• Tidak ada hasil yang ditemukan

analisis strategi fundraising dana zakat, infak

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "analisis strategi fundraising dana zakat, infak"

Copied!
149
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Tujuan dan Manfaat

  • Tujuan Penelitian
  • Manfaat Penelitian

Ruang Lingkup dan Setting Penelitian

Dari segi disiplin ilmu, penelitian ini dibatasi pada bab-bab tertentu yaitu disiplin Ilmu Ekonomi Islam pada bab yang membahas tentang zakat, dan dari segi objek penelitian peneliti membatasi objek yang diteliti yaitu lembaga amil zakat, infak dan shadakah Nahdatul Ulama' (LAZIS-NU) di Nusa Tenggara Barat. Alasan peneliti mengambil obyek penelitian ini karena lembaga zakat (LAZIS-NU) adalah LAZ yang berskala nasional.

Telaah Pustaka

Penelitian Harianto Buhari menunjukkan kesamaan dengan penelitian yang akan dilakukan oleh penulis, karena keduanya sama-sama ingin mempelajari pengelolaan zakat, namun objek penelitian Harianto Buhari adalah Baitul Maal Hidayatullah (BMH) di Surabaya. Penelitian yang dilakukan oleh Fahimatuz Zahroh tentang “Analisis Efisiensi Implementasi Fintech pada E-Zakat Sebagai Strategi Penggalangan Dana Zakat oleh Lazizmu dan Nurul Hayat”.

Kerangka Teori

  • Filantropi
  • Konsep Fundraising
  • Fundraising dalam Islam
  • Peran Zakat terhadap PertumbuhanEkonomi

Semua ulama di seluruh dunia sepakat bahawa zakat adalah kewajipan yang wajib ditunaikan oleh mereka yang mampu mengikut syariat. Selain itu, para sahabat Nabi ketika itu juga bersepakat untuk mengganggu mereka yang enggan membayar zakat. 63. Jawab: "Apa sahaja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu bapa, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang dalam musafir." dan kebaikan apa saja yang kamu kerjakan, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui.”

Metode Penelitian

  • Pendekatan Penelitian
  • Kehadiran Peneliti
  • Sumber Data
  • Metode Pengumpulan Data
  • Analisis Data
  • Validitas Data
  • Sistematika Penulisan

Kemudian digunakan metode pengambilan sampel yaitu purposive (snowball) sampling yaitu sampel kecil dan dipilih sesuai dengan tujuan peneliti untuk dapat memberikan informasi dengan kriteria tertentu.77 Sampel penelitian adalah lembaga amil zakat LAZIS-NU Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan yang menggunakan data primer untuk mendapatkan informasi di lapangan dan mengumpulkan data sesuai dengan data yang dibutuhkan. Dokumentasi adalah rekaman peristiwa yang telah berlalu berupa tulisan, gambar atau karya monumental dari seseorang.79 Peneliti mengumpulkan data dengan cara menelusuri dokumen-dokumen yang berkaitan dengan penelitian, bahan-bahan dari penjelasan di buku-buku dan di laman web resmi lembaga amil zakat LAZIS-NU terkait dengan strategi penggalangan dana zakat.

Menyimpang dari penjelasan di atas, metode yang penulis gunakan untuk menganalisis data penelitian lebih mengarah pada metode kualitatif induktif, yaitu cara berpikir dengan menarik kesimpulan dari data tertentu. Dengan kata lain berpikir induktif adalah menyimpang dari fakta-fakta tertentu, kejadian-kejadian konkrit, kemudian ditarik generalisasi dari fakta-fakta tersebut.83 Dengan cara demikian, data yang terkumpul didiskusikan, diinterpretasikan dan dikumpulkan secara induktif untuk memberikan gambaran umum. Dengan memperluas observasi, berarti peneliti kembali ke lapangan, melakukan observasi, wawancara kembali dengan sumber data yang ditemukan dan sumber yang lebih baru.

Dengan membahas apa yang kurang atau kurang dari data tersebut dapat diperbaiki dan diperbaiki sehingga data yang disajikan benar-benar dapat diandalkan. Peningkatan akurasi adalah cara untuk memeriksa apakah data yang telah dikumpulkan atau disajikan sudah benar atau belum. Dengan menambah sumber data maka penelitian yang disajikan lebih baik dengan menambahkan data atau referensi dari buku-buku yang belum ada atau hilang agar penelitian yang disajikan lebih baik.

FORMULASI STRATEGI FUNDRASING ZAKAT

LAZISNU NTB

  • Manajemen Strategi
  • Formulasi Strategi
  • Sejarah LAZISNU NTB
  • Visi dan Misi LAZIS NU NTB
  • Struktur managemen NU Care- LAZIS NU NTB
  • Program LAZISNU NTB

Penelitian yang dilakukan oleh Uswatun Hasanah ini hampir sama dengan penelitian yang akan dilakukan oleh penulis yaitu terkait dengan sistem penghimpunan dana pada lembaga amil zakat, sedangkan lokasi penelitiannya berbeda dan objek penelitian yang dilakukan Uswatun Hasanah adalah lembaga amil zakat, lembaga pemerintah dan swasta. Dari objek penelitian yang dilakukan oleh Fathimatul Zahroh yaitu Lembaga Amil Zakat Nurul Hajat di Surabaya, sedangkan penulis disini yang menjadi objek penelitiannya adalah Lembaga Amil. Penelitian yang dilakukan oleh Siti Rahmah dan Jumi Harlita hampir sama dengan penelitian yang akan dilakukan oleh penulis yaitu sama-sama ingin mempelajari pengelolaan zakat, hanya saja penelitian yang dilakukan oleh Siti Rahmah dan Jumi Harlita fokus pada pengelolaan pendistribusian zakat, sedangkan penulis disini meneliti tentang penghimpunan zakat.

Dari objek penelitian yang dilakukan oleh Siti Rahmah dan Jumi Harlita yaitu Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), sedangkan penulis disini yang menjadi objek penelitian adalah LAZIS-NU NTB Amil Zakat Institute (LAZ).

Implementasi Formulasi Strategi Fundrasing Zakat

  • LAZISNU Nusa Tenggara Barat
  • Implementasi Formulasi Strategi Fundraising Zakat,
  • Pendukung dan Penghambat Strategi Fundraising

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa LAZISNU NTB telah merumuskan strategi penggalangan dana berdasarkan ketentuan yang sejalan dengan visi dan misi LAZISNU Pusat. Pendukung dan Kendala Strategi Penggalangan Dana Zakat, Infaq dan Sadaqah di LAZISNU NTB dan Sadaqah di LAZISNU NTB. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk mengetahui dengan menanyakan langsung apa saja faktor pendukung dan penghambat LAZISNU NTB dalam penghimpunan dana HIS di NTB.

LAZISNU NTB memiliki beberapa faktor pendukung dalam penghimpunan dana ZIS di NTB, salah satunya struktur organisasi NU yang lengkap seperti yang disampaikan oleh Ustad M. Hal yang sama juga dialami oleh LAZISNU NTB dalam menjalankan kegiatan penggalangan dananya. LAZISNU NTB memiliki beberapa aspek yang menjadi kendala dalam penghimpunan dana ZIS, salah satunya adalah dampak dari pandemi Covid-19.

Hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun strategi penggalangan dana di LAZISNU NTB adalah potensi, perilaku, sikap, pemahaman dan kondisi keuangan masyarakat NTB. Kelemahan merupakan faktor negatif yang dapat mengurangi kekuatan LAZISNU NTB dalam melakukan fundraising; Peluang merupakan faktor eksternal di lingkungan LAZISNU NTB yang cenderung memberikan kontribusi terhadap keberhasilan lembaga dalam penggalangan dana;

Gambar  1:  Grafik  Jumlah  Pengumpulan  Dana  ZIS  LAZISNU  NTB  Tahun 2015-2018 113
Gambar 1: Grafik Jumlah Pengumpulan Dana ZIS LAZISNU NTB Tahun 2015-2018 113

IMPLEMENTASI STRATEGI FUNDRASING

Strategi Fundrasing Zakat Infak Shadaqah di

Metode penggalangan dana langsung, yaitu teknik atau metode yang melibatkan partisipasi langsung para muzaki, artinya pengaruh atau upaya penggalangan dana, jika mendapat tanggapan dari para muzaki, dapat dipertimbangkan dengan segera. Metode penggalangan dana tidak langsung yaitu teknik atau metode yang melibatkan partisipasi muzaki secara tidak langsung yaitu bentuk-bentuk penggalangan dana tanpa memberikan daya adaptasi langsung terhadap respon muzaki yang segera. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk menarik minat masyarakat untuk membelanjakan sebagian dananya seperti; surat persembahan zakat, infak atau sedekah, bisa juga persentasi untuk perorangan atau kelompok.

Teknik atau cara penerimaan dana zakat di atas dapat dipilih baik sebagian maupun seluruhnya oleh masing-masing LPZ sesuai dengan tujuan dan kondisi masing-masing lembaga serta sesuai dengan sifat masyarakat dermawan (muzaki) yang menjadi sasarannya. Dengan jangkauan internet yang sangat luas, sosialisasi yang dilakukan melalui website dapat menjangkau masyarakat luas. Dalam hal ini, OPZ merupakan lembaga yang harus menarik minat calon muzaki atau donatur untuk menggunakan sebagian hartanya melalui lembaga amil zakat.

Dengan demikian, OPZ harus menggunakan media email untuk berkomunikasi dengan muzaki dan calon muzaki. Social network atau jejaring sosial merupakan salah satu media di jaringan internet yang dapat digunakan untuk sosialisasi dan promosi. Bahkan di beberapa negara, termasuk Armenia, Facebook menjadi jejaring sosial yang paling banyak digunakan, diikuti oleh YouTube, TikTok, Twitter,.

Implementasi Strategi Fundraising Zakat, Infaq dan

Dalam rangka transparansi dan akuntabilitas kelembagaan, LAZISNU NTB juga melakukan pengawasan terhadap proses penggalangan dana yang dilakukan. Sebagai lembaga yang berjiwa religius, semua elemen yang ada di LAZISNU NTB tentu saja sebisa mungkin bertindak sesuai jalur agama. Hal ini dapat kita lihat dengan hadirnya Dewan Pengawas Syariah, Pelindung dan Penasehat dalam struktur LAZISNU NTB.140.

Program penggalangan dana Coin Box menjadi kekuatan utama LAZISNU NTB bahkan di tingkat nasional sudah menjadi program nasional. Sehingga dapat dikatakan Kotak Koin NU merupakan strategi andalan LAZISNU NTB bahkan di tingkat pusat. Sebagai lembaga yang berjiwa religius, semua elemen yang ada di LAZISNU NTB tentu saja sebisa mungkin bertindak sesuai jalur agama.

Hal ini dapat kita lihat dengan hadirnya Dewan Pengawas Syariah, Pembela dan Pembina dalam struktur LAZISNU NTB. Melalui website LAZISNU NTB, calon donatur dapat memanfaatkan fitur-fitur yang dapat menghitung jumlah zakatnya secara otomatis, seperti zakat maal, zakat profesi. Website LAZISNU NTB juga memiliki fitur untuk memudahkan calon donatur menyalurkan donasi atau infaqnya melalui pilihan program yang ditawarkan di website.

Gambar 2:   Kegiatan Memperkenalkan Kotak Koin NU ke Majlis  T a‟lim 139
Gambar 2: Kegiatan Memperkenalkan Kotak Koin NU ke Majlis T a‟lim 139

Faktor yang Mempengaruhi Prolehan Fundraising

Strategi Penggalangan Dana LAZISNU NTB Tahun 2018-2019 LAZISNU berupaya terus berinovasi dengan memberikan kemudahan dalam penghimpunan dana ZIS, salah satunya dengan menjalankan program penggalangan dana secara konvensional berupa KOIN NU (Kotak Infaq). Semakin banyak kita bisa menggalang dana ZIS, tentu akan semakin banyak orang yang tertolong.”151 KOIN NU adalah bentuk penggalangan dana infak dan sedekah dari masyarakat yang digunakan untuk kepentingan bersama sebagai kegiatan kemanusiaan. Selain program Kotak Koin NU, pada tahun 2018 LAZISNU NTB juga menerapkan strategi penggalangan dana melalui media digital aktif yang dimaksudkan sebagai salah satu cara untuk mempromosikan program lembaga.

Hal ini tidak terlepas dari implementasi strategi NU Coin City dan keaktifan LAZISNU NTB dalam mensosialisasikan dan memperkenalkan program-programnya melalui media digital. Pada tahun 2020 penghimpunan dana ZIS LAZISNU NTB mengalami penurunan yang sangat drastis yaitu hanya mampu menumpulkan Rp. dana ZIS. Dampak pandemi ini juga berdampak pada pendapatan atau pendapatan masyarakat, yang secara tidak langsung juga berdampak pada berkurangnya pendapatan dari dana ZIS.”154.

Perumusan strategi penggalangan dana LAZISNU NTB dengan mengacu pada strategi penggalangan dana Pimpinan Pusat LAZISNU dengan kewenangan masing-masing daerah sesuai dengan tradisi sosial ekonomi dan budaya masyarakat NTB. Dalam perumusan strategi pengembangan rencana jangka panjang untuk manajemen yang lebih efektif. LAZISNU NTB merumuskan strateginya dengan memperhatikan peluang dan ancaman lingkungan yang dilihat dari kekuatan dan kelemahan LAZISNU NTB. Pelaksanaan strategi penggalangan dana oleh LAZISNU NTB terbagi menjadi dua yaitu; Pertama, strategi penggalangan dana secara langsung, yaitu strategi penggalangan dana dengan menggunakan Kotak Koin NU, dengan cara disalurkan ke Jama'ah NU dan masyarakat NTB.

Bahwa LAZISNU NTB terus meningkatkan kualitas dan citra lembaga dengan mengedepankan sumber daya manusia agar terus berkembang. Apa kekuatan atau faktor pendukung dan penghambat LAZISNU NTB dalam penggalangan dana ZIS.

PENUTUP

Gambar

Tabel   1   Struktur managemen NU Care- LAZIS NU NTB .................   46  Tabel   2   Jumlah pengumpulan dana ZIS LAZISNU NTB tahun 2018   52  Tabel  3  Struktur Organisasi NU dari Tingkat Pusat sampai Tiangkat
Gambar  1:  Grafik  Jumlah  Pengumpulan  Dana  ZIS  LAZISNU  NTB  Tahun 2015-2018 113
Gambar 2:   Kegiatan Memperkenalkan Kotak Koin NU ke Majlis  T a‟lim 139
Gambar 3: Website LAZISNU NTB
+4

Referensi

Dokumen terkait

Beberapa faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja diantaranya yaitu kecerdasan emosional dan kepercayaan diri karyawan, dimana seorang karyawan mempunyai