• Tidak ada hasil yang ditemukan

88 bab v kesimpulan dan saran

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "88 bab v kesimpulan dan saran"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

88 BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

1. Penyimpanan rekam medis di Puskesmas Kademangan menggunakan sistem penyimpanan Sentralisasi. Sedangkan sistem penomoran menggunakan sistem Family Folder dan sistem penjajaran menggunakan Sistem Nomor Langsung (Straight Numerical Filing System)

2. Penyusunan Buku Pedoman sesuai dengan Sistem Penyimpanan Rekam Medis yang ada di Puskesmas Kademangan yang dilakukan peneliti dengan pengamatan langsung, wawancara dan FGD.

Kemudian dicetak dengan ukuran 21 cm x 14, 8 cm.

3. Sosialisasi dilakukan peneliti untuk mengenalkan dan menjelaskan isi buku Pedoman Penyimpanan Rekam medis kepada petugas sehingga petugas dapat memahami isi/materi yang ada dalam Buku Pedoman.

4. Kuesioner dibuat untuk mengidentifikasi Pengetahuan Petugas Penyimpanan tentang Buku Pedoman Penyimpanan dan Retrieval Rekam medis yang berisi 10 Soal dengan 5 Pilihan jawaban.

5. Uji Validitas dan Reliabilitas Kuesioner dilakukan pada 15 soal Kuesioner dan menghasilkan 10 soal yang dinyatakan Valid dan Reliabel sehingga dapat menjadi soal dalam kuesioner.

6. Pengetahuan Petugas tentang Buku Pedoman Penyimpanan dan Retrieval Rekam Medis adalah Baik. Hal tersebut diketahui dari hasil pengerjaan kuesioner oleh petugas penyimpanan dimana kedua petugas penyimpanan memperoleh nilai yang masuk dalam kategori Baik.

7. Kejadian Misfile yang terjadi di Bagian Penyimpanan Puskesmas Kademangan adalah sebanyak 5 berkas rekam medis dari total 80 permintaan rekam medis. Atau jika di presentasekan yaitu sebesar 6,25%

(2)

89

berkas rekam medis terjadi Misfile. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sistem penyimpanan puskesmas Kademangan masih Kurang baik dan perlu dibenahi.

B. Saran

1. Buku Pedoman Penyimpanan dan Retrieval rekam medis ini dapat dijadikan acuan dan tambahan pengetahuan petugas penyimpanan dalam melaksanakan penyimpanan rekam medis.

2. Menggunakan Tracer (Petunjuk Keluar) dalam proses pengambilan berkas rekam medis dari Rak Penyimpanan hal ini bertujuan untuk mengetahui letak berkas rekam medis terkait dan meningkatkan efisiensi dan akurasi dengan menunjukkan dimana rekam medis disimpan saat kembali.

3. Memberikan Pelatihan bagi petugas penyimpanan untuk menambah pengetahuan dan wawasan petugas tentang rekam medis.

Referensi

Dokumen terkait

Isilah jawaban Bapak / Ibu / Sdr / I atas pertanyaan yang ada dengan cara memberikan tanda ”√” pada kolom yang telah tersedia sesuai keadaan yang anda alami.. KUESIONER

Apa yang menjadi pilihan masyarakat adat Kampung Naga untuk menjatuhkan pilihan mereka atas dasar perasaan suka terhadap salah satu pasangan calon, hal tersebut berkenaan

1) Petugas yang melakukan pengambilan rekam medis pasien rawat adalah petugas rekam medis bagian penyimpanan. 2) Petugas penyimpanan mengambilkan berkas rekam medis pasien rawat

Perlu adanya standarisasi kelengkapan pengisian rekam medis pasien, terkait usia, berat badan, obat yang digunakan, dosis obat yang diberikan, rute pemberian

Saran 1 Kartu kodefikasi diagnosis penyakit gigi dapat dijadikan panduan dalam proses pemberian kode diagnosis pada dokumen rekam medis khususnya formulir gigi dan mulut.. 2 Kartu

Gambar 3.1 Rancangan Penelitian Objek Sistem Penyimpanan Berkas Rekam Medis Subjek Petugas Penyimpanan Kepala Instalasi Rekam Medis Pengukuran Variabel Observasi dengan

Unsur Man, Identifikasi faktor penyebab tidak ditemukan dokumen rekam medis berdasarkan faktor man didapatkan hasil bahwadari segi pendidikan, sebagian besar latar belakang pendidikan

Tahap kedua yaitu dengan memberikan kuesioner pada petugas untuk mengidentifikasi pemahamannya mengenai kelengkapan dokumen rekam medis dan melakukan observasi langsung dengan