Bapak dan Ibu tercinta di Lampung yang selalu mendoakan dan memberikan dukungannya selama berada di Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta. Wakil Rektor II Bidang Keuangan Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta, Bpk. Muhammad Daud Arif Khan, S.E., M.Si., Aka., CPA. Romlah Widayati, M.Ag yang telah melindungi dan membimbing saya selama saya berada di organisasi DEMA IIQ Jakarta periode 2018 dan membantu dalam berbagai hal.
Ustazah Fatimah Askan, selaku pengajar Tahfiz kelas IAT VIII A dan KPI, serta Ms. Laila Mawaddaturrofiqoh S.Ag., terima kasih atas kesabarannya sebagai mustami' (عمتسم). Seluruh dosen pengajar selama semester VIII di Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta, terima kasih atas ilmu yang diberikan. Seluruh civitas akademika Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta, mulai dari satpam, saudara OB dan seluruh pegawai Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta.
Seluruh keluarga besar Bani Subadi dan Bani Sahid (alm). atas dukungan, semangat dan doanya selama ini. Kami ucapkan terima kasih atas segala pengorbanan waktu dan tenaga dalam membantu penulis menyelesaikan disertasi ini. Istiqomah, S.Sos., terima kasih atas tenaga dan semangatnya, yang telah membimbing setiap wawancara selama proses skripsi. Sahabat selama 4 tahun adalah Miaul Hilwah, S.Ag. dua orang nenek) yang selama ini selalu mendengarkan keluh kesah dan selalu memberikan nasehat dalam setiap permasalahan. Pengurus DEMA IIQ Jakarta 2018, Nabilatun Nada, S.Ag., Halimatussa'diyah, S.Pd., Rif'atul Masrurah, S.E., Putri Hilyah. Kepada seluruh penghuni kontrakan Pojok Berty khususnya penghuni lantai atas Miaul Hilwah, S.Ag., Rizqiatul Maulidah, S.Pd., Pina Hapsari Hayuningtyas, S.Pd., dan Istiqomah, S.Sos., terima kasih atas dukungan dan solidaritasnya. , dan keluarga tanpa batas.
Pengurus Skripsi Berteman dengan Ibu Iffaty Zamimah, S.Th.I., M.A., Aisyah Sulastri, S.Ag., Aprilianni, S.Ag., Ane Indriani, S.Ag., Yasirotul Umuri, S.Ag., Nisa Riskiah Lakara, S.Ag., Dewi Sanggar Wati, S.Ag., Masita Hasanah, S.Ag.
ةَيَأْلا
- Identifikasi Masalah
- Pembatasan Masalah
- Perumusan Masalah
- Tujuan Penelitian
- Tinjauan Pustaka (Literature Review)
Analisis Bacaan Al-Qur'an Dai/ah Terkenal (Kajian Analisis Ilmu Tajwid) Oleh : Mustika Septiana Sari. Sebab para khatib merupakan keturunan para nabi yang wajib menyampaikan ajaran Islam dan menyampaikan kaidah membaca Al-Quran dengan baik dan benar. Terkadang kita temukan di media sosial bahwa orang yang membaca Al-Qur'an tidak menggunakan kaidah ilmu tajwid.
Kebanyakan penelitian lebih fokus pada metode dakwah yang diberikan oleh para mubaligh, tidak ada satupun yang membahas tentang bacaan Al-Qur'an yang dilakukan oleh para mubaligh. Intinya, banyak orang yang meniru dan melakukan apa yang mereka lihat di media sosial, termasuk pembacaan Al-Quran oleh dai/ah dan nada bacaannya. 4Ahmad Fathoni, Petunjuk Praktis Tahsin Tartil Al-Qur'an Metode Maisura, (Tangerang Selatan: Yayasan Workshop Metode Maisura, 2017), hal.
Di sinilah fungsi dai/ah adalah mengajarkan cara membaca Al-Qur’an yang baik dan benar menurut kaidah yang telah ditetapkan, dengan metode tertentu sesuai dengan metode ceramah yang digunakan dai/ah. Tidak dapat dipungkiri bahwa kemampuan setiap mubaligh dalam membaca Al-Qur’an berbeda-beda, tergantung siapa da’i yang mempelajarinya dan metode apa yang digunakannya. Membaca Al-Qur'an merupakan mata pelajaran yang sangat-sangat penting untuk dipelajari, sehingga pembelajaran tahsin dalam Al-Qur'an6 sangat diperlukan bagi siapapun yang mempelajari Al-Qur'an, khususnya para pendakwah media sosial.
Pembacaan Alquran yang dilakukan Dai/ah di televisi dan YouTube tidak sesuai dengan kaidah keilmuan tajwid. Peneliti membatasi masalah yang diteliti hanya pada “pembacaan Al-Quran setiap hari di televisi dan YouTube”. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kualitas pembacaan Al-Qur’an oleh para pengkhotbah terkenal di televisi dan YouTube menurut standar bacaan metode Maisûrâ.
Dengan menambah bahan pustaka wacana kajian Al-Quran di media sosial (televisi dan YouTube) yang dibaca oleh para dai kondang, sehingga diharapkan bermanfaat bagi para peneliti yang fokus pada kajian Al-Quran. di media massa. Skripsi dengan judul ini mempunyai sedikit persamaan dengan pembahasan pokoknya yaitu kualitas membaca Al-Qur'an (tahsin Al-Qur'an). 9Sulatri Rahayu, Disertasi Peran Program Pembelajaran Tahsin Qiraah Terhadap Kemampuan Membaca Al-Quran Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di Masjid LTTQ Fathullah UIN Syarif Hidayatullah.
Skripsi yang ditulis oleh Lina Selfia Novitasari tahun 2018 dengan judul bacaan “Al-Qur’an dalam Tradisi Munggah Molo (Kajian Living Qur’an di Desa Patihan Wetan, Babadan, Ponorogo)”. Peneliti hanya menggunakan metode dokumentasi yang terbatas pada objek yang diperoleh dari hasil wawancara dan analisa, pada saat pembacaan Al-Quran oleh para dai di media TV dan channel YouTube.
Pendahuluan
Penulisan sistematika digunakan dalam penelitian agar pembahasan lebih terorganisir dan melihat gambaran jelas struktur hasil penelitian.
Bab II Gambaran Umum Al-Qur`an, Dai/ah, Selebriti dan Kaidah Ilmu Tajwid
Teknik penulisan penelitian yang dijadikan acuan bagi peneliti adalah Buku Pedoman Penulisan Proposal dan Tesis pada Lembaga Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta Nomor: AK.01.1037/V/2017.
Dai/ah Selebriti Di Televisi dan YouTube
Penutup
PENUTUP
Saran
Sehingga mahasiswa dapat melanjutkan penelitian terkait pembacaan Al-Quran oleh para pendakwah terkenal di media sosial, dan tidak hanya terbatas di televisi dan YouTube. Para awak stasiun televisi hendaknya lebih memperhatikan pembacaan Al-Quran oleh para dai yang tampil di stasiun televisi tersebut. Bahwa para khatib hendaknya lebih memperhatikan pembacaan Al-Quran ketika tampil di media sosial.
Al-Hasni, Muhammed bin Alawi Al-Maliki, Mutiara Ilmu-Ilu Al-Qur`an, Bandung: CV. An-Nisaburi, Muslim bin Hajjaj Abu Hasan Al-Qusairiy, Sahih Muslim, bab: Fadilah membaca al-Quran, Beirut: Daar Ihya' At-Tirasi al. An-Neveui, Imam Abu Zekariya Yahya bin Syaraf, Terjemahan At-Tibyân Adab Penghafal Al-Qur`an dari kitab At-Tibyânu fî Âdâbi Hamalatil Qur`âni, Jakarta: Maktabah Ibnu Abbas, 2005.
At-Tibyân Adab Hafalan Al-Qur'an, terjemahan kitab At-Tibyânu fî Âdâbi Hamalatil Qur'âni. Chotimah, Kusnul, Skripsi Proses Pengajaran Tehsin Al-Qur'an pada Ibu Rumah Tangga di Masjid Baitul Hikmah Dukuh Tlangu Bulan. Dhohak, Muhammad Bin Isa Bin Sauroh bin Musa bin, Jami'ul Kabir Sunan At-Tirmidzi, bab: fadilah yang datang kepada orang yang membaca 1 surat Al-Qur'an, Beirut: Darul 'Arabiy Al-Islami, 1998.
Eldeeb, Ibrahim, Be A Living Qur'an, Petunjuk Praktis Penerapan Ayat Al-Qur'an, Jakarta: Lentera Hati, 2009. Mengutip bacaan ayat Al-Qur'an melalui channel YouTube Indosiar bertajuk "Suami Mamah dan Aa-Isteri Magnet”, diakses pada 12 Agustus 2019. Rahayu, Sulatri, Disertasi Peran Program Pembelajaran Tahsin Qiraah Terhadap Kemampuan Belajar Al-Quran Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta di LTTQ Fathullah- Masjid, untuk dibaca, UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta: 2016.
Setiawan, Dedi Indra, “Implementasi Kegiatan Tahsin Al-Qur'an Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur'an Mahasiswa Universitas Islam Negeri Ma'had SunanAmpel Al-Aly Maulana Quraish, Keajaiban Al-Qur'an Dilihat dari Aspek Linguistik Tanda Ilmiah, dan Pemberitaan Ilmu Gaib, Bandung: Mizan, 1998. Suherman, “Jurnal Pengaruh Kemampuan Membaca Al-Qur’an Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Politeknik Negeri Medan ".