• Tidak ada hasil yang ditemukan

Belajar tentang Manfaat Sosiolinguistik

N/A
N/A
nova susilawati

Academic year: 2024

Membagikan "Belajar tentang Manfaat Sosiolinguistik"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

KONSEP, OBJEK, MANFAAT, RUANG LINGKUP, KAJIAN SOSIOLINGUISTIK, DAN KEDUDUKAN ILMU SOSIOINGUISTIK DALAM SOSIOLINGUISTIK.

Kelompok 1

LAHISAH HERMANSYAH LENI GUSTINAWATI SENJA AWAL TAUBAR

SUGENG CAHYADI

RIRIN FEBRIANI

(2)

a. Definisi Sosiolinguistik b. Ruang Lingkup Sosiolinguistik

c. Manfaat Sosiolinguistik d. Kajian Sosiolinguistik

e. Objek Sosiolinguistik

(3)

Sosiolinguistik pada dasarnya merupakan ilmu yang dilahirkan dari 2 disiplin ilmu yang berbeda yaitu sosiologi dan linguistik.

Sosiologi secara sederhana dapat dikatakan sebagai ilmu yang membahas tentang berbagai aspek dalam masyarakat serta pengaruhnya bagi kehidupan manusia. Linguistik merupakan bidang ilmu yang menjadikan bahasa sebagai objek kajiannya.

Chaer dan Agustina menjelaskan bahwa sosiolinguistik memiliki keterkaitan dengan rincian-rincian pemakaian bahasa. Artinya bahwa sosiolinguistik sangat berhubungan dengan konsepsi dan struktur bahasa itu sendiri.

Bram & Dickey menjelaskan bahwa sosiolinguistik secara spesifik membahas tentang bagaimana bahasa tersebut dapat berfungsi baik dalam komunitas masyarakat.

Deseriev menjelaskan bahwa sosiolinguistik juga dapat berhubungan dengan individu karena pada dasarnya individu sebagai bagian dari masyarakat terkadang dipengaruhi oleh individu yang lain.

Jadi, sosiolinguistik secara sederhana dapat diartikan sebagai ilmu yang bersifat interdisipliner yang berupaya mengkaji hal ihwal bahasa serta kaitannya dengan situasi sosial dalam situasi dan kondisi yang berbeda- beda.

(4)

a. Mengkaji Bahasa dalam Konteks Sosial dan Kebudayaan

Hal ini berarti bahwa bahasa merupakan objek kajian sosiolinguistik dalam kaitannya dengan sosial masyarakat beserta kebudayaannya.

Bahasa sebagai bagian dari sebuah system sosial serta kebudayaan yang antara ketiganya memiliki keterkaitan dan tidak dapat dipisahkan satu dengan lainnya.

b. Menghubungkan Faktor-faktor Kebahasaan, Ciri-ciri, dan Ragam Bahasa dengan Situasi Serta Faktor-faktor Sosial dan Budaya.

Sosiolinguistik tidak hanya membahas bahasa sebagai alat komunikasi dan berinteraksi. Lebih dari itu, sosiolinguistik juga mengkaji hubungan antara bahasa dengan konteks yang lebih luas seperti ragam bahasa yang kemudian erat kaitannya pula dengan kondisi sosial budaya dalam sosial masyarakat.

c. Mengkaji Fungsi-fungsi Sosial dan Penggunaan Bahasa dalam Masyarakat.

Ilmu sosiolinguistik sangat berhubungan dengan sosio- cultural masyarakat, sehingga kajiannya juga terkait dengan bahasa dan struktur bahasa yang dipakai olehnya.

(5)

Manfaat Sosiolinguistik

Dalam kehidupan praktis, sosiolinguistik dapat dimanfaatkan oleh individu dalam berinteraksi dan berkomunikasi dalam kehidupan sosial. Sosiolinguistik dapat memberikan gambaran dan pedoman kepada kita dalam memilih dan menggunakan gaya bahasa, ragam bahasa dalam berkomunikasi dengan orang-orang tertentu dan dalam situasi tertentu juga.

Pada lingkungan pembelajaran di sekolah, sosiolinguistik juga tidak kalah penting untuk dibahas. Berbagai macam perbedaan struktur sosial pada murid dengan berbagai macam perbedaannya menyebabkan ditemukannya varian-varian bahasa dalam bentuk wujud buku tata bahasa. Apabila kajian internal sekolah tersebut dilakukan, maka akan melahirkan tata bahasa yang deskriptif.

(6)

Kajian Sosiolinguistik

Sosiolinguistik mengkaji bahasa dengan memperhitungkan hubungan antara bahasa dengan masyarakat, khususnya masyarakat penutur bahasa itu. Jadi jelas sosiolinguistik mempertimbangkan keterkaitan dua hal, yakni linguistik untuk segi kebahasaan dan sosiologi untuk segi kemasyarakatannya.

Istilah sosiolinguistik yang menekankan tentang pengkajian bahasa dalam hubungannya dengan masyarakat, ada beberapa pakar yang mengemukakannya, Hymes (Alwasilah, 1990:2). mengemukakan bahwa, the term sociolinguistics to the correlations between language and societies particular linguistics and social phenomena,‛ artinya ‘istilah sosiolinguistik untuk menghubungkan antara bahasa dan masyarakat serta bahasa dan fenomena dalam masyarakat’.

Hal senada juga diungkapkan oleh Hudson (1980:4) bahwa, sociolinguistics as the study of language in relation to society, inplying (intentionally) that sociolinguistics is part of the study of language‛ artinya ‘sosiolinguistik sebagai pengkajian bahasa dalam hubungannya dengan masyarakat mengimplikasikan bahwa sosiolinguistik merupakan bagian dari ilmu bahasa’.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bahasa tidak saja dari sudut penturnya, tetapi juga dari sudut pendengarnya, karena pemakaian bahasa pada hakekatnya adalah proses interaksi verbal antara penutur dan pendenganrnya.

(7)

Objek Sosiolinguistik

1. Penggunaan bahasa dalam konteks sosial, bagaimana penggunaan bahasa di dalam suatu masyarakat berpengaruh pada hubungan antar individu, grup, dan komunitas.

2. Variasi bahasa mempelajari bagaimana faktor sosial dan gaya bahasa baik dalam konteks forma maupun informal seperti kelas sosial, pendidikan, dan kelompok etnis memengaruhi variasi dalam penggunaan bahasa.

3. Perubahan bahasa mempelajari bagaimana bahasa mengalami perubahan dan bagaimana inovasi atau perubahan dalam bahasa dapat muncul dan menyebar dalam masyarakat seiring waktu dan bagaimana faktor sosial dapat memengaruhi proses ini.

4. Identitas bahasa dan budaya mempelajari bagaimana penggunaan bahasa dapat membentuk identits indidvidu dan kelompok, serta mempelajari bagaimana cara bahasa mencerminkan dan membentuk budaya.

5. Kontak bahasa mempelajari pembentukan dan perkembangan bahasa pidgin dan kreol sebagai hasil dari kontak linguistik, serta mempelajari bagaimana kontak dengan bahasa asing dapat mempengaruhi bahasa lokal.

(8)

Kedudukam Ilmu sosiolinguistik memungkinkan pemahaman tentang bagaimana bahasa mengalami perubahan seiring waktu. Analisis perubahan bahasa ini dapat mencakup evolusi leksikon, pergeseran fonologis, dan perubahan sintaktis. ilmu sosiolinguistik membantu memahami bagaimana bahasa mencerminkan dan membentuk identitas individu dan kelompok.

Penggunaan bahasa sering kali terkait erat dengan aspek identitas etnis,

budaya, dan sosial.

Referensi

Dokumen terkait

4.2 Faktor-faktor yang membedakan 秋田弁 dengan bahasa Jepang standar Jika dikaitkan dengan tujuh dimensi sosiolinguistik, perbedaan ragam 秋田弁 dengan bahasa Jepang standar

Penelitian yang berjudul Ragam Bahasa Pedagang Etnis Cina dalam Interaksi Jual Beli di Pasar Margasari Tegal (Kajian Sosiolinguistik) bertujuan untuk

Berbagai masalah yang dibahas meliputi Metafungsi bahasa, Konteks sosial, Pola Hubungan Metafungsi dan Konteks Sosial teks dan serta Kearifan budaya lokal Tradisi

Dalam kaitannya dengan pembelajaran, merdeka belajar dalam hal ini merupakan merdeka yang tidak lepas dari konteks sosial-budaya yang terdapat dalam

Penelitian yang berjudul Ragam Bahasa Pedagang Etnis Cina dalam Interaksi Jual Beli di Pasar Margasari Tegal (Kajian Sosiolinguistik) bertujuan untuk

Sementara, sosiolinguistik mempelajari bahasa-bahasa yang digunakan oleh setiap kelompok- kelompok sosial masyarakat tersebut atau mengkaji penggunaan bahasa dalam

ditentukan oleh konteks di mana kata tersebut muncul dengan konteks sosial budaya masyarakat pemilik bahasa tersebut, sangat beraneka ragam, dan

Makalah ini membahas penggunaan ragam bahasa baku dalam kehidupan sehari-hari dan peranannya dalam konteks kehidupan sosial dan budaya