• Tidak ada hasil yang ditemukan

bjt tmk3PDGK4204PEND BAHASA INDONESIA DI SD

N/A
N/A
Emi Liana Putri

Academic year: 2025

Membagikan "bjt tmk3PDGK4204PEND BAHASA INDONESIA DI SD"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

BUKU JAWABAN TUGAS MATA KULIAH TUGAS 3

Nama Mahasiswa : EMI LIANA PUTRI

Nomor Induk Mahasiswa/ NIM : 856999905

Kode/Nama Mata Kuliah : PDGK4204/PEND. BAHASA INDONESIA DI SD

Kode/Nama UT Daerah : 20 ( BANDAR LAMPUNG)

Masa Ujian : 2024/2025 Ganjil (2024.2)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI

UNIVERSITAS TERBUKA

(2)

1. Uraikan dua tahap menulis permulaan menurut Syafi’I (dalam Nurchasanah, 2004), yaitu tahap prapenulisan, dan tahap penulisan.

Tahap Prapenulisan

Tahap pada prapenulisan bertujuan agar dapat melatih siswa untuk membiasakan diri bersikap dengan tepat dan baik dalam menulis. Seperti pengaturan jarak mata dengan tangan yang tepat pada waktu menulis, sikap duduk yang benar, belajar membuat berbagai macam garis yangmemungkinkan siswa untuk bisa menulis dengan tepat, dan cara membuka buku yang tepat.

Tahap Penulisan

Tahap penulisan adalah kegiatan dari melanjutkan tahap prapenulisan yang bertujuan untuk melatih siswa agar dapat menulis dengan benar.

Terdapat 8 alternatif model pembelajaran menulis sebagi berikut :

1) Menjiplak, seperti menjiplak kalimat, menjiplak huruf, dan menjiplak wacana sederhana.

2) Menyalin, biasanya menyalin dimulai dari kata, kalimat, hingga wacana yang menggunakan huruf latin maupun huruf lepas.

3) Menatap, menatap sering dilakukan dengan cara mengamati suatu objek.

4) Menyusun, menyusun huruf menjadi kata merupakan kegiatan menyusun yang paling sederhana, lalu selanjutnya menyusun kata menjadi sebuah kalimat, dan yang terakhir mengubah kalimat menjadi wacana.

5) Melengkapi, kegiatan melengkapi dapat berupa melengkapi kalimat yang sebagian katanya dihilangkan dan bisa juga melengkapi bagian kalimat yang dihilangkan dalam wacana.

6) Menulis halus, kegiatan menulis halus biasanya dilakukan untuk membiasakan menulis secara baik.

7) Dikte, suatu kegiatan yang dilakukan dengan memperdengarkan kalimat, kata, atau wacana sederhana kepada siswa agar siswa menuliskan apa yang di dengar.

8) Mengarang, kegiatan ini biasanya dapat dilakukan dengan bantuan gambar dan ataupun tanpa bantuan gambar.

2. Uraikan empat jenis kegiatan menyimak ekstensif menurut Tarigan.

Menurut Tarigan, menyimak merupakan proses mendengarkan dengan penuh perhatian, pemahaman, apresiasi, dan interpretasi untuk memperoleh informasi. Menyimak juga merupakan keterampilan berbahasa awal yang dikuasai manusia dan menjadi dasar bagi keterampilan berbahasa lain. Beberapa langkah dalam menyimak menurut Tarigan adalah menentukan makna, memperagakan ekspresi, menyuruh mengulangi, dan memberikan latihan ekstensif.

Empat jenis kegiatan menyimak ekstensif antara lain:

1) Menyimak sosial (social listening) yaitu kegiatan menyimak yang dilakukan oleh masyarakat dalam kehidupan sosial, di pasar, di jalan, di lingkungan rumah dan sebagainya.

2) Menyimak sekunder (secondary listening) merupakan kegiatan menyimak yang dilakukan secara kebetulan. Beberapa contoh menyimak sekunder yaitu,

(3)

pada saat kita belajar tiba-tiba kita mendengar suara anggota keluarga kita bercanda di ruang tamu, menyimak musik yang mengiringi tarian rakyat di sekolah, menyimak radio yang terdengar sayup-sayup sambil menulis surat, dan Menikmati musik sambil berpartisipasi dalam kegiatan di sekolah.

3) Menyimak estetik (aesthetic listening) ataupun yang disebut menyimak apresiatif adalah kegiatan menyimak untuk menikmati atau menghayati sesuatu. Menyimak estetik termasuk dalam menyimak ekstensif dan merupakan fase terakhir dari kegiatan menyimak kebetulan. Dalam menyimak estetik, aspek emosional penyimak akan tergugah sehingga timbul rasa senang terhadap apa yang disimaknya. Beberapa contoh menyimak estetik yaitu menyimak pembacaan puisi, menyimak musik, menyimak drama radio, menikmati pembacaan cerita, menikmati pembacaan cerpen dan menikmati lakon-lakon yang dibacakan oleh guru, siswa, atau actor.

4) Menyimak pasif adalah kegiatan menyimak suatu bahasan yang dilakukan tanpa sadar. Menyimak pasif biasanya terjadi karena kebetulan dan ketidaksengajaan. Contoh menyimak pasif adalah ketika seseorang mendengarkan bahasa daerah yang tidak dikuasainya, kemudian setelah beberapa tahun ia menjadi paham dan mampu menggunakan bahasa tersebut.

3. Bedakan tujuan pembelajaran menyimak di kelas rendah dengan tujuan pembelajaran menyimak di kelas tinggi.

Perbedaan tujuan pembelajaran menyimak di kelas rendah dengan kelas tinggi yaitu:

1) Kelas rendah

Siswa mengalami kesulitan dalam memusatkan perhatian dan memahami pertanyaan tentang isi dongeng yang disimak.

2) Kelas tinggi

Siswa memiliki kemampuan menyimak yang baik, mampu memahami ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya.

Tujuan pembelajaran menyimak di kelas tinggi meningkatkan kemampuan dan pemahaman terhadap apa yang didengarkan, meningkatkan kemampuan berkomunikasi lisan dan tulis, melatih siswa menghargai orang lain, melatih siswa disiplin, melatih siswa berpikir kritis, melatih siswa meningkatkan daya nalar dan melatih siswa untuk meningkatkan keterampilan berbicara.

4. Uraikan 5 jenis berbicara menurut Tarigan.

Menurut Tarigan, lima jenis berbicara berdasarkan tujuan pembicara adalah berbicara menghibur, berbicara menginformasikan, berbicara menstimulasi, berbicara meyakinkan, dan berbicara menggerakkan.

1. Berbicara salah satunya adalah untuk menghibur. Berbicara menghibur biasanya dilakukan dalam suasana santai, rileks, dan kocak. Tujuannya untuk membuat pendengar senang, gembira, dan bersukaria.

2. Berbicara menginformasikan merupakan salah satu jenis berbicara di depan orang banyak yang disebut sebagai informative speaking atau pembawa acara/MC.

3. Berbicara menstimulasi adalah upaya untuk membangkitkan inspirasi, minat, atau kemauan pendengar untuk melakukan sesuatu.

(4)

4. Berbicara meyakinkan adalah kegiatan berbicara yang bertujuan untuk meyakinkan pendengar dengan disertai bukti, fakta, atau pendapat. Tujuannya adalah agar pendengar dapat mengubah sikapnya.

5. Berbicara menggerakkan adalah pidato contohnya seperti pidato yang membangkitkan semangat. Pembicara yang melakukan berbicara menggerakkan harus memiliki wibawa, menjadi tokoh, idola, dan panutan oleh masyarakat.

5. Uraikan 5 definisi sastra menurut beberepa pendapat pakar dan dari pendapat pakar tersebut Anda membuat pendapat sendiri.

Pengertian sastra menurut para ahli yaitu:

1) Mursal Esten

Sastra atau Kesusastraan adalah pengungkapan dari fakta artistik dan imajinatif sebagai manifestasi kehidupan manusia. dan masyarakat melalui bahasa sebagai medium dan memiliki efek yang positif terhadap kehidupan manusia kemanusiaan.

2) Atar Semi

Sastra adalah suatu bentuk dan hasil pekerjaan seni kreatif yang objeknya adalah manusia dan kehidupannya menggunakan bahasa sebagai mediumnya.

3) Panuti Sudjiman

Sastra sebagai karya lisan atau tulisan yang memiliki berbagai ciri keunggulan seperti keorisinalan, keartistikan, keindahan dalam isi, dan ungkapanya.

4) Ahmad Badrun

Kesusastraan adalah kegiatan seni yang mempergunakan bahasa dan garis simbol-simbol lain sebagai alai, dan bersifat imajinatif.

5) Eagleton

Sastra adalah karya tulisan yang halus (belle letters) adalah karya yang mencatatkan bentuk bahasa. harian dalam berbagai cara dengan bahasa yang dipadatkan, didalamkan, dibelitkan, dipanjangtipiskan dan diterbalikkan, dijadikan ganjil.

Jadi, menurut pendapat saya sastra adalah bentuk seni kreatif yang menggunakan bahasa sebagai media utama untuk menyampaikan gagasan, imajinasi, dan pengalaman manusia. Selain itu, sastra memiliki daya unik dalam mengolah bahasa, menjadikannya lebih padat, estetis, dan penuh makna. Sebagai cerminan budaya dan nilai-nilai, sastra memainkan peran penting dalam memperkaya wawasan, jiwa, dan pemahaman manusia tentang kehidupan. Melalui karya sastra, pembaca dapat melihat berbagai perspektif kehidupan, memahami keragaman emosi, dan menemukan makna yang lebih dalam tentang dunia di sekitarnya. Dengan demikian, sastra berfungsi sebagai jembatan antara imajinasi, kenyataan, dan kemanusiaan.

Referensi

Dokumen terkait

II.Indikator : 0 Siswa dapat memahami penulisan pormurlir pendaftaran 0 Siswa dapat mengisi pormulir pendaftaran dengan benar 0 Siswa dapat mencari

Pembelajaran menulis pemulaan yang baik dapat dilakukan dengan latihan secara intensif dan menyenangkan, langkah-langkah menerapkan metode.. menulis yang menyenangkan

Pelatihan dalam kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk: (1) membekali guru dalam hal strategi menulis karya ilmiah secara benar sesuai dengan pedoman penulisan, dan

Penulisan kata bilangan yang benar terdapat dalam kalimat……….. Tiga lembaran uang 5.000 an dijumpai pada kolong

9 Metode Qira’ah ini bertujuan melatih mahasiswa untuk terampil membaca huruf Arab dan Al-Qur’an dengan fasih, lancar dan benar, melatih peserta didik untuk mengerti dan

Penulisan Karya Tulis Ilmiah sebetulnya sama dengan kegiatan menulis lain. Sesuai fungsi dasarnya, menulis adalah kegiatan menyampaikan gagasan. Lebih spesifik pada KTI,

teks akademik atau karya tulis ilmiah merupakan tulisan yang membahas ilmu pengetahuan yang disusun secara sistematis dengan menggunakan bahasa yang benar.. Kegiatan menulis teks

 Siswa bersama kelompok di bawah bimbingan guru menulis kembali teks bacaan yang benar sesuai dengan penulisan huruf kapital dan angka serta bilangan dengan benar pada LKS yang