambilan keputusan tidak berjalan lancar atau tidak ditaati para pengurus organisasi. Pada masa lalu, semasa pemerintahan Orde Baru, terjadi pemanfaatan organisasi nir laba (yayasan-yayasan) sebagai alat kepentingan ekonomi dan politik penguasa. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya pengaturan bagi organisasi nir laba dalam perspektif good corporate governance.

Kata Kunci: Sektor Nir Laba danGood Corporate Governance.

ABSTRACT

The non-profit sector through non-profit organizations institutions, as the main actors of activity in this sector; state/government institution, as an actor who has a role in regulat- ing community activities; the community, as a party whose name, to him, and by him- self the activities of non-profit are perceived as beneficial. But in practice sometimes problems arise that arise related to institutions that operate in this non-profit sector, concerning the sustainability of the institution. Although it is non-profit, it must gener- ate profits in carrying out its activities, to maintain the survival of the institution. Be- sides that, the problem of ownership of institutional assets in the non-profit sector, is the assets of both fixed objects and movable objects in the name of institutions, manage- ment or other parties? On the other hand, the existing problems are related to internal governance issues of the relevant institutions. This is evident in the emergence of pro-