• Tidak ada hasil yang ditemukan

Asuhan keperawatan pada pasien abortus

N/A
N/A
Frida Rita

Academic year: 2023

Membagikan "Asuhan keperawatan pada pasien abortus"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ABORTUS

Untuk memenuhi tugas matakuliah maternitas II Diampu oleh: Kusmawati, M.Kep.

Disusun Oleh :

FITRIA IRAWATI : ( 4002210017 )

STIKes Bina Putera Banjar

Jl. Mayjen Lili Kusuma No.33, Sumanding Wetan, Kota Banjar, Jawa Barat Web: http://stikesbp.ac.id e-mail: stikes [email protected]

Tlp (0265) 741100 Fax (0265) 74404

2023

(2)

Kasus

Ny S usia 34 tahun datang ke IGD tanggal 2 Maret 2016 dengan keluhan keluar darah dalam bentuk gumpalan-gumpalan warna hitam sejak 28 Fabruari 2016. Klien mengatakan mulai tidak menstruasi bulan Januari-Februari, tetapi tanggal 26 Februari 2015 ada bercak-bercak atau flek-flek. Klien mengatakan telah dilakukan tindakan kuretase tanggal 3 Maret 2015 atas advice dokter dari pukul 9.00 sampai pukul 9.30 WIB. Klien mengeluh nyeri perut bawah pada saat di kaji tanggal 3 Maret 2016 pukul 12.30 WIB. Klien sebelumnya sudah pernah di rawat di rumah sakit dengan operasi sectio cffcaesaria (SC) pada saat melahirkan anak pertamanya (bayi aterm) dengan atresia ani satu tahun yang lalu dan meninggal dunia usia bayi 14 hari dengan BB bayi 2200 gram. Klien merasa sangat sedih atas kehilangan janin ini dan merasa bersalah karena memiliki kucing. Klien takut untuk hamil lagi. (HPHT) 10 Desember 2015. Hasil pemeriksaan fisik di dapatkan perdarahan pervaginam ±50 cc tidak terdapat bau busuk, tidak ada bekuan darah, TD 130/80 mmHg, N 68x/menit, S 36,4º C, RR 20x/menit, turgor kulit.

A. PENGELOMPOKAN DATA Data Subyektif :

1. Klien mengatakan mulai tidak menstruasi bulan januari-febuari, tetapi tanggal 26 febuari 2015 ada bercak-bercak atau flek-flek

2. Klien mengatakan telah di lakukan tindakan kuretase tanggal 3 maret 2015 atas advice dokter pukul 09:00 sampai pukul 09:30 wib.

3. Klien mengeluh nyeri perut bawah pada saat di kaji tanggal 3 Maret 2016 pukul 12.30 WIB

4. Klien merasa sangat sedih atas kehilangan janin ini dan merasa bersalah karena memiliki kucing.

5. Klien takut untuk hamil lagi. (HPHT) 10 Desember 2015.

Data Obyektif :

1. TD : 130 mmHg

2. Nadi 68x/menit, S 36.4° C, RR 20x/menit

(3)

3. Turgor kulit Menurun 4. Nyeri Skala 5

5. Memegang area nyeri 6. Sedih

B. ANALISA DATA N

O

DATA FOKUS ETIOLOGI PROBLEM

1 DS:

 Klien mengeluh nyeri nyeri memberat ketika di buat bergerak rasanya seperti di iris-iris perut bagian bawah skla 5 nyeri timbul

DO :

 Tampak merintih

 Skala 5

 Nyeri tekan hipogastric

 Memegang area nyeri

 TD : 130 mmHg,

 Nadi 68x/menit

agen pencedera fisik

Nyeri Akut

2. DS :

 Klien kehilangan anak pertama dengan masalah atresia ani

 Klien mengatakan meras

bersedih karena

kehialangan janin anak keduanya

Kehilangan keluarga atau orang yang berarti

Berduka

(4)

 Klien merasa bersalah karena memelihara kucing

 Klien mengatakan takut untuk hamil lagi

DO:

 Klien post abostus

 Klien tampak murung

 Klien merasa sedih

C. DIAGNOSA KEPERAWATAN

1. Nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisik di tandai dengan Klien mengeluh nyeri nyeri memberat ketika di buat bergerak rasanya seperti di iris-iris perut bagian bawah skla 5 nyeri timbul Tampak merintih, Skala 5 Nyeri tekan hypogastric, Memegang area nyeri, TD : 130 mmHg Nadi 68x/menit.

2. Berduka berhubungan dengan Kehilangan keluarga atau orang yang berarti di tandai dengan Klien kehilangan anak pertama dengan masalah atresia ani Klien mengatakan meras bersedih karena kehialangan janin anak keduanya,Klien merasa bersalah karena memelihara kucing, Klien mengatakan takut untuk hamil lagi,Klien post abostus, Klien tampak murung,Klien merasa sedih .

D. INTERVENSI KEPERAWATAN

(5)

N o

Diagnosa

keperawatan Tujuan dan Kriteria Hasil Intervensi Keperawatan

1. Nyeri akut

berhubungan dengan Agen pencedera fisik ( D. 0077)

Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 2 x 24 jam Tingkat nyeri menurun

SLKI: Manajemen Nyeri

( I.08238) Ekspektasi : Menurun Kriteria Hasil :

1) Keluhan nyeri (5) 2) Meringis (5) 3) Kesulitan Tidur (5) 4) Gelisah (4)

Keterangan KH 1-4 : 1) Meningkat 2) Cukup meningkat 3) Sedang

4) Cukup Menurun 5) Mmenurun

SIKI

Manajemen Nyeri ( 08238 )

Observasi

1) Identifikasi lokasi karkteristik,durasi, frekuensi, kualitas, intentitas nyeri 2) Identifikasi skala

nyeri 3) Identifikasi

pengetahuan dan keyakinan tentang nyeri

4) Indetifikasi pengaruh budaya terhadap respon nyeri

5) Identifikasi pengaruh budaya terhadap respon nyeri

Terapeutik

1) Berikan teknik nonformakologis untuk mengurangi rasa nyeri.

2) Kontrol lingkungan yang memperberat

(6)

rasa nyeri

3) Fasilitas istirahat tidur

4) Pertimbangkan jenis dan sumber nyeri dalam pemilihan strategi meredakan nyeri

Edukasi

1) Jelaskan penyebab, periode, dan pemicu nyeri

2) Jelaskan startegi meredakan nyeri 3) Anjarkan monitor

nyeri secara mandiri 4) Anjurkan

menggunakan

analgetik secara cepat

5) Ajarkan teknik noonformakologi untuk mengurangi rasa nyeri kolaborasi 6) Kolaborasi

pemberian analgetik, jika perlu

2. Berduka

berhubungan dengan

Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 2 x

SIKI

Dukungan proses

(7)

Kehilangan keluarga atau orang yang berarti

( D. 0081 )

24 jam tingkat berduka menurun

SLKI : Tingkat Berduka

(09094)

Ekspektasi : Membaik Kriteria Hasil :

1) Verbalisasi menerima kehilangan (5)

2) Verbalisasi harapan (5)

3) Verbalisasi perasaan sedih (5)

4) Verbalisasi perasaan

bersalah atau

menyalahkan orang lain (5)

5) Menangis ( 5 ) 6) Pola tidur ( 5 ) 7) Konsentrasi (5) Keterangan KH 1-2:

1) Menurun 2) Cukup menurun 3) Sedang

4) Cukup meningkat 5) Meningkat

Keterangan KH 3-5:

1) Meningkat

Berduka ( I. 09274) Observasi

1) Identifikasi

kehilangan yang di hadapi

2) Identifikasi proses berduka yang di alami

3) Identifikasi sifat keterikatan pada benda yang hilang atau orang yang meninggal

4) Identifikasi reaksi awal terhadap kehilangan

Terapeutik

1) Tunjukan sikap menerima dan empati 2) Motivasi agar mau

mengungkapkan perasaan kehilangan 3) Motivasi untuk

menguatkan

dukungan keluarga atau orang terdekat 4) Fasilitas melakukan

kebiasaan sesuai dengan budaya,

(8)

2) Cukup meningkat 3) Sedang

4) Cukup menurun 5) Menurun

Keterangan KH 6-7 : 1) Memburuk 2) Cukup memburuk 3) Sedang

4) Cukup membaik 5) Membaik

agama dan norma sosial

5) Fasilitas

mengekspresikan perasaan dengan cara yang nyaman

6) Diskusikan strategi koping yang dapat di gunakan

Edukasi

1) Jelaskan kepada pasien dan keluarga

bahwa sikap

mengingkari, marah, tawar

menawar,sepresi dan menerima adalah

wajar dalam

menghadapi kehilangan 2) Anjurkan

mengidentifikasikan adalah wajar dalam menghadapi

kehilangan 3) Anjurkan

mengekspresikan perassan tentang kehilangan

(9)

4) Anjarkan melewati proses berduka secara bertahap

E. IMPLEMENTASI 2 Maret 2016 Diagnosa

Keperawatan Implementasi Evaluasi Formatif Para

f Nyeri akut

berhubungan dengan Agen pencedera fisik ( D. 0077)

1) Mengdentifikasi kehilangan yang di hadapi

2) Mengidentifikasi proses berduka yang di alami

3) Mengidentifikasi sifat keterikatan pada benda yang hilang atau orang yang meninggal 4) Mengidentifikasi

reaksi awal terhadap kehilangan

S:

1) Klien mengeluh nyeri nyeri memberat ketika di buat bergerak rasanya seperti di iris-iris perut bagian bawah skla 5 nyeri timbul

O :

1) Tampak merintih 2) Skala 5

3) Nyeri tekan

hipogastric

4) Memegang area nyeri 5) TD : 130 mmHg, 6) Nadi 68x/menit

B

Berduka berhubungan dengan Kehilangan keluarga atau orang yang berarti

1) Mengidentifikasi kehilangan yang di hadapi

2) Mengidentifikasi proses berduka yang di alami 3) Mengidentifikasi

S :

1) Klien kehilangan anak pertama dengan masalah atresia ani 2) Klien mengatakan

meras bersedih karena kehialangan janin

(10)

( D. 0081 ) sifat keterikatan pada benda yang hilang atau orang yang meninggal 4) Mengidentifikasi

reaksi awal

terhadap kehilangan

anak keduanya

3) Klien merasa bersalah karena memelihara kucing

4) Klien mengatakan takut untuk hamil lagi O:

1) Klien post abostus 2) Klien tampak murung 3) Klien merasa sedih

B

3 Maret 2016 Diagnosa

Keperawatan Implementasi Evaluasi Formatif Paraf

Nyeri akut berhubungan dengan Agen pencedera fisik ( D. 0077)

1) Mengdentifikasi kehilangan yang di hadapi

2) Mengidentifikasi proses berduka yang di alami

3) Mengidentifikasi sifat keterikatan pada benda yang hilang atau orang yang meninggal 4) Mengidentifikasi

reaksi awal terhadap kehilangan

S :

O :

Berduka 1) Mengidentifikasi

(11)

berhubungan dengan Kehilangan keluarga atau orang yang berarti

( D. 0081 )

kehilangan yang di hadapi

2) Mengidentifikasi proses berduka yang di alami 3) Mengidentifikasi

sifat keterikatan pada benda yang hilang atau orang yang meninggal 4) Mengidentifikasi

reaksi awal

terhadap kehilangan

F. EVALUASI

Tanggal Diagnosa

Keperawatan Evaluasi Sumatif (SOAP) Para f

2 maret 2016 Nyeri akut

berhubungan dengan Agen pencedera fisik ( D. 0077)

S : klien mengatakan nyeri sudah berkurang dan skala nyeri 4

O : Klien tampak tenang karena nyeri berkurang

A : Nyeri akut sudah teratasi P : Intervensi di hentikan

B

3 Maret 2016 Berduka berhubungan dengan Kehilangan keluarga atau orang yang berarti (D.0081)

S : Klien mengatakan takut untuk hamil lagi Karena takut keguguran

O : Klien tampak murung , merasa sedih dan sedikit lega B

(12)

sebagian A : Masalah teratasi

P : Lanjutkan intervensi ke psikologi secara rutin

Referensi

Dokumen terkait

Anjurkan pasien untuk mengungkapkan perasaannya tentang diagnosa carsinoma mammae, pengobatannya dan dampak yang diharapkan atas gaya hidup, evaluasi perasaan pasien atas

Nyeri dapat hilang dengan kriteria melaporkan nyeri panggul hilang atau berkurang, foto rontgen tidak ada obstruksi, melaporkan.3. nyeri tulang

Patofosiologi amputasi yang dikaitkan dengan masalah keperawatan Etiologi Kehilangan bagian tubuh Amputasi Ansietas Resti infeksi Gangguan citra tubuh Sindrome

Sistem hematologi berespon terhadap kehilangan darah yang berat dan akut dengan mengaktivasi kaskade koagulasi dan vasokonstriksi pembuluh darah (melalui pelelepasan tromboksan A2

Klien akan merasakan cemas yang diakibatkan oleh rasa nyeri dari fraktur, perubahan gaya hidup, kehilangan peran baik dalam keluarga maupun dalam masyarakat,

a. Kelebihan volume cairan berhubungan dengan kehilangan protein sekunder akibat peningkatan permiabilitas glomerulus ditandai dengan pasien mengalami edema.. Perubahan

1 Berikan kesempatan pada klien da keluarga untuk mengungkapkan perasaan, didiskusikan 1 Berikan kesempatan pada klien da keluarga untuk mengungkapkan perasaan, didiskusikan

Intervensi yang ditetapkan antara lain : Bantu untuk mengidentifikasi aktivitas yang mampu dilakukan, Bantu klien untuk memilihi aktivitas konsisten yang sesuai