• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III TINJAUAN KASUS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB III TINJAUAN KASUS"

Copied!
51
0
0

Teks penuh

Ibu tidak pernah dan saat ini tidak menderita penyakit keturunan seperti darah tinggi/hipertensi, penyakit diabetes mellitus (DM), penyakit menular seperti penyakit kuning (hepatitis), batuk berkepanjangan disertai pendarahan (TBC) dan HIV/AIDS, penyakit kronis seperti penyakit jantung. Pada pemeriksaan kedua pada usia kehamilan 19-20 minggu, ibu tidak mengalami keluhan dan mendapat terapi etabion 1x1. Pada pemeriksaan kedua pada usia kehamilan 29-30 minggu ibu tidak merasakan keluhan dan ibu mendapat terapi etabion 1x1.

Ibu tersebut melahirkan anak pertamanya pada tanggal 3 Desember 2011 oleh bidan mandiri dengan usia kehamilan normal 9 bulan, dibantu oleh bidan dengan berat badan 3800 gram dan panjang badan 52 cm. Pada tanggal 30 April 2015, ibu tersebut mengalami abortus spontan terhadap anak keduanya dengan usia kehamilan 5 bulan 2 minggu, dibantu oleh bidan di rumah sakit dengan berat badan 300 gram dan panjang badan 15 cm. Pada tanggal 18 September 2018, ibu tersebut melahirkan anak ketiganya oleh bidan mandiri dengan usia kehamilan normal 9 bulan, ditolong oleh bidan wanita, dengan berat badan 3800 gram dan panjang badan 50 cm.

Payudara : payudara tampak simetris, tidak ada retraksi seperti kulit jeruk, tidak ada benjolan abnormal, puting menonjol, kolostrum belum keluar. Leher: tidak ada bendungan vena jugularis, tidak ada pembesaran kelenjar tiroid, tidak ada pembesaran kelenjar getah bening.

Identifikasi Diagnosa Potensial Tidak ada

Masalah : Frekuensi buang air kecil ibu yang meningkat pada malam hari dapat mengganggu istirahat ibu pada malam hari (insomnia).

Identifikasi Kebutuhan Segera Tidak ada

Intervensi

R/ Kalaupun ibu tidak mengalami rasa tidak nyaman, tidak ada salahnya jika bidan memberikan nasehat mengenai hal tersebut, sehingga jika sewaktu-waktu ibu mengalaminya, ibu tahu cara mengatasinya. R/ Terkadang ada persepsi bahwa jika pola makan seorang ibu sudah cukup baik maka tidak perlu memberikan dukungan tambahan, padahal apresiasi atau pujian dan dorongan kepada ibu sangat berarti. R/ Memberikan informasi mengenai tanda-tanda bahaya kepada ibu dan keluarga sehingga dapat melibatkan ibu dan keluarga dalam pemantauan dan deteksi dini.

Implementasi

Dan menyarankan ibu untuk tidak sering minum teh atau kopi, karena teh dan kopi bersifat diuretik sehingga merangsang sering buang air kecil.

Evaluasi

GIV P2002 Ab100 UK 36-37 minggu, satu janin, hidup, dalam kandungan, posisi kepala, kiri belakang dengan kondisi ibu dan janin baik. Kaji kondisi ibu pada kunjungan sebelumnya apakah ibu mengalami gangguan atau mengeluh sering buang air kecil pada malam hari dengan menanyakan apakah ibu dapat menyesuaikan diri dengan perubahan fisiologis yang dialaminya. Ibu dapat mengatasi masalah ini dengan mengurangi minum pada malam hari dan menggantinya pada siang hari.

Melakukan konseling mengenai senam hamil dan manfaatnya serta membuat kesepakatan waktu untuk dilakukannya praktik senam hamil 5. GIV P2002 Ab100 UK 37-38 minggu, janin Tunggal, Hidup, Intrauterine, letak kepala, punggung kiri dengan keadaan ibu dan janin baik. Menjelaskan pada ibu mengenai tanda-tanda persalinan seperti timbul rasa nyeri yang semakin kuat dan teratur, keluar lendir darah dan rasa ingin mengejan.

Galakkan ibu pergi ke bidan yang ditetapkan dengan segera apabila terdapat tanda-tanda bersalin.

Asuhan Kebidanan Pada Ibu Bersalin .1 Catatan Perkembangan Kala I

Catatan Perkembangan Kala II Hari/ tanggal : Selasa/ 14 April 2020

Lendir vulva/vagina darah, bukaan 10 cm, penipisan 100%, cairan ketuban (-) pecah dan bening pada pukul 03.45 WIB, UUK part sebelumnya pada jam 1, moulage 0, hodge III+, sebagian kecil janin di sekitar bagian sebelumnya tidak ada teraba. GIV P2002 Ab100 UK 39-40 minggu, janin tunggal, hidup, intrauterin, posisi kepala, punggung kiri, presentasi posterior, persalinan kala II dengan kondisi ibu dan janin baik. Jelaskan pada ibu bahwa pembukaan telah selesai dan kondisi janin baik, kemudian bantu ibu untuk berada pada posisi nyaman sesuai keinginannya.

Mintalah bantuan suami anda dalam mempersiapkan posisi ibu untuk mengejan (jika ada perasaan ingin mengejan dan terjadi kontraksi yang kuat, bantulah ibu dengan posisi setengah duduk atau posisi lain yang diinginkan dan pastikan ibu merasa nyaman) . Lakukan meneran terdepan pada 06.10 WIB saat pembukaan selesai dan saat ibu mempunyai keinginan yang kuat untuk bermaksud.

Catatan Perkembangan Kala III Hari/ tanggal : Selasa/ 14 April 2020

Catatan Perkembangan Kala IV Hari/ tanggal : Selasa/ 14 April 2020

Memberikan informasi kepada ibu dan keluarga mengenai kondisi ibu dan tindakan untuk mengurangi kecemasan ibu. Terdapat luka pada mukosa vagina, komisura, kulit perineum, otot perineum dan otot sfingter ani (derajat 3). Rujukan ke RS Saiful Anwar oleh bidan karena adanya indikasi perdarahan akibat pecahnya bagian tersebut.

Berikan bayi suntikan vitamin K1 (phytomenadine) 1 jam setelah lahir dengan dosis 1 mg IM di paha.

Asuhan Kebidanan Pada Ibu Nifas .1 Catatan Perkembangan Masa Nifas-1

Catatan Perkembangan Masa Nifas-2 Hari/ tanggal : Selasa/ 20 April 2020

Jelaskan pada ibu cara menjaga kebersihan diri khususnya area genital agar selalu bersih dan kering, untuk mempercepat penyembuhan luka jahitan. Nenek Ngadilah menyarankan sang ibu untuk datang ke RSSA untuk melihat perkembangan jahitan porsinya pada Kamis, 22 April 2020.

Catatan Perkembangan Masa Nifas-3 Hari/ tanggal : Selasa/ 28 April 2020

Jelaskan kepada ibu untuk selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan terutama di masa pandemi Covid-19, dan terus menghimbau ibu dan keluarga untuk mencuci tangan saat menyentuh bayi. Memberikan KIE kepada ibu tentang perawatan bayi, perawatan tali pusat, menjaga kehangatan bayi dan perawatan bayi sehari-hari.

Catatan Perkembangan Nifas-4

Memastikan para ibu menjaga kebersihan diri dan lingkungan terutama di masa pandemi Covid-19, dan menghimbau ibu dan keluarga untuk sering mencuci tangan dan menghindari kerumunan serta memakai masker jika terpaksa keluar rumah. Tanyakan pada ibu mengenai komplikasi atau permasalahan yang dihadapi ibu dan anak pada masa nifas. Anjurkan ibu untuk tetap mengonsumsi makanan bergizi dan mencukupi kebutuhan cairan ibu dengan minum air putih sebanyak 6-8 gelas per hari agar ASI tetap lancar.

Menjelaskan secara lengkap bagaimana menggunakan kontrasepsi pilihannya dan merencanakan mulai penggunaan kontrasepsi setelah usia bayi kurang dari 6 bulan dan setelah ibu mendapatkan menstruasi. Ibu mengatakan memilih kontrasepsi MAL terlebih dahulu dan selanjutnya mendiskusikan kembali dengan suami untuk pemakaian alat kontrasepsi setelah MAL.

Asuhan Kebidanan Pada Neonatus .1 Catatan Perkembangan Neonatus-1

Catatan Perkembangan Neonatus-2 Hari/ tanggal : Selasa/ 20 April 2020

Jelaskan pada ibu cara menjemur bayinya setiap pagi selama 10-15 menit sehari dengan bayi telanjang hanya memakai popok dan pelindung mata.

Catatan Perkembangan Neonatus-3 Hari/ tanggal : Selasa/ 28 April 2020

Jelaskan pada ibu untuk menyeka anak setiap pagi dengan kondisi anak telanjang hanya memakai popok dan pelindung mata 4.

Asuhan Kebidanan Pada Masa Interval .1 Catatan Perkembangan Masa Interval

Referensi

Dokumen terkait

Pada kunjungan ini tidak ada keluhan yang di rasakan ibu.Selama kehamilan trimester II ibu dianjurkan untuk makan makanan bergizi, istrahat yang cukup, periksa

Kunjungan K1 adalah kontak ibu hamil yang pertama kali dengan petugas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan kehamilan dan pelayanan kesehatan trimester I, dimana usia kehamilan

Pola makan pasien 3x sehari dengan porsi makanan nasi, sayur dan lauk. Saat sakit pun pasien tidak ada keluhan dalam makan, seperti kemampuan mengunyah, menelan, mual atau muntah

Rasa mual dan muntah serta perasaan yang tdk enak yg dialami ibu pada awal masa kehamilan sampai sekitar trimester 2 (umur kehamilan 20 minggu), secara.. berlebihan dlm waktu yg

Penyakit ini umumnya terjadi pada ibu hamil dengan usia kehamilan di atas 20 minggu atau dalam trimester ketiga kehamilan.. Tetapi dapat terjadi sebelumnya, misalnya pada

4. Memberitahu ibu untuk makan, minum, eliminasi, mobilisasi dan istirahat. Evaluasi : Ibu paham apa yang di jelaskan bidan. Membantu ibu untuk melakukan perawatan

Pada pemeriksaan kehamilan pertama di trimester 1 melakukan skrining faktor risiko yang di lakukan oleh dokter yang bertugas untuk melihat status kesehatan ibu apabila

Sebelum sakit klien makan 3 kali sehari dengan porsi sedang, tidak ada pantangan, lebih suka makan dengan lauk ikan, tidak ada keluhan mual muntah dan gangguan dalam