Studies
44 Rangkaian
Catatan Akhir Fauzhan
" Menggunakan Hati Untuk Menaklukan Hati Seseorang "
- 29 Maret 2014 -
M. Fauzhan Algiffari
Bahagian I
(2013-2015)
“ Gagal Itu Biasa, Mencoba Hingga Akhir Itu Yang Luar Biasa ”
- 21 Desember 2015 –
M. Fauzhan Algiffari
“ Jagalah Sesuatu Yang Berharga, Yang Sekarang Kita Miliki ”
- 10 Juni 2013 -
“ I Know, I'm Not Perfect But I Will Strive To Be Perfect “
- 22 September 2013 -
" Menggunakan Hati Untuk Menaklukan Hati Seseorang "
- 29 Maret 2014 -
Kawan-Kawan, Ingatlah 5 Perkara Sebelum Datang 5 Perkara:
1. Sehat Sebelum Sakit 2. Muda Sebelum Tua 3. Kaya Sebelum Miskin 4. Lapang Sebelum Sempit
5. Hidup Sebelum Mati.
- 5 April 2014 –
Cinta Menimbulkan Energi dan Semangat, Begitupun Dalam Agama, Semua Ibadah Akan Menjadi Lebih
Bersinergi Semangat Apabila Dengan Cinta.
Seperti Salah Seorang Pemuda Yang Mengatakan;
Apabila Jatuh Cinta Kepada Seorang Gadis,
"Gunungpun Kudaki Lautan Pun Akan Ku Seberangi, Asalkan Bertemu Denganya."
- 21 Juni 2014 –
Rencana Allah Lebih Indah, Alhamdulillah.
“Boleh Jadi, Kamu Membenci Sesuatu, Padahal Ia Amat Baik Bagimu, Dan Boleh Jadi (Pula) Kamu Menyukai Sesuatu, Padahal Ia Amat Buruk Bagimu.
Allah Yang Paling Mengetahui, Sedangkan Kamu Tidak Mengetahui.”
(Qs. Al-Baqarah:216)
- 28 Desember 2014 –
Dc Movie:
" If Ever, If I Wasn't Impure Like This,
We Would've Fallen In Love Without Changing My Real Self.
Why Does Time Seperate People?
Please, Be By My Side At Least For Now.
Because You Are Here I Become Stronger.
My Ring Finger Glitters Beautifully.
You Will Realize Even Small Dreams.
You Are The One Who Will See My Feelings.
You're The One, (My Wish) Will Be Granted Some Day. "
- 1 Januari 2015 -
“ Cuman Mengingatkan, Harta Dan Jabatan Itu Bukan Tujuan Akhir. Dia Hanyalah Sarana Untuk
Mencapai Akhiran Yang Lebih Baik. ”
- 8 Agustus 2015 -
“ He Who Knows One Knows None “
- 31 Oktober 2015 -
“ Language Is A Subject Of Infinite Complexity... “
- 31 Oktober 2015 -
“ Semakin Ku Masuk Dalam Gelombang Kenyataan, Semakin Ku Ketahui Kebodohan Ku Ini. “
- 18 Desember 2015 -
“ Gagal Itu Biasa, Mencoba Hingga Akhir Itu Yang Luar Biasa. ”
- 21 Desember 2015 –
Bahagian II
(2016-2017)
“ Bersabarlah Dan Tetaplah Dalam Kejujuran Itu, Karena Kejujuran Yang Dapat Membawa Kalian Kepada Keselamatan Dan Akan Membukakan Jalan Bagi Kalian
Atas Beban Dan Tekanan Yang Kalian Hadapi. “
- 19 April 2017 -
M. Fauzhan Algiffari
“ Betapa Malam Terasa Panjang Tepian Kian Kelam
Tiada Teman Yang Kudapat Bersenang Membuat Mataku Tak Terpejam
Demi Allah,
Jika Tidak Karena Takut Siksa Allah Pastilah Seluruh Sudut Ranjang Ini
'Kan Bergoyang “ (Dialog Peradaban)
- 8 Januari 2016 -
“ Dialah Yang Menjadikan Bumi Itu Mudah Bagi Kamu, Maka Berjalanlah Di Segala Penjurunya Dan
Makanlah Sebahagian Dari Rezeki-Nya. Dan Hanya Kepada-Nya-Lah Kamu (Kembali Setelah)
Dibangkitkan. ”
- 16 Januari 2016 –
“ Saya Memang Bukan Sejarawan. Namun, Saya Hanyalah Ilmuwan Yang Menyadari Pentingya
Sejarah. “
(Yusuf Al-Qaradhawi)
- 19 Mei 2016 -
(A History)
De Lacy O'leary "Islam At The Cross Roads";
London.1923
" Sejarah Membuatnya Jelas Bahwa Legenda Dari Muslim Fanatik (Yang Menyapu Dunia), Memaksa Islam Dengan Menggunakan Acungan Pedang Dari Bangsa-Bangsa Yang Ditaklukkannya Adalah Mitos
Yang Fantastik Dan Absurd Yang Diulang-Ulang Sejarawan. "
- 24 Mei 2016 –
“ Hai Orang-Orang Yang Beriman, Peliharalah Dirimu Dan Keluargamu Dari Api Neraka Yang Bahan Bakarnya Adalah Manusia Dan Batu; Penjaganya
Malaikat-Malaikat Yang Kasar, Keras, Dan Tidak Mendurhakai Allâh Terhadap Apa Yang Diperintahkan-Nya Kepada Mereka Dan Selalu
Mengerjakan Apa Yang Diperintahkan. ”
- 22 Desember 2016 -
“ Bersabarlah Dan Tetaplah Dalam Kejujuran Itu, Karena Kejujuran Yang Dapat Membawa Kalian Kepada Keselamatan Dan Akan Membukakan Jalan
Bagi Kalian Atas Beban Dan Tekanan Yang Kalian Hadapi. “
- 19 April 2017 -
“ Sesungguhnya Allah Mengetahui Yang Tersembunyi Di Langit Dan Di Bumi. “
- 8 Mei 2017 -
“ Banyak Hal Yang Bisa Kau Pelajari Dari Memanah, Salah Satunya Untuk Mencapai Target Di Butuhkan
Ketangkasan Dan Kesabaran. “
- 26 Mei 2017 –
“ Cinta Itu Bukan Dia Yang Terasa Menyakitkan, Bukan Dia Yang Melelahkan Dan Juga Bukan Yang
Meletihkan. Tapi Dia Yang Memberikan Semangat, Karena Dia Tau Dia Dengan Kehadiran Cinta, Baik Sakit, Lelah Dan Letih Pun Akan Menjadi Indah. “
- 21 Juli 2017 -
“Ya Rabb Kami, Janganlah Engkau Jadikan Hati Kami Condong Kepada Kesesatan Sesudah Engkau
Beri Petunjuk Kepada Kami, Dan Karuniakanlah Kepada Kami Rahmat Dari Sisi Engkau. ”
- 17 Agustus 2017 -
“ Kesejahteraan Merupakan Harapan Dari Semua Bangsa, Bahkan Wujud Dari Kemerdekaan Dapat Dilihat Setelah Rakyat Merasakan Kesejahteraan. “ Intisari Falsafah Yg Terkandung Untuk Mencapainya Terdapat Dalam Faham Keadilan, Bahwa Keadilan Yg
Menjadi Pucuk Bibit Masalah Kesejahteraan Manusia; Bahwa Manusia Akan Mencapai Kesejahteraan Jika Dia Hidup Dalam Suasana Dan
Keadaan Yg Adil." (S.M.N.Al-Attas)
Setiap Orang Di Tuntut Untuk Adil, Yang Dapat Menempatkan Sesuatu Pada Tempat/Kadarnya Masing-Masing. Untuk Menempatkan Sesuatu Pada
Tempatnya Dibutuhkan Ilmu Sebagai Bahan, Dan Agama Sebagai Tolak Ukur (Tuntunan) Untuk
Mencapai Kesejahteraan.
Bangunkan, Didik, Tuntun Mereka. Untuk Mencapai Kesejahteraan
- 17 Agustus 2017 -
“ Hidup Yang Tak Diperjuangkan, Tak Dapat Di Menangkan. “
(Sutan Syahrir)
- 9 November 2017 –
“ Jangan Mengikuti Orang Yang Benar, Tapi Ikuti (Fahami) Kebenaran. Maka Kita Akan Tau Siapa
Orangnya. “
Tapi, Jika Kita Yakini Orang Itu Dapat
Menghantarkan Kita Kepada Kebenaran, Ikutilah Sampai Kita Menemukan Kebenaran (Makna
Sesungguhnya)
- 14 November 2017 -
Bahagian III
(2018-2019)
“ This Is Not About The Problem In My Mind, But It’s About You Who Is Always In My Mind ”
Ini Bukan Tentang Masalah Dipikiran Saya, Tetapi Ini Tentang Anda Yang Selalu Ada Di Pikiran Saya
- 20 Mei 2019 –
M. Fauzhan Algiffari
“ Setiap Yang Menangis Akan Ditangisi Setiap Yang Mengiring Jenazah Akan Diiringi
Semua Yang Disimpan Akan Binasa Semua Yang Diingat Akan Dilupa Tidak Ada Selain Allah Yang Kekal
Siapa Yang Tinggi, Allah-Lah Yang Mahatinggi “ (Syeikh Mahmud Al-Mishri:27)
- 13 Januari 2018 -
Imam Ghazali Menulis:
"Ketahuilah Bahwa Yang Dimaksud Dengan Perlakuan Baik Terhadap Isteri, Bukanlah Tidak
Mengganggunya, Tetapi Bersabar Dalam Gangguan/Kesalahan Serta Memperlakukannya
Dengan Kelembutan Dan Maaf, Saat Ia Menumpahkan Emosi Dan Kemarahan".
(Tafsir Al-Mishbah:409)
- 14 Januari 2018 –
Kemudian Allah Mengingatkan, Bahwa Kepada- Nyalah Semuanya Akan Kembali. Dengan Kata Lain,
Kita Tidak Selamanya Menetap Di Bumi Yang Kita Tempati Ini, Tetapi Kita Memasukinya Layaknya
Pengembara. Karena Itu Kita Tidak Boleh
Menjadikannya Tempat Tinggal Yang Permanen. Kita Memasukinya Untuk Mencari Bekal Untuk Menuju
Tempat Yang Abadi. Bumi Ini Merupakan Tempat Persinggahan Dan Jembatan Penyeberangan, Bukan
Tempat Tinggal Yang Tetap.
(Ibnu Qayyim Al-Jauziyah:119)
- 2 Mei 2018 -
Ketika Keduanya Sampai Di Mulut Gua, Abu Bakar Berkata, "Biarkan Aku Masuk Terlebih Dahulu, Jika
Ada Sesuatu, Biar Aku Menghadapinya." Lalu, Abu Bakar Memasuki Gua Itu Seraya Menyingkirkan Kotoran Yang Ada Di Sana. Dia Menemukan Lubang,
Lalu Merobek Mantelnya, Dan Menjadikannya Alas.
Setelah Dirasa Aman Dan Bersih, Abu Bakar Berkata Kepada Rasulullah, Saw, "Masuklah."
Kemudian Beliau Saw Memasuki Gua Itu. Beliau Merebahkan Badan Dan Meletakkan Kepalanya Di Pangkuan Abu Bakar Lalu Tertidur. Abu Bakar Tidak
Berani Bergerak Barang Sedikitpun, Karena Takut Membangunkan Beliau. Tiba2 Ada Binatang Yang
Menyengat Abu Bakar, Abu Bakarmenahan Sakit Hingga Meneteskan Air Mata Dan Jatuh Di Pipi Rasulullah Saw, Lalu Beliau Berkata, "Ada Apa
Wahai Abu Bakar?"
Abu Bakar Menjawab,"Demi Ayah Dan Ibuku Yg Menjadi Jaminan Bagimu, Ada Yang Menyengatku."
Lalu, Rasulullah Meludahi Bagian Yang Disengat Sehingga Hilang Rasa Sakitnya.
Mereka Berdua Bersembunyi Di Dalam Gua Selama Tiga Malam. Malam Jum'at, Malam Sabtu, Malam
Ahad (Fathul Bari).
Sebenarnya Ada Yang Sampai Ke Gua Di Mana Rasulullah Saw Bersembunyi, Mereka Berkerumun Di Mulut Gua, Tetapi Allah Maha Kuasa. Dari Anas
Dari Abu Bakar, Dia Berkata, "Aku Bersama Rasulullah Saw Di Dalam Gua Itu, Ketika Aku Mendongakkan Kepala, Aku Melihat Beberapa Pasang
Kaki Kafir Quraisy, Aku Berkata, "Wahai Rasulullah, Andai Mereka Melongokan Kepala, Pasti Mereka Melihat Kita."Beliau Berkata, "Diamlah Wahai Abu Bakar, Kita Berdua, Dan Yang Ketiga Adalah Allah
Menyertai Kita." (H.R. Bukhari)
(Syaikh Shafiyyurrahman Al-Mubarakfury:210)
- 13 Juli 2018 -
“ Jangan Takut Kehilangan Dunia Jangan Takut Kehilangan Jabatan
Jangan Takut Kehilangan Makhluk Yang Dicintai Dunia Hanya Sementara
Jabatan Akan Runtuh Seorang Kekasih Akan Pergi Meninggalkan,
Ketika Kita Kehilangan Akhirat Ketika Kita Kehilangan Rendah Hati Ketika Kita Kehilangan Cinta Sang Abadi
Sirnalah Jalan Menuju Kemenangan Hilang Amalan Kita
Kehinaan Akan Mengancam. ”
- 21 Oktober 2018 -
“ Tidak Akan Makhluk Bisa Mendatangkan Kebahayaan Maupun Tidak Bisa Mendatangkan Keuntungan, Yang Paling Bahaya Ketika Kita Tidak Sanggup Untuk Bertaubat, Tidak Bisa Mengeluarkan
Airmata Karena Dosa Yang Kita Perbuat. “
- 21 Oktober 2018 -
(Manusia) Sifat.
Di Berikan Bencana Sebagai Tanda Maha Kuasanya Sang Khalik, Salah Satu Alasanya Sebagai Peringatan
Agar Kita Kembali Dekat Kepada Allah.
Begitu Datang Bencana Yang Pertama, Hati Kita Pasti Teringat Kembali Ke Pada Tempat Bersandar Yaitu
Allah (Fitrah).
Tapi Tak Di Barengi Dengan Istiqamah, Heranya Di Berikan Bencana Beberapa Kali Tak Mau Kembali
Juga.
Kita Diberikan Bencana 1,2,3,4 Kali Ketika Lupa Wajar, Diberikan Bencana Beberapa Kali Terus Menerus Masih Belum Sadar Juga. Mau Berapa Kali
Lagi Datang Bencana, Agar Mengingatkan Kita Kembali Kepada Allah??!!
Pengingat.
- 21 Desember 2018 –
“ Layaknya Seorang Yang Belajar Tentang
Melepaskan, Ketika Itu Dia Harus Faham Bagaimana Belajar Untuk Menerima Sesuatu. “
- 09 Februari 2019 -
“ Sangat Disayangkan, Mereka Yang Dulu Hanya Fokus Tentang Cara Menaikkan Elaktabilitas Pilihan Mereka. Kini Kian Merajuk Mematahkan Elaktabilitas
Pilihan Kawannya, Ada Apa? Mengapa?
Mereka Kini Sadar, Mereka Tak Dapat Memenuhi Kepuasan Hasrat Mereka. “
#Politikjenaka #Indonesia #2019
- 19 Februari 2019 -
Kamu Kafir!!
Kita Tidak Boleh Mengadakan Sesuatu Dalam Urusan Agama Kita Yakni Hal-Hal Yang Kita Tidak Diizinkan Untuk Mengadakannya, Juga Tidak Boleh Mengucapkan Atas Nama Allah Itu Sesuatu Yang Kita
Tidak Mengetahui. (Mau'izhatul Mukminin:31) Kita Semua Tidak Boleh Mengkafirkan Seorangpun
Dari Golongan Ahli Kitab (Orang Yang Beragama Islam) Karena Kita Melihatnya Ia Berbuat Dosa Semacam Berzina, Mencuri Dan Minum Arak. Juga Tidak Boleh Kita Menempatkan Seseorang Baik Dari
Golongan Ahli Tauhid Atau Yang Berpegang Teguh Pada Keimanan, Bahwa Ia Akan Naik Surga Atau
Masuk Neraka, Kecuali Jikalau Oleh Rasulullah
S.A.W. Benar-Benar Telah Dijelaskan Bahwa Ia Pasti Dimasukkan Surga. (Mau'izhatul Mukminin:30)
Pandangan Hujjatul Islam, Imam Alghazali Rahimahullah, Diatas Tentang Penghakiman Terhadap Sesorang Menggunakan Kata Kafir (Kepada
Semuslim), Maka Itu Bukanlah 'Akidah Dari Ahli Sunnah Wal Jama'ah.
- Yang Kita Sesali Saat Ini, Banyak Yang Saling Mengkafirkan Antara Golongan Satu Dengan Golongan Yang Lain (Akibat Hawa Nafsu). (Saya Tdk
Mempermasalahkan Perubahan Kata Yang Bukan Muslim Dari Kafir Menjadi Non Muslim
(Kafir=Nonmuslim Silahkan, Penjelasan Dalam Al- Qur'an Nonmuslim Disebut Dengan Kafir). Tapi Permasalahan Terbesar Sekarang Bagaimana Sikap Kita Memahami Dari Akhlak Seorang Muslim Dalam
Bertindak.
(Terkait Penggunaan Kafir Diganti Non-Muslim Oleh Sebahagian Orang)
Beberapa Hari Lalu, Ramai Di Perbincangkan Tentang Kafir = Nonmuslim. Lalu Muncullah Di
Beranda Awal Saya Tentang Status Itu.
Teman Saya Dengan Beberapa Landasan Menjelaskan Kepada Saya, Berdalih Bahwa Rasulullah Tidak Memanggil Pamanya (Abu Thalib) Dengan Sebutan Kafir, Dengan Mengambil Beberapa
Hujjah Lainnya.
Dilain Pihak Mengatakan, Allah S.W.T Sendiri Yang Menyebut Mereka Dengan Kafir, Dengan Asbab
Turunya Surah Alkafirun.
-Menurut Saya, Hal Ini Tidaklah Kontradiktif, Dan Tidak Perlu Dipermasalahkan. Bahkan Ini Menjelaskan Tentang Bagaimana Akhlak Seorang Muslim Sebagai Rahmatan Lil'alamin (Itulah Ilmu).
Pernyataan Yg Kedua, Menjelaskan Bahwa Jika Berkenaan Dengan Akidah, Maka Tidak Ada Toleransi Di Dalamnya. Ada Saatnya Kita Tegas, Ada
Saatnya Kita Berkasih Sayang (Lembut).
Ingatlah Walaupun Yang Kafir (Nonmuslim) Mereka Bukan Saudara Kita Seakidah, Tapi Mereka Saudara
Kita Sebangsa Dan Setanah Air (Wathan). Karena Rasulullah Diutus Untuk Menyempurnakan Akhlak,
Maka Kita Jaga Akhlak Sebagai Seorang Muslim.
Bukankah Kafir (Nonmuslim) Yang Berbondong- bondong Masuk Islam Karena Melihat Akhlak Dari
Rasulullah S.A.W...??!!
Apakah Kita Tidak Malu Sebagai Seorang Muslim??
Wallahu A'lam Bishawab
- 04 Maret 2019 –
“ Keelokan Dunia Menampakkan Diri Dihadapanku, Ia Semakin Mendekat Sambal Memanggil-Manggil
Namaku.
Aku Seolah Buta Dan Tiada Melihatnya, Kerena Aku Melihat Tujuan Yang Ada Di Sana. “
- 22 Maret 2019 -
“ Kenapa Seorang Itu Sampai Mau Mendistorsikan Kebenaran?
Apakah Kebenaran Itu Sendiri Yang Memiliki Kekurangan, Atau Akal Kita Yang Belum Mampu
Mengenal Kebenaran?!
Kalau 1 + 1 = 2, Mengapa Menganggap 2 + 0 = 20. “
#Keberadaanyangmenipu #Adayangsalah
- 21 April 2019 -
“ This Is Not About The Problem In My Mind, But It’s About You Who Is Always In My Mind ”
Ini Bukan Tentang Masalah Dipikiran Saya, Tetapi Ini Tentang Anda Yang Selalu Ada Di Pikiran Saya
- 20 Mei 2019 –
“ Ibarat Pagi Dan Malam, Mereka Diciptakan Berpasangan Tetapi Tidak Untuk Bergandengan Karena Malam Telah Mampu Menutupi Pagi Dan Pagi
Dapat Menerangkan Gelapnya Malam.
Ibarat Aku Dan Kamu, Yang Diciptakan Berpasangan Tetapi Dapat Bergandengan, Karena Sang Pencipta Tau Bahwa Kita Belum Mampu, Layaknya Pagi Dan
Malam. Yang Bergandengan Bukan Untuk Mencari Kesempurnaan Melainkan Untuk Saling Menutupi
Kekurangan.”
- 01 Juni 2019 –
“ Orang Buta Tidak Bisa Melihat Benda-Benda, Meskipun Benda-Benda Itu Ada Pada Tempatnya. Dia
Tidak Bisa Mengatakan Bahwa Benda-Benda Itu Tidak Ada Hanya Karena Tidak Bisa Melihatnya. Jika
Manusia Tidak Bisa Melihat Yang Mahabenar Yang Selalu Menyertai Dan Meliputi Mereka, Maka
Merekalah Orang-Orang Buta! “
(Ibn 'Atha'illah Al-Sakandari/1250-1309)
- 07 Juni 2019 –
Ketika Nabi Adam A.S. Melihat Keadaan Anak Cucunya, Ada Yang Kaya Ada Juga Yang Miskin, Ada Yang Tampan Ada Juga Yang Jelek, Dan Sebagainya.
Maka Beliau Berkata "Mengapa Engkau Tidak Samakan Saja Mereka", Lalu Kemudian Allah Swt.
Menjawab "Sesungguhnya Aku Lebih Menyukai Untuk Disyukuri"
(Ibnu Qayyim Aljauziyah/Kunfayakun)
- 09 Juni 2019 –
“ Kalau Kamu Bunga Mawarnya, Maka Saya Akan Menjadi Airnya.
Walaupun Suatu Saaat Kamu Akan Berpindah, Tapi Paling Tidak Saya Bisa Menemani Kamu Disaat
Kamu Tumbuh Dan Berkembang. “
- 11 Juni 2019 –
" Orang Berakal Itu Bukan Orang Yang Bisa Membedakan Yang Baik Dari Yang Buruk, Tetapi Yang Bisa Mengetahui Mana Yang Lebih Baik Dari
Dua Keburukan. "
(Umar Bin Al-Khaththab Radhiyallahu Anhu)
- 28 Juni 2019 –
“ Tidak Sedikit Dari Kita Yang Merasa Kehilangan (Ketakutan), Disebabkan Apa Yang Dititipkan Kepada
Kita, Dirasa Itu Adalah Milik Kita (Dimiliki). “
- 13 Juli 2019 –
“ Lakukan Bahagianmu Dengan Baik, Lalu Tuhan Akan Melakukan Bahagianya. “
- 15 Juli 2019 –