Fadhli Zul Fauzi, S.IP., MPA.
Pengantar Pendekatan, Desain, dan Metode Penelitian
Subscribe to DeepL Pro to translate larger documents.
Visit www.DeepL.com/pro for more information.
Sumber: Creswell & Creswell, 2018
Desain & Metode Penelitian dalam
Pendekatan Kualitatif
ff
57218799983
Karakteristik Utama
Fleksibilitas dan Iterasi
Penelitian kualitatif bersifat adaptif.
Metode-metode berkembang seiring dengan munculnya wawasan baru.
Pendekatan Induktif
Pendekatan ini berfokus pada
menghasilkan teori baru berdasarkan data yang terkumpul.
Berpusat pada manusia
Pendekatan ini menekankan pada pemahaman pengalaman hidup melalui narasi.
57218799983
Desain Umum
Teori Grounded
Mengembangkan teori dari data partisipan.
Fenomenologi
Berfokus pada pengalaman hidup.
Etnografi
Mempelajari budaya melalui observasi.
Studi Kasus
Mengkaji kasus-kasus dalam konteksnya.
Studi naratif
Mengeksplorasi cerita dan kisah-kisah pribadi
1
2
3
4
5
Metode Pengumpulan Data
Wawancara
Mengumpulkan informasi
peserta secara rinci.
Kelompok Diskusi Terfokus
Mengeksplorasi pandangan dan dinamika kolektif.
Observasi
Mengamati perilaku di lingkungan.
57218799983
Data Analisis Teknik
Analisis Isi
Mengkode data untuk menemukan pola.
Analisis Naratif
Memeriksa struktur cerita.
Analisis Tematik
Fokus pada identifikasi tema.
57218799983
1
2
3
Memastikan Validitas
Triangulasi
Verifikasi silang temuan dengan menggunakan metode.
Refleksivitas
Merefleksikan bias peneliti.
Kejenuhan
Pastikan tidak ada informasi baru yang muncul.
Kesehatan
Memahami pengalaman pasien.
Ilmu Sosial
Menjelajahi fenomena sosial.
Pendidikan
Mempelajari proses-proses pembelajaran.
Aplikasi di Berbagai
Bidang
Hal-hal Penting
Penelitian kualitatif mengeksplorasi fenomena yang kompleks. Penelitian ini menggunakan metode yang fleksibel dan berulang. Validitas dipastikan melalui triangulasi, refleksivitas, atau kejenuhan. Penelitian ini menawarkan wawasan yang mendalam di berbagai bidang.
57218799983
Sumber: Creswell, 2018
"Seringkali perbedaan antara penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif dibingkai dalam hal penggunaan kata-kata (kualitatif) daripada angka (kuantitatif), atau lebih baik lagi, menggunakan pertanyaan dan
tanggapan tertutup (hipotesis kuantitatif) atau pertanyaan dan tanggapan terbuka (pertanyaan wawancara
kualitatif)."
Desain & Metode Penelitian dalam
Pendekatan Kuantitatif
57218799983
Komponen Utama dari Desain Penelitian Kuantitatif
Desain
Membahas
pengambilan sampel, generalisasi, desain eksperimental dan deskriptif.
Memastikan sampel secara akurat
mewakili populasi untuk
menggeneralisasi temuan.
Pengukuran
Berfokus pada keandalan dan validitas alat pengukuran dan berbagai jenis data seperti survei dan eksperimen, untuk memastikan hasil yang akurat.
Analisis
Menggunakan teknik analisis data seperti regresi berganda dan pemodelan persamaan struktural untuk
menguji hipotesis dan menarik kesimpulan yang valid.
Desain Pengambilan Sampel dan Desain Eksperimental
Pengambilan Sampel dan Generalisasi
Memastikan sampel mewakili populasi untuk menggeneralisasi temuan. Teknik pengambilan sampel yang tepat sangat penting untuk validitas eksternal sebuah penelitian, yang
mempengaruhi penerapan hasil pada konteks yang lebih luas.
Tanpa itu, kesimpulan mungkin hanya berlaku untuk kelompok yang sempit dan spesifik.
Desain Eksperimental
Termasuk uji coba kontrol acak (RCT) dan desain eksperimental kuasi. RCT melibatkan penugasan acak pada kelompok kontrol dan eksperimen. Desain kuasi-eksperimental memanipulasi variabel independen tanpa pengacakan. Desain kuasi-
eksperimental berguna ketika penugasan acak tidak memungkinkan.
57218799983
Studi Cross-Sectional
Menggambarkan karakteristik populasi pada satu titik waktu. Studi ini berguna untuk mengumpulkan data awal dan mengeksplorasi hubungan antar variabel. Namun, studi ini tidak memberikan wawasan tentang hubungan sebab-akibat atau perubahan dari waktu ke waktu.
Studi Kohort
Mengikuti sekelompok individu dari waktu ke waktu untuk memeriksa perubahan hasil dan paparan. Studi kohort dapat bersifat prospektif, mengikuti individu-individu ke depan dalam waktu, atau retrospektif, memeriksa data masa lalu. Studi ini sangat berharga untuk memahami kejadian dan perkembangan penyakit.
Desain Desain Deskriptif
Pengukuran: Keandalan dan Validitas
Keandalan
Mengacu pada konsistensi alat pengukuran. Alat yang andal menghasilkan hasil yang serupa dalam kondisi yang konsisten.
Reliabilitas tes-retes, reliabilitas antar-penilai, dan konsistensi internal adalah jenis-jenis penilaian reliabilitas yang umum.
Validitas
Menunjukkan apakah alat pengukuran secara akurat mengukur apa yang ingin diukur. Validitas isi, validitas kriteria, dan validitas konstruk adalah pertimbangan utama. Pengukuran yang valid harus selaras dengan konsep teoretis dan standar yang telah ditetapkan.
Analisis: Teknik Analisis Data
Regresi Berganda
Meneliti hubungan antara satu variabel dependen dan beberapa variabel independen. Ini adalah metode serbaguna untuk memprediksi hasil dan mengidentifikasi prediktor yang signifikan.
Pemodelan Persamaan Struktural
Menguji hubungan yang kompleks di antara berbagai konstruk. SEM berguna untuk menilai pengaruh langsung dan tidak langsung serta mengevaluasi model teoretis.
Menangani Kesalahan Pengukuran
Menggunakan metode statistik untuk mengoreksi atau memperhitungkan ketidakakuratan dalam pengukuran.
Teknik seperti analisis faktor dan pemodelan variabel laten dapat membantu mengurangi dampak kesalahan pengukuran.
57218799983
2 1
3
Jenis-jenis Desain Penelitian Kuantitatif
Deskriptif
Berfokus pada penggambaran karakteristik populasi atau fenomena. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan
"apa". Misalnya, sebuah penelitian yang menggambarkan prevalensi penyakit tertentu dalam suatu
populasi.
Eksperimental
Menguji hubungan sebab akibat dengan memanipulasi satu atau lebih variabel. Penelitian ini menentukan efek dari suatu intervensi. Misalnya, sebuah studi yang menguji efektivitas obat baru pada
mengurangi gejala.
Korelasional
Menguji hubungan antar variabel tanpa menyimpulkan hubungan sebab akibat. Penelitian ini mengidentifikasi kekuatan dan arah hubungan. Misalnya, sebuah studi yang menilai hubungan antara jam belajar dan nilai ujian.
Eksperimen Semu (Quasi-Experimental)
Mirip dengan eksperimental tetapi tidak memiliki penugasan acak.
Penelitian ini meneliti hubungan sebab-akibat ketika penugasan acak tidak memungkinkan. Contohnya adalah penelitian yang membandingkan dua ruang kelas yang serupa, di mana salah satu ruang kelas menggunakan alat baru.
57218799983
1 2
3
4
Karakteristik Desain Penelitian yang Baik
Netralitas
Desain harus tidak bias dan objektif. Peneliti harus
menghindari bias pribadi. Hal ini termasuk menggunakan prosedur standar dan meminimalkan subjektivitas dalam pengumpulan dan analisis data.
Keandalan
Hasil yang konsisten di berbagai studi dan kondisi. Desain yang andal menghasilkan temuan yang stabil dan dapat direproduksi, terlepas dari siapa yang melakukan penelitian atau kapan penelitian dilakukan. Hal ini membantu
membangun kepercayaan terhadap hasil penelitian.
Validitas
Mengukur secara akurat apa yang ingin diukur. Desain yang valid memastikan bahwa data yang dikumpulkan benar-benar mencerminkan konsep yang diteliti, menghindari kesalahan sistematis dan kesalahan
interpretasi. Hal ini penting untuk menarik kesimpulan yang akurat.
Dapat digeneralisasi
Temuan harus dapat diterapkan pada konteks yang lebih luas.
Desain yang dapat digeneralisasikan memungkinkan peneliti untuk memperluas temuan mereka ke populasi yang lebih besar atau pengaturan yang berbeda.
Pengambilan sampel yang tepat dan metodologi yang ketat meningkatkan kemampuan generalisasi.
57218799983
1 2
3 4
Memastikan Integritas dan Penerapan
Desain penelitian kuantitatif sangat penting untuk memastikan integritas dan penerapan temuan penelitian. Memahami
komponen-komponennya membantu para peneliti merancang penelitian yang kuat yang menyumbangkan wawasan berharga bagi bidang mereka. Hal ini melibatkan perencanaan
pengambilan sampel, pengukuran, dan analisis yang cermat untuk menghasilkan hasil yang dapat diandalkan dan valid.
Dengan menguasai komponen-komponen ini, peneliti dapat merancang studi yang ketat, meningkatkan kredibilitas dan dampak dari pekerjaan mereka. Pendekatan ini memastikan bahwa temuan penelitian tidak hanya akurat tetapi juga dapat diterapkan dalam konteks yang lebih luas, sehingga
menyumbangkan wawasan yang berharga bagi bidang mereka.
57218799983
Menggabungkan Kualitatif dan Kuantitatif
Kuantitatif
Data Numerik
Kualitatif
Pemahaman Mendalam
Komprehensif Pemahaman
Metode campuran
57218799983
2
1
3
• Pendekatan yang melibatkan dua pendekatan sebelumnya atau memanfaatkan data kualitatif dan kuantitatif
• Biasanya data dari dua pendekatan sebelumnya akan di integrasikan dengan desain penelitian yang melibatkan asumsi filosofis dan kerangka teori tertentu
• Peneliti yang menggunakan pendekatan ini harus memiliki asumsi atau kerangka teori yang kuat agar memiliki landasan untuk menjawab pertanyaan "mengapa menggunakan pendekatan mixed methods?"
Pendekatan Metode Campuran
Purposive Sampling Snowball
•
Purposive sampling merupakan teknik penentuan informan yangmengedepankan kekayaan informasi
•
Biasanya digunakan dalam penelitian yang sudah memiliki kriteria partisipan yang jelas•
Peneliti dapat menentukan inginmengambil informan secara heterogen atau homogen, atau mungkin di antara keduanya
•
Teknik Snowball digunakan untuk mendapatkan informasi dan data dari beberapa partisipan sampaimenghasilkan data dan informasi yang bersifat "jenuh"
•
Biasanya digunakan dalam penelitian yang memiliki populasi tersembunyiMenentukan informan dalam metode kualitatif
Metode Penelitian:
Purposive Sampling Bola salju
Contoh Kasus Sumber: https://www.voaindonesia.com/a/sepanjang-2021-
bnn-ungkap-760-kasus-tindak-pidana-narkoba-/6375450.html
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI sepanjang tahun 2021 berhasil menyita 3,31 ton metamfetamin (sabu) dan 115 ton ganja yang melibatkan jaringan sindikat nasional dan internasional.
Sepanjang tahun lalu BNN berhasil mengungkap 85 jaringan sindikat narkoba nasional dan internasional yang terlibat dalam 760 kasus tindak pidana narkoba. Sebanyak 1.109 orang ditangkap. "Barang bukti narkoba yang disita pada tahun 2021 adalah 3,31 ton metamfetamin (sabu), 115,1 ton ganja, 50,5 hektare lahan ganja dan 191.575 butir ekstasi," ungkap Kepala BNN RI, Komisaris Jenderal Polisi Petrus Reinhard Golose dalam konferensi pers capaian kinerja BNN RI tahun 2021, Rabu (29/12). Petrus menambahkan BNN RI juga berhasil mengungkap 14 kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berasal dari kejahatan narkotika dengan jumlah tersangka sebanyak 16 orang. BNN menyita aset dan uang senilai Rp108 miliar.
Tema Penelitian yang ingin diambil:
Jaringan Sindikat Narkoba dan Proses Penyelundupannya ke Indonesia
Pengambilan Sampel
Purposive Sampling Snowball
Contoh Kasus Sumber: https://www.voaindonesia.com/a/sepanjang-2021-
bnn-ungkap-760-kasus-tindak-pidana-narkoba-/6375450.html
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI sepanjang tahun 2021 berhasil menyita 3,31 ton metamfetamin (sabu) dan 115 ton ganja yang melibatkan jaringan sindikat nasional dan internasional.
Sepanjang tahun lalu BNN berhasil mengungkap 85 jaringan sindikat narkoba nasional dan internasional yang terlibat dalam 760 kasus tindak pidana narkoba. Sebanyak 1.109 orang ditangkap. "Barang bukti narkoba yang disita pada tahun 2021 adalah 3,31 ton metamfetamin (sabu), 115,1 ton ganja, 50,5 hektare lahan ganja dan 191.575 butir ekstasi," ungkap Kepala BNN RI, Komisaris Jenderal Polisi Petrus Reinhard Golose dalam konferensi pers capaian kinerja BNN RI tahun 2021, Rabu (29/12). Petrus menambahkan BNN RI juga berhasil mengungkap 14 kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berasal dari kejahatan narkotika dengan jumlah tersangka sebanyak 16 orang. BNN menyita aset dan uang senilai Rp108 miliar.
Tema Penelitian yang ingin diambil:
Peran dan Upaya BNN dalam Pengentasan Narkoba di Indonesia
Pengambilan Sampel
Bertujuan Bola salju
Soal latihan
Kasus Korupsi: https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-61151544
Pembangunan RSUD: https://www.solopos.com/kelanjutan-proyek-icu-rsud-karanganyar-yang-mangkrak-tunggu-perhitungan-kejari-1556070 Jual Beli Satwa Langka: https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-47746441
Kasus Kekerasan Anak: https://nasional.kompas.com/read/2022/10/28/14242531/kekerasan-terhadap-anak-capai-11952-kasus-mayoritas- kekerasan-seksual
Penunjukan PJ Kepala Daerah: https://kumparan.com/kumparannews/ramai-kritik-penunjukan-pj-tak-ada-aturan-teknis-dinilai-tak-libatkan- publik-1y3qEb1u8pl/1
Permasalahan Lingkungan di Indonesia: https://www.kompas.com/skola/read/2020/12/25/185121969/permasalahan-lingkungan-di- indonesia
Kasus Prostitusi: https://news.okezone.com/read/2021/06/07/519/2421168/dolly-belum-mati-bisnis-prostitusi-di-surabaya-masih-subur
Suharsimi Arikunto
Variabel merupakan objek penelitian yang menjadi perhatian pada suatu penelitian. Yang nantinya akan mendapatkan nilai dari kesimpulan suatu proses.
Bagja Waluya
Konsep yang tidak pernah ketinggalan dalam setiap eksperimen yang dilakukan oleh seseorang. Dari eksperimen tersebut akan menghasilkan suatu data yang berguna sebagai bukti otentik suatu penelitian.
Moh. Nazir
Suatu konsep yang memiliki bermacam-macam nilai yang nyata. Dalam suatu penelitian yang menghasilkan garis besar dari adanya nilai kualitas dan kuantitas.
Variabel & Indikator Penelitian kuantitatif
Lawrence Green
Pengertian indikator adalah variabel-variabel yang dapat menunjukkan atau mengindikasikan kepada penggunanya tentang kondisi tertentu, sehingga dapat digunakan untuk mengukur perubahan yang terjadi.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)
Menurut WHO, pengertian indikator adalah suatu variabel yang dapat membantu penggunanya dalam kegiatan pengukuran berbagai macam perubahan yang terjadi baik secara langsung ataupun tidak langsung.
Variabel & Indikator Penelitian kuantitatif
Ragam Variabel dalam Penelitian Sosial
Variabel Independen (Variabel Bebas): 🡪 Merupakan Variabel yang mempengaruhi atau yang yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen (terikat).
Variabel Dependen (Variabel Terikat): 🡪 Merupakan Variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat karena adanya variabel bebas.
Moderating
Intervening
Variabel Moderating yaitu tipe variabel- variabel yang memperkuat atau
memperlemah hubungan langsung antara variabel independen dengan variabel dependen.
Variabel Intervening yaitu tipe variabel- variabel yang mempengaruhi hubungan antara variabel-variabel independen dengan variabel-variabel dependen menjadi hubungan yang tidak langsung.
Program Studi Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Institut Pemerintahan Dalam Negeri
Variabel Independen (X)
Variabel
Dependen (Y)
Pemahaman Mahasiswa Kedinasan tentang Korupsi: Pengaruh Kurikulum Pendidikan melalui Rancangan Eksperimen
Jika modul dimaksudkan sebagai bentuk penguatan dari kurikulum:
Model intervensi:
Kurikulum Pendidikan (X1)── ► Modul Antikorupsi (M)── ► Pemahaman Mahasiswa (Y)
Artinya: Kurikulum mempengaruhi jenis modul, dan modul itulah yang memperkuat pemahaman mahasiswa.
Jika ingin melihat apakah efek kurikulum berbeda tergantung modul yang diberikan:
Model moderasi:
Modul (sebagai moderating)
↓
Kurikulum Pendidikan───────── ► Pemahaman Mahasiswa
(X1) (Y)
Artinya: Modul mengubah kekuatan hubungan antara kurikulum dan pemahaman mahasiswa (modul= perlakuan RCT, terdiri dari beberapa versi).
Program Studi Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Institut Pemerintahan Dalam Negeri
Memahami Hubungan Sebab Akibat (Analisis Regresi)
Teori Sistem (Sistem Sosial)
Talcott Parsons (1991) berasumsi bahwa setiap masyarakat tersusun dari sekumpulan subsistem yang berbeda
berdasarkan strukturnya maupun berdasarkan makna fungsionalnya bagi masyarakat yang lebih luas. Parsons (1991) menyampaikan empat fungsi yang harus dimiliki oleh sebuah sistem agar mampu bertahan, yaitu:
1.
Adaptasi, sebuah sistem harus mampu menanggulangi situasi eksternal yang gawat. Sistem harus dapatmenyesuaikan diri dengan lingkungan.
2.
Pencapaian, sebuah sistem harus mendefinisikan dan mencapai tujuan utamanya.3.
Integrasi, sebuah sistem harus mengatur hubungan antar bagian yang menjadi komponennya. Sistem juga harus dapat mengelola hubungan antara ketiga fungsi penting lainnya.4.
Pemeliharaan pola, sebuah sistem harus melengkapi, memelihara dan memperbaiki motivasi individualmaupun pola-pola kultural yang menciptakan dan menopang motivasi.
Variabel Terikat (Dependen) (Y): Indeks Kebertahanan Sistem Suatu Negara Catatan: '
**
' menandakan signifikansi variabel pada tingkat kepercayaan 95%atau alpha (α) = 5%.
1. Variabel X mana saja yang memiliki pengaruh terhadap Indeks Kebertahanan Sistem Suatu Negara?
2. Urutkan dari variabel X yang memiliki pengaruh terbesar sampai pengaruh terkecil?
Program Studi Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Institut Pemerintahan Dalam Negeri
Model b (Koef. Regresi) t hitung Signifikansi
(Konstanta) 24,23 -1,23 0,002**
Indeks Adaptasi (X1) 2,5 2,33 0,04**
Indeks Pencapaian (X2) 1,5 1,74 0,03**
Indeks Integrasi (X3) 7,5 1,83 0,02**
Indeks Pemeliharaan Pola (X4) 3,5 0,49 0,04**
Memahami Hubungan Sebab Akibat (Analisis Regresi)
Teori Sistem (Sistem Sosial)
Talcott Parsons (1991) berasumsi bahwa setiap masyarakat tersusun dari sekumpulan subsistem yang berbeda
berdasarkan strukturnya maupun berdasarkan makna fungsionalnya bagi masyarakat yang lebih luas. Parsons (1991) menyampaikan empat fungsi yang harus dimiliki oleh sebuah sistem agar mampu bertahan, yaitu:
1.
Adaptasi, sebuah sistem harus mampu menanggulangi situasi eksternal yang gawat. Sistem harus dapatmenyesuaikan diri dengan lingkungan.
2.
Pencapaian, sebuah sistem harus mendefinisikan dan mencapai tujuan utamanya.3.
Integrasi, sebuah sistem harus mengatur hubungan antar bagian yang menjadi komponennya. Sistem juga harus dapat mengelola hubungan antara ketiga fungsi penting lainnya.4.
Pemeliharaan pola, sebuah sistem harus melengkapi, memelihara dan memperbaiki motivasi individualmaupun pola-pola kultural yang menciptakan dan menopang motivasi.
Variabel Terikat (Dependen) (Y): Indeks Kebertahanan Sistem Suatu Negara Catatan: '
**
' menandakan signifikansi variabel pada tingkat kepercayaan 95%atau alpha (α) = 5%.
1. Variabel X mana saja yang memiliki pengaruh terhadap Indeks Kebertahanan Sistem Suatu Negara? X1, X2, X3, X4
2. Urutkan antara variabel X yang memiliki pengaruh terbesar sampai pengaruh terkecil ? X3🡪 X4🡪 X1🡪 X2
Program Studi Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Institut Pemerintahan Dalam Negeri
Model b (Koef. Regresi) t hitung Signifikansi
(Konstanta) 24,23 -1,23 0,002**
Indeks Adaptasi (X1) 2,5 2,33 0,04**
Indeks Pencapaian (X2) 1,5 1,74 0,03**
Indeks Integrasi (X3) 7,5 1,83 0,02**
Indeks Pemeliharaan Pola (X4) 3,5 0,49 0,04**
Memahami Hubungan Sebab Akibat (Analisis Regresi) - Kuis
Model b (Koef. Regresi) t hitung Signifikansi.
(konstan) 24,23 -1,23 0,002**
Indeks Adaptasi (X1) 3,5 2,33 0,04**
Indeks Pencapaian (X2) 6,5 1,74 0,03**
Indeks Integrasi (X3) 4,5 1,83 0,02**
Indeks Pemeliharaan Pola (X4) 1,5 0,49 0,54
Variabel Terikat (Y) : Indeks Kebertahanan Sistem Suatu Negara
Catatan: '
**
' menandakan signifikansi variabel pada tingkat kepercayaan 95%atau alpha (α) = 5%.
Jelaskan dengan bahasa ilmiah pengertian masing-masing koefisien regresi!
Contoh pada Indeks Adaptasi: Setiap kenaikan indeks adaptasi sebesar 1 (satu) satuan akan memberikan peluang kenaikan indeks ketahanan sistem suatu negara sebesar 3,5 satuan dengan tingkat kepercayaan sebesar 95% atau alpha = 5%.
Program Studi Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Institut Pemerintahan Dalam Negeri
Ucapan Terima Kasih
Fadhli Zul Fauzi, S.IP., MPA.