PENDAHULUAN
Latar Belakang
Perusahaan terkadang harus memutuskan apakah akan menerima pesanan khusus, yang biasanya memiliki harga lebih rendah dibandingkan harga reguler. Hal terpenting yang harus dilakukan manajer adalah tidak langsung menolak pesanan khusus tersebut hanya karena harga yang ditawarkan pembeli lebih rendah dari harga normal yang ditetapkan perusahaan. Pada dasarnya akuntansi biaya dengan sifat kuantitatifnya menghitung biaya-biaya yang menjadi faktor penentu harga dasar khusus, dan konsep biaya relevan yang merupakan bagian dari akuntansi manajemen sangat cocok digunakan dalam pengambilan keputusan pembelian suatu pesanan khusus, terima atau tolak. .
Biaya tetap mempengaruhi pengambilan keputusan karena biaya tersebut tidak akan berubah dalam selang waktu tertentu dengan adanya pesanan khusus. Berdasarkan latar belakang tersebut maka penulis memilih judul untuk skripsi ini yaitu “Analisis Diferensial Biaya Dalam Pengambilan Keputusan Menerima Atau Menolak Pesanan Khusus Pada PT. DAYA SAKTI INDUSTRI” dengan harapan agar penulis dapat melihat lebih dekat mengenai manajemen permasalahan sehubungan dengan keputusan tersebut. apakah akan menerima atau menolak pesanan khusus.
Masalah Pokok
Tujuan dan Manfaat Penelitian
TINJAUAN PUSTAKA
Pengertian dan Penggolongan Biaya
Biaya bahan baku adalah biaya yang digunakan untuk membeli bahan baku yang digunakan untuk membuat produk jadi. Biaya tidak langsung adalah biaya yang dikeluarkan untuk lebih dari satu objek biaya dan tidak dapat ditelusuri ke suatu objek tertentu. Biaya relevan adalah biaya yang akan terjadi di masa depan dan berbeda antar alternatif keputusan yang berbeda.
Biaya tidak relevan adalah biaya yang tidak memenuhi salah satu atau kedua kriteria biaya relevan. Sunk cost adalah biaya yang telah terjadi dan tidak dapat diubah oleh keputusan saat ini atau masa depan. Biaya out-of-pocket adalah biaya yang memerlukan pengeluaran moneter di masa depan sebagai akibat dari keputusan saat ini atau masa depan.
Pengertian dan Manfaat Biaya Diferensial
Ketika mengambil keputusan untuk menerima atau menolak pesanan khusus, informasi akuntansi diferensial yang penting adalah pendapatan diferensial dan biaya diferensial. Dalam memutuskan menerima atau menolak suatu pesanan khusus, manajemen harus mempertimbangkan beberapa faktor selain keuntungan, antara lain. PT Daya Sakti Industri Makassar mendapat pesanan khusus dari Anus Store sebanyak 6950 unit dengan harga Rp 1950 per unit.
Kesempatan pertama untuk memesan khusus genteng sebanyak 6.950 unit dengan harga Rp 1.950 per unit akan disajikan dalam laporan laba rugi pesanan khusus yang dapat dilihat pada Tabel 5 di bawah ini. PT Daya Sakti Industri Makassar mendapat pesanan khusus dari Nuansa Store sebanyak 5.000 unit dengan harga Rp 2.200 per unit. Pilihan lainnya untuk pesanan khusus genteng 5.000 unit dengan harga Rp 2.200 akan disajikan pada laporan laba rugi pesanan khusus yang dapat dilihat pada tabel berikut.
Laporan laba rugi pesanan khusus sebanyak 5.000 unit pada PT Daya Sakti Industri Makassar pada tahun 2008. Salah satunya adalah keputusan menerima atau menolak pesanan khusus seperti yang terjadi pada PT Daya Sakti Industri Makassar. Untuk memanfaatkan kapasitas yang belum terpakai, perusahaan akan memutuskan menerima atau menolak pesanan khusus mulai tahun 2009 sebagai berikut.
PT Daya Sakti Industri Makassar mendapat pesanan khusus dari sosok Surya Abadi sebanyak 5.800 unit dengan harga Rp 2.350 per unit. Untuk memudahkan perusahaan dalam mengambil keputusan menerima atau menolak pesanan khusus, berikut ini disajikan laporan laba rugi pesanan khusus. Daya Sakti Industri Makassar mendapat pesanan khusus dari Tokoh Anugrah Perkasa sebanyak 5.800 unit dengan harga Rp 2.000 per unit. Selain itu, Tokoh Anugrah Perkasa akan menanggung seluruh biaya pengiriman.
Untuk mengetahui dapat dipenuhi atau tidaknya pesanan khusus, maka akan ditampilkan laporan untung dan rugi pesanan khusus seperti pada Tabel 12 di bawah ini. Dari hasil analisis biaya diferensial tahun 2009 dengan pesanan khusus sebanyak 5.800 unit dengan harga Rp 2.000 per unit, dimana pemesan menanggung seluruh biaya pengiriman, hal ini masih dapat diterima. Hasil analisis biaya diferensial pada industri genteng PT Daya Sakti Industri Makassar tahun 2008 menunjukkan bahwa kedua alternatif pesanan khusus yang terjadi dapat diterima, hal ini dikarenakan selisih pendapatan dan kedua alternatif pesanan khusus tersebut lebih besar dibandingkan selisihnya. biaya.
Aplikasi Biaya Diferensial daalm Pengambilan Keputusan
Pengertian Full Costing & Variabel Costing
Kerangka Berpikir
METODE PENELITIAN
Tempat dan Waktu Penelitian
Waktu yang diperlukan untuk melakukan penelitian dan mengumpulkan data bervariasi dari dua bulan, yaitu pada bulan April sampai Mei 2010.
Metode Pengumpulan Data
Artinya melihat dokumen-dokumen dan melalui literatur-literatur yang relevan untuk dijadikan landasan analisis data yang berkaitan dengan penulisan ini dan untuk memperoleh informasi atau informasi ilmiah dalam rangka memperoleh pengetahuan atau kerangka teori dan alat analisis. Yaitu dengan mempelajari literatur, jurnal dan catatan yang berkaitan dengan masalah yang sedang dibahas guna memperoleh kerangka teori, serta landasan dan alat analisis.
Jenis dan Sumber Data
Data yang diperoleh dari perusahaan berupa observasi dengan cara wawancara kepada manajer dan karyawan serta data tertulis lainnya yang diperlukan penulis.
Metode Analisis
Pesanan khusus merupakan pesanan dari pelanggan eksternal (bukan pelanggan tetap perusahaan) yang diterima untuk memanfaatkan kapasitas yang menganggur. Selain itu tergolong pesanan khusus karena pesanan tersebut memiliki harga jual yang lebih rendah dibandingkan harga jual normal. Dalam upayanya memenuhi permintaan konsumen dan mengisi kembali persediaan, perusahaan melakukan produksi secara kontinyu atau terus menerus, hanya saja perusahaan juga sering menerima pesanan khusus dari konsumen.
Dalam pengambilan keputusan untuk memilih alternatif mana yang lebih menguntungkan, khususnya dalam hal pemesanan khusus genteng, diperlukan informasi biaya diferensial. Jika harga jual satuan pesanan khusus genteng lebih kecil dari biaya variabel per unit, maka pesanan khusus tersebut harus ditolak karena perusahaan akan mengalami kerugian. Jika harga jual per unit genteng pesanan khusus sama dengan biaya variabel per unit, maka perusahaan tidak mendapat untung atau rugi.
Dengan pemesanan khusus genteng sebanyak 6.950 unit dengan harga penawaran Rp 1.950 masih dapat diterima karena dengan pemesanan khusus tersebut perusahaan mendapat tambahan keuntungan sebesar Rp 5.907.500. Berdasarkan tabel diatas maka laporan laba rugi untuk pesanan khusus genteng sebanyak 5.000 unit dengan persediaan Rp 2.200 per unit diterima karena akan memberikan harga jual pesanan khusus Rp 2.200 yang berada di atas biaya variabel. per unit yaitu Rp 1.100, padahal masih di bawah harga jual per unit untuk hasil umum. Selama tahun 2009, PT Daya Sakti Industri Makassar menetapkan kapasitas penjualan sebanyak 361.400 unit dengan harga Rp 2.500 per unit.
Dari hasil analisis biaya diferensial pada laporan laba rugi di atas terlihat bahwa dari adanya pemesanan khusus sebanyak 5.800 unit dengan harga Rp 2.350 per unit, perusahaan memperoleh tambahan keuntungan sebesar Rp Hal ini terjadi karena harga jual pesanan khusus lebih besar dibandingkan biaya variabel per unitnya, sehingga pesanan khusus ini dapat diterima. Namun jalur alternatif pertama perusahaan memperoleh keuntungan yang lebih tinggi, sehingga perusahaan harus menerima pesanan terpisah untuk alternatif pertama.
Defenisi Operasional
GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
Sejarah Perusahaan
Struktur Organisasi
Untuk menjamin kelancaran perusahaan, mutlak diperlukan pendefinisian yang jelas tentang tugas, tanggung jawab dan wewenang dalam perusahaan sehingga tercipta hubungan kerja. Hubungan kerja yang baik ini akan terwujud jika terdapat pembagian tugas yang jelas antara satu departemen dengan departemen lain dalam perusahaan, jika ada pembagian tugas maka masing-masing departemen akan mengetahui tugas, wewenang dan tanggung jawabnya. Melalui struktur organisasi, pegawai dapat mengetahui siapa atasannya, akan bertanggung jawab kepada siapa, dan di bagian mana mereka akan bekerja sama.
Ada batasan yang jelas mengenai tugas pokok yang dilaksanakan, dan pemimpin dapat mengenali kedudukannya sebagai pengambil kebijakan, yang harus dilaksanakan sendiri dan yang akan dilimpahkan kepada bawahannya. Jadi jelas bahwa dalam struktur organisasi dapat diketahui sejauh mana kendali suatu bagian terhadap bagian lain, sehingga jelas bahwa pada suatu bagian akan diajak bekerja sama oleh orang-orang yang merupakan bawahan. Hal ini dapat memberikan gambaran mengenai jumlah bawahan yang dapat dikendalikan secara efektif.Organisasi/perusahaan merupakan suatu sistem yang didalamnya terdapat saling ketergantungan dimana masing-masing bagian mempunyai fungsi yang telah ditetapkan secara formal.
Karena suatu perusahaan sebagai suatu sistem harus mengembangkan hubungan struktural mengenai wewenang, kekuasaan, tanggung jawab, sentralisasi atau desentralisasi. Sebagaimana disebutkan di atas, situasi inilah yang menjadi dasar pertimbangan PT Daya Sakti Industri. Perusahaan ini merupakan suatu bentuk perusahaan swasta, dimana sebagian besar karyawan di perusahaan tersebut merupakan keluarga dekat dari manajemen perusahaan.
Uraian di atas menjelaskan bahwa struktur organisasi merupakan suatu kerangka yang menunjukkan hubungan antara orang-orang dengan bidang pekerjaannya sehingga jelas kedudukannya.
Job Description
Bagian keuangan bertugas melaksanakan akuntansi perusahaan serta hal-hal yang berkaitan erat dengan keuangan perusahaan. Ia bertugas mengatur dan mengawasi seluruh kegiatan yang berkaitan dengan awal produksi dan pencampuran hingga produk menjadi produk jadi.
Proses Produksi Genteng
PT Daya Sakti Industri Makassar mempunyai kapasitas produksi maksimal genteng pada tahun 2008 sebanyak 364.850 unit, sedangkan kapasitas produksi normal pada tahun yang sama sebanyak 357.850 unit yang dijual dengan harga Rp 2.400 per unit. Agar lebih jelas, berikut ini disajikan kapasitas produksi genteng yang dicapai PT Daya Sakti Industri Makassar dari triwulan I hingga triwulan IV selama tahun 2009 pada Tabel 7 di bawah ini. Sebaiknya volume produksi triwulanan PT Daya Sakti Industri Makassar sama volumenya atau kapasitas produksi maksimal perusahaan dibagi rata.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Analisa Biaya Diferensial Dalam Pengambilan
Analisis Biaya Diferensial untuk pesanan khusus
Analisis biaya diferensial merupakan alat manajemen untuk memecahkan masalah yang mungkin terjadi dalam proses produksi. Pada kegiatan proses produksi genteng selama tahun 2009, besar kecilnya variabel-variabel dalam kegiatan industri genteng dapat dilihat pada tabel 8 dibawah ini. Hal ini disebabkan karena harga jual per unit yang ditawarkan pelanggan masih diatas biaya variabel per unit sehingga mengakibatkan perusahaan memperoleh keuntungan diferensial (keuntungan tambahan berdasarkan pesanan individu).
Analisis biaya diferensial diperlukan bagi perusahaan untuk memilih alternatif yang paling menguntungkan, misalnya untuk mengambil keputusan menerima atau menolak suatu pesanan khusus, perusahaan harus dapat menganalisis pesanan mana yang dapat memberikan kontribusi margin bagi perusahaan.
PENUTUP
Kesimpulan
Berdasarkan uraian dan pembahasan permasalahan yang telah disebutkan sebelumnya, maka penulis memberikan kesimpulan mengenai permasalahan tersebut sebagai berikut.
Saran