• Tidak ada hasil yang ditemukan

Riset Pasien dengan CKD G5Ax

N/A
N/A
Reading this will waste ur time

Academic year: 2023

Membagikan "Riset Pasien dengan CKD G5Ax"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Dokter�

Mohon maaf mengganggu waktunya dokter. Permisi dokter saya Yustika Al Haddad NIM K1B122137 perwakilan coass Minggu Cor yang jaga IGD dokter.

Mohon izin melaporkan pbm dokter�

*Identitas*

Pasien : Tn. La Fahamu Umur : 65 Tahun

*Anamnesis*

KU : Lemas sejak 2 minggu SMRS

AT : Pasien datang dengan rujukan RS Siloam dengan diagnosa CKD G5Ax + azotemia + HT urgensi + anemia renal + dysepsia fungsional. Keluhan saat ini berupa lemas yang dirasakan sejak 2 minggu SMRS. Pasien juga memiliki keluhan nyeri pinggang yang dirasakan sejak 2 minggu SMRS. Keluhan lain berupa mual (+), muntah (-), nyeri ulu hati (+). Terdapat penurunan nafsu makan.

Riwayat demam (+) sejak 5 hari SMRS. Riwayat bisul di ketiak kiri sejak 5 hari SMRS. BAB dalam batas normal, BAK kesan kurang (sehari 750 ml/24 jam).

Riwayat hipertensi (+) dengan pengobatan yang tidak teratur, riwayat asam urat (+) tanpa pengobatan, riwayat DM disangkal, riwayat penyakit jantung dan ginjal disangkal.

*Pemeriksaan fisik*

*TTV*

TD: 100/60 mmHg RR : 22x/m

HR : 89x/m Suhu : 36,8 C SpO2 : 99%

*Status Generalisata*

KU: Sakit sedang

(2)

Kesadaran : Compos Mentis (GCS 15, E4V5M6)

*Status Lokalis*

Kepala : Normocephal Mata : Anemis (+), ikterik (-) Hidung : Rinorrhea (-), epitaksis (-)

Mulut: stomatitis (-), sianosis (-), bibir kering (-) Leher : pembesaran KGB (-)

Thoraks : simetris kanan dan kiri, sonor (+), vesikuler (+/+), rhonki (-/-), wheezing (-/-), tampak abses di regio axilla sinistra, pus (+).

Abdomen: Cekung, ikut gerak napas, peristaltik usus kesan normal, nyeri tekan (+) regio epigastrium, hepar/lien tidak teraba, nyeri ketok CVA (+) dextra et sinistra.

Ekstremitas atas : akral hangat, CRT < 2 detik, pitting edema (-) Ekstremitas bawah : akral hangat, CRT < 2 detik, pitting edema (-)

*Pemeriksaan Penunjang*

1. Darah rutin (15/10/2023) WBC 10.79 x 10^3/uL (H) RBC 2.40 x 10^6/uL (L) HB 7.6 g/dL (L)

HCT 21.7 % (L) MCV 90.4 fL MCH 31.7 pg MCHC 35.0 g/L PLT 79 x 10^3/uL (L) 2. Kimia darah (15/10/2023) SGPT 9 U/L

SGOT 10 U/L

(3)

Ureum 247 mg/dL (H) Kreatinin 12.8 mg/dL (HH)

*Assesment*

CKD pro HD

*Planning*

- Rehindrasi RL 2700 cc habis dalam 6 jam - Omeprazole 40 mg/12 jam /IV

- Ondansentron 1 Ap/IV/8 jam - Ketorolac 30 mg/12 jam/IV - Candesartan 16 mg 1x1 - Amlodipin 10 mg 1x1

- Transfusi PLT 5 kantong & PRC 400 cc

- Rencana pasang CDL besok pagi di OK delima jam 07.00 WITA

Mohon arahan dan bimbingannya dokter, terima kasih banyak sebelumnya dokter

Referensi

Dokumen terkait

Kontrol tekanan darah merupakan dasar dalam penatalaksanaan terapi pada pasien dengan penyakit ginjal kronis dan sangat tepat diterapkan pada semua tahap penyakit ginjal

Gagal ginjal kronik (GGK) biasanya akibat akhir dari kehilangan fungsi ginjal lanjut secara bertahap (Doenges, 1999; 626) Gagal ginjal kronis atau penyakit renal tahap akhir

Di 9ndonesia, penyakit Diabetes ellitus atau kencing manis adalah  penyebab utama terjadinya penyakit ginjal kronis$ Penyebab lain adalah hipertensi, batu saluran

Pada pasien ini gejala yang berkaitan dengan leptospirosis adalah ikterus, demam, mual, muntah, nyeri abdomen, pneumonia, gangguan fungsi ginjal dan gangguan jantung.. Ikterus

Penyakit Gagal Ginjal adalah suatu penyakit dimana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja sama sekali dalam hal penyaringan

Waktu paruh untuk eliminasi dari penggunaan obat digoksin ini akan mengalami perpanjangan waktu paruh pada pasien dengan penyakit gagal ginjal kronis dan kemungkinan

KEBUTUHAN PERAWATAN PERIODONTAL PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI KLINIK SPESIALIS GINJAL DAN HIPERTENSI RASYIDA MEDAN.. NO

Hasil penelitian yang didapatkan pada level 2 yaitu sedikit ada masalah tertinggi hasil ini menunjukkan bahwa pasien penyakit ginjal kronis dengan anemia mayoritas mengeluhkan mengalami