BAB III
TINJAUAN KUSUS
1. Pengkajian keperawatan
Klien anak S umur 11 tahun jenis kelamin Laki-laki datang ke UGD di antar orang tua pada tanggal 24 juli 2023 jam 22.00. klien mengatakan demam sejak
± 1 minggu demam naik turun dirasakan terutama di malam hari,pusing -, batuk -, mual+, muntah + 3x, nafsu makan menurun.klien terpasang infus Rl 20 tpm,klien tampak lemah,klien sudah berobat tetapi tidak ada perubahan.
Saat di kaji pada tanggal 25 juli 2023 jam 15.00 wib pada pemeriksaan fisik ditemukan Suhu 38,5 ℃, Nadi 99x/menit, Pernapasan 22x/ menit, tugor kulit elastis mukosa bibir lembab.
Klien lahir secara normal dengan BB 2900 gram PB 48 cm, imunisasi dasar lengkap, berat badan saat ini 44 kg dengan tinggi 130 cm. Ibu klien mengatakan anak tidak pernah di rawat sebelumnya,tidak ada riwayat operasi,tidak mempunyai riwayat alergi obat atau makanan, tidak pampak kelainan pada anggota tubuh lainnya dari pada sampai kaki. Ayah klien seorang perokok aktif. Aktifitas saat ini hanya dapat berbaring dan duduk di tempat tidur dengan terpasang infus pada tangan sebelah kiri.
Pada pemeriksaan laboratorium Leukosit : 35000, Eritrosit : 4,87, Trombosit : 104.000, Hematoktrin : 43, tidak di lakukan pemeriksan foto torak dada, dari pemeriksaan dokter dinyatakan klien diagnosa dengan DHF, klien mendapatkan injeksi ranitidine 20 mg/ 12 jam Intravena, injeksi Paracetamol 500mg ektra,injeksi ceftriaxone 2 x 1gr Intravena,paracetamol 3 x 500mg via oral IVFD Ringer Laktat 20 tts/menit Intra vena.
A. Analisa data
DATA SUBJEKTIF DAN OBJEKTIF Etiologi Masalah keperawatan DS : klien mengatakan demam sejak ±
1x minggu demam nak turun dirasakan terutama di malam hari, pusing -, batuk -, mual+, muntah + 3x, nafsu makan menurun.
DO : kesadaran compos metis
TD : 100/70 N : 88
TB : 130 S :38,5℃
BB : 44 R : 22
Leukosit : 35000
Eritrosit : 4,87 Trombosit : 104.000 Hematoktrin : 43
tugor kulit elastis
mukosa bibir lembab.
Proses penyakitnya Hipertermia (D 0130)
B. Diagnosa keperawatan
Hipertermi b.d proses penyakit
C. Perencanaan keperawatan
N o
Diagnosa keperawatan Tujuan Intervensi Rasional
1 Hipertermia b.d proses penyakit yang di tandai dengan suhu 38,5 ℃
DS : klien mengatakan demam sejak
± 1 minggu demam nak turun
dirasakan terutama di malam hari, pusing -, batuk
-, mual+,
muntah + 3x, nafsu makan menurun.
DO : kesadaran compos metis
TD : 100/70 N : 88 TB : 130 S :38,5℃ BB : 44
Setelah di lakukan tindakan
keperawatan
selama 3x24 jam hipertermi pasien menurun dengan kriteria hasil
1. Suhu tubuh normal
2. Kulit merah menurun
3. Suhu kulit membaik
manajemen hipertermi. 15506.
Observasi
1. Identifikasi penyebab hipotermi
2. Monitor suhu tubuh 3. Monitor kadar elektrolit Terapetik
Sediakan lingkungan yang dingin
Longgarkan atau lepaskan pakean
Kompres dengan metode tepid water spongr
Berikan cairan oral
Ganti linen setiap hari atau lebih sering
Edukasi
Anjurkan tirah baring Kolaborasi
Kaloborasi pemberian cairan dan elektrolit
1.Untuk mengetahui penyebab
hipertermi pada pasien.
2.Peningkatan suhu tubuh bisa jga karena adanya infeksi
3.Mengetahui input dan output pasien
4.Untuk mengetahui adanya komplikasi akibat hipertermi pada paien
R :22 Leukosit : 35000
Eritrosit : 4,87 Trombosit : 104.000 Hematoktrin : 43 tugor kulit elastis
mukosa bibir lembab.
D. Pelaksanaan dan evaluasi keperawatan
Diagnosa
keperawatan Tanggal/jam Tindakan Evaluasi
Hipertermia b.d proses penyakit
25-07-2023 15.20 wib
15.30 wib
16.30 wib
- Observasi tanda- tanda vital Td: 100/90 mmhg
N : 114 x/menit S : 38,5
R : 20/menit
- Memberikan kompres mengukan metode water sponge
Hasil: pasien mengatakan merasa nyaman - Membrikan terapi injeksi paracetamol 500
gram
- Memberikan terapi injeksi ceftriaxone 1 gr via ntravena
S : klien mengatakan demam naik turun
O : keadaan umum sedang, kesadaran compos metis - Td: 100/90 mmhg
- N : 134 x/menit - S : 37,4
- R : 20/menit/x
A : Masalah Hipertermi teratasi sebagian
P : intervensi lanjutkan
26- 07-2023 15.30 wib
16.00wib
- monitoring suhu tubuh pasien Hasil : suhu 37,9’c
-Membantu melongkarkan pakaian Hasil : pasien mengatakan merasa
nyaman
S : klien mengatakan demam naik turun batuk positif
O : keadaan umum sedang, kesadaran compos metis
Td: 11/70 mmhg N : 121 x/menit
16.30 wib
18.00 wib 20.00wib
- Memberikan terapi injeksi ranitidin 50mg via intravena
- Memberikan terapi injeksi ceftriaxone 1 gr via intravena
- Memberikan terapi paracetamol 500mg via oral
- Menganjurkan pasien untuk tirah baring Hasil : pasien tampak berbaring
S : 37,2’c R : 20x/menit
A : Masalah hipertermi teratasi sebagian
P : intervensi lanjutkan
27-07-2023 15.00 wib
16.00 wib
16.30 wib
17.00wib
-Melakukan pengambilan sampel darah urine lengkap dan h2tl dan elektrolit Hasil : belum ada
-Monitor tanda- tanda vital Td: 110/70 mmhg
N : 99 x/menit S : 37,5’c R : 20/menit
-Memberikan terapi injeksi ceftriaxone 1 gr via ntravena
-Melakukan pencabutan infus pada pasien
-Mengukur balnce cairan /5 jam Hasil :
Intake : 920cc Output : 1200cc Balance : -380cc
S : klien mengatakan sudah bebas demam
O : keadaan umum sedang, kesadaran compos metis
Td : 110/70 mmhg N : 98 x/menit S : 36,4’c R : 20x/menit Hb 11.0 Lekosit 12.000 Ht 34
Trombosit 205.000 Natrium 136 Kalium 3.5 Chlorida 108
A: Masalah hipertermi teratasi P : Intervensi dihentikan
-Pasien pulang