BAB III METODOLOGI
3.1 Terminologi
Persepsi : Tanggapan langsung atas sesuatu
Masyarakat : Sejumlah orang dalam kelompok tertentu yang membentuk perikehidupan berbudaya.
Terhadap : Kata depan untuk menandai arah
Restoran : Bangunan yang di dalamnya dilengkapi meja aman untuk menjual makanan.
Tradisional : Sikap, cara berfikir dan bertindak selalu berpegang pada norma adat kebiasaan menurut tradisi.
Persepsi masyarakat terhadap restoran tradisional Jawa adalah anggapan suatu kelompok masyarakat terhadap keberadaan restoran tradisional Jawa khususnya dilihat dari sudut pandang masyarakat Surabaya. Restoran tradisional Jawa merupakan usaha pelayanan makanan dan minuman yang lebih mengutamakan penjualan menu-menu khas tradisional Jawa dengan konsep bangunan, dekorasi dan penyajian makanan bernuansa tradisional Jawa pula. Jadi bagaimanakah sebenarnya persepsi masyarakat Surabaya yang sebagian besar mempunyai pola pikir modern menanggapi keberadaan restoran tradisional Jawa.
37
3.2 Teknik penngumpulan data 3.2.1 Jenis data
1. Data kualitatif
Data yang bersifat uraian berdasarkan teori-teori atau hal-hal yang sudah diakui kebenarannya untuk mendukung data analisis.
2. Data kuantitatif
Data yang menggunakan angka atau perhitungan jumlah objek.
3.2.2 Sumber data 1. Data primer
Data utama yang diperoleh dari objek penelitian secara langsung pada operasional objek penelitian tersebut. Data primer diambil dari 50%
populasi tamu di Padipadi Waroeng. Jadi teknik yang digunakan adalah simple random sampling. Yang dimaksud dengan teknik simple random sampling adalah mengambil sampel secara acak kepada pengunjung Padipadi Waroeng. Populasi pengunjung Padipadi Waroeng yang tidak dapat diketahui secara pasti atau tidak terbatas menyebabkan sampel diambil dari 100 pengunjung Padipadi Waroeng.
2. Data sekunder
Data yang dikumpulkan atau didapatkan dari dokumentasi atau sumber data lain yan memiliki kaitan dengan penelitian ini.
3.2.3 Metode pengambilan data
Metode pengambilan data yang digunakan oleh penulis dalam penyusunan karya tulis ini adalah Studi Lapangan (field research), antara lain:
1. Observasi
Melakukan tinjauan langsung ke tempat atau objek yang berkaitan dengan penulisan. Disini peneliti melakukan penelitian secara langsung guna memperoleh data yang dibutuhkan, juga dengan mengadakan observasi atau pengamatan penulis dapat mencatat perilaku dan kejadian yang ada dan terjadi pada keadaan yang sebenarnya.
2. Interview
Suatu percakapan yang dilakukan dengan metode tanya jawab, antara pewawancara dengan pihak yang diwawancarai yaitu Mrs.Fuah selaku manajer Padi-Padi Waroeng Surabaya. Didalam interview tersebut terdapat komunikasi langsung yang bertujuan mendapatkan informasi penting yaitu dengan menggali sesuatu yang perlu diteliti dengan segala sesuatu yang tersembunyi dari subjek penelitian.
Penulis melakukan penelitian ini dengan menggunakan wawancara tak berstruktur. Dalam wawancara ini tidak dipersiapkan daftar pertanyaan sebelumnya. Keuntungan wawancara ini adalah kebebasan menjiwainya, sehingga informan secara spontan dapat mengeluarkan segala sesuatu yang ingin dikemukakannya.
3. Dokumentasi
Dengan mengambil referensi atau literatur yang ada berupa gambar/foto, buku dan sumber tertulis lain yang berkaitan dengan penelitian di Padipadi Waroeng.
4. Kuesioner
Metode pengumpulan data dengan cara membagikan selebaran kuesioner yang berisikan pertanyaan-pertanyaan yang dibagikan kepada 200 pengunjung Padipadi Waroeng yang diteliti untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap restoran tradisional Jawa Padipadi Waroeng.
DETAIL KUESIONER Keterangan :
Bobot 5 : Sangat setuju
Bobot 4 : Setuju
Bobot 2 : Kurang setuju
Bobot 1 : Sangat tidak setuju
No Pertanyaan Kuesioner Sangat kurang setuju
Kurang setuju
Setuju Sangat setuju
1 Pemilihan restoran tradisional 1 2 4 5
2 Lokasi 1 2 4 5
3 Biaya 1 2 4 5
4 Makanan 1 2 4 5
5 Suasana 1 2 4 5
3.3 Metode Analisis Data
Analisa data ini menggunakan analisa deskriptif untuk menggambarkan dan menjelaskan serta membandingkan antara teori-teori yang diterima pada waktu perkuliahan maupun dari buku-buku panduan yang ada dan sesuai dengan judul yang penulis angkat dengan kenyataan yang ada atau yang terjadi di lokasi (di lapangan).
Metode yang digunakan dalam penyusunan proyek akhir ini adalah sebagai berikut dengan perhitungan uji statistik menggunakan program komputer SPSS ver 11
1. Uji Validitas
Menurut Ghozali dalam Puspitasari (2009:61), uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau tidaknya suatu kuesioner. Suatu kuesioner dikatakan valid jika pertanyaan pada kuesioner tersebut mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut.
Suatu butir dikatakan valid apabila nilai korelasi yang dihitung (R hitung)
> R tabel ( = 0,05;n=30) > 0,239), maka butir pertanyaan tersebut dinyatakan valid. Jika nilai R hitung dibawah nilai R tabel, maka butir pertanyaan tersebut harus direvisi atau dihilangkan dan selanjutnya ringkasan hasil pengujian dengan menggunakan SPSS 11.0
2. Uji Reliabilitas
Menurut Ghozali dalam Puspitasari (2009:63) mengatakan bahwa reliabilitas adalah alat untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator dari variabel atau konstruk. Suatu kuesioner dikatakan reliabel jika jawaban seseorang terhadap pertanyaan adalah konsisten atau stabil
dari waktu ke waktu. Jawaban responden terhadap pertanyaan ini dikatakan reliabel jika masing-masing pertanyaan dijawab secara konsisten atau jawaban tidak boleh acak oleh karena masing-masing pertanyaan hendak mengukur hal yang sama.
Pengukuran reliabilitas dapat dilakukan dengan dua cara yaitu:
1. Reapeted measure atau pengukuran ulang. Disini seseorang akan disodori pertanyaan yang sama pada waktu yang berbeda dan kemudian dilihat apakah tetap konsisten dengan jawabannya.
2. One shot atau pengukuran sekali saja. Disini pengukuran hanya sekali dan kemudian hasilnya dibandingkan dengan pertanyaan lain.