• Tidak ada hasil yang ditemukan

CASE METHOD PROGRAM LINIER "Metode Simpleks"

N/A
N/A
Ester Sriulina

Academic year: 2025

Membagikan "CASE METHOD PROGRAM LINIER "Metode Simpleks""

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

CASE METHOD PROGRAM LINEAR

Metode Simpleks

Dosen Pengampu : Erlinawaty Simanjuntak, S.Pd., M.Si

Kelompok Linear :

Ester Sri Ulina Br Sembiring NIM. 4213111048 Lady Christine Elizabeth Br Jawak NIM. 4211111014

Nurhanifah Sitorus NIM. 4213111103

Santa Riris Marpaung NIM. 4212411009

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

2023

(2)

CASE METHOD

1. Setiap kelompok ke lapangan, daerah sekitarmu untuk melakukan studi kasus 2. Amati dan temukan permasalahan yang dapat Anda bantu penyelesaiannya dengan

menerapkan metode simpleks

3. Tuliskan kasus tersebut dalam soal cerita 4. Selesaikan dengan metode simpleks

5. Lengkapi dengan gambar, sebagai bukti bahwa anda benar ke lapangan.

Soal Cerita

1. Seorang pedagang bakpau mempunyai persediaan tepung terigu sebanyak 25kg, tepung coklat 5kg, mentega 10kg dan gula 8 kg untuk membuat paling banyak 350 buah bakpau, dia menjual 3 jenis yaitu rasa coklat, rasa tiramisu dan ayam. Adapun harga dari masing-masing bakpau tersebut adalah bakpau coklat Rp 6.000,- bakpau tiramisu Rp 6000,- dan bakpau ayam Rp 7.000,-. Untuk membuat 1buah bakpau coklat digunakan 26 gram mentega, 70 gram tepung dan 15 gram mentega, untuk membuat bakpau tiramisu dibutuhkan 26 gram mentega, 72 gram tepung dan 24 gram gula dan untuk membuat bakpau ayam dibutuhkan 28 gram mentega, 76 gram tepung dan 26 gram gula.

Berapakah pendapatan maksimum yang akan diperoleh oleh pedagang tersebut??

Missal : Coklat = 𝑥1 Tiramisu = 𝑥2 Ayam = 𝑥3

• Fungsi Tujuan (Memaksimumkan Pendapatan) Z = 6000𝑥1+ 6000𝑥2+ 7000𝑥3

• Fungsi Kendala

26𝑥1+ 26𝑥2+ 28𝑥3 ≤ 10000 (𝑚𝑒𝑛𝑡𝑒𝑔𝑎) 70𝑥1+72𝑥2+76𝑥3 ≤ 25000 (𝑡𝑒𝑝𝑢𝑛𝑔)

15𝑥1+24𝑥2+26𝑥3 ≤ 8000 (𝐺𝑢𝑙𝑎) 𝑥1+𝑥2+𝑥3 ≤ 350 (𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑏𝑎𝑘𝑝𝑎𝑢)

𝑏𝑎𝑡𝑎𝑠 𝑛𝑜𝑛 𝑛𝑒𝑔𝑎𝑡𝑖𝑓 𝑥1, 𝑥2, 𝑥3 ≥ 0 Penyelesaian :

• Fungsi Tujuan (Memaksimumkan Pendapatan)

(3)

Z − 6000𝑥1− 6000𝑥2 − 7000𝑥3 − 𝑂𝑆1− 𝑂𝑆2− 𝑂𝑆3− 𝑂𝑆4

• Fungsi Kendala

26𝑥1+ 26𝑥2+ 28𝑥3+𝑆1+𝑂𝑆2+𝑂𝑆3+𝑂𝑆4 = 10000 70𝑥1+72𝑥2+76𝑥3+𝑂𝑆1+𝑆2+𝑂𝑆3+𝑂𝑆4 = 25000

15𝑥1+24𝑥2+26𝑥3+𝑂𝑆1+𝑂𝑆2+𝑆3+𝑂𝑆4 = 8000 𝑥1+𝑥2+𝑥3+𝑂𝑆1+𝑂𝑆2+𝑂𝑆3+𝑆4 = 350 Batas non negatif 𝑥1, 𝑥2, 𝑥3, 𝑆1, 𝑆2, 𝑆3, 𝑆4 ≥ 0

Variabel Dasar

𝑥1 𝑥2 𝑥3 𝑆1 𝑆2 𝑆3 𝑆4 NK

Z -6000 -6000 -7000 0 0 0 0 0

𝑆1 26 26 28 1 0 0 0 10000

𝑆2 70 72 76 0 1 0 0 25000

𝑆3 15 24 26 0 0 1 0 8000

𝑆4 1 1 1 0 0 0 1 350

Kolom kunci = 𝑥3 Variabel

dasar

𝑥1 𝑥2 𝑥3 𝑆1 𝑆2 𝑆3 𝑆4 NK indeks

Z -6000 -6000 -7000 0 0 0 0 0 -

𝑆1 26 26 28 1 0 0 0 10000 357,14

𝑆2 70 72 76 0 1 0 0 25000 328,94

𝑆3 15 24 26 0 0 1 0 8000 307,69

𝑆4 1 1 1 0 0 0 1 350 350

BarisKunci : 𝑆3 Angka Kunci : 26

Nilai baris kunci baru (𝑆3: 𝑥3) Variabel

Dasar

𝑥1 𝑥2 𝑥3 𝑆1 𝑆2 𝑆3 𝑆4 NK

Z

𝑥3 0,57 0,92 1 0 0 0,03 0 8000

𝑆2

(4)

Baris pertama (z)

-6000 -6000 -7000 0 0 0 0 0 (-7000) 0,57 0,92 1 0 0 0,03 0 307,69 Nilai

Baru

= -2010 440 0 0 0 210 0 2153830

Baris kedua (𝑺𝟏)

26 26 28 1 0 0 0 357,14

(28) 0,57 0,92 1 0 0 0,03 0 307,69

Nilai Baru

= 10,04 0,24 0 1 0 -0,84 0 -8258,18

Baris Ketiga (𝑺𝟐)

70 72 76 0 1 0 0 328,94

(76) 0,57 0,92 1 0 0 0,03 0 307,69

Nilai Baru

= 26,68 2,08 0 0 1 -2,28 0 -23055,5

Baris Kelima (𝑺𝟒)

1 1 1 0 0 0 1 350

(1) 0,57 0,92 1 0 0 0,03 0 307,69

Nilai Baru

= 0,43 0,08 0 0 0 -0,03 1 42,31

Variabel Dasar

𝑥1 𝑥2 𝑥3 𝑆1 𝑆2 𝑆3 𝑆4 NK

Z -2010 440 0 0 0 210 0 2153830

(5)

𝑆1 10,04 0,24 0 1 0 -0,84 0 -8258,18

𝑆2 26,68 2,08 0 0 1 -2,28 0 -23055,5

𝑥3 0,57 0,92 1 0 0 0,03 0 307,69

𝑆4 0,43 0,08 0 0 0 -0,03 1 42,31

Kolom kunci : 𝑥1

Variabel Dasar

𝑥1 𝑥2 𝑥3 𝑆1 𝑆2 𝑆3 𝑆4 NK indeks

Z -2010 440 0 0 0 210 0 2153830 -

𝑆1 10,04 0,24 0 1 0 -0,84 0 -8258,18 -822,32 𝑆2 26,68 2,08 0 0 1 -2,28 0 -23055,5 -864,14 𝑥3 0,57 0,92 1 0 0 0,03 0 307,69 539,80

𝑆4 0,43 0,08 0 0 0 -0,03 1 42,31 98,39

Baris Kunci : (𝑆4) Angka Kunci : 0,43

Nilai baris kunci baru (𝑆4: 𝑥1) Variabel

dasar

𝑥1 𝑥2 𝑥3 𝑆1 𝑆2 𝑆3 𝑆4 NK

Z 𝑆1 𝑆2 𝑥3

𝑆4 1 0,18 0 0 0 -0,06 2,32 98,39

Baris Pertama (Z)

-2010 440 0 0 0 210 0 2153830

(-2010) 1 0,18 0 0 0 -0,06 2,32 98,39 Nilai

Baru

= 0 801,8 0 0 0 89,4 4663,32 2351593,9

(6)

Baris kedua (𝑺𝟏)

10,04 0,24 0 1 0 -0,84 0 -822,32

(10,04) 1 0,18 0 0 0 -0,06 2,32 98,39

Nilai Baru

= 0 -1,56 0 1 0 -0,23 -23,23 -1810,15

Baris Ketiga (𝑺𝟐)

26,68 2,08 0 0 1 -2,28 0 -864,14

(26,68) 1 0,18 0 0 0 -0,06 2,32 98,39

Nilai Baru

= 0 -2,72 0 0 1 -0,64 -61,89 -3489,18

Baris Keempat (𝒙𝟑)

0,57 0,92 1 0 0 0,03 0 539,80

(0,57) 1 0,18 0 0 0 -0,06 2,32 98,39

Nilai Baru

= 0 0,81 1 0 0 0,06 -1,32 483,71

Variabel dasar

𝑥1 𝑥2 𝑥3 𝑆1 𝑆2 𝑆3 𝑆4 NK

Z 0 801,8 0 0 0 89,4 4663,32 2351593,9

𝑆1 0 -1,56 0 1 0 -0,23 -23,23 -1810,15

𝑆2 0 -2,72 0 0 1 -0,64 -61,89 -3489,18

𝑥3 0 0,81 1 0 0 0,06 -1,32 483,71

𝑥1 1 0,18 0 0 0 -0,06 2,32 98,39

Tabel simplek iterasi sudah optimum karena variabel mendasar pada fungsi tujuan Z sudah bernilai positif sehingga

𝑆1 = −1.810,15

(7)

𝑆2 = −3.489,18 𝑥3 = 483,71

𝑥1 = 98,39

𝑥2 = 𝑥4 = 𝑆3 = 𝑆4 = 0 𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑢𝑚 𝑍 = 2.351.593,9

Maka pedagang bakpau akan memperoleh pendapatan maksimal sebesar Rp 2.351.593,9.

(8)

LAMPIRAN Bukti Foto :

Referensi

Dokumen terkait

Pada penelitian ini ada tiga kasus maksimasi dan tiga kasus minimasi yang diselesaikan dengan metode simpleks, dan dari solusi yang diperoleh metode simpleks secara konsisten

Berkaitan dengan masalah tersebut, penulis tertarik untuk membuat Program Aplikasi untuk menentukan Formulasi Ransum Ayam dengan Menggunakan Metode Simpleks Dua Fase pada

Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk menyelesaikan masalah program linear sasaran ganda menggunakan metode simpleks multifase dengan terlebih dahulu mengubah masalah

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “bagaimana mengembangkan multi- media pada pokok bahasan program linier yang menggunakan metode simpleks yang valid

Algoritma titik interior memiliki tingkat komplekitas yang sama dengan metode simpleks, maka masalah program linier dapat diselesaikan dengan waktu yang lebih singkat... 2.3

• Metode simpleks memerlukan bahwa semua pembatas dinyatakan dalam bentuk sistem kanonik dimana suatu solusi basis layak dapat langsung diperoleh. Prinsip-prinsip Metode Simpleks

Metode dua fase dan quick simpleks menghasilkan nilai yang sama, sehingga dapat disimpulkan bahwa Toko Baju Mitra Pekanbaru harus memproduksi jumlah baju sekolah Madrasah Aliyah

Makalah tentang fungsi tujuan maksimasi menggunakan metode simpleks dalam program linear yang disusun oleh mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas