• Tidak ada hasil yang ditemukan

DIALEKTIKA HUKUM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "DIALEKTIKA HUKUM"

Copied!
265
0
0

Teks penuh

Dan semoga dengan diterbitkannya buku ini dapat meningkatkan mutu akademik Fakultas Hukum Universitas Islam Riau, serta menjaga akreditasi program studi unggulan di lingkungan Universitas Islam Riau. Dosen perempuan Fakultas Hukum Universitas Islam Riau merupakan dosen yang aktif di bidang hukum dengan berbagai jurusan hukum.

Pendahuluan

Dalam kehidupan bernegara di Indonesia saat ini, aturan yang memberikan perlindungan terhadap konsumen tertuang dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yang disahkan pada tanggal 20 April 1999. Hal ini sejalan dengan komitmen negara untuk melindungi hak asasi manusia sebagaimana tercantum dalam konstitusi negara (UUD 1945).

Pembahasan

Hak hidup sebagai hak dasar memerlukan hak-hak lain yang mendukung dan menjaminnya. Berikut ini penulis sajikan pasal-pasal UUD 1945 hasil amandemen hak asasi manusia yang juga membentuk hak-hak konsumen sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen Indonesia :.

Penutup

Selain mengetahui hak-haknya sebagai konsumen, konsumen juga harus mengetahui dan memahami hak-hak pelaku usaha yang merupakan kewajiban konsumen.

Daftar Pustaka

Sesuai dengan Pasal 1 angka 1 UU No. 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia adalah “perpindahan hak secara fidusia atas suatu benda atas perwalian, dengan ketentuan bahwa benda yang dialihkan haknya itu tetap berada dalam penguasaan pemilik benda itu.” Sesuai dengan undang-undang no. 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia, hal ini disebut juga dengan pengalihan hak milik dalam perwalian dari debitur kepada kreditur.31.

Proses Terjadinya Jaminan Fidusia

36 PP Nomor 86 Tahun 2000 tentang Tata Cara Pendaftaran Jaminan Fidusia dan Biaya Pembuatan Akta Jaminan Fidusia. Tanggal dan nomor akta jaminan, nama dan lokasi notaris yang membuat akta jaminan fidusia.

Hapusnya Jaminan Fidusia

Dalam hal benda yang menjadi subyek jaminan fidusia musnah dan benda tersebut dipertanggungkan, maka premi asuransi menjadi ganti rugi terhadap obyek jaminan fidusia. Kantor pendaftaran fidusia kemudian mengeluarkan pernyataan bahwa sertifikat jaminan fidusia yang bersangkutan sudah tidak berlaku lagi.

Eksekusi Jaminan Fidusia

Pada saat ditandatanganinya Jaminan Fidusia, Pemberi Fidusia wajib menyerahkan benda yang menjadi obyek Jaminan Fidusia. Janji yang memberi wewenang kepada Penerima Fidusia untuk memiliki benda yang menjadi objek Jaminan Fidusia apabila debitur mengingkari janjinya.

Penutup

Bagi jaminan perwalian apabila tidak ada wanprestasi perjanjian kontrak dan debitur berkeberatan untuk menyerahkan obyek jaminan perwalian dengan sukarela, maka segala mekanisme dan prosedur hukum dalam pelaksanaan penandatanganan sertifikat jaminan perwalian harus dijalankan dan berlaku sama dengan pelaksanaan putusan peradilan yang telah diambil mempunyai kekuatan hukum tetap. Penghapusan jaminan fidusia terjadi karena adanya pengampunan utang, pelepasan hak atau musnahnya benda-benda yang menjadi subjek jaminan fidusia.

Daftar pustaka

Biodata Singkat Penulis

Untuk melaksanakan hal tersebut, perlindungan hak asasi manusia dijamin dalam konstitusi negara. Berdasarkan hal tersebut, penulis akan mencoba mengkaji kebijakan hukum pengaturan hak asasi manusia dalam konstitusi Negara Republik Indonesia.

Biodata Penulis

Perempuan Dan Hak Asasi Manusia

Komunitas internasional pada umumnya harus memperlakukan hak asasi manusia di seluruh dunia dengan cara yang adil dan seimbang, dengan menggunakan dasar dan penekanan yang sama. Hak asasi perempuan merupakan bagian dari hak asasi manusia yang tidak dapat dicabut, integral dan tidak dapat dipisahkan. Bangsa Indonesia menghormati setiap upaya bangsa untuk menjabarkan dan mengatur hak asasi manusia sesuai dengan sistem nilai dan pandangan hidup nasional.

Konvensi ini berupaya untuk menegakkan hak asasi perempuan dengan mewajibkan negara-negara peserta mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menghapus segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan.

Problematika Sosial Perempuan Dalam

Partisipasi setara antara laki-laki dan perempuan dalam kehidupan publik merupakan salah satu prinsip dasar yang tercantum dalam Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan (CEDAW). Berdasarkan data Susenas pada laporan 25 Agustus 2005, untuk tingkat SD/MI, rasio angka partisipasi murni (APM) perempuan terhadap laki-laki selalu berkisar pada angka 100. Rasio Angka Partisipasi Kasar (APM) perempuan dan laki-laki terlihat, menunjukkan bahwa partisipasi perempuan pada jenjang SMP/MTs lebih tinggi dibandingkan laki-laki, dengan rasio sebesar 103,1 pada tahun 2003.

Data tahun 2004 menunjukkan bahwa rasio melek huruf perempuan dan laki-laki adalah 99,2 pada kelompok termiskin dan 99,9 pada kelompok terkaya.68.

Aspek Penegakan Hak Asasi Manusia

Sepanjang sejarah bangsa Indonesia, sejak awal perjuangan, gerakan kemerdekaan Indonesia telah menuntut penghormatan terhadap hak asasi manusia. 71 Majda El-Muhtaj, Hak Asasi Manusia dalam Konstitusi Indonesia, Kencana Prenada Media Group, Jakarta, 2009, hal 131. Rumusan hak asasi manusia dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia juga secara tegas dimuat dalam Undang-Undang Sementara Tahun 1950.

Majda El-Muhtaj, Hak Asasi Manusia dalam Konstitusi Indonesia, Kencana Prenada Media Group, Jakarta, 2009 Romani Sikh, perempuan, kesetaraan dan keadilan gender: an.

Latar Belakang

Seluruh tahapan yang ada dimaksudkan sebagai bentuk proses penegakan hukum yang baik dan sebagai bentuk langkah penanggulangan kejahatan di masyarakat. Terdapat beberapa dugaan pelanggaran hukum dan HAM yang sering dilakukan oleh pihak kepolisian dan Densus 88, dengan bentuk pelanggaran yang umumnya dilakukan berupa penggunaan kekerasan berlebihan yang mengakibatkan meninggalnya tersangka, dan pelanggaran terhadap hak asasi manusia. hak masyarakat atas keamanan dan ketenangan, salah tembak (menembak warga sipil yang tidak bersalah), penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi lainnya, penangkapan dan penahanan secara paksa, serta penangkapan yang tidak sah.”85. 85 Apriza Megawati, “Penegakan Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Menanggulangi Terorisme di Indonesia,” dalam http://Jurnalintelijen.net Enforce-law-dan-ham-dalam-menanggulangi-terorisme-di-indonesia/, diakses 21 Maret 2018.

Hal ini menimbulkan pertanyaan mengapa proses hukum memainkan peran penting dalam sistem peradilan pidana di Indonesia dan bagaimana proses hukum digunakan dalam menangani kejahatan teroris saat ini.

Rumusan Masalah

Pembahasan

Due Process of Law merupakan konsep yang mendasari terbentuknya KUHAP, berbeda dengan konsep Arbitrary Process yang menjadi ciri HIR.” 89. Perlindungan hak-hak tersangka atau terdakwa inilah yang menjadikan proses hukum due process berperan sebagai konsep penting bagi sistem peradilan pidana di Indonesia. Oleh karena itu, untuk melihat peran due process of law dalam menanggulangi kejahatan teroris, perlu terlebih dahulu melihat kejahatan terorisme itu sendiri.

Kembali ke permasalahan penerapan proses hukum yang semestinya dalam menanggulangi kejahatan teroris, disini penulis fokus pada penanggulangan kejahatan melalui pemidanaan (tindakan represif).

Kesimpulan

Saran

Mengingat masih banyaknya aparat yang melanggar konsep due process of law, khususnya dalam kasus terorisme seperti bertindak sewenang-wenang dan mengabaikan hak-hak yang ada, maka pemerintah harus mengambil tindakan tegas terhadap aparat tersebut agar kejadian serupa tidak terulang kembali. diulangi oleh pelaksana peraturan perundang-undangan lainnya.

Daftar Pustaka

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dalam Undang-Undang. Apriza Megawati, “Penegakan Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Menanggulangi Terorisme di Indonesia”, dalam http://Jurnalintelijen.net penegakan-law-dan-ham-dalam-menanggulangi-terorisme-di-indonesia/, diakses 21 Maret 2018. Editorial An - Najah, “Korban salah penangkapan karena terorisme tidak pernah mendapat rehabilitasi dan permintaan maaf”, dalam http://www.an-najah.net/2013/01/korban-.

Biodata Penulis

Di bidang ketenagakerjaan, pihak-pihak yang terlibat yaitu pekerja, pengusaha, dan pemerintah akan bermuara pada terjalinnya hubungan industrial. Oleh karena itu, pemerintah berkepentingan dan bertanggung jawab terhadap kelangsungan dan keberhasilan setiap usaha, dan pemerintah berperan sebagai pengayom, pembimbing, pelindung dan perdamaian bagi semua pihak dalam masyarakat pada umumnya dan pihak-pihak yang terlibat dalam proses produksi. secara khusus. Dengan demikian, hubungan industrial yang dilandasi keselarasan, keselarasan, dan keseimbangan antara pihak-pihak yang terlibat dalam proses produksi akan berjalan dengan baik.

Salah satu upaya pengamanan dalam urusan ketenagakerjaan adalah kecukupan upah bagi pekerja/buruh.

Upah Minimum

Sedangkan ketentuan mengenai penghasilan yang layak, kebijakan pengupahan, kebutuhan penghidupan yang layak dan perlindungan upah, penetapan upah minimum dan pengenaan denda bagi pekerja/pegawai yang melakukan pelanggaran karena disengaja atau kelalaiannya diatur dengan peraturan perundang-undangan. (Pasal 97 UU No. 13 Tahun 2003). Pengusaha dilarang membayar upah lebih rendah dari upah minimum dan sanksi pidana bagi pengusaha yang membayar upah di bawah upah minimum adalah pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 4 (empat) tahun b dan/atau denda paling banyak 1 (satu) tahun. minimal Rp. Pengusaha yang tidak mampu membayar upah minimum dapat melakukan pemberhentian sementara yang tata caranya diatur dengan keputusan Menteri Tenaga Kerja.

Penundaan pemberlakuan upah minimum bagi perusahaan yang tidak mampu dimaksudkan untuk memberikan kebebasan kepada perusahaan yang bersangkutan untuk menerapkan upah minimum yang berlaku dalam jangka waktu tertentu.

Bentuk Perlindungan Upah

Berdasarkan ketentuan Pasal 79 UU No. 13 Tahun 2003, pengusaha wajib memberikan istirahat dan istirahat bagi pekerja/buruh. Pengusaha wajib memberikan kesempatan yang layak bagi pekerja/karyawan untuk melaksanakan ibadah yang diwajibkan oleh agamanya. Pengusaha yang dengan sengaja atau lalai menyebabkan keterlambatan pembayaran upah dikenakan denda sebesar persentase tertentu dari upah pekerja/pegawai.

Tuntutan pembayaran upah pekerja/pegawai dan segala pembayaran yang timbul dari hubungan kerja tersebut berakhir setelah lewat 2 (dua) tahun sejak lahirnya hak.

Hubungan Kerja

Dalam hubungan antara pekerja/buruh dengan pengusaha terdapat perbedaan bahkan kesenjangan antara kedua pihak, yaitu pada posisi tawarnya. Secara hukum, pekerja memang merupakan orang yang bebas, sesuai dengan prinsip bahwa setiap warga negara mempunyai hak yang sama di hadapan hukum dan pemerintah. Demikian pula pengusaha memandang dirinya sebagai pihak yang juga berhak mendapatkan keadilan dalam hubungannya dengan pekerja/buruh.

Pekerja adalah setiap orang yang bekerja dan menerima gaji atau imbalan dalam bentuk lain.

Peraturan Pemerintah No. 78 Tahun 2015

Hubungan kerja terjalin setelah diadakannya suatu perjanjian kerja antara pekerja dan pemberi kerja, yaitu suatu perjanjian dimana salah satu pihak, yaitu pekerja, berjanji untuk bekerja dengan menerima upah dari pihak lain, yaitu pemberi kerja, yang berjanji untuk mempekerjakan pekerja tersebut. pekerja sedemikian rupa sehingga pembayaran upah 112. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah no. 78 Tahun 2015, upah yang dimaksud terdiri dari komponen-komponen seperti upah tanpa tunjangan, upah pokok dan tunjangan tetap, tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap. Sedangkan untuk penghasilan di luar gaji yang berupa tunjangan hari raya keagamaan, pemberi kerja dapat memberikan penghasilan di luar gaji yang berupa tantiem, tunjangan sumber daya kerja, dan/atau imbalan jasa pada beberapa perusahaan.

Peraturan Pemerintah 78 Tahun 2015 juga menegaskan bahwa pengusaha wajib memberikan uang hari raya kepada pekerja dan membayarkannya paling lambat 7 hari sebelum hari raya.

Biodata

115 Komisi Hak Asasi Manusia PBB (atau dalam bahasa Inggris: United Nations Commission on Human Rights, disingkat UNCHR) adalah komisi fungsional di lingkungan PBB. Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak asasi atau hak mendasar yang melekat pada diri manusia karena manusia diciptakan sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. Hak Asasi Manusia terdiri dari dua hak yang paling mendasar, yaitu hak atas kesetaraan dan hak atas kebebasan.

Hak Asasi Manusia adalah hak yang melekat pada diri manusia yang bersifat kodrati dan mendasar sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa dan wajib dihormati.

Biodata

146 Sari, 2011, Pencantuman Klausul Baku Dalam Polis Asuransi Jiwa Pasca Terbitnya Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 Tentang Perasuransian, Padang, hal.30.8 Tahun 1999 ayat (2) menyatakan bahwa: “Pelaku usaha dilarang mencantumkan klausul baku klausa-klausa yang letak atau bentuknya sulit dilihat atau dibaca dengan jelas, atau yang ekspresinya sulit dipahami.” UU Perlindungan Konsumen juga mengatur tanggung jawab pelaku usaha pada Pasal 19 UU Nomor 8 Tahun 1999.

Sari, 2011, Pencantuman klausul baku dalam polis asuransi jiwa setelah terbitnya Undang-undang nomor 40 tahun 2014 tentang Perasuransian, Padang.

Abstrak

Pendahuluan

Undang-undang perlindungan konsumen yang diharapkan adalah undang-undang perlindungan konsumen yang dapat dijadikan mekanisme integratif, yaitu dengan melindungi kepentingan individu atau kelompok secara proporsional. Sesuai dengan prinsip perlindungan konsumen yang diatur dalam Pasal 2 UU No. 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen berdasarkan manfaat, keadilan, keseimbangan, keselamatan dan keamanan konsumen, serta kepastian hukum 158. - UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen diharapkan mampu memberikan manfaat dan memberikan perlindungan kepada konsumen Indonesia yang hak-haknya sebagai konsumen masih sering dilanggar.

176 Erman Raja Guk Guk, Nurmadjito, Sri Rejeki Hartono, et al, Mandar Maju Consumer Protection Law, Bandung, 2000, pagina 52.

Daftar Pustaka

Tinjauan Pustaka

Penutup

Biodata Penulis

Referensi

Dokumen terkait

Dengan demikian, dalam konstruksi hukum hak atas nama domain adalah hak perseorangan yang lahir dari perjanjian, perjanjian pendaftaran nama domain antara pihak

contoh pada kontrak standar atau dalam hukum konsumen disebut dengan klausula baku, sebab perjanjian standar ini yang paling sering merugikan konsumen dengan tidak menempatkan

Asas konsensualisme dalam hukum kontrak menyatakan bahwa sebuah perjanjian lahir karena tercapainya kesepakatan para pihak. Asas tersebut sesuai dengan syarat sahnya

Tahap Purnatransaksi adalah tahap akhir dari setiap tahapan saat melakukan transaksi antara pelaku usaha dan konsumen. Transaksi dalam wujud perjanjian, kontrak tentu

Hukum Perikatan, Perikatan Lahir dari Perjanjian, Buku II, cet I, Citra Aditya Bakti.. Hukum Perikatan, Perikatan yang Lahir dari

Dari uraian karya ilmiah tersebut disim- pulkan bahwa pengambilan kendaraan ber- motor secara paksa dalam perjanjian pembiayaan adalah konsumen telah me - lakukan

Subyek hak cipta ialah pencipta dan pemegang hak cipta. Pencipta adalah seseorang atau beberapa orang yang secara bersama-sama yang dari inspirasi lahir.. suatu ciptaan berdasarkan

Dengan demikian, dalam konstruksi hukum hak atas nama domain adalah hak perseorangan yang lahir dari perjanjian, perjanjian pendaftaran nama domain antara pihak