Nama : RIDWAN Jabatan : PLD
LokasiTugas : Desa Pulau Gambar, Pulau Tagor, Tambak Cekur, Serba Jadi
Kecamatan Serba Jadi
Bulan :JULI 2020
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LandasanHukum
Tenaga pendamping professional memfasilitasi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dengan berbekal keahlian diri sebagai pendamping profesional. Kreativitas dan kemampuan diri untuk melakukan pembacaan kondisi politik ,sosial, ekonomi dan budaya yang ada disetiap Desa menjadi bekal utama dalam melakukan pendampingan bagi masyarakat Desa. Aturan dasar yang mengikat kerja pendampingan Desa adalah peraturan hokum tentang Desa. Oleh sebab itu, ketaatan tenaga pendamping professional kepada produk hokum tentang Desa yang ditetapkan Negara akan sangat menentukan kualitas pendampingan itu sendiri .Landasan hokum yang menjadi dasar tindak pendampingan Desa,dimengerti oleh para tenaga pendampingan Desa meliputi:
a.Undang-UndangNomor 6 Tahun 2014 tentang Desa;
b.Peraturan PemerintahNomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan PemerintahNomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan PelaksanaanUndang-UndangNomor 6 Tahun 2014 tentang Desa;
c.Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang bersumber kan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara;
d.Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang Bersumber kan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara;
e.Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 111 Tahun 2014 tentang Pedoman Teknis Peraturan di Desa;
f.Peraturan Menteri DalamNegeri Republik Indonesia Nomor 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa;
g.Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa;
h.Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa;
I. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pedoman Kewenangan Berdasarkan HakAsal-Usul dan Kewenangan Lokal Berskala Desa;
j.PeraturanMenteriDesa, Pembangunan Daerah Tertinggal, danTransmigrasiNomor 2
Tahun2015 tentangPedoman Tata
TertibdanMekanismePengambilanKeputusanMusyawarahDesa;
k.PeraturanMenteriDesa, Pembangunan Daerah Tertinggal, danTransmigrasiNomor 3 Tahun 2015 tentangPendampinganDesa;
l.PeraturanMenteriDesa, Pembangunan Daerah Tertinggal, danTransmigrasiNomor 4 Tahun 2015 tentangPendirian, PengurusandanPengelolaan, danPembubaranBadan Usaha MilikDesa;
m.PeraturanMenteriDesa, Pembangunan Daerah Tertinggal, danTransmigrasiNomor 21 Tahun 2015 tentangPenetapanPrioritasPenggunaan Dana DesaTahun 2016 dan
n. Permendes No.22 Tahun 2016 TentangPrioritasPenggunaan Dana Desa 2017 o.Permendes No.19 Tahun 2017 TentangPrioritasPenggunaan Dana DesaTahun 2018.
AturanpelaksanaanUndang-undang No. 6 Tahun 2014
tentangDesaakanterusberkembangdengandinamis,
sehinggaterbukapeluanguntukmunculnyaprodukhokumbarumaupunrevisiterhadapprodukhukum
yang sudahada.Olehkarenaitu,
pendampingjugaharussenantiasamemperbaharuidiridenganbelajarsecaraterus- menerusdanmengikutidinamikaperkembanganpengaturanDesa.Dengandemikian,
pendampingakanmampumemfasilitasimasyarakatDesadalammenjalankanaturanhukumtentangDesa maupundalammerumuskanprodukhokumDesa yang taatkepadaprodukhokumnegara.
1.2 GambaranUmum Wilayah Dampingan/ GambarProfilDesa
Desa - desa yang ada di kecamatanSerbaJadimerupakandesadefenitif di kabupatenSerdangBedagai, jaraktempuhmasing – masingdesa di kecamatanSerbaJadiantara 2 – 10 km.Strukturtanahadalahperbukitandandataranrendahsehinggapemanfaatantanahpadaumumnyauntuk
tanamanperkebunan (karet, coklat, kepalasawit, durian
dantanamancampuran).Adapununtuktanamanpangandanholtikulturabahwadaristrukturtanahdanpem anfaatantanah, makawilayahkecamatanSerbaJadijugamendukungdijadikan Sentara peternakankambing/domba, karenarumput-rumput yang tumbuh di areal perkebunandapatdimanfaatkanuntukkebutuhanpeternakan.
Adapundesa – desadampingan PLD yaitu : 1. DesaPulauGambar
2. DesaPulauTagor 3. DesaTambakCekur 4. DesaSerbaJadi
1.3 PROGRES KEGIATAN DAMPINGAN
Kegiatan dilaksanakan terhadap pendampingan agar terlaksananya Implementasi UU Desa secara maksimal baik dalam Perencanaan, Pelaksanaan. Dan pengawasan. Serta dapat di pertanggung jawabkan.
Rencana kerja Pendampingan di Desa Kecamatan Serba Jadi di antaranya :
a. Meningkatkan kapasitas, efektivitas, akuntabilitas dan transparan Pemerintahan Desa dalam Perencanaan, Pelaksanaan Pembangunan Di Desa serta dapat di pertanggung jawabkan,
b. Meningkatkan kapasitas SDM di Pemerintahan Desa,
c. Meningkatkan prakarsa, kesadaran, dan partisipasi masyarakat Desa dalam Pembangunan Desa yang partisipatif serta Peningkatan Pendampingan penggunaan Dana Desa tahun 2020.
d. Mengoptimalkan aset lokal Desa,
e. Monitoring Data penerima BLT Dana Desa
f. Monitoring Dokumen Data penerima BLT Dana Desa g. Monitoring Persiapan Penyaluran BLT DD Tahap III h. Pendampingan Penyaluran BLT DD Tahap III i. Pendampingan Registrasi Aplikasi Bumdes j. Tindak Lanjut Dokumen P. APBDES Tahun 2020 k. Sosialisasi Registrasi Aplikasi EHDW
BAB II
PELAKSANAAN KEGIATAN INDIVIDUAL 2.1 KegiatanTugasPokokdanFungsi
TugaspokokdanfungsiPendampingLokalDesa yang utamaadalahmengawalimplementasi UU Desadenganmemperkuat proses pelaksanaanpemberdayaanmasyarakatdesa.
TugasPokok Dan FungsiPendampingLokalDesa :
Fasilitasipenetapandanpengelolaankewenangan local berskaladesadan kewenangandesaberdasarkanhakasal-usul,
Fasilitasipenyusunandanpenetapanperaturandesa yang disusunsecara partisipatifdandemokratis,
Fasilitasipengembangankapasitasparapemimpindesauntukmewujudkan
kepemimpinandesa yang visioner, demokratis danberpihakkepada kepentinganmasyarakatdesa,
Fasilitasidemokratisasidesa,
Fasilitasikaderisasidesa,
Fasilitasipembentukandanpengembanganlembagakemasyarakatandesa,
Fasilitasipembentukan dan pengembangan pusat kemasyarakatan [community center] di desadan/atauantardesa,
Fasilitasiketahananmasyarakatdesamelaluipenguatankewarganegaraan, sertapelatihandanadvokasihukum,
Fasilitasidesamandiri yang berdayasebagaisubyekpembangunanmulai daritahapperencanaan, pelaksanaandanevaluasipembangunandesa yang dilaksanakansecarapartisipatif, transparandanakuntabel,
Fasilitasikegiatanmembangundesa yang dilaksanakanolehsupradesa secarapartisipatif, transparandanakuntabel,
FasilitasipembentukandanpengembanganBadan Usaha MilikDesa,
Fasilitasikerjasamaantardesadankerjasamadesadenganpihakketiga,
Fasilitasipembentukansertapengembanganjaringan social dankemitraan.
2.2 KegiatanTugas-TugasLainnyaTerkaitdenganimplementasi UU Desa Tugas- tugas lain yang terkaitdenganimplementasiUUDesayaitu :
Berkoordinasidengan KAUR Kesradalampendataan RTM.
BerkoordinasidenganKetua BPD
tentangPartisipasimasyarakatdalammusyawarahdesa.
Memfasilitasidanberkoordinasidengankader PKK pokjaIIdalam program UP2K untukmemajukan BUMDES yang ada di Desa
BerkoordinasidenganketuaKarangTarunadalambidangolah raga untukmengantisipasibahayanarkoba
BAB III
RENCANA KEGIATAN BULAN BERIKUTNYA
Rencana kegiatan untuk bulan kedepannya yaitu:.
Persiapan penyaluran BLT DD Tahap IV , Sosialisasi Aplikasi EHDW, Persiapan pelaksanaan kegiatan Fisik/ Pemberdayaan DD Tahap II, Tindak Lanjut dokumen Penyaluran BLT DD Tahap IV dan Registrasi Aplikasi EHDW .
BAB IV
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
4.1 Kesimpulan
a. Tenaga pendamping memfasilitasi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa berbekal keahlian diri sebagai pendamping professional yang berasaskan landasan hukum yang menjadi dasar tindak pendampingan desa.
b. Pada setiap desa wilayah dampingan secara defenitf memiliki gambaran umum geografisnya masing – masing.
c. Progres kegiatan pendampingan sesuai dengan implementasi UU Desa dilaksanakan secara optimal mulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan dalam pembangunan desa.
d. Setiap pendamping dalam menjalankan tugas dan fungsi pokok atau tugas lainnya sesuai dengan TUFOKSI.
e. Dalam kegiatan pendampingan, pendamping membuat rencana kerja bulanan berikutnya.
4.2 Rekomendasi Tindak Lanjut
a. Kecamatan, Pemerintah Desa, PD, dan PLD agar tetap berkoordinasi/bekerjasama, dalam melaksanakan setiap kegiatan yang berkaitan dengan Desa dan kebutuhan masyarakat Desa,
b. Dalam penggunaan Dana Desa agar dapat dilakukan secara trsansparan dana kuntabel agar tidak terjadi pengunaan Dana Desa yang bukan peruntukannya,
c. Di harapkan seluruh dokumen Desa agar dapat diarsipakan dan di tata dengan baik dan rapi,
d. Mengimplementasikan UU Desa agar dapat dilaksanakan sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan.
e. Perlu kesadaran dari perangkat desa dan semua pihak agar sama-sama memiliki persepsi yang baik dalam hal fasilitasi dari pelaksanaan tugas-tugas PD dan PLD.
Serbajadi, 31 Juli 2020
RIDWAN PLD