• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV METODE PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB IV METODE PENELITIAN"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

BAB IV

METODE PENELITIAN

A. Rancangan Penelitian

Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus pengambilan data secara prospektif, dan dianalisis secara deskriptif. Data diambil secara prospektif karena pengambilan data bersifat kedepan. Sedangkan data analisis deskriptif karena penelitian bertujuan untuk mendeskriptifkan secara sistematis mengenai studi penggunaan tepung ekstrak ikan gabus terhadap kadar albumin pada pasien GGK.

B. Tempat dan Waktu Penelitian

Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Haji Surabaya pada periode 15 Juli 2017 sampai 22 Juli 2017.

C. Populasi dan Sampel 1. Populasi Penelitian

Populasi penelitian adalah seluruh pasien Gagal ginjal kronik (GGK) di Rumah Sakit Haji Surabaya.

2. Sampel Penelitian

Sampel penelitian ini adalah 3 pasien dengan diagnosis GGK yang mendapat terapi albumin di di Rumah Sakit Haji Surabaya pada periode 15 Juli 2017 sampai 22 Juli 2017 yang memenuhi kriteria inklusi:

a. Pasien dengan diagnosis Gagal ginjal kronik (GGK) dengan Hipoalbumin b. Pasien mendapat terapi albumin

c. Pasien dengan data laboratorium sebelum dan sesudah pemberian terapi albumin D. Cara Pengambilan Sampel

Cara pengambilan sampel dengan metode time limited sampling, yaitu dengan cara setiap pasien yang memenuhi kriteria inklusi penelitian selama periode tertentu dimasukkan sebagai sampel penelitian.

E. Definisi Oprasional

1. Suplementasi Tepung Ekstrak Ikan Gabus

Merupakan pengembangan produk CV. Striata dari ekstrak ikan gabus dengan metode enkapsulasi. Diberikan 2x2/hari selam 3 hari. Mengandung protein 0.35 g/kapsul dan albumin 0.25 g/kapsul.

2. Cara Pemberian

(2)

Merupakan cara pemberian albumin pada pasien GGK, yaitu sebagai extra feeding secara oral.

3. Capaian Terapi

Merupakan hasil pada pasien yang dilihat dari data laboratorium albumin pre dan albumin post pemberian terapi albumin.

4. Data Laboratorium

Merupakan data hasil pemeriksaan laboratorium pasien yang mengalami GGK dan mendapat terapi albumin yaitu kadar albumin.

5. Albumin Pre

Merupakan kadar albumin terakhir yang diperiksa sebelum pemberian albumin.

6. Albumin Post

Merupakan kadar albumin pertama yang diperiksa setelah pemberian albumin.

F. Cara Pengumpulan Data

Tahapan pengumpulan data dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Pasien datang ke Rumah Sakit Haji Surabaya

2. Pasien mendapat terapi pemberian albumin

3. Data yang dicatat meliputi nomor RM, identitas pasien, dan data laboratorium. Data identitas pasien yang diperlukan antara lain inisial nama pasien, umur, jenis kelamin, dan diagnosis. Data laboratorium yang diperlukan antara lain albumin.

G. Analisis Data

Data yang telah dikumpulkan dilakukan analisis deskriptif meliputi : 1. Data disajikan dalam bentuk tabel dan gambar.

2. Analisis perbedaan albumin sebelum pemberian terapi diet dan sesudah terapi diet 3. Menjelaskan secara deskriptif pengaruh tepung ekstrak ikan gabus terhadap peningkatan

kadar albumin.

(3)

H. Kerangka Oprasional

Populasi penelitian adalah seluruh pasien GGK di Rumah Sakit Haji Surabaya

Sampel penelitian ini adalah 3 pasien dengan diagnosis GGK yang mendapat

terapi albumin dan memenuhi kriteria inklusi.

Kriteria :

1. Pasien dengan diagnosis GGK 2. Pasien mendapat terapi albumin

3. Pasien dengan data laboratorium sebelum dan sesudah pemberian terapi diet

Data pasien : 1. Tanggal 2. Nomor RM 3. Identitas 4. Diagnosis

5.

Data Laboratorium

Terapi diet : 1. Jenis 2. Dosis

3. Cara pemberian

Rekapitulasi data, analisis data

Hasil

Referensi

Dokumen terkait

Sedangkan metode verifikatif menurut Sugiyono (2017:20) dapat diartikan sebagai penelitian yang dilakukan terhadap populasi atau sampel tertentu dengan tujuan untuk menguji

Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling yakni teknik penentuan sampel dengan cara memilih sampel diantara populasi sesuai dengan kehendak

Besar sampel adalah sebagian dari populasi yang ada pada masyarakat pemelihara kucing Surabaya sebagai kelompok studi dan masyarakat Surabaya yang tidak

Metode penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivism, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu,

Erythropoietin-Stimulating Agent(ESA)(Swinkels 2008; Babitt 2010). Pada penelitian ini keseluruhan subjek penelitian mendapat terapi ESA dengan dosis 2000-3000 unit 1 kali per

Responden yang memenuhi kriteria inklusi sampel ditetapkan sebagai sampel dan yang memenuhi kriteria inklusi kontrol ditetapkan sebagai kontrol setelah mendapat penjelasan

Bahan penelitian yang akan dianalisis adalah sebagai berikut: data rekam medik pasien yang meliputi: data demografi (jenis kelamin dan usia), diagnosis,

Dari banyaknya anak yang sudah vaksin di wilayah desa pejeng kelod, besar sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu semua anak Sekolah Dasar kelas IV sebanyak 13 orang, V