• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 3 HASIL PELAKSANAAN PEKERJAAN PENGEMBANGAN SIG-POTHAN

N/A
N/A
Rama Dhani

Academic year: 2024

Membagikan "BAB 3 HASIL PELAKSANAAN PEKERJAAN PENGEMBANGAN SIG-POTHAN"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

BAB 3

HASIL PELAKSANAAN PEKERJAAN PENGEMBANGAN SIG-POTHAN

Mengacu pada ketentuan yang dituangkan dalam Surat Perjanjian Kerja Nomor:

KPBJ/05/VIII/2006, tanggal 23 Agustus 2006, maka Hasil Pekerjaan yang disampaikan sesuai dengan jadwal dan tahapan pelaksanaan pekerjaan adalah terdiri dari:

a. Hasil Pengembangan Aplikasi Sistem Informasi Geografis Potensi Pertahanan

b. Hasil Pembangunan Basis Data Spasial Potensi Pertahanan

c. Hasil Pelaksanaan Implementasi Sistem Informasi Geografi Potensi Pertahanan

Keseluruhan pekerjaan telah diselesaikan tepat waktu sebagaimana dijabarkan secara detil sebagai berikut:

3.1 Hasil Pengembangan Aplikasi SIG-POTHAN

Sesuai dengan tahapan pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan berdasarkan metodologi kerja hasil-hasil pekerjaan dari setiap tahapan pengembangan Aplikasi SIG-POTHAN adalah sebagai berikut:

a. Desain dan Arsitektur Sistem Aplikasi

Berdasarkan hasil Idetifikasi kebutuhan User/Pengguna sistem maka dibuat Desain dan Arsitektur Sistem Aplikasi SIG-POTHAN yang selanjutnya digunakan sebagai acuan oleh Team Pengembang

(2)

Sistem dalam mengembangkan Sistem. Desain dan Arsitektur tersebut terdiri dari:

a). Konfigurasi Sistem Software yang diperlukan b). Konfigurasi Sistem Hardware yang diperlukan c). Rancangan Sistem Aplikasi dan Database d). Modul Sistem Aplikasi

e). User user interface (input dan output) f). Prosedur yang ditetapkan

Rancangan/Desain dan Arsitektur sistem terdiri dari dua bagian utama yaitu Rancangan Global Sistem (RGS) dan Rancangan Detail Sistem (RDS).

a). Rancangan Global Sistem (RGS)

Hasil RGS menghasilkan suatu interaksi yang sinergi antara perangkat keras komputer, perangkat lunak, jaringan internet dan pengguna.

Rancangan Global Sistem ini, digambarkan sebagai berikut:

(3)

Secara umum dapat dilihat ada dua bagian utama yaitu Ditjen Pothan sebagai host informasi sekaligus pengguna dan yang lainnya sebagai kelompok pengguna informasi yang sifatnya hanya mengakses informasi. Untuk tahap awal ini aplikasi SIG- POTHAN belum di akses untuk konsumsi masyarakat umum, hanya untuk kodam/kodim yang telah diberikan wewenang untuk melakukan editing data wilayah mereka masing masing.

Sedangkan untuk data spasial proses pemutakhiran dilakukan oleh masing masing direktorat di lingkungan PotHan.

Untuk pemeliharaan data dan aplikasi SIG dilakukan di workstation yang lain dan hanya dapat dilakukan oleh administrator pusat. Seluruh data/informasi yang berasal dari

Gambar 3.1 Rancangan Global SIG-POTHAN

(4)

luar harus mendapat izin dari administrator pusat untuk bisa dimasukkan ke dalam sistem. Hal ini dilakukan untuk menjaga konsistensi data/informasi dan juga untuk keamanan dan keakuratan data/informasi. Dalam hal ini ada dua jenis data yang senantiasa harus dipelihara yaitu data spasial (peta-peta digital) dan data attribut yang terkait dengan peta-peta tersebut.

b). Rancangan Detail Sistem (RDS)

RDS merupakan penjabaran lebih lanjut dari RGS. RDS ini menghasil rancangan secara lebih terperinci lagi mengenai mekanisme kerja sistem, perangkat keras komputer, perangkat lunak komputer dan sistem jaringan yang digunakan.

Rancangan Detil Sistem menggambarkan Mekanisme Kerja Sistem yang dapat dilihat pada Gambar berikut :

Gambar 3.2 Mekanisme Kerja Sistem

(5)

Pengguna akan berinteraksi ke layar komputer melalui menu interface yang dirancang sedemikian rupa sehingga pengguna semudah mungkin dapat memperoleh informasi yang diinginkan. Menu interface menggunakan web browser sehingga dapat diakses oleh lebih dari satu user pengguna. Permintaan informasi dari pengguna ini selanjutnya dikirim ke Web Server untuk kemudian diterjemahkan oleh Application Server yang dalam hal ini adalah aplikasi MapInfo MapXtreme. Aplikasi ini menterjemahkan jenis informasi apa yang diminta oleh pengguna.

Dalam prosesnya application server akan meminta data ke data server dan ke map server untuk memenuhi permintaan dari pengguna. Hasil permintaan ini selanjutnya oleh application server data yang berupa data attribut dan peta diproses lagi menjadi satu kesatuan informasi antara data attribut dan peta sesuai dengan format yang diinginkan oleh pengguna. Hasil proses ini oleh application server dikirim kembali ke Web Server dalam format HTML yang sudah berisi data/informasi sesuai dengan keinginan pengguna. Hasil akhir inilah yang sesungguhnya dikirim ke layar komputer pengguna yang melakukan pemintaan informasi.

Desain dan Arsitektur sistem digamabrkan lebih detil Pada LAMPIRAN 1. DOKUMENTASI SISTEM.

b. Pemrograman Sistem Aplikasi

Pekerjaan pemprograman/coding sistem aplikasi dilakukan sesuai dengan Desain dan Arsitektur Sistem Aplikasi yang telah dibuat dengan menggunakan Software Development Kit (SDK) engine MapXtreme. Poses pemrograman ini juga mengacu pada rancangan

(6)

dan bentuk fisik sistem database yang tersedia (Data Tabular dan Data Spasial).

Dalam melakukan pemprograman/coding dari setiap modul sistem aplikasi selalu dilakukan uji coba untuk setiap fitur yang dihasilkan dimasing-masing modul tersebut, sampai dengan pemrograman selesai dan siap untuk install.

Setelah pemprograman/coding dan uji coba masing-masing modul dilakukan maka dilakukan pembuatan Petunjuk Penggunan Sistem teridiri dari:

a). Petunjuk Pengunaan SIG-POTHAN untuk Operator Sistem , digunakan sebagai panduan dalam mengoperasikan sistem berdasarkan kebutuhan dan kepentingan masing-masing bagian/unit kerja di lingkungan DITJEN POTHAN

b). Petunjuk Penggunaan SIG-POTHAN untuk Administrator Sistem, digunakan sebagai panduan prosedur instalasi dan pemeliharaan sistem oleh personil yang ditugaskan.

Terlampir secara terpisah dari LAPORAN AKHIR ini, namun merupakan bagian dari laporan akhir ini, yaitu:

a). CD instalasi Sistem Aplikasi b). Petunjuk Penggunaan Sistem

c. Instalasi dan Uji coba Sistem

Setelah pemrograman sistem aplikasi dan pembuatan Petunjuk Penggunaan Sistem selesai maka telah dilakukan instalasi Sistem

(7)

Aplikasi dan Database ke server yang telah ditentukan. Dalam proses instalasi ini dilakukan juga pengecekan atas seluruh fitur-fitur dan kemampuan sistem yang dipastikan bekerja dengan baik termasuk sistem database. Setelah sistem aplikasi diinstall, selanjunta dilakukan uji coba dilingkungan internal untuk menguji kesiapan sistem secara keseluruhan.

Dalam proses uji coba ini digunakan Test Plan Mark sebagai panduan untuk melakukan uji coba dan validasi setiap fungsi-fingsi sistem aplikasi telah sesuai dengan kebutuhan user sebagaimana ditetapkan dan disepakati. Daftra hasil uji coba pada LAMPIRAN 2.

HASIL UJI COBA

d. Sistem Run

Sistem sudah terinstal pada server yang telah ditentukan dan telah diujicobakan sehingga sudah dapat digunakan oleh masing-masing Bagian / Unit Kerja dilingkungan Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan untuk yang telah diberikan akses.

Para Pengguna Sistem/ User dapat menggunakan SIG-POTHAN dengan baik setelah diberikan PELATIIHAN petunjuk penggunaan sistem tersebut.

3.2 Hasil Pembangunan Basis Data Spasial POTHAN

Sesuai dengan tahapan pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan berdasarkan metodologi kerja hasil-hasil pekerjaan dari setiap tahapan Pembangunan Basis Data SIG-POTHAN adalah sebagai berikut:

(8)

a. Akuisisi Data Spasial

Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini, maka pembangunan data spasial SIG-POTHAN dilakukan dengan mengakuisisi Data Spasial melalui metode pengumpulan data sekunder atau archieve data. Untuk mendapatkan kualitas data baik maka dilakukan langkah-langkah berikut terhadap data sekunder/ archieve yang ada:

a). Verifikasi data di studio (Laboratorium SIG) b). Kompilasi data dan mozaiking layer-layer peta

c). Standarisasi & enhancement data yang meliputi : Kelas Fiture, Klasifikasi Obyek dan struktur basis data attribute.

Dari hasil akuisisi data tersebut dihasilkan data-data spasial sesuai dengan ketentuan dengan struktur data yang didesain berdasarkan kebutuhan aplikasi. Daftar Data Spasial / Peta yang disampaikan adalah sebagai berikut:

No Basis Data Cakupan Data yang

diperlukan Spesifikasi Data 1. Peta Dasar Data Spasial

a) Peta Administrasi b) Peta Militer

c) Peta Jaringan Jalan,

Jembatan dan Jalur Kereta Api

d) Peta Sungai

e) Peta Batas Teritorial / ZEE f) Peta Bathimetri

g) Peta Negara Tetangga h) Peta Kota-kota besar dan

Ibukota

Skala 1:250.000 Tahun 2003 Sumber:

Bakosurtanal Update oleh DAG Th. 2005

2 Data Sumber Data Demografi: Tahun 2004

(9)

No Basis Data Cakupan Data yang

diperlukan Spesifikasi Data Daya Manusia a) Jumlah Penduduk

b) Jenis Kelamin c) Usia

d) Tingkat Pendidikan e) Pekerjaan

f) Agama

Sumber : BPS

3 Peta Sumber Daya Alam dan Buatan

Data Spasial:

a) Peta Kawasan Hutan b) Peta Penggunaan Lahan c) Peta Tambang

Skala 1:25.000 Tahun 2003 Sumber:

Bakosurtanal 4 Peta

Pendukung Sarana dan Prasarana

Data spasial:

a) Peta Angkutan Darat (Terminal dan Stasiun KA) b) Peta Angkutan Laut

(Pelabuhan dan Lokasi Titik Mercusuar)

c) Peta Angkutan Udara (Bandar Udara)

d) Peta Prasarana Komunikasi (Stasiun Pemancar, Kantor Pos&Giro)

e) Peta Sarana Logistik BBM (Depo BBM)

f) Peta Sarana Kesehatan (Rumah Sakit, Puskesmas) g) Peta Sarana Listrik

(Pembangkit Tenaga Listrik)

Skala 1:25.000 Tahun 2003 Sumber:

Bakosurtanal Update oleh DAG Th. 2005

b. Integrasi Data Spasial dan Atribut

(10)

Mengintegrasikan basis data tabular yang telah dibangun POTHAN saat ini dengan data-data spasial yang dibangun. Dimana Database dari SI-POTHAN yang sekarang sudah di bangun menggunakan software Database Oracle 10G. Basis data tabular /Atribut tersebut terdiri dari:

a) Data Pembinaan Kesadaran Bela Nasional (PKBN)

Data Kekuatan Dosen Kewarganegaraan, Kekuatan Peserta Targati (Ppbn), Kegiatan PENTALOKA / PEMBINAAN DOSWAR, Kegiatan PPBN Pramuka, Kegiatan PPBN OSIS, SLTP, SMU, Kegiatan Penataran KBN di Pedesaan, Kegiatan Penataran KBN Pemuda Tingkat Pedesaan, Kegiatan Penataran/Ceramah PPBN Bagi Aparat KODAM/INSTANSI TNI, Kegiatan Penataran/Ceramah PPBN Bagi Aparat PEMDA/INSTANSI PEMDA, Kegiatan Penataran/Ceramah PPBN Bagi Karyawan/Tenaga Kerja Instansi Swasta.

b) Data Potensi Sumber Daya Manusia (SDM)

Data Kekuatan Gerakan Pramuka, Kekuatan Veteran R.I Per Propinsi, Kekuatan Potensi SDM Pertahanan Negara, Kekuatan Penduduk Yang Pernah Mendapat Latihan Keprajuritan Per Propinsi, Kekuatan Pegawai Negeri Sipil RI Menurut Pangkat, Kekuatan Gerakan Pramuka, Kekuatan Purnawirawan, Kekuatan Penduduk Menurut Kelompok Umur, Kekuatan Tenaga Medis dan Paramedis, Kekuatan Penduduk Yang Memiliki Keahlian Bidang Maritim, Kekuatan Tenaga Penerbang, Kekuatan Penduduk Menurut Tingkat Pendidikan, Kekuatan Komponen Hanneg, Kependudukan, Kekuatan Menwa Yang Mengikuti Pendidikan, Kekuatan Menwa, Kekuatan Alumni Menwa.

(11)

c) Data Potensi Sumber Daya Alam dan Buatan (SDAB)

Data Sumber Daya Alam Bidang Peternakan, Sumber Daya Alam Bidang Perikanan, Sumber Daya Alam Bidang Pertanian, Sumber Daya Alam Bidang Perkebunan, Sumber Daya Alam Bidang Kehutanan, Sumber Daya Alam Bidang Pertambangan (Migas), Sumber Daya Alam Bidang Pertambangan, Sumber Daya Alam Bidang Pertambangan (Non Migas 2), Sumber Daya Buatan Bidang Energi Listrik, Sumber Daya Buatan Bidang Industri Dasar, Sumber Daya Buatan Bidang PLTA, Sumber Daya Buatan Bidang PLTU.

d) Data Potensi Sarana dan Prasarana (RANA)

Data Potensi Sarana Angkatan Darat, Sarana Angkatan Laut, Sarana Angkatan Udara, Sarana Prasarana Komunikasi, Sarana Logistik Bahan Bakar Daerah/Wilayah, Prasarana Angkutan Darat (Jumlah), Prasarana Angkutan Darat (Jalan), Prasarana Angkutan Laut, Prasarana Angkutan Udara, Prasarana Kesehatan (Rumah Sakit), Sarana Kesehatan, Prasarana Industri.

3.3 Pelaksanaan Implementasi SIG-POTHAN

(12)

Dalam implementasi sistem dilakukan 2 (dua) kegiatan yaitu:

a. Pelaksanaan Pelatihan

a). Pelaksanaan Pelatihan meliputi modul dan topik, waktu pelaksanaan serta jumlah peserta sebagai berikut:

No Modul

Pelatihan Peserta Durasi Topik

1. Modul 1:

Pengenalan dan Konsep SIG

Pengelola Data dan Pengguna Sistem.

15 peserta

1 hari Konsep GIS

Pemanfaatan GIS

Implementasi GIS

2. Modul 2:

Teknik Penggunaan MapInfo

Pengelola Data dan Sistem.

5 Peserta

5 hari MapInfo Introduction

MapInfo Data Creation

MapInfo Spasial Analysis

3. Modul 3:

Teknik Penggunaan MapXtreme

Pengelola Data dan Sistem.

5 Peserta

2 hari MapXtreme Introduction and sample

Application

MapXtreme Programming 4. Modul 4:

Teknik Penggunaan Database

Pengelola Data dan Sistem.

5 Peserta

1 hari Konsep Integrasi DB dengan file System MapInfo

Penjelasan Integrasi

Database Pothan dengan data

(13)

spasial/GIS 5. Modul 5 :

Teknik Penggunaan Sistem Aplikasi

Pengelola Data dan Pengguna Sistem.

15 peserta

2 hari Petunjuk penggunaan Sistem untuk masing-masing modul aplikasi

b). Metodologi penyampaian materi pelatihan dilakukan dengan bobot: Teori 30 %, Praktek 60% dan diskusi 10%

c). Pelaksanaan Pelatihan dilakukan sebagai berikut:

No Modul Pelatihan Tanggal

Pelaksanaan 1. Modul 1: (1 hari)

Pengenalan dan Konsep SIG

30/10/2006 2. Modul 2 (5 hari)

Teknik Penggunaan MapInfo

31/10/2006, 1-3,6/10/2006 3. Modul 3: (2 hari)

Teknik Penggunaan MapXtreme

7-8/10/2006 4. Modul 4: (1 hari)

Teknik Penggunaan Database

9/10/2006 5. Modul 5 : (2 hari)

Teknik Penggunaan Sistem Aplikasi

10/10/2006, 13/10/2006

b. Penyediaan SDM untuk Dukungan Teknis selama masa garansi pengoperasian sistem.

Kami menyediakan SDM yang akan memberikan dukungan teknis dalam masa garansi pengoperasian sistem secara on-site dengan menempatkan personil teknis selama 3(tiga) bulan. Dukungan teknis yang diberikan akan meliputi:

(14)

o Pemeliharaan sistem yang menjamin ketersediaan dan reabilitas sistem

o Mengevaluasi kinerja dan performance sistem

o Melakukan update konten sesuai dengan permintaan perubahaan termasuk penambahan atau perubahan data spasial yang bersifat minor ( ruas jalan, point of interest, dll) o Melakukan perbaikan/troubleshooting jika terjadi

kerusakan/error yang terkait dengan sistem aplikasi

o Melakukan penambahan fitur-fitur sistem aplikasi yang bersifat minor (perubahaan label, perubahaan tata letak button/menu,dll) atau bukan merupakan fitur atau modul baru

3.4 Pemeliharaan Sistem

Setelah masa garansi berakhir, kami akan menyediakan SDM yang akan memberikan dukungan teknis selama masa 1(satu) tahun secara remote melalui email atau telepon jika terjadi permasalahan dengan sistem.

Prosedur memberian dukungan teknis dapat dieskalasi jika penanganan permasalahan tidak dapat diselesaikan secara remote, maka dukungan teknis akan dilakukan secara on-site dengan mengirimkan personil teknis yang ditunjuk untuk melakukan penanganan / perbaikan sistem.

Referensi

Dokumen terkait

Data primer diperoleh dengan pengisian kuesioner berupa karakteristik contoh ( jenis kelamin, usia, uang saku dan agama), karakteristik keluarga contoh (pendidikan orangtua,

Data tenaga kerja yang dimaksudkan adalah penduduk usia 15 tahun ke atas yang sedang bekerja di provinsi Jawa Tengah tahun 2003 – 2012 yang diambil dari BPS Jawa Tengah

Dengan merujuk pada konsep angkatan kerja BPS tersebut, maka data penduduk “usia 18-56 tahun yang menjadi ibu rumahtangga” sebagaimana pada Tabel 4 sesungguhnya adalah mereka

Membuat sebuah basis data yang digunakan untuk menyimpan data- data yang diperlukan dalam mendukung proses pemesanan, produksi, persedian, dan pembelian bahan baku,

Data primer diperoleh dari seluruh penderita pasca stroke iskemik dengan beberapa karakter menggunakan kuesioner yang terdiri dari data: usia, jenis kelamin,

Data primer diperoleh dari seluruh penderita pasca stroke iskemik dengan beberapa karakter menggunakan kuesioner yang terdiri dari data: usia, jenis kelamin,

Pada proyek kerja magang ini, seluruh data laporan pengaduan masyarakat diambil dari sistem basis data milik Mabes Polri. Penarikan data laporan ini dilakukan

Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data mengenai Efektivitas Sistem Informasi Keuangan, Kepuasan User serta latar belakang responden mencakup jenis kelamin,