• Tidak ada hasil yang ditemukan

Data Coll(Approach, Design, Method) id

N/A
N/A
A5 02 Alisya Nabilah Nasution

Academic year: 2025

Membagikan "Data Coll(Approach, Design, Method) id"

Copied!
36
0
0

Teks penuh

(1)

Fadhli Zul Fauzi, S.IP., MPA.

Pengantar Pendekatan, Desain, dan Metode Penelitian

Subscribe to DeepL Pro to translate larger documents.

Visit www.DeepL.com/pro for more information.

(2)
(3)

Sumber: Creswell & Creswell, 2018

(4)

Desain & Metode Penelitian dalam

Pendekatan Kualitatif

ff

57218799983

(5)

Karakteristik Utama

Fleksibilitas dan Iterasi

Penelitian kualitatif bersifat adaptif.

Metode-metode berkembang seiring dengan munculnya wawasan baru.

Pendekatan Induktif

Pendekatan ini berfokus pada

menghasilkan teori baru berdasarkan data yang terkumpul.

Berpusat pada manusia

Pendekatan ini menekankan pada pemahaman pengalaman hidup melalui narasi.

57218799983

(6)

Desain Umum

Teori Grounded

Mengembangkan teori dari data partisipan.

Fenomenologi

Berfokus pada pengalaman hidup.

Etnografi

Mempelajari budaya melalui observasi.

Studi Kasus

Mengkaji kasus-kasus dalam konteksnya.

Studi naratif

Mengeksplorasi cerita dan kisah-kisah pribadi

1

2

3

4

5

(7)

Metode Pengumpulan Data

Wawancara

Mengumpulkan informasi

peserta secara rinci.

Kelompok Diskusi Terfokus

Mengeksplorasi pandangan dan dinamika kolektif.

Observasi

Mengamati perilaku di lingkungan.

57218799983

(8)

Data Analisis Teknik

Analisis Isi

Mengkode data untuk menemukan pola.

Analisis Naratif

Memeriksa struktur cerita.

Analisis Tematik

Fokus pada identifikasi tema.

57218799983

1

2

3

(9)

Memastikan Validitas

Triangulasi

Verifikasi silang temuan dengan menggunakan metode.

Refleksivitas

Merefleksikan bias peneliti.

Kejenuhan

Pastikan tidak ada informasi baru yang muncul.

(10)

Kesehatan

Memahami pengalaman pasien.

Ilmu Sosial

Menjelajahi fenomena sosial.

Pendidikan

Mempelajari proses-proses pembelajaran.

Aplikasi di Berbagai

Bidang

(11)

Hal-hal Penting

Penelitian kualitatif mengeksplorasi fenomena yang kompleks. Penelitian ini menggunakan metode yang fleksibel dan berulang. Validitas dipastikan melalui triangulasi, refleksivitas, atau kejenuhan. Penelitian ini menawarkan wawasan yang mendalam di berbagai bidang.

57218799983

(12)

Sumber: Creswell, 2018

"Seringkali perbedaan antara penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif dibingkai dalam hal penggunaan kata-kata (kualitatif) daripada angka (kuantitatif), atau lebih baik lagi, menggunakan pertanyaan dan

tanggapan tertutup (hipotesis kuantitatif) atau pertanyaan dan tanggapan terbuka (pertanyaan wawancara

kualitatif)."

(13)

Desain & Metode Penelitian dalam

Pendekatan Kuantitatif

57218799983

(14)

Komponen Utama dari Desain Penelitian Kuantitatif

Desain

Membahas

pengambilan sampel, generalisasi, desain eksperimental dan deskriptif.

Memastikan sampel secara akurat

mewakili populasi untuk

menggeneralisasi temuan.

Pengukuran

Berfokus pada keandalan dan validitas alat pengukuran dan berbagai jenis data seperti survei dan eksperimen, untuk memastikan hasil yang akurat.

Analisis

Menggunakan teknik analisis data seperti regresi berganda dan pemodelan persamaan struktural untuk

menguji hipotesis dan menarik kesimpulan yang valid.

(15)

Desain Pengambilan Sampel dan Desain Eksperimental

Pengambilan Sampel dan Generalisasi

Memastikan sampel mewakili populasi untuk menggeneralisasi temuan. Teknik pengambilan sampel yang tepat sangat penting untuk validitas eksternal sebuah penelitian, yang

mempengaruhi penerapan hasil pada konteks yang lebih luas.

Tanpa itu, kesimpulan mungkin hanya berlaku untuk kelompok yang sempit dan spesifik.

Desain Eksperimental

Termasuk uji coba kontrol acak (RCT) dan desain eksperimental kuasi. RCT melibatkan penugasan acak pada kelompok kontrol dan eksperimen. Desain kuasi-eksperimental memanipulasi variabel independen tanpa pengacakan. Desain kuasi-

eksperimental berguna ketika penugasan acak tidak memungkinkan.

57218799983

(16)

Studi Cross-Sectional

Menggambarkan karakteristik populasi pada satu titik waktu. Studi ini berguna untuk mengumpulkan data awal dan mengeksplorasi hubungan antar variabel. Namun, studi ini tidak memberikan wawasan tentang hubungan sebab-akibat atau perubahan dari waktu ke waktu.

Studi Kohort

Mengikuti sekelompok individu dari waktu ke waktu untuk memeriksa perubahan hasil dan paparan. Studi kohort dapat bersifat prospektif, mengikuti individu-individu ke depan dalam waktu, atau retrospektif, memeriksa data masa lalu. Studi ini sangat berharga untuk memahami kejadian dan perkembangan penyakit.

Desain Desain Deskriptif

(17)

Pengukuran: Keandalan dan Validitas

Keandalan

Mengacu pada konsistensi alat pengukuran. Alat yang andal menghasilkan hasil yang serupa dalam kondisi yang konsisten.

Reliabilitas tes-retes, reliabilitas antar-penilai, dan konsistensi internal adalah jenis-jenis penilaian reliabilitas yang umum.

Validitas

Menunjukkan apakah alat pengukuran secara akurat mengukur apa yang ingin diukur. Validitas isi, validitas kriteria, dan validitas konstruk adalah pertimbangan utama. Pengukuran yang valid harus selaras dengan konsep teoretis dan standar yang telah ditetapkan.

(18)

Analisis: Teknik Analisis Data

Regresi Berganda

Meneliti hubungan antara satu variabel dependen dan beberapa variabel independen. Ini adalah metode serbaguna untuk memprediksi hasil dan mengidentifikasi prediktor yang signifikan.

Pemodelan Persamaan Struktural

Menguji hubungan yang kompleks di antara berbagai konstruk. SEM berguna untuk menilai pengaruh langsung dan tidak langsung serta mengevaluasi model teoretis.

Menangani Kesalahan Pengukuran

Menggunakan metode statistik untuk mengoreksi atau memperhitungkan ketidakakuratan dalam pengukuran.

Teknik seperti analisis faktor dan pemodelan variabel laten dapat membantu mengurangi dampak kesalahan pengukuran.

57218799983

2 1

3

(19)

Jenis-jenis Desain Penelitian Kuantitatif

Deskriptif

Berfokus pada penggambaran karakteristik populasi atau fenomena. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan

"apa". Misalnya, sebuah penelitian yang menggambarkan prevalensi penyakit tertentu dalam suatu

populasi.

Eksperimental

Menguji hubungan sebab akibat dengan memanipulasi satu atau lebih variabel. Penelitian ini menentukan efek dari suatu intervensi. Misalnya, sebuah studi yang menguji efektivitas obat baru pada

mengurangi gejala.

Korelasional

Menguji hubungan antar variabel tanpa menyimpulkan hubungan sebab akibat. Penelitian ini mengidentifikasi kekuatan dan arah hubungan. Misalnya, sebuah studi yang menilai hubungan antara jam belajar dan nilai ujian.

Eksperimen Semu (Quasi-Experimental)

Mirip dengan eksperimental tetapi tidak memiliki penugasan acak.

Penelitian ini meneliti hubungan sebab-akibat ketika penugasan acak tidak memungkinkan. Contohnya adalah penelitian yang membandingkan dua ruang kelas yang serupa, di mana salah satu ruang kelas menggunakan alat baru.

57218799983

1 2

3

4

(20)

Karakteristik Desain Penelitian yang Baik

Netralitas

Desain harus tidak bias dan objektif. Peneliti harus

menghindari bias pribadi. Hal ini termasuk menggunakan prosedur standar dan meminimalkan subjektivitas dalam pengumpulan dan analisis data.

Keandalan

Hasil yang konsisten di berbagai studi dan kondisi. Desain yang andal menghasilkan temuan yang stabil dan dapat direproduksi, terlepas dari siapa yang melakukan penelitian atau kapan penelitian dilakukan. Hal ini membantu

membangun kepercayaan terhadap hasil penelitian.

Validitas

Mengukur secara akurat apa yang ingin diukur. Desain yang valid memastikan bahwa data yang dikumpulkan benar-benar mencerminkan konsep yang diteliti, menghindari kesalahan sistematis dan kesalahan

interpretasi. Hal ini penting untuk menarik kesimpulan yang akurat.

Dapat digeneralisasi

Temuan harus dapat diterapkan pada konteks yang lebih luas.

Desain yang dapat digeneralisasikan memungkinkan peneliti untuk memperluas temuan mereka ke populasi yang lebih besar atau pengaturan yang berbeda.

Pengambilan sampel yang tepat dan metodologi yang ketat meningkatkan kemampuan generalisasi.

57218799983

1 2

3 4

(21)

Memastikan Integritas dan Penerapan

Desain penelitian kuantitatif sangat penting untuk memastikan integritas dan penerapan temuan penelitian. Memahami

komponen-komponennya membantu para peneliti merancang penelitian yang kuat yang menyumbangkan wawasan berharga bagi bidang mereka. Hal ini melibatkan perencanaan

pengambilan sampel, pengukuran, dan analisis yang cermat untuk menghasilkan hasil yang dapat diandalkan dan valid.

Dengan menguasai komponen-komponen ini, peneliti dapat merancang studi yang ketat, meningkatkan kredibilitas dan dampak dari pekerjaan mereka. Pendekatan ini memastikan bahwa temuan penelitian tidak hanya akurat tetapi juga dapat diterapkan dalam konteks yang lebih luas, sehingga

menyumbangkan wawasan yang berharga bagi bidang mereka.

57218799983

(22)
(23)

Menggabungkan Kualitatif dan Kuantitatif

Kuantitatif

Data Numerik

Kualitatif

Pemahaman Mendalam

Komprehensif Pemahaman

Metode campuran

57218799983

2

1

3

(24)

• Pendekatan yang melibatkan dua pendekatan sebelumnya atau memanfaatkan data kualitatif dan kuantitatif

• Biasanya data dari dua pendekatan sebelumnya akan di integrasikan dengan desain penelitian yang melibatkan asumsi filosofis dan kerangka teori tertentu

• Peneliti yang menggunakan pendekatan ini harus memiliki asumsi atau kerangka teori yang kuat agar memiliki landasan untuk menjawab pertanyaan "mengapa menggunakan pendekatan mixed methods?"

Pendekatan Metode Campuran

(25)

Purposive Sampling Snowball

Purposive sampling merupakan teknik penentuan informan yang

mengedepankan kekayaan informasi

Biasanya digunakan dalam penelitian yang sudah memiliki kriteria partisipan yang jelas

Peneliti dapat menentukan ingin

mengambil informan secara heterogen atau homogen, atau mungkin di antara keduanya

Teknik Snowball digunakan untuk mendapatkan informasi dan data dari beberapa partisipan sampai

menghasilkan data dan informasi yang bersifat "jenuh"

Biasanya digunakan dalam penelitian yang memiliki populasi tersembunyi

Menentukan informan dalam metode kualitatif

(26)

Metode Penelitian:

Purposive Sampling Bola salju

Contoh Kasus Sumber: https://www.voaindonesia.com/a/sepanjang-2021-

bnn-ungkap-760-kasus-tindak-pidana-narkoba-/6375450.html

Badan Narkotika Nasional (BNN) RI sepanjang tahun 2021 berhasil menyita 3,31 ton metamfetamin (sabu) dan 115 ton ganja yang melibatkan jaringan sindikat nasional dan internasional.

Sepanjang tahun lalu BNN berhasil mengungkap 85 jaringan sindikat narkoba nasional dan internasional yang terlibat dalam 760 kasus tindak pidana narkoba. Sebanyak 1.109 orang ditangkap. "Barang bukti narkoba yang disita pada tahun 2021 adalah 3,31 ton metamfetamin (sabu), 115,1 ton ganja, 50,5 hektare lahan ganja dan 191.575 butir ekstasi," ungkap Kepala BNN RI, Komisaris Jenderal Polisi Petrus Reinhard Golose dalam konferensi pers capaian kinerja BNN RI tahun 2021, Rabu (29/12). Petrus menambahkan BNN RI juga berhasil mengungkap 14 kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berasal dari kejahatan narkotika dengan jumlah tersangka sebanyak 16 orang. BNN menyita aset dan uang senilai Rp108 miliar.

Tema Penelitian yang ingin diambil:

Jaringan Sindikat Narkoba dan Proses Penyelundupannya ke Indonesia

(27)

Pengambilan Sampel

Purposive Sampling Snowball

Contoh Kasus Sumber: https://www.voaindonesia.com/a/sepanjang-2021-

bnn-ungkap-760-kasus-tindak-pidana-narkoba-/6375450.html

Badan Narkotika Nasional (BNN) RI sepanjang tahun 2021 berhasil menyita 3,31 ton metamfetamin (sabu) dan 115 ton ganja yang melibatkan jaringan sindikat nasional dan internasional.

Sepanjang tahun lalu BNN berhasil mengungkap 85 jaringan sindikat narkoba nasional dan internasional yang terlibat dalam 760 kasus tindak pidana narkoba. Sebanyak 1.109 orang ditangkap. "Barang bukti narkoba yang disita pada tahun 2021 adalah 3,31 ton metamfetamin (sabu), 115,1 ton ganja, 50,5 hektare lahan ganja dan 191.575 butir ekstasi," ungkap Kepala BNN RI, Komisaris Jenderal Polisi Petrus Reinhard Golose dalam konferensi pers capaian kinerja BNN RI tahun 2021, Rabu (29/12). Petrus menambahkan BNN RI juga berhasil mengungkap 14 kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berasal dari kejahatan narkotika dengan jumlah tersangka sebanyak 16 orang. BNN menyita aset dan uang senilai Rp108 miliar.

Tema Penelitian yang ingin diambil:

Peran dan Upaya BNN dalam Pengentasan Narkoba di Indonesia

(28)

Pengambilan Sampel

Bertujuan Bola salju

Soal latihan

Kasus Korupsi: https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-61151544

Pembangunan RSUD: https://www.solopos.com/kelanjutan-proyek-icu-rsud-karanganyar-yang-mangkrak-tunggu-perhitungan-kejari-1556070 Jual Beli Satwa Langka: https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-47746441

Kasus Kekerasan Anak: https://nasional.kompas.com/read/2022/10/28/14242531/kekerasan-terhadap-anak-capai-11952-kasus-mayoritas- kekerasan-seksual

Penunjukan PJ Kepala Daerah: https://kumparan.com/kumparannews/ramai-kritik-penunjukan-pj-tak-ada-aturan-teknis-dinilai-tak-libatkan- publik-1y3qEb1u8pl/1

Permasalahan Lingkungan di Indonesia: https://www.kompas.com/skola/read/2020/12/25/185121969/permasalahan-lingkungan-di- indonesia

Kasus Prostitusi: https://news.okezone.com/read/2021/06/07/519/2421168/dolly-belum-mati-bisnis-prostitusi-di-surabaya-masih-subur

(29)

Suharsimi Arikunto

Variabel merupakan objek penelitian yang menjadi perhatian pada suatu penelitian. Yang nantinya akan mendapatkan nilai dari kesimpulan suatu proses.

Bagja Waluya

Konsep yang tidak pernah ketinggalan dalam setiap eksperimen yang dilakukan oleh seseorang. Dari eksperimen tersebut akan menghasilkan suatu data yang berguna sebagai bukti otentik suatu penelitian.

Moh. Nazir

Suatu konsep yang memiliki bermacam-macam nilai yang nyata. Dalam suatu penelitian yang menghasilkan garis besar dari adanya nilai kualitas dan kuantitas.

Variabel & Indikator Penelitian kuantitatif

(30)

Lawrence Green

Pengertian indikator adalah variabel-variabel yang dapat menunjukkan atau mengindikasikan kepada penggunanya tentang kondisi tertentu, sehingga dapat digunakan untuk mengukur perubahan yang terjadi.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)

Menurut WHO, pengertian indikator adalah suatu variabel yang dapat membantu penggunanya dalam kegiatan pengukuran berbagai macam perubahan yang terjadi baik secara langsung ataupun tidak langsung.

Variabel & Indikator Penelitian kuantitatif

(31)

Ragam Variabel dalam Penelitian Sosial

Variabel Independen (Variabel Bebas): 🡪 Merupakan Variabel yang mempengaruhi atau yang yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen (terikat).

Variabel Dependen (Variabel Terikat): 🡪 Merupakan Variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat karena adanya variabel bebas.

Moderating

Intervening

Variabel Moderating yaitu tipe variabel- variabel yang memperkuat atau

memperlemah hubungan langsung antara variabel independen dengan variabel dependen.

Variabel Intervening yaitu tipe variabel- variabel yang mempengaruhi hubungan antara variabel-variabel independen dengan variabel-variabel dependen menjadi hubungan yang tidak langsung.

Program Studi Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Variabel Independen (X)

Variabel

Dependen (Y)

(32)

Pemahaman Mahasiswa Kedinasan tentang Korupsi: Pengaruh Kurikulum Pendidikan melalui Rancangan Eksperimen

Jika modul dimaksudkan sebagai bentuk penguatan dari kurikulum:

Model intervensi:

Kurikulum Pendidikan (X1)── ► Modul Antikorupsi (M)── ► Pemahaman Mahasiswa (Y)

Artinya: Kurikulum mempengaruhi jenis modul, dan modul itulah yang memperkuat pemahaman mahasiswa.

Jika ingin melihat apakah efek kurikulum berbeda tergantung modul yang diberikan:

Model moderasi:

Modul (sebagai moderating)

Kurikulum Pendidikan───────── ► Pemahaman Mahasiswa

(X1) (Y)

Artinya: Modul mengubah kekuatan hubungan antara kurikulum dan pemahaman mahasiswa (modul= perlakuan RCT, terdiri dari beberapa versi).

Program Studi Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Institut Pemerintahan Dalam Negeri

(33)

Memahami Hubungan Sebab Akibat (Analisis Regresi)

Teori Sistem (Sistem Sosial)

Talcott Parsons (1991) berasumsi bahwa setiap masyarakat tersusun dari sekumpulan subsistem yang berbeda

berdasarkan strukturnya maupun berdasarkan makna fungsionalnya bagi masyarakat yang lebih luas. Parsons (1991) menyampaikan empat fungsi yang harus dimiliki oleh sebuah sistem agar mampu bertahan, yaitu:

1.

Adaptasi, sebuah sistem harus mampu menanggulangi situasi eksternal yang gawat. Sistem harus dapat

menyesuaikan diri dengan lingkungan.

2.

Pencapaian, sebuah sistem harus mendefinisikan dan mencapai tujuan utamanya.

3.

Integrasi, sebuah sistem harus mengatur hubungan antar bagian yang menjadi komponennya. Sistem juga harus dapat mengelola hubungan antara ketiga fungsi penting lainnya.

4.

Pemeliharaan pola, sebuah sistem harus melengkapi, memelihara dan memperbaiki motivasi individual

maupun pola-pola kultural yang menciptakan dan menopang motivasi.

Variabel Terikat (Dependen) (Y): Indeks Kebertahanan Sistem Suatu Negara Catatan: '

**

' menandakan signifikansi variabel pada tingkat kepercayaan 95%

atau alpha (α) = 5%.

1. Variabel X mana saja yang memiliki pengaruh terhadap Indeks Kebertahanan Sistem Suatu Negara?

2. Urutkan dari variabel X yang memiliki pengaruh terbesar sampai pengaruh terkecil?

Program Studi Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Model b (Koef. Regresi) t hitung Signifikansi

(Konstanta) 24,23 -1,23 0,002**

Indeks Adaptasi (X1) 2,5 2,33 0,04**

Indeks Pencapaian (X2) 1,5 1,74 0,03**

Indeks Integrasi (X3) 7,5 1,83 0,02**

Indeks Pemeliharaan Pola (X4) 3,5 0,49 0,04**

(34)

Memahami Hubungan Sebab Akibat (Analisis Regresi)

Teori Sistem (Sistem Sosial)

Talcott Parsons (1991) berasumsi bahwa setiap masyarakat tersusun dari sekumpulan subsistem yang berbeda

berdasarkan strukturnya maupun berdasarkan makna fungsionalnya bagi masyarakat yang lebih luas. Parsons (1991) menyampaikan empat fungsi yang harus dimiliki oleh sebuah sistem agar mampu bertahan, yaitu:

1.

Adaptasi, sebuah sistem harus mampu menanggulangi situasi eksternal yang gawat. Sistem harus dapat

menyesuaikan diri dengan lingkungan.

2.

Pencapaian, sebuah sistem harus mendefinisikan dan mencapai tujuan utamanya.

3.

Integrasi, sebuah sistem harus mengatur hubungan antar bagian yang menjadi komponennya. Sistem juga harus dapat mengelola hubungan antara ketiga fungsi penting lainnya.

4.

Pemeliharaan pola, sebuah sistem harus melengkapi, memelihara dan memperbaiki motivasi individual

maupun pola-pola kultural yang menciptakan dan menopang motivasi.

Variabel Terikat (Dependen) (Y): Indeks Kebertahanan Sistem Suatu Negara Catatan: '

**

' menandakan signifikansi variabel pada tingkat kepercayaan 95%

atau alpha (α) = 5%.

1. Variabel X mana saja yang memiliki pengaruh terhadap Indeks Kebertahanan Sistem Suatu Negara? X1, X2, X3, X4

2. Urutkan antara variabel X yang memiliki pengaruh terbesar sampai pengaruh terkecil ? X3🡪 X4🡪 X1🡪 X2

Program Studi Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Model b (Koef. Regresi) t hitung Signifikansi

(Konstanta) 24,23 -1,23 0,002**

Indeks Adaptasi (X1) 2,5 2,33 0,04**

Indeks Pencapaian (X2) 1,5 1,74 0,03**

Indeks Integrasi (X3) 7,5 1,83 0,02**

Indeks Pemeliharaan Pola (X4) 3,5 0,49 0,04**

(35)

Memahami Hubungan Sebab Akibat (Analisis Regresi) - Kuis

Model b (Koef. Regresi) t hitung Signifikansi.

(konstan) 24,23 -1,23 0,002**

Indeks Adaptasi (X1) 3,5 2,33 0,04**

Indeks Pencapaian (X2) 6,5 1,74 0,03**

Indeks Integrasi (X3) 4,5 1,83 0,02**

Indeks Pemeliharaan Pola (X4) 1,5 0,49 0,54

Variabel Terikat (Y) : Indeks Kebertahanan Sistem Suatu Negara

Catatan: '

**

' menandakan signifikansi variabel pada tingkat kepercayaan 95%

atau alpha (α) = 5%.

Jelaskan dengan bahasa ilmiah pengertian masing-masing koefisien regresi!

Contoh pada Indeks Adaptasi: Setiap kenaikan indeks adaptasi sebesar 1 (satu) satuan akan memberikan peluang kenaikan indeks ketahanan sistem suatu negara sebesar 3,5 satuan dengan tingkat kepercayaan sebesar 95% atau alpha = 5%.

Program Studi Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Institut Pemerintahan Dalam Negeri

(36)

Ucapan Terima Kasih

Fadhli Zul Fauzi, S.IP., MPA.

Referensi

Dokumen terkait

diperoleh dibedakan menjadi dua, yaitu kuantitatif dan kualitatif. 4) mengungkapkan bahwa “data kuantitatif adalah data yang berbentuk bilangan, sedangkan data

Jenis penelitian yang akan digunakan adalah dengan menggunakan PTK yaitu metode kualitatif dan kuantitatif, karena pendekatan ini lebih mudah

Pada umumnya, ada dua jenis pendekatan dalam penelitian yaitu pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dan

• Dalam berbagai bidang penelitian sosial pembedaan kualitatif- kuantitatif telah mengarah pada perdebatan berkepanjangan; pembela masing-masing pendekatan menganggap data yang

Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan dua pendekatan analisis yaitu kualitatif dan kuantitatif, sesuai dengan tujuan penelitian, dalam penelitian ini terdapat

methods adalah cara menggunakan dua atau lebih metode yang diambil dari dua pendekatan yang berbeda, yaitu pendekatan kuantitatif dan.. pendekatan kualitatif, dalam

Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan cara mengumpulkan data kuantitatif yang kemudian yang kemudian menggunakan analisis Regresi

Konsep Penelitian Metode Gabungan Mengintegrasikan pendekatan kuangitatif dan kualitatif dalam satu study Membangun kekuatan data kuantitatif dan kualitatif Memiliki data kuantitatif