dinamika nasabah, kemampuan menghasilkan temuan baru dalam desain produk yang pada akhirnya dapat menjadi mesin pertumbuhan dalam perekonomian Indonesia.
Bersamaan dengan masuknya Indonesia ke era baru, Bank Niaga akan memprakarsai penciptaan produk dan jasa inovatif, memasuki pasar potensial dan meningkatkan penetrasi di pasar yang ada. Kami juga akan mengarah pada ‘Lifetime Banking’ melalui pengenalan nasabah kami.
Peningkatan kepercayaan, pendapatan fee based yang seimbang, serta pengembangan paket produk merupakan hal positif yang dapat membuka cakrawala baru bagi nasabah Bank Niaga yang terus bertumbuh.
Bagi Bank Niaga, menciptakan masa depan berarti melakukan investasi pada infrastruktur dan sumber daya manusia. Tujuan yang ingin kami capai dengan melakukan sentralisasi fungsi-fungsi, meningkatkan dan mengintegrasikan IT, memperbaharui risk management, serta membina SDM yang handal, adalah untuk menciptakan kualitas dan inovasi. Dengan sistem dan proses-proses kami yang sangat baik, landasan keuangan yang kokoh dengan sumber daya manusia yang berkualitas, masa depan akan terbentang luas seperti dalam strategi Blue Ocean.
BALANCED SCORE CARD
Untuk memastikan bahwa strategi dapat diterapkan secara efektif, kami menggunakan metode Balanced Score Card sebagai alat untuk memantau penerapan dari strategi tersebut. Kami mengembangkan Strategy Map dan Key Performance Indicators (KPIs) untuk mendapatkan gambaran yang jelas terhadap rencana, kepemilikan dan akuntabilitas. KPI ini terkait dengan strategi dan target perorangan.
PROGRAM SINERGI
Program sinergi antara Bank Niaga dengan CIMB Group telah dilaksanakan sejak tahun 2007. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keunggulan dari Bank Niaga dan CIMB Group untuk menciptakan nilai bagi nasabah dan stakeholders lainnya.
Adapun fokus utama dari program sinergi akan mencakup beberapa hal sebagai berikut:
. Peningkatan pendapatan dengan mengimplementasikan produk-produk baru ataupun jasa-jasa yang ditawarkan.
2. Operational execellence melalui efisiensi biaya operasional.
As Indonesia is entering a new era, Bank Niaga is pioneering new products and services, entering into uncontested markets and deepening its penetration into existing markets. By knowing our customers, we can begin the move into a ‘Lifetime Banking’.
Increasing loyalty, balancing of fee based income, and developing bundled products are all positive results as new horizons are opened for our growing customer base.
Creating the Future means that today we invest in human resources and infrastructure. Our objectives of centralising functions, increasing and integrating IT, keeping up-to-date on risk management and continuing to attract quality people are all about how quality and innovation are created. With our excellent systems and processes, a solid financial foundation and quality people, the future will be as free of boundaries as in Blue Ocean Strategy.
BALANCED SCORE CARD
To assure the effective implementation of the strategy, we use the Balanced Score Card as a tool in monitoring the implementation of the strategy. We developed the Strategy Map and Key Performance Indicators (KPIs) in order to have a clear plan as well as clear ownership and accountability. The KPIs are linked to the strategy and personal goals.
SYNERGY PROGRAMME
The Synergy Programme between Bank Niaga and CIMB Group, implemented since 2007, aims at leveraging the strengths of both Bank Niaga and CIMB Group to create value for customers and other stakeholders.
The main focus of Synergy Program covers the following:
. Increase income or revenue by implementing new products or services offered.
2. Operational excellence through efficiency on operational cost.
. Strengthening cross border linkage.
. Synergy in human resources and knowledge sharing.
On August 2, 2007, at a BCHB analyst meeting in Kuala Lumpur, Dato’ Nazir Razak, CIMB Group CEO, announced officially the implementation of the Synergy Programme between Bank Niaga and CIMB Group.
Several synergy initiatives that will be conducted are:
Credit Cards, Treasury, Corporate Banking, Human resources, Risk Management, Public Relations &
Branding, Operations & IT, and Retail Banking.
Resulting from this synergy program, Bank Niaga was able to lift up its profit before tax from treasury and credit card product amounted to Rp 9. billion and has obligation to pay management fees amounted to Rp . billion in 2008.
Some specifics of the synergy programme that have been implemented up to the present time are detailed below:
Credit Cards. Launching the ’Free For Life’ credit cards for customers with existing deposits and loans is a high profile example of cooperation between Niaga bank and CIMB Group and Mastercard. In addition to the ‘Free for Life’, we also launched the Platinum Card on November , 2007 in Kuala Lumpur. Heavy media attention was focused both in Malaysia and in Indonesia, highlighting the growing brand and increasing brand awareness.
Treasury. On November , 2007 we launched a structured deposit product named Star Choice Market Linked Deposit. This product, never before offered in Rupiah currency in Indonesia, was very well received and opened up a strategic market which our Synergy Programme had created.
Corporate Banking. Synergy generated fee based income has dramatically increased through the activities of merchant banking and corporate finance. Bank Niaga is hoping to increase the scope of benefits from these knowledge transfer activities in the investment banking business and in referrals information from prospective corporate customers.
. Memperkuat hubungan lintas batas.
. Sinergi dalam bidang sumber daya manusia dan knowledge sharing.
Pada tanggal 2 Agustus 2007, dalam BCHB Analyst Meeting di Kuala Lumpur, Dato’ Nazir Razak selaku CEO CIMB Group telah mengumumkan secara resmi mengenai implementasi program sinergi antara Bank Niaga dengan CIMB Group.
Beberapa inisiatif sinergi terutama yang akan dilakukan antara lain: Kartu Kredit, Tresuri, Perbankan Korporat, Sumber Daya Manusia, Manajemen Risiko, Public Relations & Branding, Operations & IT, dan Perbankan Ritel.
Sebagai hasil dari program sinergi ini, Bank Niaga berhasil meningkatkan laba sebelum pajak penghasilan dari produk tresuri dan kartu kredit sebesar Rp 9, miliar dan memiliki kewajiban untuk membayar jasa manajemen sebesar Rp , miliar di tahun 2008.
Beberapa perkembangan dari program sinergi yang sudah diimplementasikan sampai saat ini antara lain:
Kartu Kredit. Meluncurkan produk Free For Life dari kartu kredit untuk para nasabah deposan dan pinjaman (existing customers) yang merupakan salah satu perwujudan kerja sama antara Bank Niaga dengan CIMB Group dan Mastercard. Selain Free for Life telah diluncurkan juga Platinum Card pada tanggal November 2007 di Kuala Lumpur. Hal ini dilakukan sebagai salah satu media promosi untuk meningkatkan brand awareness masyarakat, baik di Malaysia maupun di Indonesia.
Tresuri. Pada November 2007 telah diluncurkan produk structured deposit dari Tresuri yang dinamakan Star Choice Market Linked Deposit. Produk ini sebelumnya belum pernah diluncurkan dalam mata uang Rupiah di Indonesia, mendapat sambutan yang baik dari masyarakat serta membuka pasar strategis melalui Program Sinergi yang telah kami ciptakan.
Perbankan Korporat. Terdapat peningkatan yang signifikan dalam fee based income yang diperoleh dari aktivitas-aktivitas sinergi yang dilakukan dalam merchant banking dan corporate finance. Kami berharap untuk dapat meningkatkan manfaat ini melalui transfer pengetahuan yang dimiliki CIMB Group dalam bidang bisnis investment banking serta pemberian referral untuk prospek nasabah-nasabah korporat.
Sumber Daya Manusia. Dalam kaitan kerja sama sinergi telah mulai dilaksanakan program pertukaran karyawan (Global Employee Exchange Program atau GEEP) yang bertujuan untuk senantiasa memenuhi kebutuhan bisnis dan meningkatkan serta menjaga kompetensi karyawan dalam Group (CIMB Group dan Bank Niaga).
Manajemen Risiko. Sinkronisasi metodologi dan kerangka kerja manajemen risiko merupakan prioritas utama Bank Niaga dan CIMB Group. Saat ini Enterprise Risk Management Group dan Tim Basel II sedang melakukan gap analysis dan melakukan penyelasaran kebijakan, prosedur dan proses- proses dalam manajemen risiko.
public relations & Branding. Akan dilakukan usaha- usaha untuk pengembangan Regional Branding yang sejalan dengan arahan dan aspirasi Group yaitu ‘To be Southeast Asia’s Most Valued Universal Bank’. Promosi untuk memperkenalkan brand di wilayah Asia Tenggara akan difokuskan pada kualitas persepsi Bank Niaga dan CIMB Group di Malaysia.
MENCIPTAKAN MASA DEPAN
Strategi merupakan pola pandang ke depan yang tidak bisa dibakukan. Walaupun strategy map kami memberikan rincian arah yang jelas, Bank Niaga akan selalu menyesuaikan strateginya sesuai tuntutan keadaan. Untuk jangka panjang, kami yakin arah yang ditetapkan dapat dicapai pada waktunya. Dengan kerja keras, dalam jangka panjang Bank Niaga akan mampu memimpin pasar dalam lansekap baru perbankan Indonesia. Pertumbuhan, baik secara mandiri maupun melalui penggabungan usaha atau akuisisi, akan membawa Bank Niaga pada posisi terdepan.
Untuk jangka pendek, kami bertujuan untuk memenangkan persaingan melalui Regionalisasi, Optimisasi dan Inovasi.
Regionalisasi mencakup penyelarasan visi, re-branding dan model operasional; Optimisasi mencakup sinergi, pengelolaan neraca, dan model bisnis; sementara Inovasi mencakup bisnis yang scalable, reengineering proses bisnis, dan pengembangan produk dan jasa baru.
Di tahun 200, kami berharap dapat memaksimalkan nilai sebagai ‘Universal Bank’ Terkemuka di Indonesia, meraih peringkat Bank Teratas di Indonesia, dan memiliki model operasional regional yang terpadu.
Human Resources. Central to the synergy cooperation, the Global Employee Exchange Program aims at not only responding to immediate business needs for high employee competency but in also developing a sustained strength in pool of talented individuals throughout the Group (CIMB Group and Bank Niaga).
Risk Management. Synchronising the methodologies and framework in risk management between Bank Niaga and CIMB Group is a priority task. The Enterprise Risk Management Group and the Basel II Team have been busy in gap analysis and alignment of policies, procedures and processes.
Public Relations & Branding. Efforts to create a Regional Brand in line with group direction and aspiration
‘To be Southeast Asia’s Most Valued Universal Bank’
are already well underway. Promotions to introduce the brand in new areas of South East Asia will focus on the high quality brand perception of Bank Niaga in Indonesia and CIMB Group in Malaysia.
CREATING THE FUTURE
Strategy is forward looking but can never be ‘set in stone’. Our strategy map details the direction, but the Bank will adjust as situations demand. For the long term, however, the destination can be reached regardless of how the winds blow at any given time. In the long-term by means of its management style, Bank Niaga is headed toward a leadership role in a new Indonesian banking landscape. Growth, both organically and by means of merger or acquisition, will establish Bank Niaga in a preeminent position.
In the short-term, we aim to win through Regionalisation, Optimisation and Innovation. Regionalisation includes vision alignment, re-branding and operating model;
Optimisation includes synergy, balance sheet management, business model; while Innovation will include Scalable business, business process reengineering and the development of new products and services.
By 200, we aspire to maximise value to be Indonesia’s Premier Universal Bank while managing our position to become Top bank in Indonesia and attaining an integrated regional operating model.
Financial Review
Tinjauan Keuangan
Financial Review
Tinjauan Keuangan
LINGKUNGAN OPERASIONAL
Perekonomian dunia mengalami tekanan yang cukup berat di tahun 2007. Tingginya harga minyak sejak semester pertama tahun 2007 dan bahkan kenaikan yang lebih tinggi lagi di semester kedua, peningkatan harga komoditas di kuartal terakhir dan masalah kredit perumahan (sub-prime mortgage) yang memukul perekonomian Amerika Serikat di semester kedua tahun 2007 telah memperlambat pertumbuhan ekonomi global. Bagaimanapun, diluar tekanan- tekanan eksternal ini, perekonomian Indonesia berhasil memanfaatkan momentumnya. Dibandingkan beberapa negara di kawasan regional, pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif tinggi dengan peningkatan PDB sebesar ,%, dibandingkan tahun 200 yang hanya ,% (200: ,%).
Pencapaian ini didorong oleh pertumbuhan dalam total nilai ekspor bersih sekitar % serta akumulasi modal, sementara konsumsi sektor swasta yang selama ini merupakan penggerak utama pertumbuhan, sedikit melemah. Tingkat inflasi juga berhasil dipertahankan sebesar ,9% di tahun 2007, sedikit dibawah tahun sebelumnya yang ,0%. Oleh karena itu, tingkat bunga turun secara signifikan dimana Bank Indonesia menurunkan tingkat bunga BI rate sebesar 7 poin sepanjang tahun tersebut, yang mendorong
OPERATING ENVIRONMENT
The world economy has undergone much pressure in 2007. High oil price since the first half 2007 and even higher in the second half, increasing commodity prices in the last quarter and the sub-prime mortgage crisis that badly hit the US economy in the second half have slowed down the global economy. However, despite these external pressures, Indonesia’s economy gathered momentum in 2007. Compared to selected countries in the region, Indonesia’s economic growth was relatively high with GDP growth of .%, compared to only .% in 200 (200: .%).
This achievement was led by growth in net exports by just over % as well as accumulation of inventories, while private consumption which had been the prime mover of the growth, weakened slightly. The inflation rate was also well-managed at .9% in 2007, slightly below the previous year’s .0%. Hence, interest rates fell significantly as Bank Indonesia cut down its BI rate by 7 basis points during the year, boosting loan demand and speeding up the banking industry loan