TUGAS INDIVIDU
HUMAN CAPITAL & TALENT DEVELOPMENT Diajukan sebagai tugas mata kuliah Pengembangan Organisasi
Dosen Pengampu : Dr. Nindya Dudija, S .Psi.,M A
Disusun Oleh :
Anindya Rizkitita – 1401204069 MB-GAB-HCTD-01
MANAJEMEN BISNIS TELEKOMUNIKASI INFORMATIKA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
TELKOM UNIVERSITY BANDUNG
2023
Review Buku Thomas G. Cummings and Christoper G. Worley – Organization Development and Change-Cengage Learning (2015) – Chapter 7
Designing Interventions
Intervensi pengembangan organisasi adalah urutan kegiatan, tindakan, dan peristiwa yang dimaksudkan untuk membantu organisasi meningkatkan kinerja dan efektivitasnya. Merancang interven- tions, atau perencanaan tindakan, berasal dari diagnosis yang cermat dan dimaksudkan untuk menyelesaikan masalah tertentu dan untuk meningkatkan area tertentu dari fungsi
organisasi yang diidentifikasi dalam diagnosis. Intervensi pengembangan organisasi OD bervariasi dari program standar yang telah dikembangkan dan digunakan di banyak organisasi hingga program yang relatif unik yang disesuaikan dengan organisasi atau departemen tertentu.
Judul Organization Development & Change
Judul Chapter Designing Interventions
Halaman 157-175
Penulis Thomas G. Cummings and Christoper G.
Worley
Tahun 2015
Penerbit Cengage Learning
Pada chapter 7 ini membahas perancangan intervensi OD termasuk empat jenis intervensi utama yang disajikan dalam buku ini:
1. Intervensi Proses Manusia
Intervensi proses manusia berkofus pada orang-orang di dalam organisasi dan proses yang mereka lalui untuk mencapai tujuan organisasi. Prosesnya meliputi : Komunikasi, Pemecahan masalah, Pengambilan keputusan kelompok, dan Kepemimpinan.
Dalam intervensi ini mencakup 3 program yaitu, konsultasi proses, intervensi pihak ketiga, dan membangun tim.
2. Intervensi Teknostruktural
Intervensi teknostruktural berfokus pada teknologi organisasi dan stuktur. Dalam intervensi ini membahas 3 intervensi teknostruktural yaitu, desain struktural, perampingan, dan rekaya ulang.
3. Intervensi Manajemen Sumber Daya Manusia
Intervensi MSDM ini berfokus pada intervensi yang digunakan untuk memilih, memberi penghargaan, mengembangkan, dan mendukung orang-orang dalam organisasi.
Pada intervensi ini membahas 3 program perubahan yaitu, penetapan tujuan, penilaian kinerja, dan sistem penghargaan.
4. Intervensi Perubahan Strategis
Intervensi perubahan strategis ini ditargetkan untuk bagaimana organisasi
menggunakan sumber dayanya untuk mendapatkan keunggulan kompetitif di lingkungan yang lebih besar. Selain itu juga mempertimbangkan intervensi yang menghubungkan fungsi internal organisasi dengan lingkungan yang lebih luas dan mentransformasikan organisasi untuk mengikuti perubahan kondisi. Program perubahan ini adalah salah satu tambahan terbaru untuk OD. Mereka diimplementasikan di seluruh organisasi dan menghasilkan kesesuaian antara strategi bisnis, desain organisasi, dan lingkungan yang lebih besar. Intervensi berasal dari disiplin manajemen strategis, teori organisasi, ekonomi, dan antropologi.
Merancang intervensi OD didasarkan pada diagnosis menyeluruh dari organisasi atau subunit. Intervensi effec- tive dirancang agar sesuai dengan kebutuhan organisasi, didasarkan pada pengetahuan kausal tentang hasil yang dimaksudkan, dan mentransfer
kompetensi untuk mengelola perubahan ke Kontingensi berkaitan dengan target perubahan dan mencakup masalah organisasi yang ingin diselesaikan oleh intervensi dan tingkat organisasi di mana intervensi diharapkan memiliki dampak utama. Intervensi OD perlu dirancang agar sesuai dengan contin- gencies ini untuk mencapai hasil yang diharapkan.
Gojek
GOJEK merupakan sebuah perusahaan teknologi asal Indonesia yang melayani angkutan melalui jasa ojek. Gojek merupakan produk dari PT Aplikasi Karya Anak Bangsa yang didirikan pada tahun 2010 di Jakarta oleh Nadiem Makarim. Layanan GOJEK tersedia di beberapa kota besar di Indonesia diantaranya: Jabodetabek, Bali, Bandung, Surabaya, Makassar, Medan, Palembang, Semarang, Solo, Malang, Yogyakarta, Balikpapan, Manado, Bandar Lampung, Padang, Pekanbaru dan Batam. Hingga bulan Juni 2016, aplikasi GOJEK sudah diunduh sebanyak hampir 10 juta kali di Google Playpada sistem operasi Android. Saat ini juga ada untuk iOS, di Toko aplikasi.
GOJEK adalah sebuah perusahaan teknologi berjiwa sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja di berbagai sektor informal di Indonesia. Kegiatan GOJEK bertumpu pada 3 nilai pokok: kecepatan, inovasi, dan dampak sosial. Para pengemudi GOJEK mengatakan bahwa pendapatan mereka meningkat sejak bergabung sebagai mitra dengan mendapatkan akses ke lebih banyak pelanggan melalui aplikasi kami. Mereka juga mendapatkan santunan kesehatan dan kecelakaan, akses Lembaga keuangan dan asuransi, cicilan otomatis yang terjangkau, serta berbagai fasilitas yang lain.
Studi Kasus :
Menurut artikel berasal dari CNBC yang ditulis pada tanggal 23 Juni 2020 tentang Gojek Perkenalkan Strategi Hadapi COVID-19.
”Jakarta, CNBC Indonesia- Pandemi global COVID-19 berdampak pada perubahan perilaku dan preferensi konsumen yang sangat signifikan. Hal tersebut memberikan pengaruh kepada jalannya roda perekonomian dan aktivitas bisnis baik itu skala besar maupun kecil, dan formal serta informal.
Merespons tantangan yang ada karena COVID-19, Gojek yang diluncurkan sejak 2015 dan kini sudah memiliki lebih dari 170 juta pengguna di Indonesia dan Asia Tenggara, mengumumkan strategi perusahaan jangka panjang guna menghadapi situasi pandemi yang penuh dengan ketidakpastian ini.
Gojek akan memprioritaskan bisnis inti yang memberikan dampak seluas-luasnya, yaitu bisnis transportasi, pesan-antar makanan dan uang elektronik. Gojek optimis langkah-langkah yang ditempuh akan membantu perusahaan mendistribusikan sumber daya untuk fokus mengembangkan bisnis yang memiliki dampak luas, khususnya tiga layanan inti, dan pengembangan layanan yang mengalami kenaikan performa signifikan selama pandemi seperti misalnya bisnis logistik mencatat pertumbuhan 80% sejak awal pemberlakuan pembatasan jarak sosial dan transaksi layanan belanja kebutuhan sehari-hari yang naik dua kali lipat.
Adapun di tengah pandemi COVID-19 juga terdapat layanan yang terpaksa dihentikan misalnya seperti GoClean, GoMassage, GoGlam dan GoFestivals karena tidak mendukungnya situasi dan kondisi serta adanya perubahan perilaku konsumen yang kini mengedepankan jaga jarak (physical distancing).
Dampak dari keputusan ini sebanyak 430 karyawan atau sekitar 9% dari total karyawan Gojek, di mana sebagian besar bekerja merupakan staf GoLife dan GoFood Festival, akan meninggalkan Gojek sebagai bagian dari evaluasi terhadap struktur perusahaan.
Karyawan yang terdampak dengan keputusan ini akan mendapat berbagai bentuk dukungan termasuk pesangon di atas standar yang ditetapkan pemerintah, asuransi kesehatan hingga akhir 2020, dan perangkat elektronik yang mereka gunakan saat di Gojek untuk tetap menjaga produktivitas.
Berbagai penyesuaian bisnis telah dilaksanakan oleh Gojek guna mengakomodir kebiasaan baru pelanggan sejak adanya pandemi.”
Analisis Kasus:
1. Intervensi Perubahan Strategis
Intervensi perubahan strategis ini ditargetkan untuk bagaimana organisasi menggunakan sumber dayanya untuk mendapatkan keunggulan kompetitif di lingkungan yang lebih besar. Gojek sangat berusaha melakukan penyesuaian bisnisnya dengan cara mengganti strategi perusahaan agar perusahaan bisa bertahan dan mencapai kesuksesan di tengah pandemi.
Gojek melakukan beberapa strategi misalnya seperti fokus menekankan layanan transportasi, logistic atau GoSend, dan juga uang digital, selain itu Gojek juga menghapus GoClean, GoMassage, GoGlam dan GoFestivals.
2. Intervensi Manajemen Sumber Daya Manusia
Intervensi MSDM ini berfokus pada intervensi yang digunakan untuk memilih, memberi penghargaan, mengembangkan, dan mendukung orang-orang dalam organisasi.
Ditengah masa-masa sulit, Gojek membuat sebuah program penghargaan tahunan yanh disebut “MJG 2020”. Program ini bertujuan memberikan karyawannya untuk berusaha menjadi mitra inspiratif kami yang terus menunjukkan kekuatan, optimisme, kerja keras, serta ketekunan agar dapat tetap produktif terutama di masa-masa sulit ini. Selain itu, karena dengan terpaksa beberapa layanan diberhentikan maka karyawan yang terkena dampak PHK yaitu sebanyak 430 orang akan mendapatkan beberapa bentuk dukungan untuk menjaga produktivitas karyawan tersebut. Beberapa bentuk dukungannya misalnya seperti asuransi keesehatan, mendapatkan pesangon, perangkat elektronik. (CNBC Indonesia, 2018)
Daftar Pustaka
CNBC Indonesia. (2018, June 23). Gojek Perkenalkan Strategi Hadapi COVID-19. Retrieved from CNBC Indonesia: https://www.cnbcindonesia.com/news/20200623202251-4-
167510/gojek-perkenalkan-strategi-hadapi-covid-19
Sukarno, P. A. (2020, Oktober 28). Menparekraf Apresiasi Kontribusi Positif Mitra Gojek Saat Pandemi Covid-19 Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul "Menparekraf Apresiasi Kontribusi Positif Mitra Gojek Saat Pandemi Covid-19", Klik selengkapnya di sini: https://ekonomi.bisni. Retrieved from EKONOMI:
https://ekonomi.bisnis.com/read/20201028/98/1310679/menparekraf-apresiasi- kontribusi-positif-mitra-gojek-saat-pandemi-covid-19