MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA IPAS FASE C KELAS V SEMESTER 2
TOPIK A. BAGAIMANA BENTUK INDONESIAKU TAHUN PELAJARAN 2023/2024
Disusun Guna Memenuhi Tugas PPG Prajabatan
Oleh:
Amabelista Permata Cinta 23531849
PENDIDIKAN PROFESI GURU PRAJABATAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
UNIVERSITAS PGRI SEMARANG 2024
MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA IPAS FASE C KELAS V SD
SEMESTER 2 I. INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Nama : Amabelista Permata Cinta Instansi : SDN Karangrejo 02 Mata Pelajaran : IPAS (Semester 2) Fase/Kelas : C/V (lima)
Topik : Topik A. Bagaimana Bentuk Indonesiaku Hari/Tanggal : Selasa, 20 Februari 2024
Alokasi Waktu : 3 JP x 35 menit Tahun Penyusunan : 2024
B. KOMPETENSI AWAL
1. Pada awalnya peserta didik sulit menganalisis informasi umum pada peta. Setelah pembelajaran, peserta didik mampu menganalisis informasi umum pada peta.
2. Pada awalnya peserta didik sulit menelaah kondisi geografis wilayah Indonesia sebagai negara maritim dan agraris. Setelah pembelajaran, peserta didik mampu menjelaskan kondisi geografis wilayah Indonesia sebagai negara maritim dan agraris.
3. Pada awalnya peserta didik sulit menjelaskan budaya maritim dan budaya agraris di Indonesia. Setelah pembelajaran, peserta didik mampu menjelaskan budaya maritim dan budaya agraris di Indonesia
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA 1. Mandiri.
2. Kreatif.
3. Bernalar kritis.
4. Beriman
D. MEDIA, BAHAN, DAN SUMBER BELAJAR
1. Media : Peta Jawa Tengah dan PPT “Bagaimana Bentuk Indonesiaku”
2. Alat dan Bahan : LCD Proyektor, spidol, dan papan tulis
3. Sumber Belajar : Ghaniem, Amalia Fitri dkk. 2021. Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial.
Jakarta: Pusat Perbukuan Kemendikbud Ristek E. TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik regular dengan jumlah peserta didik 23.
F. MODEL, PENDEKATAN DAN METODE PEMBELAJARAN 1. Model : Problem based learning (PBL)
2. Pendekatan : Teaching at the Right Level (TaRL) 3. Metode : Diskusi, tanya jawab, penugasan
II. KOMPENEN INTI
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Pada Fase C Peserta didik dapat menggunakan peta konvensional/digital untuk mengenal letak dan kondisi geografis negara Indonesia.
B. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Melalui media peta Jawa Tengah, peserta didik dapat menganalisis informasi umum pada peta dengan tepat. (C4)
2. Melalui media PPT “Bagaimana Bentuk Indonesiaku”, peserta didik dapat menjelaskan kondisi geografis wilayah Indonesia sebagai negara maritim dan agraris dengan tepat.
(C2)
3. Melalui media PPT “Bagaimana Bentuk Indonesiaku”, peserta didik dapat menjelaskan budaya maritim dan budaya agraris di Indonesia dengan tepat. (C2)
C. ALUR DAN TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Melalui media peta Jawa Tengah dan media PPT “Letak Geografis Indonesia”, peserta didik dapat menganalisis informasi umum pada peta, dapat menelaah kondisi geografis wilayah Indonesia sebagai negara maritim dan agraris, dan dapat menjelaskan budaya maritim dan budaya agraris di Indonesia .
D. ASESMEN
1. Asesmen Diagnostik 2. Asesmen Formatif
Ranah Penilaian Teknik Penilaian Bentuk Penilaian Instrumen
Sikap Non tes Observasi (mandiri, kreatif, bernalar kritis)
Lampiran
Pengetahuan Tes tertulis Tes Tertulis Lampiran Keterampilan Praktik Rubrik penilaian
praktik
Lampiran E. PEMAHAMAN BERMAKNA
1. Meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menganalisis informasi umum pada peta.
2. Meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menjelaskan kondisi geografis wilayah Indonesia sebagai negara maritim dan agraris.
3. Meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menjelaskan budaya maritim dan budaya agraris di Indonesia.
F. PERTANYAAN PEMANTIK
1. Adakah yang sudah bisa membaca peta?
2. Apa saja wilayah Indonesia?
G. KEGIATAN PEMBELAJARAN Kegiatan
Pembelajaran
Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu Pendahuluan 1. Guru memberikan salam dan mengajak semua peserta
didik berdo’a. (Religius)
2. Guru menanyakan kabar dan perasaannya pada hari itu.
3. Guru mengecek kehadiran peserta didik. (Integritas) 4. Peserta didik menyanyikan lagu nasional “Indonesia
Pusaka”.
5. Guru mereview materi yang telah dipelajari sebelumnya.(4C Communication)
6. Guru memberikan pertanyaan pemantik.
a) Adakah yang sudah bisa membaca peta?
b) Apa saja wilayah Indonesia?
7. Guru menyebutkan tujuan pembelajaran dan memberikan motivasi dengan tepuk semangat. (4C Communication) 8. Guru memberikan penjelasan secara garis besar terkait
materi yang akan dipelajari.
15 menit
Inti Sintaks Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) Fase 1: Orientasi peserta didik pada masalah
1. Peserta didik memperhatikan peta Jawa Tengah yang ditampilkan oleh guru.
2. Peserta didik menyimak penjelasan dari guru tentang informasi umum yang ada pada peta.
3. Peserta didik kemudian memperhatikan PPT “Letak Geografis Indonesia” yang ditampilakn guru.
80 menit
4. Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang kondisi geografis wilayah Indonesia sebagai negara maritim dan agraris.
5. Peserta didik melakukan tanya jawab dengan guru mengenai materi.
6. Guru memberikan penugasan LKPD kelompok sesuai dengan level kemampuan kelompok peserta didik.
Fase 2: Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar.
7. Peserta didik dikelompokkan menjadi 4 kelompok, setiap kelompok terdiri dari 5-6 orang. Terdiri dari 1 kelompok level kemampuan tinggi, 2 kelompok level kemampuan sedang, dan 1 kelompok level
kemampuan rendah.
8. Peserta didik duduk secara berkelompok dengan kelompoknya.
Fase 3: Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok
9. Peserta didik mendengarkan instruksi dari guru mengenai panduan pengerjaan LKPD.
10. Guru berkeliling ke setiap peserta didik untuk memberi arahan dan membantu peserta didik yang kesulitan dalam pengerjaan LKPD.
Fase 4: Mengembangkan dan menyajikan hasil karya 11. Guru memberikan ice breaking (marina menari di atas
menara)
12. Setiap kelompok mempresentasikan hasil LKPD di depan kelas secara bergantian.
13. Guru memberikan umpan balik kepada peserta didik yang presentasi
Fase 5: Mengevaluasi proses pemecahan masalah
14. Guru dan peserta didik memeriksa kebenaran jawaban hasil diskusi kelompok secara bersama-sama.
15. Guru memberikan penguatan mengenai materi yang telah dipelajari.
Penutup 1. Guru bersama peserta didik melakukan refleksi atas pembelajaran yang telah dilakukan.
2. Peserta didik bersama guru menyimpulkan hasil pembelajaran yang telah dilakukan. (4C- Critical Thingking)
3. Peserta didik mengerjakan soal evaluasi berupa tes formatif.(Critical Thinking- 4C, HOTS)
4. Guru bersama peserta didik mengoreksi jawaban soal evaluasi secara bersama-sama.
5. Di akhir pembelajaran, peserta didik berdoa bersama dengan agama dan kepercayaan masing-masing dipimpin oleh peserta didik yang bertugas.
15 menit
6. Guru menutup pembelajaran dengan salam penutup.
H. PENGAYAAN DAN REMIDIAL
Remidial : Peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran tentang tentang informasi umum yang ada pada peta dan letak geografis Indonesia diberikan tugas secara berkelompok untuk mengulang kembali.
Pengayaan : Peserta didik yang telah mencapai tujuan pembelajaran tentang informasi umum yang ada pada peta dan letak geografis Indonesia diberikan kesempatan untuk menjadi tutor teman sebaya bagi peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran di samping diberikan soal pengayaan.
I. REFLEKSI PESERTA DIDIK DAN PENDIDIK Refleksi peserta didik:
1. Apa saja kesulitanmu dalam menyelesaikan tugas ini?
2. Bagaiman acara kamu mengatasi hambatan tersebut?
3. Pada bagian mana dari hasil pekerjaanmu yang dirasa masih memerlukan bantuan?
4. Bantuan seperti apa yang kamu harapkan?
5. Hal apa yang membuatmu semangat belajar hari ini?
Refleksi pendidik:
1. Apakah tujuan pembelajaran telah tercapai?
2. Apakah seluruh siswa mengikuti pembelajaran dengan antusias?
3. Kesulitan apa yang dialami?
4. Langkah apa saja yang diperlukan untuk memperbaiki proses belajar peserta didik?
Semarang, 20 Februari 2024
1. Materi Ajar
Informasi Umum Peta
1) Judul peta: Dalam setiap peta perlu ada judul untuk menginformasikan jenis peta.
2) Arah mata angin: sebagai alat bantu untuk menentukan arah mata angin dari peta.
3) Skala: perbandingan ukuran besarnya gambar dengan keadaan yang sebenarnya. Dalam peta di atas tertulis skala 1:500.000. Artinya setiap 1 cm dalam peta mewakili 500.000 cm atau 5 km pada kondisi aslinya.
4) Simbol: tanda pada peta untuk mewakili kondisi sesungguhnya. Contoh simbol gunung, sungai, kota provinsi, kabupaten, dan sebagainya.
5) Legenda: menjelaskan keterangan simbol pada suatu peta (atau bisa juga pada gambar lainnya).
6) Peta sisipan: peta yang lebih detail yang disisipkan pada peta utama. Pada contoh peta di atas disisipkan peta diagram jawa tengah.
7) Tata warna: penjelasan simbol warna sebagai penggambaran keadaan tempat di sebuah peta. Seperti warna biru untuk menggambarkan wilayah perairan, hijau untuk dataran rendah, dan kuning sampai ke coklat untuk dataran tinggi.
Provinsi Jawa Tengah adalah salah satu provinsi di Indonesia yang berada di bagian tengah Pulau Jawa. Provinsi Jawa Tengah beribukota di Kota Semarang. Luas wilayah Jawa Tengah mencapai 25 % dari luas seluruh pulau jawa atau sekitar 32.548 km². Provinsi Jawa Tengah berbatasan langsung dengan provinsi lain dan samudera jika kita lihat dari peta Jawa Tengah. Berikut Batas-batas wilayah yang berbatasan langsung dengan provinsi yang beribukota di Kota Semarang ini.
Sebelah barat : Provinsi Jawa Barat
Sebelah Selatan : Yogyakarta dan Samudra Hindia
Sebelah Timur : Provinsi Jawa Tengah
Sebelah Utara : Laut Jawa
Selain itu wilayah Jawa Tengah juga meliputi Pulau Nusa Kambangan di selatan pulau Jawa dan Kepulauan Karimun Jawa di Laut Jawa. Pada saat ini, Jawa Tengah terbagi menjadi 29 kabupaten dan 6 kota. Berikut ini 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah:
Kota Magelang Kabupaten Demak Kabupaten Pemalang Kota Pekalongan Kabupaten Grobogan Kabupaten Purbalingga Kota Salatiga Kabupaten Jepara Kabupaten Purworejo Kota Semarang Kabupaten Karanganyar Kabupaten Rembang Kota Surakarta Kabupaten Kebumen Kabupaten Semarang
Kota Tegal Kabupaten Kendal Kabupaten Sragen
Kabupaten Banyumas Kabupaten Klaten Kabupaten Sukoharjo Kabupaten Batang Kabupaten Kudus Kabupaten Tegal
Kabupaten Blora Kabupaten Magelang Kabupaten Temanggung Kabupaten Boyolali Kabupaten Pati Kabupaten Wonogiri Kabupaten Brebes Kabupaten Banjarnegara Kabupaten Wonosobo Kabupaten Cilacap Kabupaten Pekalongan
Letak Geografis Indonesia
Letak geografis adalah lokasi suatu tempat berdasarkan keadaannya di atas permukaan Bumi.
Secara geografis, Indonesia terletak diantara dua benua yaitu benua Asia dan Australia, dan dua samudra yaitu Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.
a. Batas wilayah negara Indonesia pada bagian barat berada di perbatasan langsung dengan Samudera Hindia serta Perairan Negara India.
b. Batas wilayah negara Indonesia pada bagian timur berada di dalam batasan langsung dengan Papua Nugini dan juga Samudera Pasifik
c. Batas wilayah negara Indonesia pada bagian utara berada di Pulau Kalimantan yang terletak di perbatasan langsung dengan Malaysia Timur. Pada bagian utara di batas wilayah Indonesia secara langsung berbatasan dengan beberapa negara, yang terdiri dari Malaysia, Singapura, Thailand, dan Filipina.
d. Batas wilayah negara Indonesia pada bagian selatan terletak di perbatasan langsung dengan Timor Leste.
Negara Maritim
Negara maritim adalah negara yang sebagian besar wilayahnya berupa perairan atau memiliki kawasan laut yang luas. Terdapat 17.504 pulau yang masuk ke dalam wilayah kepulauan negara Indonesia. Di antara sekian banyak pulau yang ada, terdapat 5 pulau besar di Indonesia. Lima pulau tersebut adalah Pulau Sumatera, Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi, Pulau Jawa, dan Pulau Papua.
Ciri negara maritim, yaitu:
1) Memiliki wilayah laut.
2) Memanfaatkan laut untuk kesejahteraan rakyat.
3) Memiliki transportasi laut.
4) Memiliki perdagangan laut.
5) Memiliki armada militer laut untuk menjaga kedaulatan laut di wilayahnya.
Laut Indonesia yang luas memiliki banyak sekali manfaat, di antaranya:
1) Sumber ikan dan makanan laut lainnya.
2) Tempat wisata laut atau wisata bahari.
3) Energi alternatif, seperti pembangkit listrik tenaga angin.
4) Penghubung antarpulau.
5) Sumber daya lepas pantai, seperti minyak bumi dan gas bumi 6) Sumber garam.
7) Sumber ilmu dan penelitian di bidang kelautan.
Pekerjaan yang cocok untuk wilayah maritim, antara lain:
1) Nelayan 2) Petani Garam 3) Petani Tambak
4) Sektor Usaha Pariwisata, misalnya toko cendera mata, persewaan perahu, pemandu wisata, rumah makan, dan sebagainya.
Negara Agraris
Negara agraris adalah negara yang sebagian besar rakyatnya bermata pencaharian dengan bercocok tanam. Dengan wilayah daratan yang luas, penduduk di negara agraris dapat mengolah
tanah untuk dimanfaatkan menjadi lahan-lahan pertanian dan perkebunan. Hasil bercocok tanaman ini dapat dijadikan usaha untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Ciri-ciri negara agraris di antaranya:
1) Memiliki wilayah daratan yang luas sehingga bisa dimanfaatkan sebagai lahan pertanian.
2) Memiliki sawah, ladang, dan kebun yang luas.
3) Masyarakatnya memenuhi kebutuhan hidupnya dan berkegiatan ekonomi dari hasil pertanian.
4) Umumnya, negara agraris juga berkaitan dengan bidang peternakan karena pakan ternak yang baik juga dapat dibuat dari hasil pertanian.
Pekerjaan yang cocok untuk wilayah agraris, antara lain:
1) Petani teh 2) Petani buah 3) Pedagang Sayur 4) Buruh tani
Jika kalian perhatikan simbol di peta Indonesia, kalian dapat melihat bahwa Indonesia memiliki banyak gunung berapi yang masih aktif. Abu vulkanik gunung berapi dapat menyuburkan tanah yang berada di sekitarnya. Artinya, tanah di negeri kita berupa tanah subur yang merupakan sumber daya alam yang penting untuk pertanian dan perkebunan.
Budaya Maritim dan Budaya Agraris
Masyarakat yang tinggal di daerah maritim maupun agraris, tentunya memiliki budaya yang dipengaruhi oleh kebiasaan masyarakat dan kondisi alam daerahnya, yaitu budaya maritim dan budaya agraris. Hasil budaya bisa berupa benda (pakaian, alat-alat pekerjaan, alat permainan, rumah, alat transportasi), makanan, dan permainan tradisional. Berikut contoh-contoh budaya dari masyarakat maritim dan agraris.
Dengan kondisi geografis yang memiliki banyak wilayah perairan, kapal laut dan perahu merupakan kebutuhan penting agar masyarakat bisa tetap terhubung antarpulau satu dengan
pulau lainnya. Selain itu, masyarakat bisa mengeksplorasi sumber daya alam laut, seperti ikan untuk memenuhi keperluan hidup mereka.
Pasar Ikan
Pasar ikan terbentuk dari kebutuhan masyarakat pantai untuk dapat menjual hasil tangkapan mereka.
Dengan adanya pasar ikan, masyarakat lain juga dapat dengan mudah memenuhi kebutuhan mereka akan hasil laut.
Alat pemotong dan penumbuk padi
Tentu saja, alat ini dibuat untuk mempermudah petani dalam melakukan panen dan pengolahannya.
Dengan semakin meningkatnya teknologi pertanian, peralatan tradisional ini sudah banyak digantikan
dengan mesin modern yang membuat kegiatan pertanian semakin cepat selesai.
Festival laut atau festival padi
Biasanya, festival ini diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur masyarakat setempat kepada Sang Maha Pencipta. Selain itu, pesta ini juga sebagai ungkapan doa agar hasil laut atau hasil panen mereka tetap melimpah. Contohnya, pesta laut atau hajat laut yang rutin dilakukan para nelayan di Pantai Pangandaran, Jawa Barat setiap bulan Muharam. Masyarakat Dayak Kayan di Bulungan, Kalimantan Utara juga memiliki pesta panen padi yang dikenal dengan nama Lep’mali Auh Kabang.
2. Media Pembelajaran Peta Jawa Tengah
PPT “Bagaimana Bentuk Indonesiaku”
3. Kisi-Kisi dan LKPD
Penilaian Keterampilan Kisi-Kisi LKPD
Instansi : SDN Karangrejo 02 Mata Pelajaran : IPAS (Semester 2) Fase/Kelas : C/V (lima)
Topik : Topik A. Bagaimana Bentuk Indonesiaku Mata
Pelajaran
Capaian
Pembelajaran Materi Indikator Soal Level Bentuk
Instrumen Skor No.
Soal IPAS Pada Fase C Peserta
didik dapat
menggunakan peta konvensional/digital untuk mengenal letak dan kondisi geografis negara Indonesia.
Topik A.
Bagaimana Bentuk Indonesiaku
Disajikan video budaya indonesia berdasarkan letak geografis, siswa dapat membuat mind map persebaran budaya Indonesia.
L3 (membuat C6) Unjuk Kerja
7 Tugas 1
Siswa dapat membandingkan letak geografis Indonesia sebagai negara maritim dan agraris.
L3 (Membandingkan C5) Unjuk Kerja
11 Tugas 2
Disajikan peta Jawa Tengah, siswa dapat menentukan
informasi umum pada peta.
L3 (menentukan C3) Unjuk Kerja
13 Tugas 3
PETUNJUK UMUM
1. Simaklah video yang disajikan! https://www.youtube.com/watch?v=2A3UAT8O7Jc 2. Siapkan lembar kerja!
3. Buatlah mind map persebaran budaya Indonesia berdasarkan letak dan kondisi geograffis negara Indonesia secara runtut!
4. Kreasikan hasil mind map yang telah dibuat!
. Kelas/Fase : V (lima)
Mapel : IPAS
Materi : Topik A. Bagaimana Bentuk Indonesiaku Hari, Tanggal : Selasa, 20 Februari 2024
LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) Kelompok 1
KUNCI JAWABAN DAN PEDOMAN PENSKORAN
Skor maksimal karya = 7
Nilai Karya =
MARI MENGERJAKAN
1. Kelompokkan data di bawah ini sesuai letak geografis Indonesia!
Maritim Agraris
Masyarakatnya memenuhi kebutuhan hidupnya dan berkegiatan ekonomi dari hasil pertanian.
Memiliki transportasi laut.
Memiliki perdagangan laut. Memiliki sawah, ladang, dan kebun yang luas.
Memiliki armada militer laut untuk menjaga kedaulatan laut di wilayahnya.
Memanfaatkan laut untuk kesejahteraan rakyat.
Memiliki wilayah laut. Memiliki wilayah daratan yang luas sehingga bisa dimanfaatkan sebagai lahan pertanian.
2. Jodohkan gambar di bawah ini sesuai dengan nama budaya dari masyarakat maritime dan agraris!
Nama Kelompok : ………
Anggota Kelompok :
1. ………
2. ………
3. ………
4. ………
5. ………
Kelas/Fase : V (lima) Mapel : IPAS
Materi : Topik A. Bagaimana Bentuk Indonesiaku Hari, Tanggal : Selasa, 20 Februari 2024
LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) Kelompok 1
Penumbuk Padi Perahu Nelayan Pasar Ikan
KUNCI JAWABAN DAN PEDOMAN PENSKORAN
Maritim Agraris
Memiliki wilayah laut.
Memanfaatkan laut untuk kesejahteraan rakyat.
Memiliki transportasi laut.
Memiliki perdagangan laut.
Memiliki armada militer laut untuk menjaga kedaulatan laut di wilayahnya.
Memiliki wilayah daratan yang luas sehingga bisa dimanfaatkan sebagai lahan pertanian.
Memiliki sawah, ladang, dan kebun yang luas.
Masyarakatnya memenuhi kebutuhan hidupnya dan berkegiatan ekonomi dari hasil pertanian.
Umumnya, negara agraris juga berkaitan dengan bidang peternakan karena pakan ternak yang baik juga dapat dibuat dari hasil pertanian.
Skor maksimal karya = 11
Nilai Karya =
Mari Mengerjakan!
1. Lengkapilah kolom-kolom di bawah ini!
2. Temukan kata-kata di bawah ini yang masuk ke dalam informasi umum peta! Kemudian lingkarilah!
Tata Warna Skala Simbolis Peta Sisipan
Legenda Corak Simbol Peta Kecil
Jawa Tengah Judul Peta Wilayah Garis
Angin Gambar Mata angin Alat
Nama Kelompok : ………
Anggota Kelompok :
1. ………
2. ………
3. ………
4. ………
5. ………
Kelas/Fase : V (lima) Mapel : IPAS
Materi : Topik A. Bagaimana Bentuk Indonesiaku Hari, Tanggal : Selasa, 20 Februari 2024
LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) Kelompok 1
KUNCI JAWABAN DAN PEDOMAN PENSKORAN LKPD 1. Jawaban:
2. Jawaban:
Tata Warna Skala Simbolis Peta Sisipan
Legenda Corak Simbol Peta Kecil
Jawa Tengah Judul Peta Wilayah Garis
Angin Gambar Arah Mata angin Alat
Skor maksimal karya = 13
Nilai Karya =
Tata Warna
4. Kisi-Kisi dan Soal Evaluasi
Penilaian Pengetahuan Kisi-Kisi Soal Evaluasi
Mata Pelajaran
Capaian
Pembelajaran Materi Indikator Soal Level Kognitif Bentuk Soal Tugas Skor No.
Soal IPAS Pada Fase C Peserta
didik dapat
menggunakan peta konvensional/digital untuk mengenal letak dan kondisi geografis negara Indonesia.
Topik A.
Bagaimana Bentuk Indonesiaku
Disajikan gambar peta Jawa Tengah, siswa dapat menganalisis letak geografisnya dan
menyebutkan jenis pekerjaan yang sesuai.
L3 (Menganalisis C4)
Uraian Tugas 1
6 1
Disajikan teks narasi, siswa dapat menganalisis budaya berdasarkan letak geografis dari suatu wilayah dan menjelaskan ciri dan pekerjaan yang sesuai dengan budaya tersebut
L3 (Menganalisis C4)
Uraian Tugas 2
7 1
Siswa dapat menjelaskan informasi umum peta Jawa Tengah
L1
(Menjelaskan C2)
TTS Tugas
3
1 1,2
Siswa dapat menjelaskan letak geografis Indonesia
L1
(Menjelaskan C2)
TTS 1 3-6
Instansi : SDN Karangrejo 02 Mata Pelajaran : IPAS (Semester 2) Fase/Kelas : C/V (lima)
Topik : Topik A. Bagaimana Bentuk Indonesiaku
SOAL EVALUASI Perhatikan Gambar Peta di Bawah ini!
Berdasarkan ketinggian daerah, Sebutkan 3 Kota yang termasuk dalam daerah agraris dan sebutkan 3 pekerjaan yang cocok untuk wilayah tersebut!
Jawab:
………
………
………
………
………
………
………
………
………...
Nama : . Kelas : . No. Presensi : .
Kunci Jawaban
Jawaban Skor
Kota Wilayah Agraris:
1) Temanggung 2) Wonosobo 3) Magelang 4) Boyolali
3
Jenis Pekerjaan yang cocok:
1) Petani teh 2) Petani buah 3) Pedagang Sayur 4) Buruh tani
3
Skor Maksimal = 6
SOAL EVALUASI 1. Simaklah teks narasi di bawah ini!
Kabupaten Jepara adalah salah satu Kabupaten yang masuk ke dalam wilayah administrasi Provinsi Jawa Tengah. Secara geografis Kabupaten Jepara terletak pada posisi 110°9'48,02"
sampai 110°58'37,40" Bujur Timur dan 5°43'20,67" sampai 6°47'25,83" Lintang Selatan, sehingga merupakan daerah paling ujung sebelah utara dari Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten Jepara terletak di Pantura Timur Jawa Tengah yang bagian barat dan utaranya dibatasi oleh laut.Wilayah Kabupaten Jepara juga meliputi Kepulauan Karimunjawa, yakni gugusan pulau- pulau di Laut Jawa. Dua pulau terbesarnya adalah Pulau Karimunjawa dan Pulau Kemujan.
Kabupaten Jepara dapat terbagi dalam empat wilayah yaitu wilayah pantai di bagian pesisir Barat dan Utara, wilayah dataran rendah di bagian tengah dan Selatan, wilayah pegunungan di bagian Timur yang merupakan lereng Barat dari Gunung Muria dan wilayah perairan atau kepulauan di bagian utara merupakan serangkaian Kepulauan Karimunjawa. Untuk itu sebagian besar wilayah Kabupaten Jepara adalah bagian pesisir pantai dan dekat dengan lautan.
Berdasarkan letak geografisnya Kabupaten Jepara dekat dengan perairan, hal tersebut termasuk dalam budaya apa? Kemudian sebutkan ciri-ciri dan jenis pekerjaan yang cocok dengan wilayah budaya tersebut!
Jawab:
………
………
………
………
………
………
………
………...
………
………
………
………
Nama : . Kelas : . No. Presensi : .
Kunci Jawaban
Jawaban Skor
Budaya Maritim 1
Ciri Maritim:
5) Memiliki wilayah laut.
6) Memanfaatkan laut untuk kesejahteraan rakyat.
7) Memiliki transportasi laut.
8) Memiliki perdagangan laut.
9) Memiliki armada militer laut untuk menjaga kedaulatan laut di wilayahnya.
3
Jenis Pekerjaan yang cocok:
5) Nelayan 6) Petani Garam 7) Petani Tambak
8) Sektor Usaha Pariwisata, misalnya toko cendera mata, persewaan perahu, pemandu wisata, rumah makan, dan sebagainya.
3
Skor Maksimal = 7
SOAL EVALUASI
1. 3.
5.
2.
6. 4.
Mendatar
1. Perbandingan ukuran besarnya gambar dengan keadaan yang sebenarnya adalah….
2. Sebelah utara provinsi jawa tengah adalah….
5. Negara yang sebagian besar rakyatnya bermata pencaharian dengan bercocok tanam disebut negara….
6. Negara yang sebagian besar wilayahnya berupa perairan atau memiliki kawasan laut yang luas disebut negara…
Menurun
3. Indonesia terletak diantara dua benua yaitu benua Asia dan ….
4. Batas wilayah negara Indonesia pada bagian selatan terletak di perbatasan langsung dengan…
Nama : . Kelas : . No. Presensi : .
Kunci Jawaban
S K A L A U A G R A R I S T R A
L A U T J A W A I
M A R I T I M I
M O R L E S T E
Skor Maksimal = 6
5. Sumber/Referensi/Daftar Pustaka
Ghaniem, Amalia Fitri dkk. 2021. Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial. Jakarta: Pusat Perbukuan Kemendikbud Ristek
6.Penilaian Sikap
No. Nama Siswa
Profil Pelajar Pancasila
Mandiri Kreatif Bernalar Kritis Beriman SB B C PB SB B C PB SB B C PB SB B C PB 1. Aditya Ardiona
2. Aditya Dwi Yana 3. Aisha Khaira
4. Amri Danish Dailan Putra Sambodo 5. Anisa Salsabila
6. Annisa Diah Zahra Pranjaya 7. Aqila Aulia Rahma
8. Asyam Dzakiy
9. Aurellia Callista Anggrayni 10. Birgita Artalita Septianingrum 11. Dika Adyatama
12. Hendy Farizki
13. Iqbal Oktafyan Madani 14. Keisya Nur Sonya
15. Muhammad Rafandra Aqlan Lazuardi 16. Nuries Arie Prastono
17. Pratama Viky Kusuma Junior 18. Raditya Arsyan Ammanta 19. Revalino Agasta
20. Syakira Nadhifa 21 Talita Azka Lathifah 22 Titania Yovanka Aureliya 23 Yusuf Satria Primatama
Kategori :
Sangat Baik (SB) = 4
Baik (B) = 3
Cukup (C) = 2 Perlu Bimbingan (PB) = 1
Rubrik Penilaian Aspek yang
Dinilai Deskripsi Penskoran
Profil Pelajar Pancasila
Melakukan dengan terlihat gembira
Melakukan dengan benar
Melakukan tanpa ditegur
Melakukan dengan tertib
4 Melakukan semua
3 Jika hanya tiga aspek yang dilakukan
2 Jika dua aspek tidak dilakukan 1 Jika satu aspek dilakukan